Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
153. Pembalasan


__ADS_3

Nathan menatap wanita yang begitu ia cintai saat ini,wanita yang terlelap karena kelelahan dan percintaan mereka yang panas.Nathan menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah cantik Jeni,tatapannya teralih ketika suara ponsel miliknya berdering.panggilan dari Elios membuat wajah yang tadinya tenang kini berubah tegang dan mengerikan.


“Siapkan semuanya,aku akan datang!”


Nathan kembali menatap Jeni yang terlelap,Nathan melabuhkan kecupan sayang di keningnya.dengan langkah ringan Nathan meninggalkan kamar Hotelnya,menugaskan beberapa anak buahnya yang professional untuk menjaga sang istri.dengan pakaian formal para Bodyguard berdiri di depan kamar Hotel,serta lorong kamar,menahan dan tidak membiarkan seseorang pun masuk kedalam kamar sesuai instruksi sang atasan.


Nathan bersama salah satu anak buahnya kembali ke Rumah Tua,dimana sang istri hampir menjadi korban pemerkosaan.tujuannya kembali adalah memberi pelajaran bagi para pelaku,terutama pada tokoh utama yang berada di belakang layar.


Beberapa jam lalu setelah kepergian Nathan,Elios memaksa para pelaku menghubungi pelaku utama.setelah mendapatkan kabar bahwa misi mereka berhasil,tanpa curiga sedikitpun wanita yang di yakini adalah Selly setuju untuk datang ke Rumah Tua yang terletak di pinggiran kota.hari telah menjelang malam,suasana di sekita Rumah Tua pun menjadi mencengkam.


Selly memandang ngeri Rumah Tua yang orang bayarannya gunakan untuk memberi pelajaran pada Jeni,mendapat berita menggembirakan dari preman bayarannya membuat rasa ngeri dan takutnya hilang.kali ini Selly yakin,Jeni telah hancur berkeping-keping oleh ulah orang bayarannya.


Dengan penampilan penuh kemenangan dan percaya diri yang tinggi Selly mulai beranjak meninggalkan mobilnya,dan memasuki Rumah Tua yang minim penerangan tersebut.bulu kuduknya berdiri,serasa ada seseorang yang mengikutinya.namun rasa takut itu kembali hilang karena membayangkan Jeni yang mungkin sedang menangis di sudut ruangan.


Tanpa Selly sadari kedatangannya begitu di tunggu-tunggu oleh Elios dan danu,begitu juga sejak Selly menginjakan kaki di Rumah Tua anak buah Elios mengikutinya secara diam-diam.tidak menemukan dikamar mana para preman bayarannya menyekap Jeni,Selly menghubungi salah satu dari mereka melalui ponsel.dering ponsel sang preman berdering,dengan pistol yang berada di kepalanya yang kapan saja siap di tembakan oleh Elios.sang preman menerima panggilan Selly dengan tenang,berusaha menyembunyikan rasa takutnya.


“Aku sudah berada di Rumah Tua tempat kalian menyekap wanita itu,sekarang katakan di kamar mana kalian berada?”


Selly mendengarkan dengan seksama petunjuk yang di berikan oleh preman bayarannya,dengan langkah sedikit tergesa-gesa Selly menuju salah satu kamar yang ia yakini menjadi tempat Jeni berada.karena hanya ruangan itulah yang memiliki sedikit penerangan,dengan kasar Selly mendorong dan membuka pintu kamar tersebut.


“Akhirnya kau hancur Jen,,!”


‘Bukk’belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya,sebuah pukulan keras mengenai punggungnya hingga Selly pingsan dan tersngkur.ternayata Danu telah menunggu kedatangannya di balik pintu,dan dengan satu serangan Selly jatuh pinsan.Danu menyeret tubuh Selly dengan kasar,membaringkan wanita itu di hadapan Elios yang menatap tubuh Selly dengan tajam.


“Kita tunggu kedatangan Tuan Muda,dia yang akan memberi pelajaran pada wanita busuk ini!”


