Pewaris Yang Tersesat

Pewaris Yang Tersesat
Penghianatan Keluarga dan Anak Buahnya


__ADS_3

Kaki Andy menghajar kepala mereka bertubi-tubi dengan kekuatan yang dahsyat! Kepala mereka seakan tidak bertulang, dan brukk!!!


Mereka semua Ambruk!


Tinggal satu orang yang tersisa dan saat melihat kecepatan bela diri Andy yang tidak terlihat, membuatnya hampir terkencing di celana dan memilih kabur lewat jendela.


"Jangan lari!" Andy akan mengejarnya tapi lalu mengurungkan niatnya.


Andy segera melepas ikatan pada badan Norman dan membawanya keluar dari tempat itu. Norman dia papah masuk kedalam mobil dan dia larikan ke rumah sakit.


"Dokter! Tolong dia. Selamatkan dia. Dia terluka parah!" kata Andy lalu teringat pada Diana. Tapi sebelum itu dia menemui seorang dokter dan mengatakan sesuatu.


"Baiklah!"


Andy lalu meninggalkan Norman dirumah sakit itu sendirian. Andy keluar dan ingin menjemput Diana.


Sementara Diana sedang kebingungan didalam butik itu. Seorang pelayan nampak berbicara padanya dengan tatapan meremehkan.


Melihat tubuh Diana dari ujung kepala hingga ujung kaki. Pakaiannya mirip seorang pelayan tapi masuk kedalam butik dengan harga termahal dikota itu. Semua yang tersedia didalam toko itu limited edition. Hasil rancangan desainer terbaik di dunia dan semuanya jumlahnya hanya satu atau dua untuk setiap baju dan tas yang dijual.


"Aku ingin melihat baju itu?" Diana menunjuk kearah patung yang berada didekat kasir. Karena dia berasal dari pulau, maka dia tidak tahu semahal apa baju yang dia tunjuk itu.


Pelayan itu nampak pura-pura tidak mendengarnya.


"Ck, penampilan kelas menengah, mana mungkin bisa membeli baju yang baru saja dikirim dua hari yang lalu," gumam pelayan dengan wajah cantik dan tubuh semampai.


Diana menoleh lagi pada pelayan toko itu yang memang lulusan sarjana. Karena butik itu tidak memperkerjakan lulusan sekolah menengah. Mengingat betapa bernilai nya barang yang mereka jual juga toko itu mampu menggaji pegawai hingga puluhan juta perbulan. Tanggung jawab mereka besar, karena nilai barang yang dijual ratusan juta bahkan milyaran.


Pelayan itu baru satu bulan bekerja dan tingkat kesombonganya masih tinggi.


"Saya ingin membeli baju itu," kata Diana lagi sambil menatap pelayan yang berdecak merehkan. Rambut Diana yang tidak tapi sangat membuatnya yakin jika Diana pasti orang dari desa yang tersesat dikota. Dan masuk kedalam butik tanpa melihat harga yang tertera dilabel setiap baju.


Dengan malas, pelayan itu lalu mengambil baju paling murah ditoko itu. Harganya seratus juta rupiah.


"Ini saja. Ini sangat bagus untukmu, dan menurutku ini lebih cocok,"


"Tapi aku mau itu," kata Diana.


"Itu sudah dipesan sama orang," pelayan toko itu terpaksa berbohong karena dia tidak ingin wanita ini merusak baju bernilai satu milyar itu.


Atau dia harus menggantinya, jika pembeli melakukan kesalahan, dan wanita kelas menengah ini tidak akan mampu menggantinya.


Akhirnya dengan terpaksa Diana menerima baju yang disodorkan padanya karena pelayan toko itu kekeh tidak mau memenuhi permintaannya.


"Aku juga ingin membeli tas itu. Tiga buah!"


"Apa!? Ini benar-benar gila! Aku sebaiknya mengusir wanita ini!"


Dia tidak membawa tas atau dompet, dia datang dengan baju yang sederhana dan biasa. Dan sekarang ingin membeli tas senilai dua milyar dan ingin membeli tiga sekaligus.


Pelayan itu terbengong melihat Diana yang seakan tanpa beban menginginkan tas yang baru dikirim semalam. Dan hanya dibuat satu model dengan tiga warna.


Sementara Diana ingin membelikan tas itu dan membawanya ke pulau untuk dirinya, Rossa, dan Naina.

