
Saat Lewis pulang kerumah, Zafira sedang mandi, dan Lewis lalu duduk menunggunya. Tiba-tiba, ada pesan masuk dari My brother.
"Siapa dia?" Gumam Lewis dalam hati. Namun saat Lewis ingin meraih ponsel itu, Zafira keluar dari kamar mandi dan membuat Lewis kaget.
Lewis lalu tersenyum pada istrinya dan mengajaknya untuk menemui Presdir hari ini.
"Sepertinya, aku tidak bisa ikut," kata Zafira sambil mengeringkan rambutnya.
"Kenapa?" tanya Lewis.
"Lain kali saja. Hari ini aku merasa sedang tidak enak badan," kata Zafira.
"Ya sudah, apakah kita perlu kedokter?" tanya Lewis.
"Tidak usah. Aku hanya akan istirahat saja," kata Zafira.
Lewis mengangguk karena dia teringat jika Zafira sedang mengandung anaknya. Dia tidak ingin terjadi apa-apa dengan bayinya.
Lewis lalu pergi sendirian dan sampai ditengah jalan, dia bertemu dengan Andy yang buru-buru mengendarai mobil. Lewis lalu putar arah dan mengikutinya dari belakang.
"Ada apa? Kenapa dia terlihat buru-buru sekali?"
Ternyata Andy bertemu dengan seorang pria. Andy menyerahkan koper berisi uang padanya. Dan Lewis hanya mengamatinya dari jarak jauh.
Pria itu menyerahkan sebuah foto dan memberikan informasi tentang beberapa orang yang dekat dengan Tom.
"Ini Tuan,"
"Terimakasih," kata Andy lalu masuk kedalam mobil.
Didalam mobil, Andy membuka amplop berisi foto tentang keluarga Tom. Andy ingin tahu tentang Tom, karena dia mencurigai jika orang yang membunuh Sony adalah teman dekat Tom atau keluarganya.
Karena Andy mendapat kabar jika ada orang yang akan balas dendam padanya, dan dia meminta imbalan uang. Dan ternyata orang itu adalah mantan pegawai, kakak Tom dan dendam dengannya karena dia diturunkan jabatannya.
beberapa bulan yang lalu....
Kakak Tom ini sedang menemui seorang tamu dan dia adalah sahabatnya. Dia meminta padanya agar anaknya mendapat jabatan penting di instansinya. Maka diapun datang membawa berkoper-koper uang dan tidak lama kemudian, pria ini diturunkan jabatannya dan difitnah.
Anak sahabatnya sekarang menduduki posisinya dikantor. Saat dia akan menanyakan kesalahannya, dia mendengar bosnya sedang berbicara pada beberapa anak buahnya. Dan menyebut soal perusahaan kapal pesiar Harun Malik. Dan terakhir dia dengar jika nama Sony dan Khan sedang menjadi incarannya.
Maka diapun langsung pergi ke perusahaan Andy, dan begitu dia mendengar jika orang yang bernama Sony meninggal dalam kebakaran maka dia segera memberikan informasi penting pada Khan.
Dia butuh uang untuk melunasi cicilan rumah, dan karena dia turun jabatan, maka dia mengalami kesulitan keuangan.
__ADS_1
Didalam mobil Andy sedang mengamati beberapa foto, didalamnya ada foto Zafira, anaknya dan juga Tom, lalu seorang pria yang bernama Thomas.
Khan pernah bertemu dengan Thomas sebelumnya, dan Khan sedang mengingat-ingat dimana dia bertemu dengannya?
"Oh ya, aku ingat, pria ini adalah orang yang sering ditemui Tom untuk mengurus surat-surat penting. Artinya dia bekerja di instansi penting. Lalu....wanita ini....ini kan istrinya Lewis, Zafira, dan ini anaknya, apa hubungan mereka?" kata Andy dalam hati.
Maka dari spion dia melihat mobil Lewis dibelakang mobilnya.
Andy segera menelponya.
"Kau mengikutiku?" tanya Andy pada Lewis.
"Aku melihatmu tergesa tadi, aku khawatir," kata Andy.
"Kemarilah, masuk kemobil, ada yang ingin aku bicarakan," kata Andy lalu menutup teleponnya.
Lewis keluar dari mobilnya dan masuk ke dalam mobil Andy.
"Ini...." kata Andy memperlihatkan foto pada Lewis.
