
Andy meninggalkan wanita itu pada seorang dokter. Suster segera membawanya masuk kedalam dan membersihkan badannya. Setelah itu, suster menggantinya dengan pakaian yang bersih.
Dokter memeriksanya dan memberinya obat tidur. Andy menunggu diluar dan memikirkan apa yang baru saja dia lihat dirumah kosong itu.
Ibunya datang kesana dengan membawa makanan. Lalu dia serahkan pada wanita yang tersekap dan dirantai diruang bawah tanah. Lalu kenapa tidak dilantai atas saja, kenapa harus diruang bawah tanah yang akses masuknya saja tertutup oleh lemari.
Apa hubungan ibunya dengan wanita itu. Kenapa tidak membawanya kerumah sakit jiwa, sehingga dia tidak perlu repot lagi.
Andy termenung sambil menunggu wanita itu dibersihkan dan diberikan obat penenang.
Dokter keluar dan berbicara pada Andy.
"Wanita itu belum benar-benar gila. Dia hanya tertekan dan mengalami stress atau depresi. Dia masih bisa disembuhkan," kata dokter.
"Syukurlah dokter, saya akan menanggung semua biayanya."
"Baiklah, saya akan berusaha semaksimal mungkin. Sekarang dia sedang istirahat. Silahkan jika anda ingin melihatnya," kata dokter mempersilahkan Andy masuk kedalam.
Andy mengangguk dan masuk untuk melihat keadaan wanita yang tidak dia kenal. Andy sangat terkejut, saat melihat wajah wanita itu setelah dibersihkan dan rambutnya dirapikan.
"Kembar?"
"Saudara kembar ibu?"
Andy kaget dan bergumam lalu mendekat. Dia berdiri dan menatap wanita yang sudah rapi dan seperti wanita normal.
Wanita yang mirip ibunya itu sedang tidur pulas.
"Ibu? Kenapa ibu mengatakan tidak punya saudara. Wanita yang ada dirumahnya ternyata adalah kembaranya. Apakah karena dia stress lalu dikurung dan disembunyikan dari publik?"
Andy berfikir apa yang membuat ibunya tega membiarkanya tinggal diruang bawah tanah? Andy terus berdiam diri disana dan duduk manatap kembaran ibunya. Menunggunya sadar.
Tidak lama kemudian wanita itu sadar, dokter segera datang dan memeriksa keadaanya. Khan pulang dan meninggalkan wanita itu pada dokter dan suster.
Khan sampai dirumah dan dia bertemu dengan ibunya, dia memilih untuk bersikap biasa saja karena menemukan saudara kembarnya.
Dia tidak ingin terjadi sesuatu dengan kembaran ibunya sampai Khan tahu apa yang terjadi sebenarnya.
"Kau terlambat hari ini, kau mau makan, biar ibu suruh pelayan menyediakanya," kata ibunya.
"Baiklah,"
Ibunya lalu ke dapur dan meminta Diana dan seorang pelayan untuk melayani Khan yang akan makan malam.
Ibunya juga duduk menemaninya makan, sementara Diana kembali kebelakang dan memilih ngobrol bersama pelayan yang lainya.
"Ibu kekantor hari ini?" Tanya Khan mencoba membuka pembicaraan.
"Ya, ibu tadi kekantor dan memeriksa beberapa dokumen yang ditinggalkan ayahmu,"
"Tadi Khan melihat seseorang mirip ibu ke supermarket, Khan sedang makan direstoran depannya, tapi Khan pikir itu bukan ibu, apakah ibu ke supermarket hari ini?"
"Ehm, tidak. Ibu sangat sibuk, pelayan yang akan pergi belanja,"
"Benar, pasti tadi aku salah lihat."
Khan segera menghabiskan makanannya. Setelah itu dia berpamitan untuk mandi dan istirahat.
Mereka masuk kekamar masing-masing.
__ADS_1
***
Beberapa hari kemudian wanita yang dirawat oleh dokter ahli psikologi mulai menunjukan kesembuhan.
