PamanMu Adalah JodohKu

PamanMu Adalah JodohKu
Bab. 83. Kelakuan Bisma


__ADS_3

Malam yang begitu singkat untuk kedua pasangan suami istri yang semakin hari semakin lengket saja. Apalagi mereka akan segera dianugerahi seorang bayi yang belum diketahui jenis kelaminnya.


Zaidan begitu gembira mendapatkan perlakuan dari istrinya. Malahan Meylani yang lebih mendominasi di bandingkan dengan suaminya dalam permainan olahraga malam mereka. Kedua tubuh mereka ambruk bersamaan ketika pelepasan rasa yang tertimbun di dalam sana sudah keluar bebas.


"Meylani Ramadhani Zulkarnain kamu sangat cantik bahkan hari semakin lebih cantik dari biasanya, tubuhmu semakin enak dan sedap dipandang mata saja," pujinya Zaidan seraya memainkan rambut hitam legam panjangnya Meylani.


"Ih Abang mujinya pasti ada maunya kan? Atau jangan-jangan masih kuat untuk nambah sekali ronde lagi nih," tebaknya Meylani yang tersenyum penuh arti.


Rasa yang selama seharian ini membuat Zaydan merasakan tertekan akhirnya bisa tersalurkan juga akhirnya. Meylani merebahkan kepalanya di atas lengan kekarnya Zaidan yang terlihat jelas tanpa kain yang menghalanginya.


Mey kembali memainkan dada eightpacknya bukan sixpack lagi yah Zaidan yang diam-diam memiliki tubuh yang dipelihara dan terawat dengan baik sehingga memperlihatkan bentuk tubuhnya yang membuat Meylani candu dengan tubuhnya Zaidan.


"Sebenarnya Abang masih pengen tapi kamu itu lagi hamil muda sayang, jadi seharusnya untuk itu stop dulu besok saja dilanjutnya," tampiknya Zaidan yang kesusahan menelan air liurnya sendiri melihat Meylani yang berpose menantang.


Jari jemarinya yang lentik itu menari-nari di atas dada bidangnya Zaidan sambil tersenyum simpul melihat reaksinya Zaidan yang sepertinya mulai kepanasan lagi padahal baru sekitar lima belas menit yang lalu mereka beristirahat.


"Entah kenapa tubuhmu aku rasa ada yang berbeda istriku? Hemm apa karena kamu lagi hamil anak kita yah?" Terkanya Zaidan yang sudah nyut-nyutan karena berusaha keras sekuat tenaga untuk mengalihkan perhatiannya dari Meylani.


"Kenapa meski ditahan segala sih bang, kalau kepengen gaspool saja lah, tidak perlu jaim atau pikirkan tentang saya, kalau memang enggak enak aku rasakan pasti aku juga akan bicara dengan Abang kalau aku nggak nyaman tapi sejauh ini aku sangat enjoy, santai dan bahagia saja," tukasnya Melani yang tersenyum lebar melihat ketidakberdayaan suaminya atas perbuatannya sendiri.


Zaidan akhirnya pasrah saja dengan apa yang akan selanjutnya dilakukan oleh Meylani. Zaidan hanya pasrah dan menikmati tiap sennn tuuu haaan yang dilakukan oleh Meylani yang membuatnya merasa ingin terbang ke langit tingkat tujuh.


Zaidan mengecup keningnya Meylani," makasih banyak sudah hadir dalam hidupku, terus mencintaiku karena aku sungguh-sungguh sangat mencintaimu, tidak ada perempuan lain yang aku sayangi hanya kamu dan Mama Livia yang aku cintai di dunia ini," ucapnya Zaydan yang sangat bahagia malam itu.


Hingga malam itu membuat kedua suami istri yang semakin dimabuk kepayang hingga menjelang subuh barulah mereka berhenti dan tertidur lelap dalam mimpi buaian indahnya.

__ADS_1


Zaidan sudah terlelap dalam tidurnya, sedangkan Meylani masih memikirkan apa yang hendak dilakukan olehnya kedepannya tentang hubungannya yang belum ada kata putus bersama dengan Bisma Attalarik.