__ADS_1


Pelayan itu masih tidak bergeming. Dia melihat kearah lainya.


"Saya ingin membeli tas itu tolong dibungkus," kata Diana.


"Hhhhh,ck,"


"Bayarlah dulu, baru aku akan membungkusnya," kata pelayan itu dengan congkak.


"Ehm, aku tidak membawa uang, suamiku mengatakan aku harus memilih dan dibungkus, setelah itu baru dia akan datang membayar," Diana menjelaskan.


Tapi pelayan itu tetap tidak bergeming.


"Apakah suamimu seorang konglomerat?"


Diana menggeleng.


"Hm, dia pasti sudah tidak waras!" umpat pelayan toko itu pelan.


Tiba-tiba Andy masuk dan bertanya pada Diana,


"Kau tidak membeli apapun, mana barang yang kau sukai?" tanya Andy dan menutup wajahnya dengan menggunakan topi. Dia hanya memakai kaos dan celana pendek biasa.


Pelayan toko itu lagi-lagi menggelengkan kepalanya.


"Pak, anda yakin tidak masuk ke toko yang salah?" tanya pelayan toko itu dan mengagetkan Andy.


Sekarang Andy tahu kenapa Diana tidak mendapatkan apapun meskipun lama didalam toko itu. Diana hanya berdiri dan terlihat bingung karena semua keinginanya ditolak olah pelayan toko itu.


Andy membuka topinya, dan seketika itu juga pelayan toko itu gemetar. Dia langsung berlari mengambil semua barang yang diinginkan wanita itu.


"Berapa?"


"7 milyar," jawab pelayan toko itu dengan tangan gemetar dan serasa ingin kencing didalam celana.


"Nih! Hitung uangnya. Jika kurang kau bisa minta lagi!" Kata Andy dan menaruh koper berisi uang lalu meninggalkan kartu namanya disana.


"Tuan, tuan!" Pelayan toko itu mengejar Andy dan bermaksud meminta maaf, tapi Andy tidak menggubrisnya dan masuk ke dalam mobil.


Sampai dimobil Andy menelpon pemilik toko dan membuat keluhan tentang pelayanan wanita cantik yang sudah meremehkan istrinya.


Lima menit kemudian pemilik toko datang menemui pegawainya dan akan memecatnya. Andy menoleh sambil tersenyum dan pergi bersama Diana yang hanya bisa terpana melihat apa yang terjadi barusan.


"Aku tidak mengerti, kau sekali bicara, dia membungkus semuanya. Dan aku meminta dia berulang kali tapi dia tidak meresponnya,"


"Hm, itulah yang terjadi didunia modern, uang seperti magnet dan dihormati hanya karena kau punya banyak uang, mereka yang tadinya tidak respek, begitu tahu jika kau seorang yang kaya raya, maka mereka langsung mengubah sikapnya semula."


"Begitu?" Diana masih tetap tidak mengerti.


***


Ditempat lain Amaya sudah mengumpulkan semua kesalahan Andy dan menyuruh anak buahnya memberikanya pada Tuan Harun Malik. Sementara Amaya menemui Tom ditempat kerjanya.


Robert melakukan yang diperintahkan ibunya untuk pergi menekan semua anak buah Andy dan membuat mereka buka mulut tentang apa yang dilakukannya beberapa waktu lalu.

__ADS_1


Ini hanyalah tipu muslihat agar Andy benar-benar buruk dimata ayahnya dan tetap menjadi anak yang tidak bisa diandalkan.


Seperti sebelumnya, kesalahan demi kesalahan akan membuat ayahnya syok dan murka. Apalagi jika sudah menyangkut uang, bisnis, dan kecerobohan nya.


Ayahnya syok saat tahu Andy telah memberikan surat tanah yang luas pada Norman dan perusahaan menderita kerugian hingga Ratusan milyar. Tuan Khan Malik sungguh syok dan menahan kecewa didadanya.


Dia memegang dadanya yang tiba-tiba sakit dan tidak percaya putranya melakukan semua ini demi seorang wanita.


Tidak hanya itu saja, saat dia akan pergi menemui Tom, orang kepercayaannya, dia melihat istri kesayanganya Amaya sedang bercumbu dengan Tom, dan saat itu juga jantungnya serasa berhenti berdetak dan dia pingsan didepan ruang kerjanya.


