Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
140. Peringatan Pertama


__ADS_3

Jeni tersenyum sinis mendapati seorang wanita di ruangan sang suami,wanita yang dengan berani memberi suaminya obat perangsang.Setelah memastikan penampilan lebih dari cukup Jeni melangkahkan kaki jenjangnya mendekati sofa.


“Rupanya ada Tamu!”


Jeni mengulurkan tangannya yang di sambut baik oleh Nathan,dengan gaya yang sedikit genit Jeni memilih duduk di pangkuan Nathan,melingkarkan kedua tangannya di leher sang suami.tentunya Nathan sangat senang mendapatkan perlakuan seperti itu,kapan lagi Jeni akan melakukan hal yang tidak pernah dia lakukan.Dengan senang hati Nathan mengikuti drama yang akan di perankan sang istri,kedua tangan Nathan melingkar indah di pinggang Jeni mengacuhkan keberadaan Selly.


“Sayang apa aku mengganggu waktu kalian,jika ada sesuatu yang harus kalian selesaikan aku akan menunggumu di kamar!”


“Tidak ada yang penting,Aku tidak memiliki urusan dengannya.semua di tangani oleh Elios!”


“Bukankah kita memiliki jadwal untuk bertemu dengan Tuan Takagi?”


Nathan mengangkat alisnya menatap Selly sebentar,kemudian menatap Jeni dengan lembut.


“Pertemuanku dengan Tuan Takagi tidak ada urusannya denganmu,kau hanya seorang model biasa jangan terlalu menyombongkan diri!”


Jeni tersenyum tipis sambil membelai pipi Nathan dengan lembut,Selly meradang melihat serta mendengar ucapan Nathan yang begitu menyakitkan baginya.


“Maafkan suamiku Selly,dia terkadang memeng seperti itu,tapi satu hal yang paling aku suka darinya  adalah Dia tipe pria yang sangat romantis dan manja.lihatlah sekarang Dia seperti bayi bukan?”


Selly mengepalkan kedua tangannya dengan kuat,tersenyum dengan terpaksa melihat keromantisan keduanya.apalagi sikap Nathan yang sangat berbeda ketika bersama Jeni,tidak ada lagi yang bisa dirinya lakukan di ruangan tersebut.berada lama-lama di ruangan yang penuh cinta membuatnya muak,dan ingin meneriaki keduanya.


“Sebaiknya aku keluar,maaf telah mengganggu waktu kalian yang sangat berharga!”


“Terimakasih atas pengertianmu Selly!”


Jeni meraih dagu Nathan mengecup serta mencium bibir panasnya,kedua mata Selly melebar melihat kelakuan dua manusia di depannya.Dengan sengaja keduanya memperlihatkan adegan romantic di hadapannya,Selly membalikan tubuhnya meninggalkan ruangan Nathan yang menyesakkan dadanya.


Aku tidak menerima penghinaan ini,jika aku tidak bisa memiliki Nathan dengan cara baik-baik,maka aku akan menyingkirkan mu Jeni.


“Apa wanita itu sering datang kemari?”


“Dia selalu mencari kesempatan serta alasan untuk menemui ku,terkadang Elios yang menahannya tapi sepertinya hari ini Elios membiarkannya masuk,Dia sangat pandai melihat waktu yang tepat untuk memberinya pelajaran!”


“Baiklah karena wanita itu telah pergi,aku juga akan kembali ke Toko Roti ada beberapa hal yang harus aku selesaikan hari ini!”


“Kau ingin meninggalkanku di saat seperti ini,kau harus bertanggung jawab dulu!”


“Maksudmu?”


Nathan membungkam bibir Jeni dengan ciuman lembutnya,Jeni yang tak kuasa mendapatkan ciuman lembut nan menuntut,menikmati setiap sentuhan yang sang suami berikan.Nathan mengangkat tubuh Jeni dan membawanya ke kamar pribadinya.


“Sayang ini masih pagi,bagaimana jika Elios masuk?”

__ADS_1


“Dia tidak akan berani melakukannya,selama kau ada di ruanganku dia akan menahan tamu yang ingin menemui ku!”


Jeni tersenyum mengalungkan kedua tangannya  di leher Nathan,menikmati setiap ciuman yang Nathan berikan,hingga keduanya larut dalam percintaan yang panas di pagi hari yang cerah itu.Jeni menggenakan kembali gaunnya setelah membersihkan diri dari sisa percintaannya bersama Nathan,senyum terus mengembang di wajahnya yang tampan.