Setelah menunggu beberapa menit derap langkah mulai terdengar,siapa lagi kalau bukan Nathan dan anak buahnya.setelah kedatangan Nathan anak buah Elios yang berjaga di luar Rumah Tua mulai menjalankan tugasnya,menjauhkan kendaraan mereka agar tidak mencolok dan menarik perhatian.meski Rumah Tua itu jauh dari pemukiman,Elios selalu melakukan tugasnya dengan matang .


Nathan berdiri menatap tubuh Selly yang terlentang di lantai yang kotor,pancaran kemarahan mulai berkobar dimatanya.bagaiamana wanita di hadapannya dengan berani membayar segerombolan preman untuk memperkosa istrinya,wanita yang ternyata memiliki sifat hampir sama dengan sang kakak.


“Bangunkan dia!”


Nathan mendaratkan bokongnya di kursi kayu,yang di telah siapkan oleh Danu.sementara anak buahnya yang lain menyiram tubuh Selly dengan air dingin,membuat wanita itu terkejut dan langsung sadar dari pinsannya.Selly terkejut melihat keberadaan beberapa pria berpakaian formal dengan tubuh tegap serta berbadan besar,kedua matanya terus melirik kiri dan kanan hingga tatapan matanya bersibobrok dengan kedua mata Nathan yang tajam.


“Nat,,han!”

__ADS_1


Suara Selly bergetar,di liriknya kembali seisi ruangan tersebut.kedua matanya melebar sempurna melihat pemandangan mengerikan dimana preman bayarannya berlutut dengan wajah babak belur,serta anggota badan yang patah.Tubuh Selly gemetar ketakutan,jadi rencananya tidak berhasil,lantas dimana Jeni berada?.


“Kau mencari keberadaan istriku?”


Seperti mengetahui isi pikiran Selly,Nathan menebak apa yang Selly pikirkan dengan tepat.Tatapan Nathan yang sungguh mengerikan membuat Suara Selly tercekat di kerongkongan,tanpa bisa ia keluarkan.


“Berapa kau membayar mereka untuk memperkosa istriku!”


Wajah Selly pucat pasi mendengar pertanyaan Nathan,Selly memberanikan diri menatap Nathan yang duduk dihadapannya.Bahkan Selly tak nyaman dengan tatapan para pria di hadapannya,akibat siraman air yang mengenai tubuhnya,lekuk tubuhnya serta bagian dada yang cukup besar terlihat jelas.Nathan tersenyum sinis melihat tubuh wanita rubah di hadapannya.


“kau tidak nyaman dengan pakaian basah itu,kalau begitu kau bisa melepaskannya di hadapan kami!”


“Tidak,aku tidak apa-apa!”


“Aku bertanya sekali lagi,berapa kau membayar para preman itu untuk memperkosa istriku?”


“Aku tidak kenal mereka Nathan,sungguh?”


Nathan mengerang marah,menatap para preman dengan tatapan membunuh,tidak ada satupun dari mereka yang berani menatap kedua mata Nathan.Selly memeluk tubuhnya dengan kedua tangannya,ketakutan mulai menyelimuti dirinya.kondisinya sekarang tidaklah baik,ia dikelilingi oleh para lelaki yang entah akan melakukan apa padanya.


“Dia menjanjikan kami 200juta ,jika kami berhasil memberi pelajaran pada istri anda Tuan!”


“Kapan aku menjanjikannya bajingan,jangan dengarkan kata-katanya Nathan,semua itu tidaklah benar.mereka hanya ingin melemparkan kesalahan mereka kepadaku!”


“Benarkah,bagaimana jika ucapan mereka benar haruskah aku membuktikan keterlibatan mu?”


Nathan mengeluarkan ponsel Selly yang sejak tadi di tangannya,dengan perasaan cemas Selly mulai panik.akankah kebohongannya terbongkar dengan cepat? Nathan menekan nomor yang berada di panggilan teratas,ponsel sang preman yang berada di sampingnya berbunyi nyaring.wajah Selly pucat pasi,melihat kebenaran yang tidak bisa terelakan lagi.


“Aku sungguh tidak tau Nathan,bagaimana mereka bisa memiliki nomer ponselku.aku sungguh tidak mengenal mereka!”