Gedebuk! Dia tergeletak didekat pintu yang sedikit terbuka.


Robert yang akan menemui ibunya langsung kaget saat tahu jika yang pingsan itu adalah ayahnya.


Dia melihat ibunya sedang bersama Tom, dia tidak mengganggunya dan langsung membawa ayahnya kekamarnya dan menelpon dokter keluarga.


Robert menelpon ibunya dari kamar ayahnya. Robert menjelaskan apa yang terjadi. Amaya sangat panik dan langsung pulang kerumah.


Karena ayahnya sudah tahu segalanya maka semuanya sekarang di ubah dengan sangat cepat. Amaya memanggil Robert saat ayahnya bersama seorang dokter.


"Kita harus melakukan semuanya hari ini. Jika tidak maka tidak ada hari esok. Kita akan tamat hari ini juga begitu dia sadar!" kata Amaya.


"Baiklah ibu," Robert langsung bergegas pergi dan melakukan seperti yang diperintahkan ibunya.


Amaya meminta Tom untuk melakukan langkah besar hari ini juga. Semua pintu untuk kembali bagi Andy telah ditutup. Banyak penjagaan yang mengatakan jika ayahnya tidak mau bertemu Andy karena dia bersalah telah menjual banyak aset dan menyebabkan kerugian hingga ratusan milyar.


Berita itu disebarkan dan Robert mengumpulkan semua anak buahnya dan menekan semua karyawan yang loyal pada Andy.


Lewis dan Sony memilih untuk pergi dengan kapal boat dan melarikan diri. Mereka pergi entah kemana dengan membawa uang yang sangat banyak.


Sementara anak buah Andy mulai dipengaruhi oleh Robert dan mulai tertekan. Mereka tidak punya pilihan lain selain berkhianat.


Tuan Harun Malik dalam keadaan yang tidak baik dan kemungkinan bisa meninggal. Lewis dan Sony kabur. Tidak ada lagi yang bisa melindungi mereka untuk tetap bertahan dan setia pada Khan dan juga Tuan Harun Malik.


Kali ini, Amaya benar-benar telah bertindak dari apa yang sudah lama dia rencanakan. Tuan Harun Malik tidak bisa berbicara dan menderita stroke.


Dia tidak bisa berbuat apa-apa saat semua aset dan perusahaan dikuasai oleh Robert dan Amaya.


Tidak ada akses untuk menemui ayahnya. Semua penjagaan sangat ketat bahkan Andy tidak akan bisa melawan ribuan orang yang sudah berkhianat pada ayahnya.


Andy mendengar kabar tentang hal itu dari Bondan yang menelponya.


Andy mengajak Diana untuk kembali ke pulau dan menyusun kekuatan dari sana. Setelah itu dia akan kembali untuk mengambil haknya dan membalas pengkhianatan keluarganya.


Semuanya berjalan sangat cepat dan hanya terjadi dalam semalam. Andy benar-benar tidak menduganya. Saat ini semua sudah tidak terkendali, dia tidak bisa membahayakan Diana. Dia sudah kehilangan semua anak buahnya karena mereka ditekan oleh Robert dan Amaya.


Mereka benar-benar sudah merencanakan semua ini. Dan bagi publik, kesalahan sesungguhnya ada di pihak Andy. Dia dinyatakan bersalah dan bodoh karena menyebabkan kerugian perusahaan dan ayahnya kecewa hingga menjadi stroke.


Berita beredar sangat cepat, mereka mulai bertanya-tanya tentang keberadaan Andy saat ini.


Tentu saja berada diruang publik sangat berbahaya bagi Andy terutama Diana. Jika Andy tertangkap, bagaimana nasib Diana?


Andy lalu mengeluarkan kapal boat tercepat dan meninggalkan negaranya pergi ke pulau terpencil.

__ADS_1


"Kita akan kepulau. Saat ini disini tidak aman!" Kata Andy dan segera melajukan kapal boatnya dengan cepat sebelum dikejar oleh anak buah Robert.


Robert mengerahkan seluruh anak buahnya untuk mencari Andy keseluruh negeri. Dan dia akan menangkapnya lalu melenyapkannya. Kali ini dia pasti akan menang dan Diana akan dia dapatkan setelah Andy berhasil disingkirkan.


__ADS_2