
Selanjutnya, Gibran sudah berangkat ke kantor untuk bekerja. Sedangkan Gania mengajak Baby Gift untuk mandi bersama. Di dalam bath up, Baby Gift asyik mencipratkan air yang merendam tubuhnya.
Pyuk Pyuk... begitulah bunyinya
"ehehekk" Baby itu tertawa
"pakai sabun dulu" ucap Gania kemudian menyabuni seluruh tubuh Baby Gift
Baby Gift mengambil mainan karetnya lalu menggigitnya.
"jangan sayang, ini bukan mainan gigit" ucap Gania sambil mengeluarkan mainan itu dari mulut Baby Gift
"bwehhh..bweehh" Baby Gift menyemburkan ludahnya
Gania hanya geleng-geleng kepala kemudian membilas tubuh itu dari busa sabun.
"udahan yuk, terus kita jalan" ucap Gania kemudian meraup Baby Gift dan membungkusnya dengan handuk
Baby Gift menurut saja dengan Mommynya, tidak menangis seperti biasanya. Ia juga asyik bermain dengan lidah dan ludahnya.
Kemudian Gania memakaikan pakaian serta bandana pada kepala Baby Gift. Setelah itu giliran dirinya yang berganti pakaian.
Baby Gift tiduran di ranjang empuk Mommy dan Daddynya. Ia mengangkat kaki lalu meraih dengan tangannya hingga dada.
Setelah selesai berganti pakaian, Gania memoles wajahnya.
"yah lipcreamku udah mau habis" gumamnya
Kemudian ia beranjak dari kursi dan menghampiri sang putri.
"bwehh" goda Gania sambil menggoyangkan perut gendut putrinya
"ehekk.." Baby Gift tertawa
"jalan sama Mommy yuk" ajak Gania kemudian menggendongnya
Tak lupa Gania mengambil mainan gigit Baby agar tetap merangsang pertumbuhan gigi.
"mau kemana?" tanya Nenek saat melihat Gania turun tangga
"pengen ajak Baby jalan Nek" jawab Gania
"berdua aja?"
"iya"
__ADS_1
"kamu ngga boleh nyetir sendiri, biar di antar Pak Sopir" ucap Nenek tegas
"iya Nek, Gania juga ngga berani" jawab Gania
"yaudah hati-hati ya"
Kemudian Gania bersalaman dengan Neneknya.
Selama di perjalanan, Baby Gift di tempatkan pada baby car seat oleh Gania. Baby montok itu pun sibuk menggigit mainannya serta mengoceh dan bergumam.
Setibanya di basemant, Gania keluar dari mobil dengan menggendong Baby Gift.
"Pak, tolong ambilkan stroller di bagasi" ucap Gania pada sopirnya
"siap Non" kemudian Pak Sopir mengambilkannya
Setelah itu Baby Gift di tempatkannya di stroller miliknya, lalu Gania pun memasuki Mall.
Untuk pertama kalinya Baby Gift di ajak Gania jalan-jalan bersama. Mata Baby tak bisa lepas dari orang yang berlalu lalang ataupun barang yang terpajang. Ia terus melirik ke kanan ke kiri.
Gania membawa Baby Gift ke Baby Shop karena sudah lama Gania tak berbelanja. Ia memilih beberapa set pakaian+bandana dengan ukuran yang lebih longgar, meningat pertumbuhan berat badan putrinya cukup cepat.
Di stroller, Baby Gift tenang tak bersuara karena ia masih sibuk menggigit mainan gigitnya. Lalu Gania mengambil bunny hat berbentuk unicorn lalu ia pakai di kepalanya. Ia juga membunyikan serta menggerakkan telinga bunny hat itu.
Baby Gift pun mengamati Mommy Gania dan melonjakkan kakinya.
"aawwhh mmhh" gumam Baby Gift setelah melepas gigitan pada mainan
"Gift mau?" tanya Gania sambil menekuk kedua lututnya di depan Baby Gift
"mmmhh mmhhh" gumaman itu semakin keras dan gemas
Baby Gift mengarahkan tangannya ke bunny hat yang dipakai sang Mommy. Saat Baby Gift berhasil meraihnya, Gania kembali menggerakkannya.
"ehehekk.. ehehekkk.." Baby Gift tertawa
Gania terus mengulanginya hingga Baby Gift lelah tertawa. Setelahnya, ia menuju kasir untuk membayar semua belanjaannya.
Setelah selesai, Gania keluar dari Baby Shop. Lalu ia menuju ke perlengkapan make up.
"selamat siang, selamat datang. Ada yang bisa kami bantu?" sapa pramuniaga yang berjaga
"saya mau lipcream merk X" jawab Gania
Kemudian pramuniaga itu mengambilkan tester warna lalu memberikannya ke Gania. Gania bingung di buatnya, karena ia merasa warnanya bagus semua.
__ADS_1
"saya beli semua" ucap Gania
"baik"
Setelah selesai, Gania kemudian membawa Baby Gift keluar dari perlengkapan make up.
"kemana lagi ya" gumam Gania
"eewhhh mmhhh" gumaman Baby Gift dari strollernya
aha! 💡
Gania membawa Baby Gift ke Baby Toys. Disana mainan bayi sangat lengkap. Gania berencana mencari mainan edukasi untuk sang buah hati.
"mmmhh mmm mmm" gumaman Baby Gift semakin menjadi-jadi, ia juga melonjakkan kedua kaki
"apa sayang?" sahut Gania
Gania mengamati puzzle, mainan balok, mainan susun serta bola warna-warni. Kemudian ia memutuskan untuk membeli.
Setelah selesai, Gania kembali menuju basemant dengan sedikit repot karena harus membawa tiga paperbag besar serta mendorong stroller Baby Gift.
"boleh saya bantu Bu?" tanya security
Gania menoleh dan membelalakkan mata.
"Bu" batinnya
"saya lihat Ibu kesusahan membawa belanjaan"
"ohh iya" jawab Gania
"aku merasa tua kalau di panggil 'bu' " batin Gania lagi
Kemudian security membantu Gania membawa paperbag belanjanya hingga basemant.
"terimakasih" ucap Gania
Security itu tersenyum kemudian meninggalkannya.
"maaf ya Pak, lama hehe" ucap Gania pada sopirnya
"nggapapa Non"
Setelah itu mereka kembali ke rumah.
__ADS_1