Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
95. Masa Lalu


__ADS_3

Alex terdiam mendengar serta melihat raut wajah kesedihan dimata Nathan,untuk pertama kalinya pria ini terlihat rapuh dan terluka.Alex melirik Elios yang sama halnya dengan sang Tuan,apa yang terjadi sebenarnya pada pernikahan sahabatnya.


“Apa yang terjadi,aku pikir kau akan menikahi Selena wanita yang begitu kau cintai.kau bahkan tidak melihat wanita lain,dan hanya terpaku padanya seorang!”


“Kisah kami bagai drama Alex,penuh lika-liku.bahkan aku hampir kehilangannya,wanita yang awalnya aku nikahi hanya karena sebuah kesepakatan,bersama orang tuanya.wanita yang aku perlakukan seperti pelayan,namun entah kenapa lambat laun cinta itu datang menyentuh hatiku yang kelam!”


“Kehadirannya sungguh mengubah hidupku,terutama keluargaku.wanita yang kini sangat aku cintai,bahkan sekarang aku tidak bisa jauh darinya.semua tentangnya memenuhi hatiku,rasa memiliki yang cukup kuat,membuatku begitu kesal jika melihatnya tersenyum pada pria lain!”


“Dulu bahakan aku tidak perduli tentang apa yang dia lakukan,karena aku mengetahui semua tentangnya.namun kini tidak lagi,aku merasa khawatir setiap saat,bagaimana harinya,apakah dia makan dengan baik,dan bertemu orang-orang baik.aku sungguh tergila-gila padanya Alex!”


“Iya,aku bisa melihat dan merasakannya.dilihat dari caramu membicarakannya,kau pria yang sangat mencintainya sekarang.aku semakin penasaran dengan wujud kakak ipar ku ini,wanita seperti apakah dia!”


“Sudah aku katakan jangan memanggilnya kakak ipar,panggilan itu tidak pantas keluar dari mulutmu!”


“Lantas kau ingin aku memanggilnya dengan panggilan apa?”


“Aku tidak akan membawamu bertemu dengan istriku,aku tidak akan mengenalkan kalian!”


“Bocah busuk,begitu teganya kau pada diriku!”


“Aku tidak ingin kau mengenalnya,karena jika lebih dari 15menit kau mengenalnya,kau akan jatuh hati dan terpesona akan kecantikannya!”


“Wah,,mendengar ceritamu aku semakin penasaran dengan kecantikannya,apakah seperti malaikat atau bidadari tak bersayap.aku tidak akan jatuh pada pesona istri sahabatku sendiri,bagaimanapun cantiknya dia!”

__ADS_1


“Omongan mu cukup besar playboy,tanyakan pada Elios,bagaimana istriku dimatanya.aku bahkan sering mengancam akan mencongkel bola matanya,karena terus memandang istriku sambil tersenyum!”


Elios berdehem dan menyembunyikan wajahnya yang merona,memang diakuinya dirinya sangat mengagumi sang Nona Muda,yang begitu baik serta ramah kepada semua orang.meskipun sekarang dirinya adalah Nyonya Muda di keluarga Agatha,sikap masih ramah seperti biasanya.bahkan dirinya tidak segan-segan mengajak bawahannya, untuk makan di meja yang sama.Nona Mudanya yang masih sangat sederhana,dan tidak menggunakan kekuasaan sang suami di manapun dirinya berada.itulah yang membuat Elios mengagumi Jeni.


Alex menggelengkan kepala tidak percaya dengan apa yang di lihatnya,wajah seorang sekertaris yang terkenal hampir sama datarnya dengan Nathan,bersemu merah karena malu.semakin menguatkan hati dan rasa penasaran Alex tentang sosok istri Nathan.


Aku semakin ingin bertemu denganmu kakak ipar,bagaimanapun caranya aku harus bisa bertemu denganmu.meskipun beruang kutub di hadapanku ini akan mengamuk,aku akan berusaha menemui mu sebelum aku kembali ke negaraku,,


“Baiklah sekarang berhenti memamerkan istrimu,temani aku makan siang hari ini,aku ingin pergi bersamamu.tidak ada penolakan Nathan!”


“Baiklah,aku akan mengatur jadwalku lagi setelah ini!”


“Kau memang sahabat terbaikku,dan aku mendapat kabar semalam dari salah satu temanku di Negara A.Selena kembali ke Negara ini,jadi berhati-hatilah.kau tau kan sifat wanita yang tidak terima dan sakit hati,mereka akan lebih menyeramkan dari biasanya!”


“Baiklah aku akan pergi sekarang,tapi tepati janjimu siang nanti.jika tidak aku akan melaporkan perbuatan mu pada kakak ipar!”


“Bocah busuk!”


Belum sempat Nathan mengumpat,dan melempari Alex dengan bantal,pria humoris itu telah melenggang pergi meninggalkan ruangannya dengan tawa rianganya.kedatangannya pagi-pagi kekantor Nathan sungguh menyegarkan mata para karyawan wanita,tentunya yang masih muda dan belum memiliki pasangan.mereka berusaha bersikap ramah,ketika berpapasan dengan Alex.


Alex pria yang ramah kepada siapapun yang dirinya temui,namun bukan berarti dia adalah pria playboy.Alex memiliki sifat yang hampir sama dengan Nathan,dirinya tidak bisa dekat dengan siapa saja.namun untuk jatuh cinta,dirinya memiliki kriteria sendiri untuk sang wanita.berbeda dengan Nathan yang begitu membatasi dirinya,dengan orang-orang yang dia temui.


