
Setelah mendapat telepon dari sang ibu Mertua,Jeni segera menuju tempat dimana mereka membuat janji untuk bertemu. Mobil yang membawa Jeni menuju sebuah salon terkenal di kotanya,salon yang menjadi langganan sang Mertua.terlihat Nyonya Agatha sudah menunggu menantunya,Jeni keluar dari mobil dan segera menghampiri ibu mertuanya.
“Maafkan Jeni Bu,membuat Ibu menunggu.jalanan sedikit ramai!”
“Tidak apa-apa,ibu juga baru sampai.ayo kita masuk kedalam,kita memanjakan diri dulu!”
Jeni mengangguk dan mengikuti ibu mertuanya,sementara Sofi berjalan dibelakang mereka,meninggalkan Rado sendirian di dalam mobil.Rado tidak ingin ikut masuk kedalam salon,dan menghabiskan sebagian waktunya,untuk melihat para wanita merawat dirinya.hal yang cukup membosankan baginya,karena itu dirinya lebih memilih menunggu diluar serta mengirim laporan kepada sang Tuan,tentang keberadaan mereka sekarang ini.
Pandangan Jeni menyapu setiap sudut ruangan yang tampak mewah,sofa tunggu berjejer dengan rapi.ruangan demi ruangan yang tersekat,memisahkan para pelanggan yang satu dengan yang lainnya.alat-alat kecantikan serta perawatan mahal terlihat disana.langkah Jeni terhenti ketika mereka tiba di sebuah ruangan VVIP salon tersebut,Jeni sering melakukan perawatan bersama sahabatnya renita,serta Tania.namun salon ini sangat berbeda, tidak seperti salon yang sering dirinya kunjungi.Jeni terpaku dengan interior ruangan tersebut,segala fasilitasnya sangat mewah dan membuat pelanggan merasa nyaman dan betah berlama-lama di dalam sana.
Berapa uang yang akan dikeluarkan oleh ibu jika kami melakukan perawatan disini,apa aku perlu mengajak ibu pergi dari sini,dan membawanya ke salon langganan kami,,
Melihat sang menantu yang berdiri mematung,membuat Nyonya Agatha mengerutkan dahi.
“Jeni,ada apa?”
Jeni mengangkat kepalanya,serta menggelengkan kepalanya pelan.Nyonya Agatha mengulurkan tangannya,yang disambut oleh Jeni.Nyonya Agatha menuntun sang menantu, agar duduk di sofa yang telah tersedia disana.beberapa menit kemudian seorang pelayan,serta seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik,masuk kedalam ruangan dan langsung memeluk sang ibu mertua.Jeni ikut berdiri dan tersenyum ramah kearah wanita tersebut.
“Apakah dia istrinya Nathan?”
“Benar,kenalkan dia menantuku jeni!”
Dengan ramah Jeni menundukkan sedikit kepalanya,serta tersenyum ramah.namun sang wanita malah memberinya sebuah pelukan hangat,yang membuat Jeni terkejut.
“Senang bisa bertemu denganmu,wanita yang bisa membuat hati Nathan si dingin itu meleleh.dia pria kaku dan tidak banyak bicara yang pernah aku kenal,namun dari cerita Agatha yang aku dengar,sekarang pria itu lebih hangat dan cerewet.apakah itu benar Jeni?”
“Entahlah Nyonya,yang aku tau tentang suamiku sekarang,adalah suami yang lembut dan hangat!”
__ADS_1
“Hahahaha,,kau sangat hebat Jeni,panggil aku tante Stela.aku sahabat dari ibu mertuamu itu!”
“Iya Tante Stela!”
“Kalau begitu ,mari kita lakukan perawatan untuk ibu hamil yang cantik ini!”
Tante Stela,memanggil beberapa karyawannya yang sudah sangat professional,untuk memberikan perawatan terbaik mereka pada Jeni.sedangkan sang ibu mertua,di layani oleh beberapa pelayan lainnya.
