Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
128. Perintah Kencan


__ADS_3

Nathan menatap Elios,pria jangkung yang sudah menjadi asistennya selama belasan tahun itu.pria tampan yang selalu berdiri dan melakukan semua yang dirinya perintahkan,terbesit rasa senang di hatinya karena Elios bukan hanya sebagai asistennya tapi kini pria itu menjalin hubungan dengan adiknya secara diam-diam.Nathan sempat kesal karena sampai detik ini keduanya masih bungkam dan menyembunyikan hubungan mereka,namun Nathan berbesar hati dirinya akan menunggu dengan sabar  kedua sejoli itu untuk bersikap jujur padanya.


“Gunakan hari liburmu,untuk berkencan dengan kekasihmu jangan sampai dia meminta putus karena kau tidak memiliki waktu untuknya.” 


“Iya Tuan,,A,,apa Tuan?” Elios terkejut mendengar ucapan Nathan,namun Nathan hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya menertawai Elios yang berubah pucat.


“Aku bilang berkencan lah,apa kau tidak memiliki kekasih sampai saat ini? Dan kalau memiliki kekasih bawalah dia kencan jangan sampai dia memutuskan mu,karena kau tidak memiliki waktu untuknya.dan aku tidak ingin disalahkan sebagai seorang Bos,karena terus menerus meminta asistennya untuk bekerja.”


“Tidak seperti itu Tuan,saya akan mengambil waktu untuk liburan dan berkencan Tuan,terimakasih atas perhatian anda.” Elios menundukkan sedikit kepala,sebagai tanda terimakasihnya kepada Nathan.


“Apa kau sudah memiliki kekasih? Apa aku perlu meminta Tania untuk menemanimu di kahir pekan ini?” Nathan berusaha mengerjai Elios dengan menggunakan nama Tania,dan benar saja sesuai dugaannya.wajah Elios sekita memucat dan merona kemudian,Nathan sangat suka melihat wajah Elios yang malu-malu.sama seperti dirinya yang begitu merasa bahagia jika bersama sang istri.


“Saya akan pergi sendiri untuk menikmati liburanku Tuan,karena saya lebih suka sendiri” Elios berucap cepat ,berusaha menyembunyikan kegugupannya.


“Benarkah,bukankah jika bersama seseorang itu akan lebih menyenangkan? Seharusnya kau cepat mencari kekasih Elios,jangan terlalu lama sendiri.” Dengan jahil Nathan mendekat dan membisikan sesuatu di telinga Elios,membuat pipi pria jangkung itu merona.Natahn tertawa lepas menepuk punggung Elios pelan dan meninggalkan pria itu dalam debaran jantung yang menggila.


Rasakan itu,aku ingin lihat sampai dimana kau akan menyembunyikan hubunganmu dengan Tania,apa kau pikir aku tidak tau jika kalian berdua pacaran.dasar kutu kupret,,


Kenapa sekarang anda menjadi pria mesum Tuan,apakah keberadaan Nona Muda membuat anda sellau berpikir mesum?

__ADS_1


Elios mendesah pelan,melihat punggung Nathan yang bergetar karena menertawakannya.benar yang dikatakan Nathan,dirinya sudah lama tidak berkencan dengan Tania.dirinya terlalu sibuk dengan beberapa pekerjaan kantor serta masalah yang Selena lakukan,dirinya harus menyegarkan tubuh serta otaknya.


Karena anda yang memintanya Tuan,aku akan mengambil liburanku dan pergi bersama Tania.jangan salahkan aku jika ponselku mati,karena aku tidak ingin di ganggu Tuan.sayang aku akan membawa berlibur bersiaplah,,


Elios tersenyum memikirkan ide brilliant di kepalanya,dia akan menggunakan kesempatan itu untuk membawa Tania jalan-jalan,serta menikmati waktu sehari penuh bersama sang kekasih.memikirkannya saja membuat Elios begitu senang,hingga rona malu begitu terlihat jelas diwajahnya.andai saja ada seseorang yang menyaksikannya,mungkin orang tersebut akan terpesona oleh wajah tampan serta senyum Elios yang jarang terlihat.