Alex meninggalkan kantor Nathan menuju Hotel tempat dirinya menginap,ketika melewati jalanan yang sedikit padat,pandangan Alex tertuju pada sebuah Toko Buku yang berada di seberang jalan.Alex langsung teringat pada Jeni,dirinya berjanji akan meminjamkan buku untuknya.namun Alex ingin membelikan buku yang cocok untuk kepribadian Jeni yang tenang.Alex membanting setir mobilnya,menuju toko Buku tersebut,pandangannya menyapu ke segala arah,dimana buku-buku disusun rapi sesuai dengan kelompoknya.Alex menyusuri beberapa lorong,mencari buku yang cocok untuk menggambarkan diri Jeni.mengingat Jeni senyum Alex terukir,Jeni selalu berada di pikirannya beberapa hari terakhir.

__ADS_1


Pandangan Alex tertuju pada sebuah Buku bersampul coklat,Alex membuka dan membacanya sekilas.sebuah Buku sastra,yang berisi kumpulan sajak serta puisi.Alex tersenyum senang,ketika menemukan buku yang dirinya cari.besok adalah hari dimana keduanya berjanji akan bertemu,dan Alex telah menyiapkan diri untuk pertemuan mereka yang berharga.


****


“Kau memilih restoran berkelas untuk makan siang bersamaku,kenapa tidak mencari restoran yang biasa saja!”


Alex mengangkat kepalanya,menatap pria yang duduk dengan santai di depannya.sejak kapan seorang Nathan mau makan di tempat sederhana,bahkan yang dirinya tau Nathan tidak akan menginjakan kaki,jika restoran yang di pesan klien atau koleganya tidak sesuai keinginannya.


“Aku mencarikan restoran yang sesuai dengan standar mu sialan,aku tau selera mu cukup tinggi,apalagi menyangkut makanan.kau kan seorang pria yang begitu mengutamakan kebersihan,serta kenyamanan!”


“Kau benar,dan karena semua ini kau yang bayar,aku akan dengan senang hati menerimanya.Elios duduklah dan bergabung bersama kami!”


Mereka bertiga menikmati makan siang yang cukup mewah,dan tentunya di bayar oleh Alex.meski kesal dengan ulah Nathan,Alex tidak mempermasalahkannya.yang dirinya inginkan adalah mereka bertiga bisa makan bersama,dan menikmati waktu bebas mereka.bersenda gurau serta membicarakan hal-hal dimasa lalu,wajah bahagia terlihat di wajah mereka.ke tiga pria tersebut melakukan reuni kecil,setelah beberapa tahun tidak bertemu.


Semu kegiatan Nathan disiang sampai sore hari di undur oleh Elios,Nathan memilih menemani sahabatnya.mereka kembali bernostalgia,mengenang masa-masa kebersamaan mereka sewaktu kuliah.hingga tidak terasa hari mulai menjelang malam,Nathan dan Elios kembali ke rumah sementara Alex ke Hotel.Nathan memberinya kesempatan untuk menemui keluarganya,besok malam.tentu saja Alex merasa sangat senang,di samping bisa bersilahturahmi dengan ibu serta Tania,Alex bisa bertemu serta mengenal istri sahabatnya tersebut.


Rasa lelah dirasakan tubuh Alex,jas tergeletak begitu saja di sofa.satu persatu kancing kemeja ia lepas,begitu juga dengan bagian bawahnya.tubuh atletisnya terlihat sempurna,jika kaum hawa melihat bentuk tubuh yang begitu sempurna itu,maka dipastikan mereka akan berteriak histeris dan ingin menyentuh bahu lebar nan kokoh itu.Alex masuk kedalam kamar mandi merendam tubuhnya, yang terasa letih dengan air hangat.


Alex memejamkan matanya,bayangan Jeni yang tersenyum lembut melintas di benaknya.sudut bibir Alex terangkat,membayangkan Jeni berada di sampingnya,serta menyentuh dadanya yang kekar berotot.entah dari mana datangnya bayangan serta pikiran gila itu,bayangan dirinya bisa mengecup serta mencium bibir merah merona milik Jeni,membuatnya menjadi gila.Alex membuka matanya berusaha membuang jauh-jauh pikiran itu,namun otak dan tubuhnya tidak memiliki rasa yang sama.jika otaknya berusaha mengusir bayangan Jeni,tubuh Alex kini bereaksi hanya karena bayangan dirinya bisa mencium bibir menggoda Jeni.


Alex mendesah pelan,bagaimana dirinya bisa berpikir seperti itu pada seorang wanita, yang kini sedang mengandung.wanita yang dikenalnya hampir dua minggu tersebut,wanita yang selalu sopan dan ramah padanya.bagaimana dirinya bisa memikirkan hal gila tentangnya,Alex kemudian mengguyur tubuhnya dengan air dingin.berharap hasrat gila dalam dirinya menghilang,dengan pikiran serta tubuhnya yang dingin.


Hampir satu jam Alex berada dikamar mandi,ia keluar dengan handuk yang hanya melingkar di pinggangnya.menuangkan anggur di gelasnya,Alex menatap indahnya kota dengan gemerlap cahaya lampu,yang terlihat begitu indah dari kamar Hotel tempat dirinya menginap.menikmati segelas anggur,sambil menenangkan jiwanya yang meronta.

__ADS_1



__ADS_2