Pernikahan Paksa Gania

Pernikahan Paksa Gania
MPASI (2)


__ADS_3

Pertama, ia mencuci beras merah hingga bersih. Lalu memasaknya hingga teksturnya lunak seperti bubur. Di lain panci, ia juga merebus wortel yang sudah ia potong dadu sebelumnya.


"Mom, dicari Baby" ucap Nenek sambil menggendong cicitnya


Gania kemudian menoleh ke arah sana.


"Mommy lagi buat makan siang untuk kamu" ucap Gania sambil menoel-noel pipi Baby Gift


"buat apa?" tanya Nenek


"bubur beras merah plus wortel Nek" jawab Gania sambil mengaduk buburnya


Tak lama kemudian bubur dan wortel pun matang bersamaan. Kemudian Gania menghaluskan bubur dan wortel itu lalu menyaringnya.


"pas" ucap Gania sambil mengaduk bubur yang teksturnya bagus, tidak terlalu kental dan tidak terlalu encer


Baby Gift yang sedari tadi menunggu Mommy pun kini menggerak gerakkan tangannya seperti minta di gendong.


"mau di gendong Mommy?" tanya Gania


"yuk sini" Gania meletakkan buburnya lalu meraup putrinya


"Nenek ambilin stroller ya? biar kamu mudah menyuapinya" tawar Nenek


"boleh Nek" jawab Gania


Setelah stroller itu tiba, Baby Gift beralih menggerakkan tangannya ke arah stroller, seperti ingin meraihnya.

__ADS_1


"iya iya, Baby duduk sini" ucap Gania sambil mendudukkan Baby Gift di strollernya


Tak lupa, sebelum menyuapinya Gania lebih dulu mengalungkan Baby Bib di leher Baby Gift.


"aaaa" Gania mengajari Baby Gift untuk membuka mulutnya


Setelah Baby Gift menirukannya, ia mencoba memasukkan sesuap bubur buatannya. Dan, wajah Baby Gift pun berubah masam saat merasakan suapan bubur buatan Mommynya.


"ahahaha" gelak tawa Gania melihat ekspresi putri montoknya


"again again" ucap Gania kemudian sambil menyuapi kembali


Baby Gift terlihat belum begitu suka, namun ia penasaran dengan makanannya. Akhirnya ia kembali membuka bibir mungilnya dan menerima suapan Mommy Gania.


Hap Hap Hap


Setelah selesai makan, Gania menyendokkan air putih untuk Baby Gift. Baby kembali memasang ekspresi masam karena lagi lagi apa yang ia rasakan tidak ada rasanya.


"anak pintarrr" puji Gania pada Baby Gift sambil melepaskan Baby Bib yang tadi ia pasangkan



Puk Puk Puk ~ suara tepuk tangan dari Nenek.


Baby yang mengamati pun ikut menirukan tepukan tangan Neneknya. Gimana? Baby Gift benar benar montok kan? hihihi


Gania mengambil gambar putrinya lalu mengirimkan ke Gibran.

__ADS_1


"Baby habis makan siang 😁" tulis Gania dalam keterangannya


Tak lama kemudian Gibran memanggilnya dengan panggilan video.


"hallo" ucap Gibran dari seberang sana saat Gania mengarahkan kamera ke Baby Gift


Baby Gift yang melihat Daddynya dari layar ponsel Mommy Gania pun langsung mengerang dan memukul-mukulkan kedua tangannya.


"duh gemesin, pengen cepet pulang" keluh Gibran


"ayo sayang di panggil yuk Daddynya, Daddy..." ucap Gania mengajari Baby Gift berbicara


Baby Gift semakin menggemaskan, ia memainkan lidahnya dan sesekali tertawa.


"makan pakai apa Yang tadi?" tanya Gibran


"pakai bubur beras merah sama wortel Mas, lumayan lah habis empat suapan" jawab Gania


"pasti habis kenal MPASI berat badannya semakin meningkat" tebak Gibran


"iya"


"udah dulu ya sayang, aku ada meeting. Arahin ke Baby lagi dong" pinta Gibran


Kemudian Gania mengarahkannya ke Baby Gift.


"dadaa anak pintar, Daddy kerja dulu ya" pamit Gibran sambil melambaikan tangannya

__ADS_1


Baby Gift yang melihatnya pun ikut menirukan menggerakkan tangan. Kemudian Gibran mematikan panggilan.


__ADS_2