Pewaris Yang Tersesat

Pewaris Yang Tersesat
Berawal dari dendam


__ADS_3

Bondan terkejut melihat Andy sahabatnya sudah berdiri dibelakangnya. Tiba-tiba ingatan bagaimana dia menyingkirkan Andy terlintas dikepalanya.


Bondan merasa khawatir Andy mengetahui perbuatanya yang telah mengkhianati dirinya.


Andy merangkul Bondan dan Bondan terdiam hanya bisa menurut saja. Mereka lalu duduk dipinggir dan Diana berkeliling disekitar tempat pembuatan kapal itu.


Sementara Andy dan Bondan berbincang karena sudah lama tidak ketemu, maka Diana berjalan jauh karena tempat itu sungguh luas.


Tiba-tiba Diana bertabrakan dengan seorang pria yang tergesa-gesa.


Brukkk!


Dengan cepat pria itu menarik tangan Diana hingga dia tidak jadi terjatuh. Matanya terbelalak melihat kecantikan Diana. Wajah cantik alami, bibir yang mungil, ramping dan semampai, terlihat sangat anggun.


Seperti melihat seorang Dewi, pria itu masih memegang tangan Diana. Pria itu lalu bertanya siapa dirinya dan apa yang dia lakukan disini.


"Maaf," Kata pria itu yang tidak lain adalah Robert, saudara tiri Andy.


"Tidak papa." Diana akan berlalu tapi Robert mengejarnya.


"Siapa namamu?"


"Diana." Kata Diana dan berlalu sementara Robert hanya terpaku melihatnya pergi dari hadapannya. Diana berjalan dan ingin melihat-lihat karena dia tidak akan bisa datang kemari lagi setelah Naina ditemukan.


"Gadis yang cantik dan manis. Aku pasti akan mendapatkanmu. Sekarang aku ada urusan penting. Aku harus segera menemui ibu," kata Robert berbicara pada dirinya sendiri.


Robert lalu pergi menemui ibunya dan mereka berbicara diruang tertutup ditempat pembuatan kapal itu.


"Ibu dengar dia kembali." Kata ibunya yang berbicara tentang anak suaminya.

__ADS_1


"Ya. Aku dengar dari anak buahku tadi yang melihatnya berbicara pada Bondan." Kata Robert.


"Bagaimana jika Bondan berbicara tentang kita!" Tanya ibunya yang mengkhawatirkan dua sahabat itu.


"Dia tidak akan mengatakanya. Nyawa keluarganya ada ditanganku. Jika sampai dia mengatakanya aku akan membuatnya menangis dikuburan hari ini juga," kata Robert dan menyerahkan berkas kepada ibunya.


"Apakah ini pulau itu?" Tanya ibunya.


"Ya. Ini adalah pulau dimana banyak tersimpan harta Karun yang dimiliki nenek moyang Andy."


"Ini adalah masalah dendam masa lalu. Aku tidak bisa memaafkan keluarganya yang sudah menghancurkan bisnis keluargaku." Kata ibu Robert. Yang dia maksud adalah ayah dari Andy adalah keturunan orang yang sudah membuat bisnis keluarganya hancur.


Dia menikah karena balas dendam dan menyembunyikan identitas yang sebenarnya.


Sampai sekarang dia menjadi musuh dalam selimut dan menyembunyikan sebagian harta suaminya disebuah pulau.


Dia juga mendapat wasiat jika sebagian harta keluarganya Andy ada di pulau yang sampai sekarang tidak diketemukan dimana pulau itu berada.


Nenek moyang itu adalah keluarga dari istri ayah Andy. Dan bukan jalur keturunan ayah Andy, melainkan istrinya atau ibu Andy.


"Ibu, aku akan pergi jika kau tidak membutuhkan diriku lagi."


"Pergilah, ibu akan menemui ayahmu."


Robert lalu berjalan cepat kearah Diana tadi menghilang.


Dia terus mencarinya kesana kemari sampai akhirnya dia melihat Diana sedang bersama Andy dan Bondan.


"Mereka saling mengenal? Siapa gadis itu?" Gumam Robert dan mengintip mereka dari pintu besi yang besar.

__ADS_1


Bondan menatap Diana dan tersenyum ramah padanya.


"Diana," kata Diana memperkenalkan dirinya.


"Bondan."


"Maaf sobat. Aku ada urusan penting. Aku pergi dulu." Kata Andy yang akan pergi dengan Diana mencari Naina.


"Ya, aku akan melanjutkan pekerjaanku," kata Bondan lalu mengangguk pada Andy dan Diana yang berlalu.


Bondan berjalan santai kelapangan dimana dia mengerjakan dan merakit kapal besar bersama para insinyur dan Teknisi lainya.


Tiba-tiba tangannya ditarik kasar oleh seseorang. Saat Bondan berbalik ternyata dia adalah Robert yang sudah bersembunyi sejak tadi.


"Apa yang dia lakukan?" tanya Robert bertanya tentang Andy.


"Dia bersama gadis itu akan mencari temanya."


"Hanya itu?" tanya Robert.


"Ya," jawab Bondan dan akan segera berlalu.


"Awas jika kau berbicara tentang kami pada Andy. Kau tahu aku bisa melakukan apa saja. Aku tahu dimana adikmu bersekolah. Aku tahu apa yang dilakukan ibumu setiap pagi aku juga tahu ayahmu pulang jam 11 malam setiap hari. Jalan apa yang biasa dia lewati aku juga tahu."


"Aku mengerti. Aku tidak mengatakan apapun pada Andy,"


"Bagus."


Robert lalu pergi karena ada janji dengan keluarga Norman. Norman adalah ayah Naina yang tergiur dengan investasi yang akan diberikan oleh Robert jika dia menjadi suami Naina.

__ADS_1


Robert menikahi Naina karena sakit hati dengan gadis itu yang sudah pernah menamparnya.


Jika tidak karena ingin balas dendam dan membuat gadis itu bertekuk lutut dihadapanya, maka untuk apa dia mencari Naina hingga ke ujung dunia.


__ADS_2