
Martin yang bertugas untuk proyek pelabuhan keesokan harinya datang dengan seorang menteri.
Sony segera memberi tahu Andy saat melihat Martin datang dengan seorang menteri. Menteri itu tidak lain adalah paman Martin.
Martin sedang bersama pamannya untuk urusan penting hingga tidak kelihatan beberapa hari. Dan saat mereka berbincang, Martin menyinggung soal pekerjaan barunya bersama Andy.
Menteri sangat terkejut melihat perubahan sikap Martin yang mulai normal. Tidak keluyuran tiap malam dan membuat keonaran.
"Dimana bos kamu?" tanya Menteri.
"Ada didalam dan sudah menunggu anda." jawab Sony.
"Baiklah," Martin dan Menteri segera masuk kedalam dan berbicara dengan Andy.
Andy menyambut tamunya dengan ramah dan bersahabat. Andy melihat jika orang yang dibawa Martin bukan orang biasa. Siapa tahu jika dia bisa mendukung usaha Andy.
"Aku dengar kau akan membangun pelabuhan dinegara ini?"
"Ya. Saya ingin membuat pelabuhan yang besar dan perusahaan disini."
"Bagaimana kalau kita bekerja sama?" tanya Menteri itu. "Aku sudah banyak mendengar tentang dirimu dari Martin, dia keponakanku,"
"Ya. Itu kabar yang sangat bagus. Tentu saja, saya sangat senang," jawab Andy. "Baiklah, mari kita bekerja sama."
"Aku sering mengekspor barang dari luar. Jika kau punya pelabuhan dan kapal, maka kau yang akan menangani barang itu dalam perjalanan."
"Tentu, nanti jika gudang dan kapal sudah siap. Maka saya akan memberikan kabar pada anda."
"Kau berasal dari luar bukan?"
"Ya. Asia,"
"Kami asli penduduk sini. Aku dengar kau memindahkan penduduk dan membuat perumahan untuk mereka tinggal?"
"Mereka berhak mendapatkan rumah yang lebih layak dan tentu lingkungan yang lebih tertata sehingga nyaman."
"Kau pandai berdiplomasi, suatu saat aku mungkin membutuhkan bantuanmu," kata Menteri.
"Dengan senang hati tuan,"
Setelah berbicara dengan Andy maka Menteri yang bertugas mengatur ekspor impor barang sangat tertarik denganya. Pria asing yang mau menanamkan modalnya di negaranya sungguh jarang terjadi.
***
Teo dan Pedro kembali dengan selamat dan mobil jemputan sudah disiapkan untuk menjemput mereka di bandara.
Mereka datang dengan pesawat terbang dan karena semua berjalan lancar maka Andy sangat senang.
Mereka masuk kedalam mobil hitam dan Andy sudah ada didalam bersama Lewis.
"Kita akan merayakan hari ini, kalian datang dengan kabar baik bukan?" tanya Andy sambil melepas kacamata hitamnya.
"Ya, semuanya berjalan sesuai yang bos inginkan. Mereka akan membuat kapal dan mengirimkan secepatnya," kata Teo.
"Kabar yang bagus, artinya kapal akan datang lebih awal dan semoga pelabuhan sudah siap dan segera bisa beroperasi," sahut Andy.
"Kalian bertemu dengan Robert, apa yang dia katakan?"
"Dia sungguh terkejut saat mendapatkan pesanan kapal dalam jumlah banyak dari negara kami. Mereka tidak pernah menduganya ada investor yang mau membangun perusahaan di negara ini."
"Ini kejutan."
"Mereka juga sudah membaca berita internasional,"
"Suatu saat mereka akan datang kemari untuk melihatnya, dan saat hari itu tiba, maka aku akan membuat kejutan yang lebih besar untuk mereka."
***
Semua bekerja keras siang dan malam untuk proyek pelabuhan. Mereka bekerja 24 jam dibagi menjadi tiga bagian, dan setiap pekerja bekerja selama 8 jam.
Dan hasilnya, dalam waktu lebih cepat dari rencana awal, maka pelabuhan itu sudah mulai bisa digunakan.
