
Waktu terus berjalan, hubungan Meylani dengan Zaidan suaminya sudah ada kemajuan walaupun kedekatan mereka seperti layaknya sahabat saja.
Hari ini mereka akan mengikuti acara pesta resepsi pernikahan dari salah satu rekan kerjanya Zaidan. Hubungan pernikahan keduanya sampai detik itu belum terendus oleh semua orang yang bekerja di perusahaan yang sama dengan mereka.
Zaidan memasang dasinya, tapi sedikit kesusahan untuk memilih yang cocok dengan warna kemejanya yang sedikit berwarna abu-abu. Zaidan memilih dua dasi yaitu warna abu-abu terang dan hitam. Berulang kali Zaidan memasang melepas dan mencari yang baru yang paling cocok menurutnya.
Hanya itu terus yang dikerjakan oleh Zaidan berulang kali, sampai-sampai Meylani yang memakai hijabnya itu pusing tujuh keliling dibuat oleh tingkahnya Zaidan.
Meylani segera memasang brosnya itu dan berdiri untuk berjalan ke arah Zaidan, dia langsung mengambil dasi berwarna hitam gelap dan memasangkan ditubuhnya Zaidan.
Mey segera menarik tubuhnya Zaidan hingga mereka saling berpandangan satu sama lainnya," jangan banyak goyang!" Cegahnya Mey.
Meylani dengan telaten memasangkan dasi berwarna hitam di lehernya Zaidan suaminya. Sedangkan Zaidan tidak berkedip melihat apa yang sedang dilakukan oleh Meylani pada lehernya.
Aku terkejut ketika Meylani yang berinisiatif sendiri untuk memasang dasi untukku.
Aku pikir akan seperti biasanya saja, dia tidak akan sudi membantuku tapi kali ini tanpa basa-basi dan aba-aba langsung memasangkan di leherku.
Ini adalah pertama kalinya dia yang duluan menyentuhku sekaligus memasang dasi untukku, padahal pernikahan kami sudah hampir empat bulan.
Tetapi, demi Allah aku sangat bersyukur karena Mey sudah begitu ikhlas menolongku.
Zaidan diam-diam memperhatikan apa yang dilakukan oleh Meylani, hingga Ia tidak berkedip saking seriusnya mengamati dengan seksama perempuan yang sudah dinikahinya itu tapi, belum pernah melaksanakan kewajibannya sebagai pasangan suami istri.
__ADS_1
Meylani tidak menyadari jika dia diperhatikan dengan seksama oleh suaminya sendiri. Mey telaten merangkai dasi berwarna hitam tersebut. Dia hanya terus berusaha mensejajarkan tinggi tubuhnya yang hanya berbeda sedikit saja dengan postur tubuhnya Zaidan sehingga dia tidak perlu repot-repot untuk berjinjit.
Ya Allah Engkau pembolak balik hati dan perasaan setiap umatmu,maka aku meminta dan memohon padamu untuk membuka hatinya istriku untuk diriku.
Meylani tidak mau kalah dengan apa yang dilakukan oleh Zaidan,ia pun diam-diam mengangumi bentuk pahatan bentuk wajahnya Zaidan.
Ya Allah mungkin aku tidak salah mengangumi ketampanan suami sendiri. Ketampanan paripurna yang dimiliki oleh Zaidan Khaizan Rudiyatmo mampu menyihir wanita siapapun yang dijumpainya.
Tapi, entah kenapa hatiku tidak bisa menyukai dirinya, hanya ada Bisma seorang dalam relung hatiku yang paling terdalam.
"Mey ingat nanti malam acara resepsi pernikahannya Bayu dan Dina, kita barengan saja ke sana," imbuhnya Zaidan setelah Meylani meyelesaikan ikatan dasinya Saidan dengan rapi.
"Tapi acaranya setelah shalat magrib kan sekitar jam 7an," timpalnya Meilani yang segera melepaskan pegangan tangannya di tubuhnya Zaidan.
"Sepertinya aku lihat dulu Abang kerjaan aku apa hanya sedikit hari ini jadi enggak perlu lembur, apalagi hari jumat biasanya sudah numpuk di atas mejaku," tuturnya Mey yang kembali berdiri di sampingnya Zaidan untuk kembali memeriksa pakaian dan penampilannya.