“Jangan takut Jeni,mereka akan memberikan pelayanan terbaiknya untukmu.serta semua produk yang akan kau gunakan,aman untukmu dan si Baby.Ibu sudah meminta yang terbaik dari Stela,khusus untukmu!”
“Terimakasih Bu!”
“Sofi ,ayo lakukan perawatan bersamaku,bolehkan Bu!”
“Tentu saja sayang!”
“Tidak Nona Muda terimakasih,saya hanya akan menemani anda disini!”
Jeni yakin sang adik ipar akan berteriak tidak terima,karena dirinya tidak di ikut sertakan.dan benar saja,ponsel Sofi terus berbunyi,menandakan pesan masuk.dan dengan jahilnya sofi,mengerjai Tania. Belum hilang rasa kesalnya tadi pagi,kini Sofi menambah kekesalannya.dengan membagikan foto dirinya,dan Jeni yang menemani Jeni menikmati perawatan mewah.
Aku ingin melihat datang dengan penuh amarah Nona Tania,maafkan aku tapi aku sangat menyukai wajahmu jika marah,,
Awas kau sofi,aku akan mencekik mu nanti sore.dan ibu,bisa-bisanya ibu pergi ke salon mahal,ketika mata kuliahku banyak.kenapa hari ini aku sangat sial,,aku ingin berteriak,adakah seseorang yang mau menolongku hari ini,,
Tania menghentakkan kakinya,sebelum masuk kembali kedalam kelasnya.dirinya berusaha sekuat tenaga,untuk mengontrol emosi yang membludak didalam dirinya.pagi ini dirinya di acuhkan oleh pria,yang telah mengambil ciuman pertamanya.sang ibu yang tidak membawanya ke salon mahal,dan malah menyuruhnya untuk belajar dengan giat.Tiga jam Jeni dan ibu mertuanya melakukan perawatan,tubuh Jeni benar-benar merasa ringan.wajahnya semakin bersinar,setelah mendapat beberapa perawatan.Sofi yang sejak tadi sibuk mengambil gambar sang Nona Muda,dan mengirimnya pada sang Tuan,terlihat sibuk dengan ponselnya.
“Sofi,berhentilah menatap ponselmu!”
__ADS_1
“Maaf Nona Muda,semua itu karena perintah Tuan Muda!”
Jeni mengerutkan keningnya,dan meminta ponsel yang berada di tangan sofi.dengan sopan sofi memberikan ponselnya kepada Jeni.
Astaga apa-apaan ini,kenapa suamiku ini menjadi segila ini sih,,aku kan hanya melakukan perawatan itupun dengan para wanita.tapi lihatlah isi pesannya,meminta sofi melakukan ini dan itu.tapi kau sangat menggemaskan suamiku,kau semakin membuatku jatuh cinta,,
Jeni senyum-senyum sendiri melihat ponsel sofi,sementara sofi tampak diam dan hanya menikmati apa yang dirinya lihat,dengan mata kepalanya.Jeni telah berubah penampilan,dirinya menggunakan dress biru laut,yang begitu indah di tubuhnya.begitu juga dengan ibu mertuanya,yang tampak berbeda hari ini.meski penasaran,Jeni tidak banyak bertanya dan hanya mengikuti ibu mertuanya.setelah melakukan pembayaran,yang seharusnya bisa Jeni gunakan untuk melakukan perawatan beberapa kali.ketiganya keluar dari salon,dan menuju restoran.
“Hari ini ibu akan melakukan pertemuan dengan beberapa teman arisan ibu,dan Ibu ingin mengenalkan mu pada mereka.Ibu juga sudah meminta ijin pada Nathan,kau bisa kembali sebelum Nathan kembali ke rumah!”
“Baiklah Bu!”
