
Hari-hari Jeni berlalu begitu saja dengan tenang,begitu juga dengan Nathan.kesehariannya yang tenang membuat segalanya berjalan dengan lancar,berbanding terbalik dengan perasaan Tania yang hancur.dirinya yang memutuskan hubungan dengan Elios dan dirinya pula yang meminta Elios untuk menjauhinya,meski sang pria telah memohon dan menjelaskan semuanya tapi sikap keras kepala serta ego menguasai hati serta pikirannya,yang kini terjadi dirinya malah tenggelam dalam perasaan bersalah dan menyesal.melihat sikap Elios yang begitu dingin kepadanya membuat hati Tania hancur berkeping-keping,Elios benar-benar menjauhinya dan bersikap layaknya seorang bawahan kepada majikan.Apakah perkataannya saat itu sangat keterlaluan hingga membuat hati Elios hancur? Entah bagaimana caranya Tania ingin mengetahuinya,melihat kedatangan Elios sendiri tanpa sang kakak,membuat Tania menggunakan kesempatan itu.
“Elios!”
Elios yang namanya di panggil membalikkan tubuh,melihat Tania telah berdiri di hadapannya dengan sikap sopan dan hormat Elios membungkukkan sedikit badannya membuat Tania meringis sedih.pria yang pernah di cintainya harus bersikap layaknya seorang bawahan kepadanya,sekuat tenaga Tania menahan perasaan yang bergejolak di dadanya.
“Anda memanggil saya Nona,apa ada yang bisa saya bantu?”
Lidah Tania kelu,hingga ia kehilangan kosa kata yang ingin dirinya katakan kepada Elios.melihat sikap diam Tania,Elios mengerutkan kening sambil melirik jam tangan yang melingkar di tangannya.
“Maaf Nona jika tidak ada yang ingin anda katakan saya harus pergi sekarang!”
“Bisakah kau mengantarku ke kampus!”
AKhirnya hanya kata itu yang bisa keluar dari mulutnya,Elios mengangkat alisnya dan berpikir sejenak.
“Maaf Nona saya tidak bisa mengantar anda,saya harus segera kembali kekantor menemui Tuan Muda.saya akan meminta salah satu sopir mengantar anda!”
“Aku!” Ucapan Tania terhenti ketika tangan Elios terangkat menginstruksikan untuk menunggu,setelah selesai bicara dengan seseorang yang berada di seberang sana Elios menatap Tania dengan tatapan datar.
“Sopir sedang menunggu anda di depan Nona,silahkan pergi bersamanya.saya harus segera kembali permisi!”
Elios menunduk dan berbalik meninggalkan Tania yang diam tanpa kata,dengan perasaan marah serta kecewa Tania meremas ujung kemejanya.seharusnya dirinya bisa kuat dan bisa memperlihatkan kepada Elios bahwa dirinya benar-benar tidak membutuhkannya,namun Tania tidak bisa menyangkal hati serta perasaannya yang kini terasa sakit dan hancur.
“Hah,,” Elios mendesah pelan mengingat sikapnya yang sedikit berlebihan,namun dirinya harus membuat benteng tinggi di antara mereka agar cinta tidak tumbuh kembali di dalam hatinya.
Maaf Tania,mungkin inilah yang terbaik di antara kita.agar tidak ada yang tersakiti lagi,aku tidak ingin melihatmu meneteskan air mata lagi.hiduplah dengan bahagia dan carilah pria yang pantas bersanding di sampingmu.
Elios melajukan mobilnya kembali menuju kantor setelah mengambil berkas yang tertinggal di ruang kerja,hari ini mereka mengadakan rapat dadakan untuk memeriksa proyek yang kini sedang berjalan.