“Coba Ayah cium dulu, apakah anak Ayah sudah wangi?  Nathan meraih tubuh gembul Raditya dan menciuminya,kekehan lucu keluar dari mulut Baby Radit.sang putra tumbuh dengan sangat sehat,Jeni benar-benar merawat sang putra dengan baik dibantu Tania,ibu mertua serta para pelayan yang sigap membantunya.sang putra tumbuh dengan sehat,lincah dan menggemaskan.berbagai macam hadiah Raditya terima dari Alex,mengetahui Jeni telah melahirkan seorang bayi laki-laki,Alex turut bahagia dan mengirimkan beberapa perlengkapan bayi sebagai hadiah.


Hubungan ketiganya semakin membaik,meski terkadang Nathan yang cemburuan sering memaki Alex karena terus mengirimi putranya hadiah,Alex menutup mata serta telinganya dan mengacuhkan Nathan begitu saja.namun tak ayal Nathan merasa senang hubungan mereka terjalin baik sampai saat ini.Jeni tersenyum melihat tingkah sang suami serta sang putra yang terlihat senang di pangkuan sang Ayah.


“Bagaimana pekerjaanmu hari ini,apa semua berjalan dengan baik? Jeni menyuapi Nathan dengan sepotong buah manga ke dalam mulutnya,Nathan mengangguk dan Jeni mengerti arti anggukan sang suami.


“Berkumpul bersama kalian saja sudah membuatku bahagia,tapi kalau kau ingin berlibur bagaimana jika kita kerumah Ayah,sudah lama kita tidak menjenguknya.” Nathan tersenyum dan menganggukkan kepala menyanggupi permintaan sederhana sang istri.


“Apa kau tidak ingin berlibur keluar negeri,atau berlayar mungkin?” Nathan bertanya sekali lagi pada Jeni,berharap sang istri berubah pikiran  dan meminta sesuatu padanya.sebagai seorang suami Nathan juga ingin memanjakan sang istri namun sifat sederhana yang melekat pada diri Jeni membuat Nathan sedikit kepayahan membujuknya.Jeni tiba-tiba berpikir seperti ada yang aneh dari sang suami yang tiba-tiba menanyakan keinginannya,Jeni terkekeh pelan dan menggelengkan kepalanya.


“Untuk sekarang aku tidak ingin apa-apa,aku akan memikirkan sesuatu yang benar-benar aku inginkan,dan aku akan memberitahukannya padamu dan berharap setelah itu kau akan mewujudkannya.” Nathan tersenyum lebar mendengar ucapan Jeni,itulah yang dirinya nantikan sebuah permintaan atau hadiah yang ingin sekali dirinya berikan kepada sang istri.


Jeni beranjak dari duduknya menuju dapur,Nathan menatap punggung Jeni yang mulai menghilang.Di tatapnya sang putra yang terlihat asyik dengan mainannya,Nathan mengangkat tubuh gembul itu dan menghadapkan tubuh sang putra ke hadapannya,menatap mata indah yang sama persis dengan milik Jeni.

__ADS_1


“Jika kau besar nanti carilah seorang istri seperti istriku itu,dia bukan hanya wanita sederhana yang tidak silau dengan harta berlimpah.dia adalah wanita berhati mulia dan lembut,aku benar bukan? Carilah sosok sepertinya,agar hidupmu bahagia.”Nathan bicara kepada sang putra yang bahkan tidak mengerti apa yang dirinya katakan.