Dia mulai tenang dan menceritakan apa yang terjadi sebenarnya. Dia juga ingin bertemu dengan kembaranya setelah kesadarannya mulai pulih.
Dia ingin mencari putranya yang hilang.
Khan sangat sibuk diperusahaan karena ada beberapa masalah yang harus dia tangani. Juga beberapa dokumen yang harus dia temukan karena Tom dan ayahnya sudah tiada.
Khan tidak sempat kerumah sakit dan menyerahkan pengobatan wanita itu pada dokter yang dia percaya. Khan juga meminta untuk merahasiakan semua ini dari siapapun, termasuk ibunya.
Dokter senang, akhirnya wanita itu ingat jika namanya adalah Gina. Dia juga mulai menceritakan segalanya pada dokter yang membantu kesembuhanya.
Dokter sangat senang dan tidak sabar untuk memberitahukan semua ini pada Khan.
Sementara satu Minggu kemudian, ibunya Khan atau Gina palsu pergi ke supermarket untuk membeli makanan dan akan dia bawa kerumah lamanya.
Hal itu sudah rutin dia lakukan satu Minggu sekali.
Dia berhenti didepan rumahnya dan melihat jika gemboknya rusak. Tanpa curiga dia lalu membuka gerbangnya dan berfikir mungkin maling mencoba mencuri dirumahnya.
Gina palsu masuk dan tidak ada yang hilang atau ada tanda pencuri masuk ke rumahnya. Setelah itu Gina palsu menggeser lemari dan masuk keruang bawah tanah.
Dia berjalan dan kaget saat melihat ruangan yang dia gunakan untuk menyekap kembaranya sudah terbuka.
Gina palsu mempercepat langkahnya dan dia lihat ruangan itu kosong. Dia melemparkan bawaannya dan mencari kembaranya ke setiap ruangan sambil berteriak-teriak.
"Kambalilah, jangan sembunyi! Aku akan membawa putramu, tunjukan dirimu!"
Gina palsu terus berteriak dan pergi memeriksa setiap ruangan. Dia sangat lelah karena tidak menemukan kembaranya dimanapun, sedangkan rumahnya sangat besar.
Dia duduk dengan lelah dan meras payah. Akhirnya dia keluar dan mulai memikirkan kira-kira kemana kembaranya melarikan diri.
"Bagaimana dia bisa kabur!"
Gina palsu mencari kerumahnya dan menyewa sepuluh orang detektif untuk mencari kembaranya.
"Cari wanita ini!"
Gina palsu memberikan foto kembaranya.
Detektif itu kaget karena foto itu adalah foto Gina.
"Ini kembaranku," setelah dijelaskan begitu maka detektif itu tahu jika itu adalah orang lain. Mereka sangat mirip, dan sulit membedakan mana kakak, dan mana adik.
"Satu milyar. Aku ingin uang muka satu milyar," pinta detektif itu, karena dia bukan detektif biasa. Dia selalu menemukan orang yang dia cari dengan cepat.
"Akan aku berikan satu jam lagi. Aku ingin kau menemukanya malam ini juga," kata Gina palsu yang tidak bisa tenang sampai kembaranya ditemukan.
"Ok."
Setelah membuat kesepakatan akhirnya detektif itu mengerahkan sepuluh anak buahnya untuk mencari wanita yang sesuai foto tersebut.
Mereka pergi kerumah lama dimana wanita itu awalnya disekap.
Mereka mencari kamera pengawas keluar masuk mobil dari satu Minggu sebelumnya dan juga kamera milik tetangga yang kebetulan dipasang didepan rumahnya.
Detektif itu lalu membawa semua kamera itu setelah memberikan kompensasi.
__ADS_1
Dirumahnya dia segera memeriksa semua mobil yang keluar masuk dan memutar cctc secara mundur.
Sampai akhirnya dia melihat sebuah mobil mewah milik Andy lama terparkir didekat rumah lama Gina.
Dan dia juga melihat wanita itu berjalan bersamanya.
