Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
125. Duka Keluarga Yang Di tinggalkan


__ADS_3

Berita kematian Selena membuat Jeni terkejut,hingga wajahnya memucat.Jeni menolehkan kepalanya menatap sang suami yang sedang menggendong sang putra dengan tubuh berayun pelan,entah perasaannya saja atau suaminya itu tidak perduli sama sekali dengan apa yang menimpa Selena.


“Nathan” Jeni memanggil suaminya dengan suara sedikit bergetar,Nathan yang sedang menikmati momennya bersama sang putra menoleh dan menatap wajah sang istri yang sudah pucat.Nathan mengangkat alisnya melihat wajah sang istri yang tadinya berseri kini berubah pucat pasi,Nathan melangkah pelan dan berdiri tepat di hadapan Jeni,membuat wanita itu harus menengadahkan kepalanya agar bisa menatap wajah Nathan.


“Ada apa?” Tanya Nathan lembut,Jeni menelan ludahnya kasar.”Selena”,dengan hati-hati Jeni mengucapkan nama wanita itu,nama wanita yang tidak ingin di dengar lagi oleh Nathan.


“Ada apa dengan wanita itu?” Nathan balik bertanya,hingga membuat Jeni bingung apakah benar sang suami tidak mendengar berita kematian sang mantan? Di lihat dari sikap serta tingkah Nathan,sepertinya sang suami memang tidak perduli sama sekali.


“Apa kau tau berita tentang kematian Selena?” Jeni menatap wajah Nathan lekat,berusaha membaca sikap sang suami,namun sikap Nathan yang sangat tenang membuat Jeni mengalami kesulitan untuk mencari tau kebohongan yang coba sang suami simpan.Nathan mendudukkan bokongnya tepat di hadapan Jeni sambil menggendong sang putra yang sudah tertidur lelap.


“Untuk apa aku harus sibuk mengurus dan mencari tau berita kematian wanita lain,sedangkan wanitaku berada dalam bahaya besar,bahkan sedang mempertaruhkan nyawanya di ruang operasi.kau pikir aku akan egois memikirkan wanita lain,sedangkan istriku sedang berjuang?” Ucapan Nathan yang penuh penekanan membuat pipi Jeni merona,dirinya tidak berpikir jauh sebelum bertanya kepada sang suami.Jeni berpikir jika Nathan mungkin akan mencari tau tentang kematian Selena,seperti dirinya yang cukup terkejut.


“Maafkan aku,aku hanya terkejut dengan kabar kematiannya” Nathan mengulurkan tangannya,mengelus pipi Jeni dengan lembut tanpa menghiraukan kehadiran keluarganya.”kalian adalah prioritas utamaku,di benakku tidak ada yang lain selain kalian jadi jangan berpikir yang bukan-bukan lagi mulai sekarang.” Jeni menganggukkan kepalanya,merasa terharu sekaligus bahagia mendengar ucapan Nathan.

__ADS_1


Berita kematian Selena yang mengenaskan menggemparkan jagat hiburan,duka dirasakan oleh keluarga besar terutama kedua orang tua Selena yang tidak percaya sang putri akan pergi begitu cepat dengan cara tragis.sebagai orang tua mereka juga mersa malu dengan apa yang dilakukan putri mereka,namun semua telah terjadi dan mereka tidak bisa menyalahkan sang putri yang telah terjerumus ke dalam dunia hitam terlalu dalam.


Mata tajam memandang foto seorang wanita yang tersenyum cantik,dia adalah adik Selena.wanita yang memiliki wajah tak beda jauh dengan sang kakak,Selly wanita berparas cantik yang kini sedang meniti karir di dunia modeling yang sama dengan sang kakak.Selly tidak menyangka jika sang kakak harus berakhir mengenaskan dengan cara bunuh diri,kehidupan dunia keartisan dan model memang sulit dan untuk mencapai puncak tentu di perlukan perjuangan.namun siapa sangka jika sang kakak menggunakan cara cepat dengan menjual tubuhnya untuk mencapai ketenaran serta kepopulerannya.


Selly pernah merasa iri dengan apa yang dimiliki Selena,karir cemerlang serta kekasih yang tampan dan kaya,semua itu dia miliki dengan mudah.nemun kini dirinya merasa kasihan dengan nasib sang kakak,di tinggal menikah dan harus menanggung malu dari perbuatan yang dirinya lakukan dimasa lampau


“Nathan,pria seperti apakah dirimu itu?hingga bisa membuat kakakku yang cantik dan pintar itu menjadi bodoh.” Selly menatap foto Selena lagi dan meletakannya di meja rias sang kakak yang kini hanya akan menjadi kamar kosong yang tidak di tempati.


“Aku akan mencoba mendekati dan menarik perhatiannya,aku ingin tau pria seperti apa yang membuatmu menjadi orang bodoh dan menyia-nyiakan masa muda mu,dengan mencintainya.” 