"Ada istrimu juga. Siapakah mereka?" tanya Andy pada Lewis dan berfikir jika Lewis tahu tentang beberapa teman dekat istrinya.
"Aku tidak mengenal mereka semua," kata Lewis.
Lewis mengangguk dan terpikir hal lain olehnya. Dia mengkhawatirkan anak yang ada dalam kandungan Zafira jika benar dia terlibat.
"Biarkan aku membawa foto ini, aku akan menanyakanya pada istriku, mungkin dia tahu sesuatu," kata Lewis.
Lewis sendiri berdebar saat melihat gambar istrinya bersama Tom dan juga beberapa orang instansi itu.
Siapakah dia? Aku benar-benar ceroboh, karena tidak mencari tahu asal-usulnya, gumam Lewis.
"Cari tahu, dan segera kabarkan padaku. Dadaku masih terbakar karena apa yang menimpa Sony. Aku ingin membalas secepatnya," kata Andy.
Lewis mengangguk lalu keluar dari mobil.
Dia yang tadinya ingin menemui Presdir akhirnya membatalkan rencananya semula. Dia segera pulang ke apartemen untuk melihat istrinya.
Namun Lewis kaget, saat dia mendapati kamarnya berantakan dan istrinya serta anaknya tidak ada diapartemen.
"Kemana mereka?" Lewis mencari kekamar mandi dan dapur, tapi tidak menemukan siapapun.
Dia juga mencari ketempat penitipan anak, tapi istrinya tidak pergi kesana.
__ADS_1
Lewis kembali lagi kekamarnya dan meneliti dengan baik jika kamarnya berantakan. Maka dia segera tahu jika mungkin istrinya diculik.
"Mungkinkah orang yang sama?" tanya Lewis.
Lewis segera menelpon Andy dan mengatakan jika istrinya tidak ada ditempatnya.
"Dia menghilang, aku sangat khawatir, dia sedang mengandung," kata Lewis melalui telepon. Dan saat itu sebuah telepon masuk dan Andy mendapat kabar jika ibunya telah diserang saat akan pergi kekantor polisi.
"Tuan, nyonya sudah diserang. Semua pengawal kita terluka parah, dan nyonya dibawa pergi," kata seorang pengawalnya yang sempat menelponya sebelum akhirnya suara tembakan mengakhiri percakapanya.
Beberapa anak buahnya cedera dan ibunya dibawa pergi.
"Lewis, segera temui aku, kita akan menghadapinya bersama," kata Andy lalu menunggu kedatangan Lewis dikantornya.
Lewis segera datang menemui Andy dan setelah bertemu mereka duduk lalu menunggu telepon dari seseorang.
Orang yang menculik istri Lewis dan ibunya pasti ada sangkut pautnya dengan kematian Sony.
"Mereka pasti akan menelpon kita," kata Andy.
"Kau benar. Kita adalah incarannya. Tapi keluarga adalah kelemahan kita." kata Lewis.
"Biadab. Mereka benar-benar, brengs*k. Karena tidak bisa menyakiti kita maka mereka menggunakan keluarga sebagai umpan untuk menangkap kita," kata Andy.
"Apa yang harus kita lakukan?"
"Kita tunggu telepon dari mereka," kata Andy sambil menggigit bibir bawahnya hingga berdarah karena kemarahanya.
Drt.....
Tidak lama kemudian kakak Tom, yang bernama Thomas, menelpon mereka dan menyuruh mereka untuk pergi ke gudang jika ingin dua wanita itu selamat.
Telepon lalu ditutup dan sebuah pesan masuk. Itu adalah alamat gudang dimana dua wanita itu disekap. Yang satu istrinya Lewis dan yang satu ibunya Andy.
Andy dan Lewis saling berpandangan.
"Berhati-hatilah, ini jebakan." kata Andy.
"Kau benar, mungkin mereka ingin membakar gudang itu begitu kita masuk. Sebagaimana hal yang menimpa Sony. Musuh yang kita hadapi tidak nyata, dan hanya anak buahnya yang akan kita temui, sementara bosnya mengendalikan mereka dari jauh," kata Lewis.
"Apa yang harus kita lakukan?" tanya Lewis.
"Hubungi detektif itu, suruh dia temukan pemimpin musuh kita secepatnya. Sebelum kita sampai digudang," kata Andy.
__ADS_1
"Baiklah, aku akan segera menelponya," kata Lewis.