__ADS_1
Gudang-gudang sudah dibangun dan kontainer juga sudah banyak yang terparkir.
Satu persatu kapal mulai dikirim oleh perusahaan Robert. Dan akhirnya semua kapal pesanan Andy sudah dikirim semua termasuk kapal pesiar.
Sisa pembayaran juga sudah ditransfer dari bank internasional. Semua senang melihat pelabuhan baru dan para penduduk juga berdatangan untuk melihat kapal-kapal dan kapal pesiar yang sangat mewah.
Bahkan peresmian perusahaan juga didatangi penguasa, dan para menteri yang ikut diundang saat acara pembukaan.
Pesta kembang api menghiasi pelabuhan baru itu dan suasana begitu meriah saat pembukaan. Kabar itu bahkan diliput oleh wartawan dan masuk berita internasional paling dicari.
Dan Marco sudah mengubah wajahnya dengan rambut palsu dan begitu juga Diana. Tidak ada yang mengenali mereka saat wajah mereka masuk koran dan menjadi berita utama semua Media dinegara itu.
Sambutan dari rakyat juga sangat antusias dan senang karena akan membuat ekonomi di negara mereka menjadi lebih baik.
***
Setelah beberapa bulan kemudian perusahaan Andy sudah beroperasi dan semua berjalan dengan pesat. Banyak pariwisata yang mulai dikunjungi para turis karena berita internasional yang mengatakan jika Negara MX sudah bebas dari kriminal.
Para turispun mulai berdatangan dan kapal pesiar Andy begitu ramai dengan penumpang setiap harinya.
Kapal-kapal berukuran sedang sudah digunakan untuk transportasi barang dan orang antar pulau.
Sebagian kapal digunakan untuk mengangkut barang-barang impor dari negara lain. Sebagian juga digunakan untuk mengirim barang kenegara lain.
Perusahaan Marco milik Andy meraih keuntungan dalam jumlah banyak setiap bulanya.
"Kita akan berjalan-jalan dengan kapal pesiar besok," kata Andy pada Diana.
"Pasti menyenangkan," kata Diana.
"Sony akan melepas masa lajangnya. Ada pesta bujang di pulau Sanca."
"Kedengarannya menyenangkan," kata Andy.
***
Diana dan Andy berjalan-jalan keliling perusahaan sambil menuju ke restoran yang baru dibuka. Geliat ekonomi mulai bangkit sehingga sepanjang jalan pelabuhan dan beberapa tempat pengisian bahan bakar mulai banyak bank, restoran cepat saji, perhotelan, dan supermarket.
Sony sekarang sudah punya kekasih dan sedang menunggu kedatangan Diana serta Andy. Mereka akan makan siang bersama saat ini.
Andy dan Diana sampai direstoran dan dari jauh dia melihat Sony dan kekasih nya juga baru saja datang. Ini cinta dan kesepakatan, dia adalah gadis yang jatuh cinta pada Sony saat mereka membuat kesepakatan bisnis dengan Menteri, ayah dari gadis itu.
Gadis itu mengajak kencan buta saat pertama kali melihat Sony datang bersama Andy. Mereka langsung melakukan kencan malam harinya setelah pertemuan.
Caroline adalah gadis yang baru saja menyelesaikan kuliahnya di Amerika dan pergaulannya yang bebas membuatnya tidak canggung untuk mengajak Sony berkencan.
Sony langsung menyetujui dan mereka memutuskan menikah dalam waktu singkat.
Menteri bekerja sama dengan Andy dalam pendistribusian ekspor dan impor barang, diapun rupanya tidak keberatan saat putrinya memutuskan untuk menikah dengan Sony.
"Hai, apakah kalian sudah menunggu lama?"
"Tidak, kami baru saja datang," jawab Sony.
"Diana, ini calon istri Sony," Andy memperkenalkan Caroline pada Diana.
"Hai, aku Diana," Diana mengulurkan tanganya sambil tersenyum.
"Aku Caroline" jawab Caroline dan menatap Diana dengan ramah.
"Senang bertemu denganmu" Diana terlihat bahagia hari ini.
"Aku juga,"
Mereka lalu berbicara dan menikmati makanan dari restoran seafood yang baru buka.
