Pernikahan Paksa Gania

Pernikahan Paksa Gania
Hbd Mommy muda!


__ADS_3

Sejak sore Gania mondar mandir naik turun tangga menunggu kedatangan Gibran, suaminya. Hingga petang Gania terus ngedumel sendiri kenapa Gibran belum pulang juga.


"Gania, duduk" ucap Nenek tegas


"kenapa sih kamu mondar mandir kesana kemari, naik turun tangga?" tanya Nenek


Kemudian Gania mendudukkan dirinya di sofa dan menghela nafasnya.


"suamiku belum pulang" jawabnya


"biasanya juga pulang malem kan?"


"engga Nek, biasanya jam segini udah pulang"


"yaudah ditunggu aja nanti juga datang"


Gania kemudian kembali ke atas, ia sedikit kesal kenapa tidak ada satupun yang memberinya ucapan selamat ulangtahun.


"tahun lalu ngga dirayain, masa iya tahun ini juga" Gania bergumam kesal


Maaf ya Ga, Author lupa :v


Setibanya di atas, ia masuk kamar. Ia duduk didepan cermin riasnya. Tiba-tiba saja ia meraih berbagai macam make up miliknya dan ingin memoles wajahnya.


"sayangnya Mommy, besok kita make up bersama ya hihi" ucapnya sambil mengelus perutnya, setelah itu ia merasakan baby bergerak lagi.


"kangen sama Daddy ya Nak?"


Ia menikmati pergerakan kecil itu, meski kadang ia merasa geli tapi rasanya menyenangkan.


Kemudian ia melanjutkan aktivitas make upnya.

__ADS_1


"oh iya malam ini kan Mas Gibran janji mau buka puasa, aku harus dandan lebih cantik" gumamnya sambil tersenyum geli


30 menit kemudian.



Gania masih cemberut guysss, suaminya belum juga sampai rumah.


"aaaaa mas kamu kemana sih" rengeknya sambil menghempaskan diri ke ranjang


Ceklek


"Happy Birthday Mommy muda"


Lalu Gania menoleh ke sumber suara.


Gania menganga dan matanya berkaca-kaca saat melihat sang suami yang dinantikannya membawa kue berukuran besar serta buket bunga yang tak kalah besarnya.


Kemudian ia mendekat ke arah suaminya berada, ia memejamkan mata lalu berdoa sebelum akhirnya ia meniup habis semua lilin yang tertancap di kue.


Setelah lilin padam, Gibran meletakkannya di meja sofa kamarnya. Gania terharu, ia tak menyangka suaminya benar benar memberinya kejutan.


"wait" Gibran mendudukkan Gania di sofa lalu ia keluar kamar


Tak lama kemudian,


"surprise!!!" suara Gibran, Nenek, dan Bi Asih membaur menjadi satu


Gibran membawa berbagai macan paperbag berisi barang barang mewah berkelas. Sedangkan Nenek dan Bi Asih membawa banyak sekali balon agar lebih meriah.


"Selamat bertambah usia Istriku, maaf ya dari tadi ngga ada yang ngasih ucapan hehe. Semoga kamu dan baby kita sehat selalu, semoga rumah tangga kita tentram hingga maut memisahkan. Love you sayangku" Kemudian Gibran mengecup seluruh wajah Gania dan memeluknya dengan romantis.

__ADS_1


"Gania, cucu Nenek. Selamat ulangtahun ya sayang, semoga persalinanmu nanti lancar ya. Jadilah istri yang baik untuk suamimu yang terbaik ini"


Air mata Gania mengalir deras, ia bahagia sangat bahagia. Meski sekarang hidup tanpa Mama dan Papa tapi ia punya Suami dan Nenek yang selalu membuatnya sangat berharga.


"oh iya Nek, kami punya kabar gembira. My baby is a girl" ucap Gania sambil mengelus hangat perutnya


"Nenek yakin pasti dia akan lebih cantik darimu" goda Nenek


Kemudian mereka tertawa sambil membantu membuka kado kado yang tertata di sofa.


Gania telah membuka semua kadonya, isinya tak lain adalah Tas, Pakaian, Jam tangan, Sepatu, dan Smartphone keluaran terbaru. Tapi Gania tampak biasa saja.


"sayang apa kamu tidak bahagia?" tanya Gibran


"aku bahagia mas, tapi kenapa tidak ada yang memberi kado perlengkapan baby? Pasti lucu kan?"


"sayang, tidak baik kalau membeli perlengkapan bayi sebelum usia kandungan tujuh bulan" ucap Nenek sambil mengusap rambut cucunya


"memangnya kenapa Nek?"


"ya pokoknya ngga baik. Yaudah kalau gitu Nenek turun dulu ya"


Kemudian Nenek meninggalkan kedua cucunya dikamar mereka.


Gibran melirik Gania yang berubah malu-malu setelah ditinggal Neneknya.


"jadi engga?" bisik Gibran


Gania mengangguk lalu mengalungkan tangannya dileher Gibran. Tanpa lama Gibran pun membopongnya ke ranjang kemudian menepati janjinya untuk berbuka puasa.


Buka puasanya di skip aja ya :p

__ADS_1


Kali ini makannya santai, ngga bar bar wkwk


__ADS_2