
"assalamualaikum sayang" ucap Gibran sambil membuka pintu Condo
"dimana ya" gumam Gibran sambil masuk kedalam
Suara gemercik air terdengar dari dalam kamar mandi, pertanda yang menempati sedang membersihkan diri.
"Mmom, didi.. didi.." suara Gift terdengar dari luar
"gosok gigi?" tanya Gania
Kemudian Gania membuka dan menggosok pelan gigi sang putri.
"Baby ngga boleh mamam coklat lagi nanti" ucap Gania yang masih menggosok gigi
"no!" penolakan Gift dengan lantang
"nanti Baby sakit gigi" ucap Gania sambil memberikan air untuk membilas gigi Gift dengan cangkir dan sedotan
"bweehh" Gift mengeluarkan air itu
"pintarr"
Setelah itu Gania membungkus tubuh Gift dengan kimono handuk khusus baby.
Gania membuka pintu kamar mandi sambil menuntun sang putri.
"hmm wangi" ucap Gibran yang sudah tiduran di ranjang
"aaaakkk" teriak Gift karena terkejut dengan keberadaan Daddy Gibran
"Gift dimana Mom?" goda Gibran
"mandi Dad" jawab Gania yang juga menggoda
"mm.. hiyee (i'am here)" jawab Gift sambil mengangkat kedua tangan
"ohhh disini" ucap Gibran gemas kemudian meraup sang putri dan mengangkatnya tinggi-tinggi
"aahahakkk" tawa plus teriak Gift
"hmm Daddy kangen" ucap Gibran gemas sambil menciumi perut gendut itu
"ihihihi" tawa Gift lagi
"pakai baju dulu sini" ucap Gania sambil menepuk sofa kosong sebelahnya
Lalu Gibran membawa Gift ke sofa dan memakaikan baju disana.
"aku mandi dulu ya, habis ini kita ke supermarket. Disini ngga ada makanan Yang" ucap Gibran yang sudah selesai memakaikan
Gania mengangguk-anggukkan kepalanya.
__ADS_1
***
Setibanya di supermarket Gibran mengambil trolley dan mendorongnya.
"emhh.. aikk.. aik" rengek Gift sambil menunjuk trolley
"oke" ucap Gania kemudian menaikkan dan menempatkan Gift di trolley
"ahahakk" tawa Gift sambil menepukkan kedua tangan
Gania memilih barang lalu Gibran mendorong trolley yang sudah ditumpangi sang putri.
Seperti biasa, Daddy Gibran selalu mengabadikan gambar di setiap moment bahagianya.
"Mom, iitu..." ucap Gift sambil menunjuk Gerber Graduate Puff yang biasa ia makan
"oke sayang" jawab Gania lalu mengambilnya
"bilang apa sama Mommy?" tanya Gibran
"tityu Mom" ucap Gift
"sama-sama sayang" jawab Gania
Kemudian ketiganya melanjutkan berbelanja bersama.
***
"sayang mau apa?" tanya Gibran pada Gania
"tomyum aja Mas"
"Baby Gift apa ya?" tanya Gibran lagi
"emm, mango sticky rice aja"
"oke"
Kemudian Gibran memesan makanan.
"twiten..titenn..hmmh" gumam Gift yang duduk di samping sang Mommy
"Baby nyanyi ya?" goda Gania
"hiii" Gift tersenyum lalu memperlihatkan gigi
"Mommy gemes" gemas Gania sambil mencium kedua pipi sang putri
Tak berapa lama kemudian makanan yang Gibran pesan pun tiba. Lalu ketiganya menyantapnya bersama-sama.
__ADS_1
"mamam" ucap Gift sambil mengambil potongan mangga dengan tangannya
"iya Nak, mamam yang banyak" sahut Gibran sambil membelai pipi chubby Gift
"ap.. ap.. ap" goda Gift yang berpura-pura memakan mangga
"iii anak Mommy pinter goda" ucap Gania
"sama seperti Mommynya" sahut Gibran
"ihh" Gania gemas dan mencubitnya pelan
Kemudian mereka melanjutkan makan malamnya di selingi obrolan kecil dan tawa.
***
Setibanya di Condominium, Gania langsung merebahkan dirinya di ranjang, meninggalkan sang suami serta si buah hati.
"Gift sayang, Mommy tepar" ledek Gibran
"iya, padahal ngga banyak aktivitas juga Mas" jawab Gania
"ngga banyak?"
"iya" jawab Gania lagi
"kalau gitu nanti kalau Gift tidur kita buat aktivitas panas" goda Gibran
"Masss" ucap Gania dengan suara malas
"Gift kan Made In Bangkok, adiknya juga harus" goda Gibran lagi
"kamuu tuhh" Gania langsung menghampiri dan menjewer telinga sang suami
"hahaha ampun Yang, ampun"
"ahahakk" tawa Gift saat melihat Mommy dan Daddynya berdebat
"By, Daddy nakal" adu Gania
"no.. no.. no" ucap Gift pada Daddy sambil mengangkat jari telunjuknya
"duh pintarnya, siapa yang ajarin" ucap Gibran gemas
"siapa By?" tanya Gania
"Mommy" ucap Gift sambil menunjuk dan memeluk Mommy Gania yang sudah menekuk lutut di depannya
Keluarga kecil itu bermalam kedua di Bangkok dengan sangat bahagia.
Slow Update :(
__ADS_1