Pernikahan Paksa Gania

Pernikahan Paksa Gania
Bonus 1


__ADS_3

Hallo, Author kembali nih ~


Satu minggu telah berlalu, setiap harinya Baby Gift semakin pintar dan menggemaskan. Sejak mendapat Scooter Aki hadiah ulangtahunnya ia tak henti-hentinya mengajak Mommy atau Daddy berjalan-jalan di komplek rumahnya.


"aaakk" teriak Baby Gift gemas karena melihat kucing anggora berbulu putih yang menyebrang


"apa sayang?" tanya Gania sambil menghentikan dorongannya


"tuu.." ucap Baby Gift sambil menunjuk kucing itu


"it is a cat"


"tat" Baby Gift menirukan Mommynya


"pintar, bunyinya gimana?" tanya Gania


"aoww"


"ahahaha" Gania tertawa sambil mencubit gemas pipi sang putri


Tin Tin suara klakson mobil.


"jalan jalan sore ya sayang?" tanya pengemudi mobil sambil menurunkan kaca


"Ddy.." panggil Baby Gift dengan lantang


"iya sayang" jawab Gibran


"tu.. tat.." ucap Baby Gift sambil menunjuk arah depan


Gibran yang belum paham pun mengerutkan dahinya.


"itu tadi ada cat" jelas Gania


"ohhh, pintar anak Daddy" jawab Gibran


"kita balapan yuk sama Daddy" ucap Gania lalu mendorong kembali Scooter Baby Gift


Dari belakang, Gibran membuntuti sang istri serta si buah hati. Sesekali ia membunyikan klakson mobilnya, hal itu membuat Baby Gift heboh berteriak.


"ahakk"


"Gift, pegangan sayang" ucap Gania saat melihat Baby Gift melepaskan pegangannya karena memukul-mukulkan tangan

__ADS_1


"yeayyy" sorak Gania saat ia dan Baby Gift tiba di depan garasi lebih dulu dari Daddy


"eeyyy" sorak Baby Gift sambil bertepuk tangan


Kemudian Gibran memarkirkan mobilnya dan turun untuk meraup sang putri dari Scooter Aki.


"aaa Daddy kalah sama Baby" ucap Gibran gemas


Mwah Mwah Mwah Gibran mencium pipi sang putri berkali-kali.


"aaehh" Baby Gift menghindar


"geli Mas anaknya" ucap Gania


"sama Mommy dulu ya, Daddy mau mandi" ucap Gibran kemudian menurunkan Baby Gift agar berdiri sendiri


Baby Gift tak pernah bisa diam, melihat Daddy masuk rumah pun ia mengikutinya.


Cit Cit Cit Bunyi sepatu Baby Gift.


"siapa yang berisik ini?" tanya seseorang dari dalam kamar


"aakkk" Baby Gift menutup wajah dengan kedua tangan


"ahahakkk" Baby Gift membuka wajah namun setelahnya ia berjalan cepat dengan titahan Mommynya


"Ddyy" panggil Baby Gift


"Daddy mandi sayang" jawab Gania


"tut.. tut.." rengek Baby Gift


Kemudian ia melangkahkan kakinya untuk naik ke tangga.


"pelan-pelan ya Ga nitahnya" ucap Nenek


"iya"


Sampai lima tangga, Baby Gift menghentikan kakinya, kemudian ia merentangkan kedua tangan agar di gendong Mommynya.


"hmhh" Gania mengangkat sang putri


Ceklek pintu kamar dibukanya.

__ADS_1


"Mommy.. num" ucap Baby Gift yang sudah mendaratkan tangan di dada Mommy Gania


"mau minum?" tanya Gania


"Baby udah ngga boleh minum cucu Mommy kan?" tanya Gania lagi


Baby Gift merengek dan memukul keras dada Mommynya.


"minum air putih ya?" tanya Gania sambil mengangkat botol berisi air putih


Baby Gift menggelang sambil terus merengek.


"kenapa sayang?" tanya Gibran yang keluar dari kamar mandi


"Baby mau minum ASI lagi" jawab Gania


"sini yuk main sama Daddy" ucap Gibran kemudian meriah sang putri


"kamu pompa aja Yang, terus kasih ke botol" ucap Gibran lagi


Gania mengangguk kemudian menuruti perintah sang suami.


Kali ini Baby Gift memainkan lego bersama sang Daddy. Ia menyatukan, melepaskan, serta melemparkan legonya.


"mau minum?" tanya Gania sambil menyodorkan dot pada sang putri


Baby Gift segera menerimanya.


"bilang apa sayang?" tanya Gania


"tityu" ucap Baby Gift


"Mom?"


"Mommy" ucap Baby Gift lagi


"pintar" ucap Gania kemudian mencium kedua pipi chubby sang putri.


Setelah itu mereka bermain lego bersama.


Bersambung.


Gimana? Kalian kangen Gania & keluarga ngga?

__ADS_1


Lanjut besok lagi yaa.


__ADS_2