‘Prangg’ Tubuh Selly sedikit terangkat karena terkejut dengan ponsel miliknya yang di banding dengan keras hingga hancur berkeping-keping,tubuhnya semakin gemetar apalagi melihat kedua mata Nathan yang memerah karena amarah.gerakan Nathan yang begitu cepat dan tak terbaca,membuat Selly tidak bisa menghindar.Nathan mencekik leher Selly dengan keras,hingga wanita itu kesakitan.


“Beraninya kau memberi nilai pada tubuh istriku seharga 200juta? Bahkan semua kekayaan yang kau miliki tak sebanding dengan tubuh istriku yang sangat berharga!”


Masih dengan tangan mencekik Selly,Nathan melemparkan tatapan mengintimidasinya kepada kelima pria yang duduk lemah dengan tubuh kesakitan.

__ADS_1


“Aku akan memberi kalian uang 500jt per orang serta kebebasan,lakukan di hadapanku apa yang wanita ini perintahkan kepada kalian,jika tidak kalian akan mati di tanganku malam ini!”


Kedua mata Selly melebar sempurna mendengar tawaran Nathan kepada kelima preman yang ia bayar,rasa takut mulai menjalar di hatinya.bagaiamana nasib diri serta tubuhnya jika harus melayani kelima pria mengerikan itu,membayangkannya saja membuat Selly ketakutan.Selly melepaskan diri dari Nathan,mencoba menjauh dari pria yang berubah mengerikan itu.


“Tidak,aku mohon jangan lakukan itu kepadaku Nathan.aku salah aku mohon maaf,aku khilaf.aku akan bersujud di kakimu dan Jeni bila perlu!”


“Tolong jangan lakukan ini kepadaku,aku mohon!”


“Lantas kenapa kau dengan berani membayar mereka untuk menculik istriku dan mencoba menyuruh mereka untuk memperkosanya?”


“Aku tidak meminta mereka untuk memperkosa istrimu,aku hanya meminta mereka memberi Jeni pelajaran!”


“Dan pelajaran itu adalah dengan melecehkannya?.kau berani melakukannya pada istriku yang berharga,maka kau harus menerima hal yang sama!”


“Tidak ,aku mohon jangan lakukan itu!”


Nathan kembali mendekati Selly dan berjongkok di hadapan Selly, yang menatapnya ketakutan dengan keringat yang mulai membasahi keningnya.


“Taukah kau kenapa kakakmu bisa mati,akulah pria yang merenggut nyawanya.karena dia dengan berani menyentuh istriku,dan apa yang kau lakukan saat ini serupa dengan apa yang Selena lakukan.jadi terima hukumanmu Nona selly!”


Nathan tersenyum sinis setelah membisikan kata-kata mencengangkan di telinga Selly,membuat tubuh Selly mematung tak percaya.kakak perempuannya mati di tangan pria mengerikan yang kini berada di hadapannya.


Nathan mengeluarkan senjata apinya,mengarahkannya kepada kelima pria di hadapannya.takut itulah yang mereka rasakan,tubuh mereka membeku dan tak berani bergerak sedikitpun.hingga Nathan melepaskan satu peluru panasnya ke salah satu preman ,yang kini mengerang  kesakitan akibat timah panas yang bersarang di tangannya.


“Kami akan melakukannya Tuan,kami akan melakukan apa yang anda minta!”


Ke empat preman itu bangkit dari duduknya,meski tubuh mereka kesakitan karena luka yang di derita.takut akan kematian membuat rasa sakit yang mereka dera hilang,Selly meronta melihat dirinya di seret paksa.ke empat pria mengerikan itu menindih bagian tubuh Selly agar tidak melawan,membuat salah satu pria bisa bergerak dengan bebas melakukan tugasnya.


“Tolong hentikan,aku mohon hentikan.Nathan tolong aku,aku mengaku salah!”


Dengan penuh nafsu sang preman menciumi dan menggagahi tubuh mulus Selly,tangisan serta teriakan Selly semakin membuat Nathan marah,seakan membayangkan hal itulah yang Jeni alami sebelumnya. 


‘Dor,,dor,,dor,,Nathan menembak ketiga preman,menyisakan satu di antaranya yang masih berada di atas tubuh Selly.wajah keduanya pucat pasi,dengan darah yang membasahi wajah keduanya karena cipratan darah ketiganya.


“Lakukan dengan cepat!”

__ADS_1


__ADS_2