Seminggu telah berlalu,Jeni bersama sang putra telah di perbolehkan pulang.dengan penuh kegembiraan keluarga Agatha menyambut kepulangan Jeni dan sang putra,suka cita dirasakan oleh seluruh penghuni kediaman Agatha.penerus Agatha  telah lahir,putra yang di beri nama Raditya Stevano oleh Nathan kini menjadi Tuan muda kesayangan keluarga Agatha.


“Lihatlah betapa rakusnya dia menyusu,dia bahkan tak mau jauh darimu.” Nathan menatap lembut sang puta yang kini masih berada di pelukan Jeni sambil menyusu,tubuhnya yang mungil mulai berisi dan Nathan sangat senang melihat perubahan itu.setelah kelahiran sang putra Nathan akan menyempatkan diri  di sela kesibukannya untuk pulang melihat sang putra,ataupun melihatnya melalui ponsel.seakan Nathan tidak ingin melewatkan hari-hari berharga bersama keluarga kecilnya,kebahagiaan tampak terlihat jelas di wajah tampannya.

__ADS_1


“Dia sangat mirip denganmu.” Ucap Jeni pelan menatap sang putra lekat,Nathan terkekeh pelan sambil menempatkan dagunya di bahu sang istri,membelai pipi lembut sang putra yang hanya menatapnya dengan kedua mata indahnya.


“Aku sangat bahagia,dan kebahagiaan itu telah lengkap dengan kehadiranmu dan putra kita,terimakasih.” Nathan berucap lembut,mengecup pipi Jeni beberapa kali.Jeni tersenyum dan tak bisa membalas ucapan suaminya yang manis,Nathan yang sekarang sungguh jauh berbeda dengan Nathan yang pertama kali dirinya kenal.pria dingin minim ekspresi dan bicara itu,kini berubah lembut,romantis,serta bisa bercanda.perubahannya itu membuat Jeni senang dengan begitu sang suami tidak dijuluki manusia Es lagi,tentu olehnya sendiri.


“Terimakasih telah menjadi suami dan Ayah dari putraku,aku bahagia.” Jeni mengecup ringan bibir Nathan,meninggalkan rona malu di pipi Nathan yang hanya di tunjukan sang suami padanya,entah apa yang akan terjadi jika orang lain melihat hal langka itu.dan Jeni sangat menyukai sikap Nathan yang malu-malu itu,membuat pria dingin itu terlihat sangat manis dimatanya.


****


Hari-hari berlalu dengan begitu cepat,Raditya kini telah berusia 3 bulan.seluruh perhatian Jeni ia berikan kepada sang putra,hingga sang putra tumbuh dengan sehat.kedua pipinya yang begitu montok membuat siapa saja yang melihatnya gemas,Baby Radit akan menjadi rebutan Nathan dan Tania jika keduanya kembali kerumah.dan hal itu menjadi hiburan tersendiri bagi keluarga Agatha,begitu juga dengan hubungan Tania dan Elios yang berjalan dengan baik,meski tanpa sepengetahuan keduanya Nathan telah mengetahui hubungan mereka.Nathan masih memilih diam dan menunggu sampai kapan keduanya berani mengungkapkan hubungan mereka,Jeni yang terlalu sibuk mengurus sang putra bahkan sampai melupakan hubungan keduanya,dan tidak mengatakan kepada Tania jika sebenarnya Nathan telah mengetahui hubungan mereka dan merestuinya.


Hari ini Nathan pergi ke sebuah restoran ternama untuk menemui kliennya dan makan siang bersama,sebuah ruangan VVIP yang memnag telah di pesan oleh Elios demi kenyamanan sang Tuan.acara pertemuan keduanya berlangsung cukup baik,begitu juga dengan kontrak mereka.


“Aku dengar ada seorang model pendatang baru yang sedang melakukan pemotretan  di restoran ini,apakah Tuan Nathan tidak penasaran? Ucap sang klien yang bernama Tuan Sakil itu,pria setengah baya yang tentunya menyukai daun muda.Nathan tersenyum tipis mengacuhkan ucapan sang klien,Nathan sangat tau cara kerja dunia hiburan.

__ADS_1


“Bagaimana kalau kita melihat pemotretan itu sebentar saja?” terlihat Tuan Sakil berusaha membujuk Nathan yang masih menikmati jusnya,dengan gaya elegan Nathan meletakkan gelas jusnya di meja,dan menatap Tuan Sakil dengan tatapan jijik.pria yang seusianya yang tentunya memiliki anak  remaja,masih suka mencari wanita muda.


“Istriku menungguku,aku harus kembali.semoga kerjasama kita berjalan dengan baik Tuan Sakil,dan anda pasti tau akibatnya jika kontrak ini melanggar dari apa yang telah kita sepakati,dan aku berharap anda tidak mencoba menggunakan cara licik dalam hal ini.” 


__ADS_2