
H-1 perayaan ulangtahun pertama Baby Gift, semua sudah tampak lebih sibuk dari hari sebelumnya. Hari ini Gibran dan Gania membawa Baby Gift ke Mall, mereka ingin memberikan hadiah apapun yang Baby Gift tunjuk nanti. woaahh
"siap?" tanya Gibran yang sudah menyalakan kemudinya
"let's go!" ucap Gania
"le..doo" ucap Baby Gift yang tampak ceria
"hahaha" Gibran dan Gania tertawa bersama.
Sepanjang jalan Gania bernyanyi dan bertepuk tangan. Begitu juga dengan Baby Gift, ia berceloteh, bergumam, dan bertepuk tangan menirukan.
"yeayy" sorak Gania ketika selesai menyanyikan beberapa lagu
"sampai" ucap Gibran sambil memarkirkan mobilnya
Kemudian Gania turun menggendong Baby Gift.
"Mas, tolong strollernya di bagasi" ucap Gania
"oke" jawab Gibran kemudian membuka bagasinya
"ngga ada Yang" teriak Gibran
"hah? kalau nanti Baby capek gimana?" tanya Gania sambil menghampiri Gibran
"kan ada aku, si super Daddy" jawab Gibran
"hih" Gania gemas lalu mencubitnya
"yuk masuk, mau sama Mommy atau Daddy?" tanya Gibran pada putri cantiknya
Baby Gift tak merespon, ia memeluk bahu Mommy Gania yang sedang menggendongnya.
"mau sama aku Mas" jawab Gania kemudian melangkahkan kakinya
Setibanya di dalam Mall, Baby Gift tak henti-hentinya melonjakkan kakinya.
"jatuh Nak" ucap Gania yang kesusahan mengatur putrinya
__ADS_1
"mau turun mungkin"
Kemudian Gania menurunkannya, ia membiarkan Baby Gift berdiri sementara.
Puk Puk Puk.. Baby Gift bertepuk tangan dan tertawa riang.
"kita titah aja Yang" ide Gibran
"iya juga ya" jawab Gania
Kemudian masing-masing mereka memegang satu tangan putrinya dan berjalan perlahan. Baby Gift sangat semangat, meski beberapa kali hampir terjatuh tapi tak menyurutkan niatnya untuk berjalan.
Tak sedikit pengunjung Mall yang gemas terhadap Baby 'montok' Gift. Baby yang sangat aktif dan ceria itu tak henti-hentinya tertawa.
"aaakk" teriak Baby Gift gemas saat melihat boneka panda berukuran dua kali lipat dari tubuhnya
Ia menghentikan langkah kakinya dan menunjuknya dengan tangan.
"do you want?" tanya Gania sambil menekuk lututnya
"emmhh" Baby Gift tak tahan lagi
"yes, i want" jawab Gibran mengajari Baby Gift
"uwan" jawab Baby Gift
Gibran dan Gania tertawa bersama. Kemudian kembali menitah sang putri untuk membeli boneka panda yang ditunjuk tadi. Setelah mendapatkannya, Baby Gift terus merentangkan tangan untuk memeluk boneka barunya.
"thankyou Daddy" ucap Gania
"tyu..Ddy" ucap Baby Gift menirukan Mommynya
"sama-sama sayang" jawab Gibran sambil mencium pipi chubby sang putri
Sekarang Gania kembali menggendongnya, sedangkan Gibran membawa boneka yang dibelinya. Mereka berjalan dan memasuki toko pakaian bayi.
Disaat Gania memilih beberapa pakaian, Gibran meraup putrinya dan mengajaknya bersembunyi dari sang istri.
"Mas, bagus ngga?" tanya Gania
__ADS_1
"Mas?"
Tapi tak ada jawaban.
"kemana sih" gumam Gania sambil melihat sekitarnya, karena tadinya suami dan anaknya ada di belakangnya
"Mom" suara Baby Gift memanggil
"Gift" panggil Gania
"ahahakk" tawa Baby Gift menggema
Lalu Gania membuka ruang ganti pakaian.
"aha! kalian disini ya!" goda Gania sambil menggelitik suami serta sang putri
"pii.. boo" ucap Baby Gift
"Mommy udah pilih baju buat kamu" ucap Gania sambil merup Baby Gift untuk di gendongnya
"cucucucu" berontak Baby Gift sambil memukul dada sang Mommy
Seketika Gibran dan Gania membulatkan mata.
"gimana Mas" bisik Gania
"pulang aja" jawab Gibran
"pulang? Yaampun baru aja sampai"
Saking bingungnya, akhirnya Gibran menuruti permintaan Gania agar membelikan eskrim untuk mengalihkan keinginan sang putri yang ingin minum ASI.
"thankyou Daddy" jawab Gania sambil menerima eskrimnya
"tyu..Ddy" ucap Baby Gift
"sama-sama"
Skip
__ADS_1
Setelah puas berbelanja dan membeli banyak hadiah, ketiganya pun pulang. Kedua tangan Gibran menenteng beberapa paperbag berukuruan besar, sedangkan Gania menggendong Baby Gift yang terlihat sudah kenyang.