“Bisakah setiap hari kau datang kemari menemui ku sebentar sebelum ke Toko Roti,berikan aku penyemangat di pagi hari!”


Jeni terkekeh pelan mendengar ucapan Nathan,Jeni sangat mengetahui arah dari ucapannya.


“Apa aku harus melakukannya,bagaimana dengan pekerjaanmu serta rapat penting yang harus kau datangi?”


“Aku bisa mengatur kembali jadwalnya,asalkan kau bersedia!”


“Apapun untuk suamiku yang tampan ini!”


Nathan tersenyum lebar menarik tengkuk Jeni,memberinya ciuman penuh hasrat.Jeni mencoba menahan tubuh Nathan serta menghentikan aksinya jika tidak Nathan akan membutanya kelelahan lagi.Nathan tersenyum sambil memeluk pinggang Jeni yang ramping,mengecup keningnya dengan sangat lembut.


“Pergilah jika kau masih disini aku tidak akan membiarkanmu menggunakan gaun ini lagi!”


“Hahaha,,baiklah aku pergi,pulanglah tepat waktu!”


Jeni memberi kecupan singkat di pipi Nathan sebelum keluar dari kamar pribadi Nathan,Jeni sedikit terkejut melihat keberadaan Elios yang berdiri di depan pintu seperti yang Nathan katakan kepadanya sebelumnya.


“Kau berdiri sejak tadi di sisi?”


Jeni berdehem menghilangkan rasa malunya,sungguh apa yang dirinya lakukan di dalam bersama Nathan,membuat sang Asisten harus rela berdiri berjam-jam.


“Kau sudah boleh masuk,aku akan kembali ke toko!”


“Hati-hati di jalan Nona Muda!”


Jeni tersenyum canggung,meninggalkan Elios yang tersenyum tipis menatap kepergiannya.


Apakah anda tau Nona,wajah merona penuh malu di wajah anda membuat siapa saja jatuh hati.anda sangat beruntung Tuan,memiliki Nona di sisi anda.


“Apa yang kalian lakukan hingga satu jam lamanya?”


Jeni menghentikan langkahnya dan membalikan tubuhnya mencari asal suara yang bicara kepadanya,Jeni menatap Selly dengan datar.wanita licik yang mencoba menjebak suaminya kini berada di depan matanya lagi,Jeni tersenyum sinis menyilangkan kedua tangannya di dada seolah menantang Selly yang melakukan hal sama.


“Kenapa kau begitu penasaran dengan apa yang dilakukan sepasang suami istri di dalam kamar,kau tentu tidak bodoh bukan? Apalagi kalau bukan kegiatan panas di atas ranjang!”


Wajah Selly pias,mendengar ucapan Jeni yang Vulgar.tentunya dirinya sangat mengetahui akan berakhir seperti apa kebersamaan keduanya,namun Selly hanya ingin mengetahui secara pasti tapi kenyataan yang dirinya dengar secara langsung dari mulut Jeni membuatnya sakit hati.


“Apa kau tidak malu datang ke kantor suamimu hanya untuk melakukan hal menjijikan itu?”

__ADS_1


Jeni melangkah mendekati Selly yang menatapnya dengan kedua mata merah nyalang penuh permusuhan,Jeni tidak akan membiarkan wanita licik sepertinya mengganggu kehidupan keluarganya.


“Kami sepasang suami dan istri Selly,dimanapun kami ingin melakukannya itu sah-sah saja,apalagi di kantor suamiku sendiri.lagi pula kami tidak menganggu siapapun,hanya saja sepertinya ada yang begitu terganggu dengan kegiatan kami?”


“Apa maksudmu,kau menuduhku merasa terganggu?”


“Aku tidak mengatakannya,tapi itulah yang aku rasakan saat ini.Ada seorang wanita licik yang menggunakan segala cara agar bisa tidur bersama seorang pria yang beristri,melupakan harga dirinya agar tujuannya tercapai!”


“Apa maksud dari ucapanmu itu?”


Wajah Selly semakin pucat mendengar ucapan Jeni,pikirannya mulai kacau apakah perbuatannya telah terbongkar? Namun yang dirinya ketahui Nathan tidak kembali ke kediamannya melainkan ke Hotel,dan sialnya lagi dirinya kehilangan jejak.


“Maksud dari ucapanku tentu kau sangat tau Selly,kau mencoba menjebak suamiku dengan memberi obat perangsang bukan,dan sialnya dia menolakmu mentah-mentah.aku memilki semua bukti perbuatanmu Selly!”