"Abang akan bantuin kamu jika memang banyak kerjaan lagian masa acara adik sepupu sendiri, istriku tidak hadir di pesta, Minggu lalu acaranya teman kerja kamu tidak hadir karena kamu lagi-lagi lembur, jadi aku mohon padamu kamu hadir kali ini saja," harapnya Zaidan yang seolah sangat memohon kepada Meylani karena tidak ingin membuat kedua orang tuanya dan juga keluarga besarnya itu curiga dengan hubungannya.
"Insya Allah… semoga saja aku bisa Abang," ucapnya Meylani yang meraih tangan kanannya Zaidan kemudian mengecup punggung tangan kanan itu dengan takjim.
Zaidan yang untuk pertama kalinya diperlakukan seistimewa dan selayaknya suami kembali dibuat tercengang dengan sikap dan perubahan drastis dari Meylani Ramadhani Zulkarnain.
Zaidan reflek mengecup sekilas keningnya Meylani bentuk wujud balasannya terhadap apa yang dilakukan oleh Meylani terhadapnya.
__ADS_1
Ya Allah kalau seperti setiap hari maka aku akan berkata nikmat mana lagi yang aku dustakan. Sungguh aku bahagia dengan sikapnya Meylani yang begitu spesial padaku hari ini.
Aku berharap semoga hari ini bukan hanya terjadi sekali saja, tapi untuk selamanya dan disaat waktu yang ditentukan olehnya dia sudah mencintaiku sepenuh hatinya dan setulus jiwanya.
Meylani yang mendapatkan balasan yang tidak diduganya itu, segera menyentuh keningnya yang tiba-tiba terasa hangat. Kedua pipinya memerah merona memerah.
Karena hanya, Zaidan orang pertama yang memperlakukannya begitu manis dibandingkan dengan Bisma yang memang tidak mau disentuh oleh lelaki manapun termasuk Bisma. Hanya sekedar pegangan tangan saja.
Keduanya segera berpamitan dan berpisah satu sama lainnya. Meilani yang saking pintarnya menutupi apa yang dirasakannya barusan terjadi dalam hatinya itu,ia tidak menyangka jika perlakuan istimewa dari Zaidan mampu menggetarkan hatinya itu.
Meylani segera mempercepat langkah kakinya dan membuka pintu mobilnya dengan tergesa-gesa. Ia sangat malu karena wajahnya pasti merah seperti buah tomat matang ketika mendapati Zaidan mengecup sepintas lalu keningnya.
Mey menyentuh keningnya sendiri sambil mengedarkan pandangannya ke sekeliling carport mobilnya. Ia tidak ingin apa yang sedang dilakukannya dilihat dan diperhatikan langsung oleh suaminya sendiri.
Meilani menyandarkan kepalanya ke headboard mobilnya itu sembari memejamkan matanya masih membahayakan apa yang terjadi beberapa detik lalu. Kenapa hatiku bergetar, terasa ada yang menyentuhnya dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.
"Rasa dan perasaan ini seperti yang aku rasakan ketika pertama kali Mas Bisma mengatakan cintanya untukku, hatiku dag dig dug tak karuan hingga nafasku memburu saking sesaknya terasa dada ini, apa jangan-jangan aku sudah mulai mencintai dan jatuh cinta kedalam pesonanya, ini tidak boleh terjadi dan dibiarkan begitu saja aku harus segera mencegah aku jatuh cinta,"
Biarkan aku jatuh cinta pada pesona kecantikan alami dirimu istriku, aku akan berusaha untuk membuatmu jatuh cinta secepatnya, sebelum satu tahun setengah lebih itu berakhirnya sesuai dengan perjanjian kita awalnya.
Meylani tidak menyadari jika apa yang dilakukannya diperhatikan oleh Zaidan. Aku akan membuat kamu mengakui cintaku lebih besar dan yang terbaik dalam hidupmu dibanding dengan kekasihmu.
Tapi, ngomong-ngomong siapa kekasihnya itu, kenapa aku sulit mengetahui identitasnya, aku sudah menelusuri semua di sosmednya sosial medianya tapi, tidak berhasil. Entah siapa gerangan pria itu yang belum mampu aku geser posisinya di dalam hidupnya Meylani.
__ADS_1