
Andy mendatangkan kapal pesiar untuk membawa seluruh keluarganya bertemu dengan Ibunya karena Andy mendengar jika ibunya sangat merindukan dirinya dan ingin bertemu dengan semua istri Andy.
Maka Andy, Naina, Rossa serta Diana beserta anak-anaknya naik kedalam kapal pesiar dan akan melakukan perjalanan ke negara Andy.
Karena rengekan dan desakan dari anak-anak mereka akhirnya Rossa dan Naina setuju untuk pergi. Awalnya mereka menolak dan menyuruh Diana saja yang pergi dengan Andy.
"Ayo ibu....aku ingin bertemu Oma...kata ayah, Oma sudah menunggu kita.... kasihan Oma..." rengekan Azam membuat hati Naina luluh dan memutuskan untuk pulang ke negaranya yang artinya dia juga akan bertemu dengan ayahnya.
"Baiklah... ibu ikut...." kata Naina lalu berkemas.
Andy juga sudah siap dengan kopernya begitu juga dengan Diana.
Sekarang semua istrinya sudah ada dikapal kecil yang akan mengantarkan mereka kekapal pesiar yang sudah menunggu dari tadi.
Mereka semua naik ke kapal pesiar dan duduk didalamnya dengan nyaman. Kapal itu sangat mewah dengan interior yang indah.
Mereka bersenang-senang disana sambil melakukan banyak hal dan mencoba apapun yang tidak ada dipulau.
Satu hari melakukan perjalanan mereka akhirnya sampai di pelabuhan. Disana beberapa mobil mewah sudah terparkir untuk menjemput keluarga besar Andy.
__ADS_1
Ada Lewis juga dengan anaknya serta istrinya. Mereka berpelukan dan Lewis terlihat sangat bahagia akhirnya bisa bertemu lagi dengan Andy.
"Bagaimana kabarmu?" tanya Andy.
"Aku menikmati hidupku, dan aku merindukanmu, aku pikir kau lupa pada kami," kata Lewis
"Ibu mengundang kami," kata Andy lalu memperkenalkan istri dan anak-anaknya.
Lewis serta anak buah yang lain lalu mempersilahkan Andy dan keluarganya masuk kedalam mobil dan mereka akan pergi kerumah besar.
Tidak lama kemudian, mereka sampai dirumah besar. Rumah itu sudah banyak berubah sekarang, gumam Andy dalam hati.
Andy lalu turun lebih dulu dan membukakan pintu untuk keluarganya. Mereka berbaris dan terlihat anak-anak Andy semuanya terkejut dengan pemandangan didepannya.
Dari dalam keluar Gina serta Haidar menyambut mereka dan menyuruh mereka masuk kedalam.
"Ibu...." Andy memeluk Ibunya dan mengusap air mata Gina yang menetes di pipinya.
"Jika aku tidak mengundangmu, apakah kau tidak akan mengunjungi kami?" kata ibunya dengan kesal.
__ADS_1
"Maafkan Andy ibu...."
Ibunya lalu menepok pipi Andy dengan lembut dan gemas. Lalu memeluk semua istri Andy serta cucu-cucunya.
Mereka semua masuk kedalam. Begitu masuk ternyata ruangan itu sudah dihias sedemikian rupa.
Ternyata hari ini adalah hari ulang tahun Andy, namun Andy bahkan tidak mengingatnya.
Maka ibunya serta Haidar sudah mempersiapkan pesta keluarga untuk merayakan ulang tahun kedua putranya.
"Ayah ruanganya sangat indah...." celetuk Azam.
Saat lampu dinyalakan dan sebuah kue berukuran besar sudah ada ditengah ruangan itu.
"Selamat ulang tahun ayah...." Kata semua anaknya kompak dan Andy serta Haidar saling berpandangan. Mereka lalu kompak meniup lilin secara bersamaan.
Tepuk tangan riuh terdengar dari keluarga yang hadir.
"Naina, Diana, Rossa, kemarilah...." kata ibunya.
__ADS_1
Andy lalu memberikan kue pertama untuk ketiga istrinya setelah ibunya, dan ini adalah pertama kalinya bagi mereka merayakan ulang tahun bersama keluarga besar.
Semua anak-anak Andy juga berbaris dan mendapatkan kue dari Andy, mereka terlihat sangat bahagia karena ini adalah moment langka yang tidak pernah terjadi sebelumnya.