“Jangan pernah mengganggu keluargaku,jika kau berani mengusik ketenangan kami aku tidak kan tinggal diam.aku bisa saja berubah menjadi seseorang yang mengerikan,memberimu hukuman serta pelajaran yang sangat berharga.tapi aku masih memberimu satu kesempatan lagi untuk memperbaiki diri,tapi jika kau masih keras kepala jangan salahkan aku!”


“Ini peringatan pertama untukmu,aku tidka selemah yang kau pikirkan Selly jadi ingatlah baik-baik semua ucapanku hari ini!”


Jeni meninggalkan Selly dengan wajah pucat pasi nya,kakinya bahkan terasa lemas.sikap serta tatapan tajam yang Jeni berikan membuatnya merasakan sesuatu yang berbahaya.dirinya tidak seberani sang kakak Selena yang bisa melakukan apa saja untuk mencapai tujuannya.dengan kaki yang terasa lemas,Selly berusaha menuju mobilnya yang terparkir,dengan tubuh gemetar Selly menenangkan dirinya di dalam mobil.Selly meremas kuat setir mobilnya,matanya memerah menahan amarah.


Selly memikirkan berbagai kemungkinan,darimana Jeni mengetahui perbuatannya?apakah ada saksi yang melihat dirinya menaburkan obat ke dalam jus Nathan,tapi siapa?seingat dirinya tidak ada satu orangpun yang berada di lorong tersebut selain dirinya dan pelayan itu.Selly tersentak kembali dengan wajah yang lebih pucat lagi,Apakah perbuatannya tertangkap kamera pengawas? Jika benar dirinya tentu dalam bahaya,bisa saja Jeni ataupun Nathan melaporkan dirinya ke pihak berwajib.


Sial kenapa aku tidak memastikannya terlebih dulu sebelum beraksi,jika mereka telah mengetahui semuanya tentunya mereka akan melaporkanku.Tapi kenapa mereka diam saja dan tidak bertindak,apa yang sebenarnya mereka tunggu?


Aku harus pergi menyelematkan diri terlebih dulu,setelah semuanya aman aku akan kembali lagi dengan tujuan yang sama,yaitu melenyapkan mu Jeni.


Selly melajukan mobilnya meninggalkan kantor Nathan,menuju apartemen dan membatalkan jadwal pemotretannya untuk 3 hari kedepan.setelah mendapat pembatalan dari Selly sang manajer panic dan berusaha mencari alasan,agar mereka tidak kena denda serta masalah lain.


Pihak Elios yang mendapat kabar dengan segera menghubungi Elios, dan mengatakan  pengajuan cuti yang di ajukan pihak Selly.berbagai spekulasi memenuhi pikiran Elios apakah telah terjadi sesuatu di dalam ruangan Tuannya,apalagi dengan kedatangan Jeni yang bisa dikatakan luar biasa pagi ini.


Dengan sopan Elios mengetuk pintu ruangan Nathan,setelah di persilahkan masuk Elios mendekat dengan beberapa berkas di tangannya.dengan sopan Elios meletakkan beberapa berkas yang haris Nathan tandatangani.


“Nona Selly mengajukan cuti selama 3 hari ke depan,karena itu jadwal pemotretan akan di susun kembali,serta segala sesuatunya akan di bicarakan kembali dengan pihak manajemennya Tuan!”


Nathan mengangkat sebelah alisnya mendengar laporan yang Elios berikan,baru  3 jam lalu mereka bertemu dan sekarang wanita itu telah mengajukan cuti.


Apa yang kau lakukan pada wanita itu Jeni sayang,sepertinya dia sedang melarikan diri sekarang.


Melihat Nathan yang diam sambil tersenyum,Elios mengerutkan keningnya bingung.


“Apakah terjadi sesuatu Tuan?,karena pihak manajer tidak mengatakan alasan apapun kenapa Nona Selly meminta cuti secara mendadak!”


“Aku pikir wanita itu sedang melarikan diri,melarikan diri dari hukuman yang seharusnya aku berikan karena ulahnya yang licik.Aku yakin Jeni telah melakukan sesuatu pada wanita itu!”

__ADS_1


Nathan tersenyum puas melihat sang istri yang mulai berubah,sebenarnya sang istri bukanlah wanita lemah seperti yang terlihat di luar.Jeni memiliki sikap tegas serta bijak dalam mengambil tindakan,Nathan yakin sang istri telah memberi pelajaran kepada Selly hingga wanita itu memilih untuk pergi.


__ADS_2