"Aku tidak ingin gara-gara masa lalu itu yang kembali datang mengusik ketenangan hidupku bersama suamiku, masa lalu itu tidak boleh menghancurkan kehidupan masa depanku bersama Abang Zaidan, aku harus cari waktu secepatnya untuk bertemu dengan mas Bisma agar hubungan kami ada kata berakhir,"


Zaidan mengelus ujung rambut panjangnya Mey," tidurlah ingat besok ada hari pentingnya Dara Inayah dan Jamal Abdillah adik sepupumu, kamu harus tampil cantik dari semua orang yang hadir, Abang tidak ingin ada kantung mata dibawah kelopak matamu yang cantik ini," ujarnya Zaidan yang kedua kelopak matanya sudah terpejam, tapi masih sering sesekali mengendus wangi aroma rambut dan tubuhnya Meylani.


Berselang beberapa menit kemudian, akhirnya Meylani juga bisa tertidur lelap setelah capek memikirkan cara-cara untuk bertemu dengan Bisma untuk segera mengakhiri hubungannya.


Sedangkan di tempat lain, ada seorang perempuan yang mondar-mandir ke sana kemari menunggu kedatangan suaminya yang belum pulang juga padahal sudah pukul dua belas malam.


"Kenapa Mas Bisma belum pulang juga yah, apa yang terjadi pada mas Bisma? Aku telpon juga nomor ponselnya enggak aktif, tadi aktif sih tapi sekarang sudah tidak aktif lagi," gumamnya seorang perempuan yang berusaha untuk menidurkan putra pertamanya seraya menunggu kepulangan suaminya.


"Tasya sudah larut malam Nak, kenapa kamu belum beristirahat? Hatem juga kenapa enggak kamu bawa masuk ke kamar Nak, kasihan sudah rewel seperti itu juga," imbuhnya Bu Zaskia Ibu mertuanya Tasya.


"Ehh Mama, ini Hatem enggak tahu kenapa rewel seperti ini padahal aku sudah berikan ASI, sudah ayun juga tapi belom mau terpejam kedua matanya Ma, aku juga nungguin mas Bisma pulang," jawabnya Tasya.


Perempuan itu memperbaiki ikatan rambutnya karena anaknya sering kali menarik-narik rambutnya. Anaknya sudah berusaha ia tidurkan tapi, tetap saja tidak bisa, sudah empat hari berada di rumah mertuanya,tapi anaknya seperti kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan rumah tersebut.


Diluar dugaan apa yang dikatakan oleh Bu Zaskia mertuanya menjadi kenyataan. Hatem langsung tertidur dalam gendongan neneknya.


"Alhamdulillah akhirnya cucu kesayangannya Nenek bisa tidur juga,kamu juga masuk sana beristirahat, ingat besok kita akan ke rumahnya Zaidan untuk menghadiri pernikahan adik iparnya Zaidan," imbuhnya Bu Zaskia sembari berjalan meninggalkan anak menantunya yang masih menatap ke arah pintu berdaun dua yang masih tertutup rapat.


Tasya hanya tersenyum kikuk mendengarkan nasehat Ibu mertuanya itu yang selalu baik terhadapnya dan anaknya juga.


"Ingat kamu harus tidur,kamu itu lagi hamil muda kasihan calon bayimu, insha Allah Bisma putraku pasti balik ke rumah,"

__ADS_1


"Ya Allah kenapa Mas Bisma tidak pernah belajar dari pengalamannya selama ini, apa kebiasaan buruknya mas Bisma kambuh lagi, aku yakin dia ke club malam lagi,tapi semoga saja tidak bersama perempuan lain lagi seperti dulu ketika kami berada di Malaysia Kuala Lumpur, mas Bisma bahkan menghamili perempuan lain,tapi perempuan itu sudah punya suami sehingga anaknya diambil oleh perempuan itu, kesalahan itu masih sanggup aku maafkan aku tidak sanggup untuk membenci mas Bisma apalagi untuk meninggalkan mas Bisma ya Allah," air matanya menetes membasahi pipinya sambil berjalan ke arah kamarnya.