Disebuah ruangan mewah khusus para ibu-ibu sosialita berkumpul,terlihat beberapa orang yang berpenampilan mewah dan berlebihan.sebagian dari mereka adalah istri,pejabat,pengusaha,serta konglomerat lainnya.pertemuan kali ini berbeda dengan beberapa bulan lalu,dimana yang datang waktu itu hanya teman serta istri para pengusaha.namun kali ini sangat berbeda,Jeni sedikit gugup dan tidak bisa melangkahkan kakinya kedalam ruangan tersebut.
Nyonya Agatha yang melihat raut wajah menantunya,tersenyum hangat dan mengelus tangannya dengan lembut.mmebuat rasa gugup di hatinya,menghilang sedikit demi sedikit.Nyonya Agatha memasuki ruangan mewah tersebut, sambil menggandeng tangan Jeni .Beberapa di antara mereka yang sudah mengenal Jeni,tersenyum ramah,namun beberapa di antaranya terlihat bingung dan mengerutkan dahi.yang mereka ketahui,Selena adalah calon menantu Agatha,dan siapa wanita yang kini di gandeng oleh Nyonya Agatha.banyak pertanyaan-pertanyaan di benak mereka,namun tidak ada satupun di antara mereka yang membuka mulut,untuk menanyakan hal tersebut.
Bukan hanya kedatangan Jeni yang menjadi sorotan,kedua pengawal di belakang mereka,tak lupa menjadi pusat perhatian.setelah Nyonya Agatha ikut duduk dan bergabung,mereka mulai heboh menanyakan,siapa gerangan wanita hamil yang berada di sampingnya.
“Aku baru pertama kali melihatnya Jeng,boleh kami tau siapa wanita ini!”
Jantung Jeni mulai berdetak kencang,takut jika sang ibu mertua tidak mengakuinya sebagai menantu seperti dulu lagi.Jeni berusaha bersikap tenang,dan menebarkan senyum ramahnya,yang membuat beberapa ibu-ibu membalas senyumannya dengan lembut.
“Dia menantuku,istri putraku Nathan!”
Kehebohan pun terjadi,apa yang Jeni takutkan lenyap sudah.para Nyonya dari keluarga elit itu,menerima dan mengajak Jeni mengobrol,begitu juga dengan ibu mertuanya yang terus mendampingi Jeni.melihat menantunya yang mulai kelelahan,Nyonya Agatha meminta Rado dan sofi untuk membawanya pulang dan beristirahat.setelah berpamitan,dan mengundurkan diri dengan sopan,Jeni meninggalkan restoran mewah tersebut.
Nyonya Agatha pikir setelah kepergian sang menantu para teman sosialitanya itu tidak akan membahas soal Jeni,namun perkiraannya salah.berbagai pertanyaan muncul,dari kemana perginya Selena,dan kenapa Nathan menikahi wanita lain dan bukan Selena yang begitu dirinya inginkan menjadi menantunya.beberapa dari mereka memang tidak tau tentang pernikahan putranya,karena sejatinya dulu,Nyonya Agatha sangat menentang pernikahan Nathan dan Jeni.namun kini jalan ceritanya sudah berubah,wanita yang di cintai putranya bukan lagi Selena,melainkan Jeni.
__ADS_1
“Putraku mencintainya,siapapun dulu wanita yang begitu aku inginkan,aku tetap tidak bisa memaksanya.karena yang menjalani pernikahan bukanlah diriku,tapi putraku.sebagai seorang ibu,aku akan mendukung apa yang menjadi keputusan putraku!”
Mereka bahkan tidak berhenti disitu,mereka terus menyerang Nyonya Agatha dengan berbagai pertanyaan,tentang latar belakang keluarga Jeni.dan dengan jujur dan bangga akan sang menantu,Nyonya Agatha menceritakan siapa sang menantu sebenarnya.melihat wajah bahagia Nyonya Agatha,mereka yang tadinya tidak menyetujui ucapan Nyonya Agatha,memilih diam dan tidak membahas soal Jeni lagi.