"Kalian datang kepesta pelepasan bujang bukan?" tanya Sony sambil makan steak daging.
"Tentu saja kami datang," jawab Diana.
***
__ADS_1
Keesokan harinya mereka semua sudah berkumpul dipulau Sanca. Andy sedang bertelanjang dada sambil menghadap kepantai.
Disampingnya, Lewis juga melakukan hal yang sama. Mereka sedang berjemur dibawah kehangatan sinar matahari.
"Bagaimana denganmu?" Kata Andy memakai kacamata hitamnya.
"Maksudmu?" Lewis nampak bingung.
"Kapan kau akan menyusul Sony?"
"Ah, hahaha aku masih menyukai kebebasan." jawab Lewis tersenyum pada langit yang cerah hati ini.
"Menikah sangat menyenangkan, kau tidak akan kesepian saat malam hari." Andy menggoda Lewis. Setelah bekerja keras, ini pertama kalinya mereka bersama dalam suasana santai.
"Apa maksudmu? Aku menghabiskan setiap malam dengan gadis-gadis diclub. Aku tidak pernah merasa kesepian." Lewis mulai membuang mukanya.
"Besok setelah Sony menikah aku akan menghancurkan Robert dan mengambil alih perusahaan," Andy lalu mengalihkan pembicaraan.
"Aku menunggu saat itu," sahut Lewis.
"Apa rencanamu?"
"Kita akan mengundang mereka kemari, aku tidak ingin menghilangkan banyak nyawa. Jika mereka kemari maka lebih mudah untuk menghabisinya."
"Kau benar, dia tidak akan curiga,"
"Aku akan membuang mayatnya ke kolam ikan hiu. Dia pantas mendapatkannya," ujar Lewis.
"Menurutmu, Amaya dan Tom apakah mereka akan setuju kemari?"
"Kita harus membuat mereka datang bagaimanapun caranya," kata Andy setelah memperhitungkan semuanya.
***
Malam ini adalah malam yang sangat membahagiakan bagi Sony dan Caroline. Mereka mengadakan pesta yang sangat mewah dengan musik keras.
Diana bahkan tidak berhenti berdansa dan sangat menikmatinya. Diana sedang berdansa dengan Andy diiringi musik lembut kali ini.
"Kau terlihat cantik malam ini," puji Andy pada Diana.
"Kau juga terlihat tampan dan aku lihat para gadis tertarik padamu. Ini membuatku kesal,"
"Kau cemburu dengan mereka?"
"Tentu saja. Kenapa mereka terus menatapmu seperti itu? Mereka sangat tidak tahu malu," ujar Diana.
Andy hanya tersenyum melihat Diana yang menatap jealous pada wanita itu.
Andy sadar jika sekarang dia begitu populer dan kaya raya, sehingga banyak wanita yang mendekatinya.
***
Teo dan Pedro mengundang Robert serta keluarganya untuk datang. Mereka mengundang Robert untuk bekerja sama dengan perusahaan Marco yang saat ini berkembang sangat pesat.
Andy menatap Teo dan Pedro dengan senang. Andy duduk sambil menyilangkan kakinya diruang kerjanya.
"Kalian sudah mengundang mereka?" tanya Andy melihat Teo.
"Sudah bos, mereka bilang akan datang," kata Teo.
***
Amaya, Robert dan Tom akhirnya datang dan membawa serta tawanannya. Yaitu suaminya sendiri. Mereka khawatir Andy tiba-tiba muncul . Andy sampai sekarang belum ditemukan dan dia bersembunyi dinegara asing.
"Ibu, untuk apa kita membawa ayah? Dia hanya akan merepotkan saja,"
"Kita akan membawanya sebagai tawanan. Kita tidak tahu dimana Andy bersembunyi."
Amaya dan Robert segera naik ke kapal pesiar untuk pergi ke negara MX. Mereka diundang dan akan membicarakan tentang kerja sama antar perusahaan.
Andy juga sudah mendapat kabar dari anak buahnya jika mereka sudah berangkat ke negara MX.
__ADS_1
Hanya saja Andy tidak tahu jika mereka membawa ayahnya ikut serta.