__ADS_1
****
Sudah beberapa bulan sejak melahirkan Raditya,Jeni jarang berkunjung ke Toko Roti miliknya.kini dirinya di dampingi Sofi serta Danu berkunjung ke toko,suasana Toko yang sedikit lenggang di pagi hari membuat Jeni bisa melepas rindu dengan beberapa karyawannya.Raditya menjadi rebutan para karyawan wanita yang begitu gemas melihat tingkah lucu putra dari pemilik Toko Roti tempat dimana mereka bekerja.
Tidak ingin terjadi sesuatu yang membuat Nona serta sang Tuan Muda kecilnya,Danu menempatkan orang-orang terbaik di sekita Toko.mengamati setiap pengunjung yang terlihat mencurigakan,Entah suatu keberuntungan atau kesialan bagi Selly,wanita yang berniat berkunjung ke kantor Nathan setelah beberapa sesi pemotretan untuk produk mereka selesai.Selly berniat membelikan beberapa Cake sebagai buah tangan,Toko Roti tujuannya merupakan Toko Roti rekomendasi dari salah satu rekannya,yang mengatakan jika Cake yang ada di toko ini yang paling enak.
Selly melangkahkan kaki jenjangnya ke dalam Toko,terlihat beberapa ragam cake yang cantik dengan aroma yang khas.Selly mulai memilih beberapa cake yang menurutnya cantik dan enak,setelah melakukan pembayaran dengan perasaan senang Selly menerima satu Paper bag yang berisi berbagai Cake pilihannya.ketika ingin meninggalkan Toko Roti,langkahnya terhenti ketika mendengar suara yang tidak asing baginya.Selly mengedarkan pandangannya dan menemukan sosok wanita yang begitu di kenalinya,Jeni berada di satu meja bersama sang buah hati dan seorang wanita yang tidak Selly ketahui siapa.Selly tersenyum sinis mendekati meja dimana Jeni berada.
“Jadi ini pekerjaan seorang istri dari konglomerat,pagi-pagi bukannya mengurus kebutuhan suami tapi malah asyik nongkrong di Toko Roti enak sekali hidupmu!”
Jeni mengerutkan keningnya mendengar seorang wanita berucap ketus ke arahnya,Sofi menatap dingin Selly yang hanya tersenyum sinis.Jeni memutar tubuhnya melihat siapa wanita yang begitu kejam menghakiminya,Jeni menatap datar wanita yang bicara sembarangan terhadapnya.
“Jika kau begitu iri terhadap gaya hidupku,seharusnya kau mencari pria kaya juga,jadi kau bisa menikmati kekayaannya seperti yang aku lakukan saat ini.inilah keberuntungan dari menikahi seorang pria sukses yang bergelimang harta!”
“Aku sedang melakukannya sekarang,aku sedang meraih hatinya dan ketika aku berhasil kau akan sengsara Nona Jeni!”
“Benarkah,apa dia pria lajang atau suami orang? Aku sarankan untuk tidak meneruskannya jika dia pria beristri,Karena kau akan berurusan dengan istri sahnya.pernahkah kau mendengar istilah,jangan mengganggu singa yang sedang tidur karena jika singa itu terbangun,bisa saja dia mengoyak tubuhmu sampai hancur!”
“Aku akui aku tertarik pada seorang pria yang sudah beristri,tapi siapa yang tau bukan pria jaman sekarang lebih suka melihat daun muda,apalagi yang masih segar sepertiku.aku memiliki talenta yang tidak dimiliki oleh semua wanita muda!”
“Kau benar,talenta merayu serta mendekati pria beristri itulah talentamu,tapi apakah hal itu yang pantas untuk kau banggakan?”
“Tutup mulutmu Jeni,kau bisa bicara semau mu sekarang.aku akan membuatmu menangis dan menyesali semua ucapan yang pernah kau ucapkan kepadaku!”
“Kau pikir aku takut akan ancamanmu,sebagai seorang istri yang berkarakter tentunya kau akan menyingkirkan lalat busuk yang mencoba mendekati makananku,begitu juga denganmu!”
