
"Kok Abang bisa mengetahui semua makanan kesukaanku?" tanyanya Mey yang sangat antusias bahagia menyantap satu persatu makanan yang dipesan oleh Zaidan khusus untuknya.
"Sedari awal kita menikah saya sudah pernah mengatakan kepadamu jika apapun yang kamu sukai dan sebaliknya yang tidak kamu sukai aku tahu segalanya, tapi sayangnya saya tidak mengetahui siapa pria yang menjadi kekasihmu itu," ungkapnya Zaidan.
Mey yang mendengar perkataan dari Zaidan reflek membuatnya menghentikan kegiatannya menikmati beberapa makanan yang sudah tersaji di depannya langsung.
"Kekasih, kalau masalah kekasih dia pergi du negeri seberang mengadu nasib demi masa depan kami bersama, dia pria baik hati, bijaksana, tidak pernah sekalipun membuat aku sedih atau menyakitiku selama hampir empat tahun kami berpacaran dan dia dipindahkan oleh atasannya ke Malaysia Kuala Lumpur kami masih berhubungan baik, komunikasi masih lancar, tapi sekitar tujuh bulan lalu aku kehilangan kontak bersamanya, entah kenapa aku merasa dia menghilang dan aku sangat khawatir terhadapnya, aku hanya berharap agar dia selamat dan baik-baik saja," jelasnya Meylani panjang lebar yang dengan mudahnya mengungkapkan dan menjelaskan semuanya tentang Bisma kekasihnya itu di hadapan Zaidan.
"Jadi kapan kekasihmu itu akan kembali?" Tanyanya Zaidan yang sangat besar penasaran dengan hal tersebut.
Zaidan mulai menyantap makanannya itu seperti yang dilakukan oleh Meylani sambil memperhatikan dengan seksama gerak geriknya Meylani.
"Kalau tidak salah seperti yang dulu dikatakannya oafakuy, satu tahun lagi dari sekarang masa kontraknya akan selesai, insya Allah dia akan balik ke Jakarta menemuiku seperti janjinya dulu," jawabnya Mey seraya menyentuh cincinnya dibagian jari tangan kanannya.
__ADS_1
Zaidan merasa tidak enak hati dan sedih ketika dengan lugas dan santainya Meylani menjelaskan tentang kekasihnya di depannya.
"Ya Allah betapa sakitnya hatiku mendengar wanita yang aku cintai menyebut dan mengelukkan namanya dan depanku, sakit, sedih, kecewa tapi aku akan berusaha untuk menyembunyikan semua yang aku rasakan dan aku akan berusaha sekuat tenagaku untuk membuatmu perlahan melupakan pria yang tidak aku kenali dengan caraku mencintaimu,"
Mereka kembali menikmati masakan tersebut dengan begitu hikmat dan sesekali berbincang-bincang santai. Terkadang mereka menceritakan pekerjaan masing-masing, Zaidan dengan begitu tenang dan bijaksana menanggapi dan menyikapi jika Mey menceritakan beberapa kisah cintanya bersama dengan pria yang dicintainya itu.
Tapi, karena Zaidan tidak pernah menyebutkan namanya Pria yang menjadi pacarnya Mey. Sehingga Mey juga tidak pernah menyebutkan namanya Bisma dan hadapannya Zaidan.
"Insya Allah Abang kan sudah mengerjakan beberapa pekerjaanku jadinya aku bisa lebih santai dan cepat pulang," balasnya Mey.
Meylani membalas perkataan suaminya itu dengan senyuman Indahnya seindah cahaya mentari pagi yang menyinari hatinya Zaidan yang merindukan kehadiran cintanya Mey. Mey memperlihatkan deretan giginya yang rapi dan putih.
"Andaikan aku bisa, aku ingin bukan hanya menikmati dan menatap wajahmu yang indah dan cantik itu saja tapi aku ingin menjadi pemilik hatimu seutuhnya,ya Allah kapan itu bisa terjadi,"
__ADS_1
Keduanya kembali ke kantornya karena sudah selesai mereka menyantap makanan makan siangnya itu. Mey tidak langsung masuk ke ruangannya, karena ia belum melaksanakan shalat dzuhur sehingga ia dan suaminya berjalan beriringan menuju mushalla perusahaan.
Keduanya shalat dengan khusyuk, hingga Kayla Mairah kembali mengambil gambar keduanya. Kayla tersenyum penuh arti melihat kedekatan pasangan suami istri itu.
"Semoga dengan video ini kalian bisa jujur dan berterus terang kepada kami hubungan pernikahan kalian agar segala rumor yang tidak baik segera berakhir dan disudahi dengan baik pula, tapi aku hanya heran kenapa mereka tidak mau jujur, apa harus dipaksa terlebih dulu atau apa? Aku terkadang heran dengan adik sepupuku itu kenapa meski main kucing-kucingan,"
Kedekatan keduanya akrab dan dekat seperti layaknya sepasang suami istri jika tidak ada orang lain di tempat tersebut. seperti yang terjadi sekarang ini, Mey mengecup punggung tangannya Zaidan dengan takzim setelah mereka menyudahi doa mereka bersama. Bahkan Zaidan tidak lupa mengecup keningnya Mey setelah Mey mencium punggung tangan kanan suaminya itu.
Kayla yang sebenarnya baru juga melaksanakan shalat dzuhur tersebut menjadi saksi langsung kegiatan pasutri itu. Tetapi, timbul lagi kejahilan Kayla yang semakin menjadi ketika beberapa hari yang lalu mendapatkan informasi dari papanya jika Meylani adalah istri dari adik sepupunya tanpa sengaja.
Hari itu, Kayla sedang ikut arisan bersama dengan kedua orang tuanya di daerah bilangan Jakarta Selatan. Ketika mereka berbincang-bincang tentang Zaidan di situlah Kayla akhirnya mengetahui jika Istrinya Zaidan adalah Meylani Ramadhani Zulkarnain.
Sejak itu pula, Kayla berambisi untuk membuat Zaidan dan Mey agar keduanya menginformasikan dan mengumumkan bahwa mereka adalah pasangan suami istri. Karena ketika menikah, hanya CEO mereka saja yang mengetahui jika Zaidan meminta cuti untuk menikah.
__ADS_1