PamanMu Adalah JodohKu

PamanMu Adalah JodohKu
Bab.30 Kehebohan Di Perusahaan


__ADS_3

Zaidan tersenyum simpul yang membuat beberapa orang yang berpapasan dengannya sampai di parkiran mobil menatapnya tidak percaya dengan apa yang dilihatnya itu.


"Ya Allah tumbenan kita bisa lihat di wajah datar dan super senyuman mahal itu akhirnya hari ini bisa kita lihat juga tersenyum," ucapnya yang satunya.


"Alhamdulillah ini pemandangan yang luar biasa dan sangatlah jarang terjadi serta sangat langka," sahutnya yang satu lagi.


"Tapi ngomong-ngomong pak GM itu masih normal loh,apa kalian tidak melihat di grup wa semua orang pada heboh ketika melihat ada beberapa yang menyoroti video singkat yang dikirim ibu Kayla," tuturnya yang satu lebih heboh lagi karena sudah jam istirahat dan tidak ada yang mengawasi mereka sehingga terbebas beberapa menit kemudian mereka untuk bergosip dan bersenda gurau.


"Hush… sudah nanti takutnya ada lagi pengawas yang melihat kalian berkumpul seperti ini, apa kalian enggak takut jika gaji kalian dipotong," ketusnya salah satu rekan kerjanya mereka yang menyelesaikan pekerjaannya sebelum beristirahat.


"Iya benar apa yang dikatakan Meutia, jangan sampai gara-gara senyumannya pak Zaidan Khaizan Rudiyatmo yang manis tanpa gula semanis madu itu, yang belum tentu membantu kita yang dapat masalah ini, jadi ayo cepat bubar sebelum terlambat."


Keempat perempuan itu kembali bubar barisan, mereka semua kembali ke tempatnya kerjanya masing-masing sebelum beristirahat.


Sedangkan Zaidan segera melanjutkan perjalanannya mengejar ke arahnya Mey yang sudah sampai di tempat parkiran mobil di basemen paling bawah perusahaan. Hubungan pernikahan yang mereka bina diketahui oleh beberapa orang tertentu saja yang pastinya akan menjaga rahasia pernikahannya itu.


"Ihhss, Abang keganjenan banget masa sih perempuan enggak jelas seperti mereka diladeni, apa mereka enggak tahu jika saya ini istrinya!" Umpatnya Meylani Ramadhani Zulkarnain.

__ADS_1


Meylani membuka pintu mobilnya dengan sekuat tenaga lalu membantingnya saking jengkelnya melihat suaminya digoda oleh wanita lain langsung di depan matanya itu.


Apa yang dilakukan oleh Meylani ternyata diperhatikan oleh seseorang sejak tadi, orang itu segera mendekati Meilani.


"Assalamualaikum Bu Meylani," sapanya pria yang beberapa hari belakangan ini berusaha untuk mendekati Mey.


Mey segera berusaha sekuat tenaga untuk menetralkan perasaannya itu, ia tidak ingin ketahuan jika suasana hatinya dalam kondisi yang tidak tenang dan dalam keadaan yang tidak baik-baik saja.


Mey segera keluar dari dalam mobilnya itu dengan memaksakan senyumannya agar tidak ketahuan apa yang sedang dialaminya.


"Waalaikum salam, ada apa yah Pak Hans?" Tanyanya Mey karena dia ingin mengalihkannya perhatiannya Hans Kumar Nigam pria keturunan India Betawi itu.


Semoga saja pak Hans tidak mendengar semua yang aku katakan tadi, agar apa yang aku rasakan terhadap Abang, Zaidan ketahuan ke publik.


Tapi ngomong-ngomong, kenapa yah aku sampai bisa marah dan jengkel melihat kedekatan Abang Zai dengan dua perempuan seksi itu.


Apa jangan-jangan aku cemburu kan tandanya cinta, tapi itu mustahil terjadi jika aku mencintai Abang.

__ADS_1


Meylani menggelengkan kepalanya disaat terdiam memikirkan segala kemungkinan besarnya yang bisa terjadi.


Hans menautkan kedua alisnya melihat tingkahnya Meylani yang tidak normal dan seperti orang yang kesurupan saja.


Hans hendak menepuk pundaknya Meylani tapi segera dihentikan oleh Zaidan sehingga tangan kanannya itu hanya menggantung di udara.


"Jangan coba-coba kamu sentuh wanitaku!" Tegasnya Zaidan yang tidak ingin melihat seorang laki-laki manapun menyentuh dengan sengaja Istrinya.


Hans terkejut mendengar teriakannya Zaidan yang sungguh diluar kebiasaannya sehari-hari. Biasanya Zaidan akan bersikap tegas dan keras jika anak buahnya dan bawahannya melakukan kesalahan yang cukup fatal. Sehingga Zaidan akan mengeluarkan sisi lainnya itu.


"Wanitaku!" beonya Hans lagi.


Mey terkejut dan tersentak kaget mendengar perkataannya Zaidan yang sungguh diluar ekspektasi dan dugaannya itu.


"Anda tidak perlu mengetahui apa alasan dibalik saya mengatakan bahwa Mbak Mey adalah wanitaku, karena dia itu sebenarnya alergi terhadap pria tukang gombal dan tukang selingkuh seperti Anda!" sarkasnya Zaidan yang segera membukakan pintu mobil untuk Melani.


Mey yang memang risih berdekatan dengan Hans dan kebetulan tidak ingin ketahuan oleh orang lain apa yang dilakukan olehnya tadi, sehingga ia menuruti kemauan Zaidan untuk masuk ke dalam mobilnya berwarna biru itu.

__ADS_1


Zaidan segera menyusul Mey masuk ke dalam mobilnya Mey dan duduk dibalik kemudi mobilnya itu. Zaidan mengeluarkan sedikit kepalanya untuk berbicara beberapa patah kata dengan Hans bawahannya.


"Kami permisi dulu Pak Hans, kalau bisa jangan berdiri terus di situ entar kelaparan lagi karena aku yakin Anda belum makan siang!" cibirnya Zaidan.


__ADS_2