Selly mengepalkan kedua tangannya,ternyata Jeni bukan wanita biasa yang akan takut jika menerima ancaman,malah sebaliknya dirinya yang kini merasa terancam.Selly pergi begitu saja dengan wajah merah padam karena amarah,Jeni menatap datar wanita yang meninggalkannya begitu saja.
“Nona,sepertinya wajahnya sedikit familiar!”
__ADS_1
“Dia adik dari Selena,dan memiliki obsesi yang sama yaitu mendekati Nathan.kita harus berhati-hati padanya sofi,aku telah belajar banyak dari pengalaman.Aku tidak boleh lemah mengahadapi wanita sepertinya,akan aku tunjukan kepemilikan ku!”
Bagus Nona,anda sudah sangat berubah.anda bukan lagi Nona Jeni yang lemah,aku akan terus mendampingi anda dan melindungi anda serta Tuan Raditya.
Selly melempar Cake Nya begitu saja di kursi samping kemudinya,rasa kesal masih terasa di hatinya.siapa sangka jika Jeni begitu pandai bicara dan tidak mengenal rasa takut sedikitpun terhadapnya,selama ini dirinya selalu menjadi penindas yang tidak terkalahkan bahkan korbannya selalu tunduk pada setiap perintahnya.
Sial,wanita itu sudah mengibarkan bendera perang terhadapku.perang secara terbuka sepertinya tidak dapat di hindari lagi,baiklah jika itu yang kau inginkan aku akan menyerang mu secara terbuka Jeni,jangan salahkan aku akan aku buat kau menangis darah.
Selly tersenyum sinis mengingat rencana balas dendamnya,jika sang kakak tidak bisa mendapatkan Nathan maka dirinya harus bisa memilki pria itu bagaimanapun caranya.Selly meraih ponselnya dan menghubungi seseorang.
“Aku punya tugas untukmu,aku akan mengirimkan targetnya!”
Setelah mengirim informasi tentang Jeni,Selly tersenyum puas.ia akan menyakiti Jeni sedikit demi sedikit,jika tidak bisa menjauhkannya dari Nathan secara baik-baik maka cara terberat pun akan Selly tempuh untuk mencapai keberhasilannya.
“Bagaimana persiapan peluncuran produk terbaru kita?”
“Persiapannya telah mencapai 90% Tuan!”
“Bagus,aku tidak ingin ada kesalahan!”
“Tok,,Tok”,,Suara pintu mengalihkan perhatian keduanya,Elios mempersilahkan stafnya untuk masuk.seorang wanita muda datang dengan sikap hormat,mengatakan jika Selly datang dan menunggu di ruang tunggu VIP.Elios mengangguk mengerti dan meminta stafnya kembali ke tempatnya,Nathan menatap Elios dengan alis terangkat.seprti mengerti arti dari tatapan Nathan ,Elios menundukkan kepala dengan sikap hormatnya.
“Hari ini kita akan mengadakan rapat untuk pembahasan persiapan pembukaan,dimana Selly yang menjadi model produk kita akan berperan dalam promosi produk kita!”
Nathan menganggukkan kepalanya,meski dirinya tidak suka dengan keberadaan Selly,dirinya harus bersikap professional selama wanita itu masih bersikap sopan dan dalam batasannya,Nathan tidak akan mempermasalahkannya.
“Kita temui dia 5 menit lagi,siapkan semuanya termasuk yang ikut dalam proyek ini!”
“Baik Tuan!”
__ADS_1
Elios meninggalkan ruangan Nathan menuju ruangan tempat Selly berada,mendengar suara pintu terbuka SElly merasa senang dan memasang senyum lebar.namun senyum itu memudar ketika bayangan pria yang datang menemuinya bukanlah pria yang dirinya harapkan.melihat wajah Selly yang penuh kekecewaan Elios tersenyum tipis,nyaris tak terlihat oleh Selly yang menunjukan wajah masamnya.