Maka sekarang dia sudah tahu apa yang harus dilakukanya. Dia mencari pemilik mobil mewah itu. Kebetulan saat itu Andy pergi kekantor dengan menggunakan mobil yang sama.
Maka detektif itu yang sudah mengirimkan gambar mobil pada seluruh anak buahnya dengan cepat menemukan Andy dan mobilnya.
Mereka melihat setiap gerak-gerik Andy. Mereka menunggu Andy keluar dari kantor dan akan mengikuti dirinya.
"Aku akan segera kerumah sakit," kata Andy pada dokter melalui telepon.
"Baik, saya tunggu,"
Andy segera keluar dari kantor dan masuk kemobil. Beberapa pria segera mengikuti dirinya dengan mogenya.
Andy tidak tahu jika sedang di ikuti, dia sedang fokus menyetir dan tidak sabar untuk bertemu dengan wanita kembaran ibunya itu.
Dokter mengatakan jika kembaran ibunya sudah pulih dan mulai mengenali dirinya. Bahkan dia sudah mulai bisa bercerita tentang hal yang dia khawatirkan.
Andy sampai dirumah sakit jiwa dan segera bergegas masuk keruangan Gina asli.
Para pria itu juga mengikutinya dan berpura-pura untuk melihat pasien yang lainya.
"Bos, wanita itu ada dirumah sakit jiwa. Sekarang sedang bersama seorang pria." Anak buahnya menelpon big bosnya.
"Baiklah, aku akan segera kesana."
Big bos itu memberi tahu Gina palsu jika dia sudah menemukan kembaranya dan memintanya untuk mempersiapkan sisa pembayaranya.
"Aku sudah menemukan orang yang kau cari. Siapkan sisanya,"
"Baiklah, malam ini juga aku akan menyiapkanya."
Gina palsu segera pergi kekantor untuk meminta uang pada akunting dalam jumlah banyak. Dan saat itu Sony yang bertanggung jawab untuk uang perusahaan Harun Malik.
Mereka belum menemukan posisi akunting yang baru, Sony yang bertanggung jawab pada Andy.
"Maaf Bu, kemarin anda sudah mengambil satu milyar, dan sekarang ingin tiga milyar, kondisi perusahaan sedang tidak bagus. Kerugian sangat banyak akibat peristiwa waktu itu," kata Sony tidak berani memberikan uang pada Gina tanpa meminta ijin dari Andy.
"Ambilkan saja dan jangan banyak bicara. Nanti aku akan bilang pada putraku, dia pasti akan memberikanya dengan sukarela." Kata Gina.
Sony sempat kebingungan. Tapi karena yang meminta adalah ibu dari Andy, maka Sony percaya jika Andy pasti akan mengijinkanya.
Kas perusahaan Harun Malik sedang kosong, bahkan defisit. Semua itu akibat banyak investor menarik saham mereka karena terjadi kekacauan saat itu.
Dan harus membayar banyak kerugian dan juga perbaikan dimana-mana. Banyak kapal yang terbakar juga. Perusahaan Harun Malik sedang dalam masalah dan sekarang berangsur mulai membaik, dan investor mulai kembali setelah sebelumnya menarik semua saham mereka.
Mereka takut pada kepemimpinan Andy, yang mereka anggap masih terlalu muda dan belum berpengalaman. Mereka sudah terbiasa dengan Tom, dan Robert serta Amaya. Sehingga saat mereka tiada dan Andy yang memegang pimpinan tertinggi maka banyak investor menarik sahamnya.
Andy bekerja keras memulihkan perusahaan dan merebut kembali kepercayaan investor asing.
***
Ibunya segera memasukkan semua uang itu kedalam koper. Dia membawa uang itu menemui detektif diapartemen miliknya.
Sony yang melihat ibu Andy mencurigakan, segera mengikutinya dari belakang. Dia diam-diam menyelinap masuk keapartemen dan berpura-pura sebagai penghuni disana.
__ADS_1
Dia ingin tahu untuk apa uang sebanyak itu?
Dia juga khawatir jika ibu Andy mengalami masalah atau diperas oleh seseorang.