Sedang di dalam kamar hotel bintang lima, seorang pria mengerang keras ketika berhasil menanamkan bee nihhh ke dalam rahim perempuan yang diam-diam sering kali mengabiskan malam panjangnya.


Perempuan itu dikenalnya sekitar delapan tahun lalu. Pertemuan pertama mereka adalah ketika, hari itu Bisma mengantar Meylani ke tempat kerjanya di salah satu mall terbesar di Jakarta.


perempuan itu bernama Lisa Ambarwati teman kerjanya Meylani. perempuan yang hingga detik ini masih kontak-kontakan bersama Meylani. Bisma dan Lisa menikah secara siri, disanksikan oleh keluarga besar Lisa.


Lisa sudah tertarik ketika pertama kali melihat Bisma. Lisa sangat mengetahui dengan jelas dan pasti jika Bisma sudah bertunangan dengan temannya sendiri yaitu Meylani. Hubungan mereka berlanjut ke Malaysia dan Lisa memilih menetap di luar negeri dimana Bisma berada.


Hubungan keduanya tetap berlangsung sebagai suami istri, walaupun Bisma menikahi perempuan yang bernama Tasya. Tetapi tidak ada satupun orang dari pihak Bisma yang mengetahui hubungan keduanya.


Sedang putri semata wayangnya tinggal diam kampung halamannya Lisa yaitu di daerah Kendari Sulawesi Tenggara. Anak itu bernama Giska yang sudah berusia tujuh tahun.


"Kamu memang selalu buat saya bahagia istriku, kamu tetap paling mampu membuat aku bahagia. Lisa kamu tidak ada duanya dibandingkan dengan Tasya istri keduaku, aku tidak salah dulu menikahimu sebelum aku berangkat ke Malaysia. tapi ngomong-ngomong gimana dengan putriku apa dia sudah besar sayang? dua tahun aku tidak melihat dia loh," tuturnya Bisma sambil memakai kembali pakaiannya yang teronggok di atas lantai keramik.


Lisa memeluk tubuh suaminya itu dengan erat," kamu tahu tidak setelah aku balik ke Jakarta dua bulan lalu,aku terus memikirkan kamu sayang, aku kesulitan untuk tidur setiap malamnya, untungnya ada boneka pemberianmu yang menemaniku, katanya besok putri kita akan datang ke Jakarta diantar sama mama,"


"Serius mas kangen banget sama kamu, tapi kamu tahu kan kalau Tasya Ainun juga datang bersamaku jadi kita harus main kucing-kucingan seperti ini untuk sementara waktu, kamu bisa paham kan dengan posisiku,"


Lisa menganggukkan kepalanya dan membantu suaminya itu untuk berpakaian," kamu tidak boleh tahu jika besok aku akan datang ke pesta sepupumu Mey, kamu pasti terkejut besok aku tinggal berpura-pura saja Du depanmu jika kamu bertanya kenapa aku meski datang," Lisa tersenyum penuh maksud.


"Maaf kamu tidak perlu tahu jika saya kembali mengejar Meylani, karena aku melihat Mey semakin cantik dan sudah sukses tidak seperti dulu lagi,"


Jamal dan Dara saling telponan seperti pasangan calon pengantin yang berjauhan saja. Keduanya dipingit menurut adat Jawa asak kampung halamannya Dara.

__ADS_1


Jamal sangat bahagia ketika mengetahui jika Aska adalah anak pertamanya bersama dengan Dara Inayah. Perempuan yang sejak dulu dicintainya itu sepenuh hatinya. Apalagi Dara telah mengandung anak keduanya.


Pak Fuadi dan Bu Cahyani sangat senang mendengar jika Jamal Abdillah adalah ayah biologisnya Aska. Kebahagiaan kedua orang tuanya Dara semakin lengkap karena esok hari anaknya akan menikah dengan pria yang sangat dicintainya itu setulus hatinya dan segenap jiwa dan raganya.


__ADS_2