Seorang pria jangkung yang telah menyelesaikan semua pekerjaan kantornya,diam di dalam sebuah mobil.menunggu serta mengamati setiap manusia yang keluar masuk di pintu gerbang kampus,seorang gadis muda berpawakan tinggi dengan kulit putih menghampiri mobilnya,membuka pintu dan masuk begitu saja.Tania,gadis yang Elios tunggu sejak beberapa menit yang lalu,Tania mengecup pipi Elios melemparkan senyum lebar ke wajah tampannya.


Mobil yang mereka tumpangi menuju pinggiran kota tempat favorit Tania setelah Jeni,pantai indah dengan tebing yang dulunya menjadi tempat pelarian bagi sang kakak ipar kini menjadi tempat yang indah untuk keduanya melepas rindu.Tania memejamkan kedua matanya,menghirup udara pantai dan menikmati sapuan angina yang menerpa tubuhnya.tangan kekar dan hangat milik Elios melingkar indah di perut Tania,Elios mengecup pipi Tania dengan lembut.meski sering bertemu dan berpapasan dengan Tania di kediaman utama,Elios harus menahan keinginannya untuk memeluk dan mengecup bibir manis kekasihnya.


“Bagaimana pekerjaanmu,apakah kakaku menekan serta memintamu kerja berlebihan lagi?” Tania sellau menanyakan hal yang sama tiap kali mereka bertemu,Elios hanya tersenyum mendapat perhatian dari kekasihnya itu.semenjak Nathan menjadi seorang ayah,semua pekerjaan memang dilimpahkan kepadanya sebagian besar,namun Nathan memperkerjakan seseorang di bawah kepemimpinan Elios untuk membantu sang asisten dalam mempermudah pekerjaannya.


“Kakakmu tidak sejahat itu Tania,dia memang memberiku banyak pekerjaan tapi aku memiliki orang-orang hebat di bawahku yang membantuku kapan saja,dan semua itu berkat kakakmu.” Elios menenggelamkan kepalanya di ceruk leher Tania,menghirup aroma tubuh Tania yang menyenangkan.


“Aku pikir kakakku yang cerewet itu akan menyiksamu seperti dulu,kau bahkan tidak memliki hari libur,dan itu hal itu membuatku kesal.”Tania berucap dengan mulut mengerucut,Elios ingin sekali membungkam bibir gadisnya dengan bibirnya yang hangat.Elios teringat akan ucapan Nathan yang memintanya untuk pergi berlibur,Elios melepas pelukannya membalikkan tubuh Tania agar menghadapnya.


“Kakakmu memintaku untuk berlibur,aku selalu memiliki hari libur seperti halnya kakakmu Tania,namun aku tidak pernah menggunakan waktuku itu untuk melakukan sesuatu.aku lebih senang berada di apartemen,dan menghabiskan waktuku untuk bersantai.namun kali ini maukah kau menemaniku menikmati hari liburku sehari penuh?” Elios menatap mata teduh Tania,siapa sangka dirinya akan jatuh cinta pada adik Bosnya sendiri.gadis manja yang dulunya sering mengatainya,dan menguji kesabarannya kini tumbuh menjadi gadis cantik yang berhasil mencuri perhatian serta memenuhi pikirannya.


Ternyata kakakku orang yang perhatian,maafkan adikmu ini Kak yang selalu berpikir aneh tentangmu.beruntungnya aku memiliki kakak ipar,karena berkat dirinya kakakku berubah menjadi manusia normal yang memiliki hati serta perasaan,,


Tania menggantungkan kedua tangannya di leher Elios,menatap sang kekasih dengan lembut.”Kemanapun kau membawaku,aku akan ikut denganmu.” Elios tersenyum lembut dengan pipi yang sedikit merona mendengar ucapan Tania yang manis,Tania mendekatkan dirinya melabuhkan ciuman hangatnya pada bibir Elios.


Elios memeluk pinggang Tania dengan lembut,hingga tak ada jarak di antara mereka.keduanya begitu menikmati ciuman hangat yang mereka ciptakan,di temani deburan ombak serta tiupan angin membuat suasa semakin romantis.

__ADS_1


__ADS_2