
Erangan kesakitan dan kesedihan memenuhi ruangan yang cukup pengap tersebut,setelah menuntaskan hasratnya. sang preman tersenyum puas berharap Nathan, akan melepaskannya dan akan memberinya sejumlah uang seperti yang pria itu janjikan sebelumnya.namun Nathan tak perna bersungguh-sungguh dalam ucapannya,ia melepaskan satu timah panas yang tepat mengenai pemimpin dari para preman tersebut.kini satu preman masih tertinggal,melihat ke empat rekannya telah meregang nyawa di hadapan matanya,ia hanya bisa menagis dan memohon pengampunan.
Namun Nathan tak berbelas kasihan,dengan sisa peluru di senjatanya Nathan melepaskannya dan sang preman ikut meregang nyawa menyusul para rekannya.dengan tatapan kosong Selly terdiam melihat penampilan diirnya yang begitu meyedihkan,harga dirinya telah dijatuhkan kedasar oleh para pria yang tak berbelas kasihan kepadanya.
“ Bunuh saja aku,aku tidak ingin hidup di dunia ini lagi,bunuh saja aku!”
Selly berteriak dengan sisa tenaga yang ia miliki,menatap Nathan serta para pria di hadapnnya dengan penuh amarah.
“Tentu saja aku akan membunuhmu,kau pikir aku akan melepaskanmu setelah ap yang coba kau lakukan kepada istriku?.aku sungguh tidak menyangka akan mengirim dua saudari ke neraka,dengan kedua tanganku!”
“Andai kau tidak mengikuti obsesimu,mungkin saja kau tidak akan beakhr menyedihkan seperti ini.tapi kau sama saja dengan kakakmu Selena,yang menghalalkan cara untuk melukai istriku.dan aku telah bersumpah tidak akan pernah meepaskan siapapun yang mencoba menyakitinya!”
Natahan melempar sebilah pisau tajam di haadapan Selly,membuat wanita itu langsung bertindak cepat dengan meraihnya.mencoba melindung diri dari kekejaman Nathan yang mungkin saja akan memerintahkan salah satu anak buahnya,untuk melecehkannya.
“Berusalahah untuk kabur dari dan menyelamatkan diri dai tempat ini,aku memberimu satu kessempatan untuk hidup dan merubah sikapmu!”
Nathan menuju balkon diamana ia bisa melihat pemukiman penduduk dari Rumah Tua yang terbengakalai itu,hari yang ia lewati hari ini cukup berat.mengambil keputusan untukk memberi Selly kesempatan untuk berubah merupakan hal sulit baginya,banyak pertimbangan yang ia pikirkan.bagaiaman jika wanita itu datang dan membalas dendam?.semua itu telah Nathan pikirkan,namun sebagai seorang pria dirinya ingin membri kesempatan kepada Selly untuk hidup lebih baik.
Di tengah mereka lengah,Selly berlari kea rah Nathan yang berdiri membelakanginya.Danu yang menyadari hal bahaya langsung berteriak memanngil nama Nathan,namun terlambat Selly berhasil menusukkan belati tajam ke dada kanan Nathan.Dan tanpa sengaja Nathan mendorong tubuh Selly hingga membentur pagar pembatas teras atas Rumah Tua yang mulai rapuh,tubuh Selly melayang di udara dan medarat dengan mengenaskan.
__ADS_1
Elios begitu panic melihat darah yang keluar dari tubuh Nathan,dengan cepat Elios membawa Natahn meninggalkan Rumah Tua menuju rumah dakit terdekat untuk menghentikan pendarahan yang terjadi akibat luka yang cukup dalam.sementara Danu dan anak buahnya memastikan nyawa Selly,malang nasibnya Selly meregang nyawa.dengan kemapuan yang ia miliki Danu bertindak dengan cepat,merubah kejadian sebenarnya sebagai insiden pemerkosaan yang mengakibatkan korban bunuh diri.Danu memastikan semuanya aman dan sesuai rencana sebelum akhirnya ikut meninggalakn Rumah Tua itu.
Nathan menerima beberapa jahitan pada dada bagian kananya,meski luka yang di deritanya tidak dalam,tetap saja Nathan harus menerima perawatan agar tidak terjadi pendarahan.stelah menyelesaikan perawatannya ,Nathan meminta Elios agar mengantarnya keHotel,tempat diaman Jeni beristirahat.
“Apa anda baik-baik saja Tuan?”
Elios merasa sedikit cemas dengan luka yang Nathan derita,apakah tidak sebaiknya mereka kembali malam ini dan menuju rumah sakit besar untuk penanganan lebih lanjut?.
“Kita kembali malam ini,tapi akau harus menjemput Jeni terlebih dulu!”
“Baik Tuan Muda!”
Nathan membaringkan Jeni dengan perlahan di ranjang berukuran besar,beberapa saat lalu Nathan sengaja memberinya obat tidur agar Jeni tidak bangun dari tidurnya,dan terkejut melihat keadaannya.
“Apa masih ada yang anda buthkan Tuan?”
“ Tidak Elios,istirahtlah kau pasti lelah!”
“Baik Tuan Muda,jika ada sesuatu yang anda butuhkan sialhkan hubungi saya!”
__ADS_1
“Hmm!”
Elios menundukkan sedikit kepalanya sebelum akhirnya menghilang di balik pintu kamar Hotel mewah milik Nathan,di pandanginya sang istri yang masih terlelap tanpa menyadari keadaan sekitar.
Maafkan aku Jeni,suamimu telah menjadi seorang pembunuh.aku sudah berusaha menekan amarahku dengan memberinya sebuah kesematan untuk merubah hidupnya,tapi wanita itu keras kepala hingga ia berakhir mati mengenaskan.
Sinar mentari pagi menghangatkan bumi,sinarnya yang menyilaukan membuat Jeni membuka kedua matanya.dilihatnya sebuah tangan kekar memluk erat perutnya yang rata,Jeni tersenyum ketika menyadari tangan sang suami yang memeluknya dari belakang.Jeni membalikan tubuhnya menatap pria tampan yang masih terlelap,Jeni mentap lekat wajah sang suami bayangan kejadian semalam kembali terlintas di pikirannya.bagiamana jika sang suami atau yang lainnya datang terlambat?bagiamana dirinya bisa menatap wajah suami serta keluarganya lagi,mengeingat semua itu amarha Jeni bergemuruh.tak di sangka Selly wanita yang merupakan adik dari mantan kekasih Nathan,memilki sifat yang sama dengan sang kakak.jika dirinya tau wanita itu akan bersikap nekat,Jeni akan bersikap keras pada wanita muda itu.tubuhnya bergetar karena menahan isak tangis,membuat tidur Nathan sedikit terganggu.melihat sang istri yang menangis dengan kedua mata terpejam, Nathan menatap sendu sang istri membawanya dalam pelukannya. membiarkan Jeni menumpahkan kesedihan, serta emosi yang kini dirasakannya.
"Maafkan aku, maafkan aku yang tidak datang lebih cepat. hingga mereka berani melakukan semua itu kepadamu, maafkan aku!"
"Aku yang seharusnya minta maaf padamu, andai saja aku menghubungi mu lebih dulu, dan tidak gegabah dengan pergi sendirian, mereka tidak akan melakukan itu padaku! "
"Kau tidak salah, kau hanya panik. sebagai seorang ibu pasti yang ada di benakmu adalah keselamatan anakmu, dan kau sudah melakukan hal yang benar! "
"Lupakan kejadian ini, aku berjanji hal seperti ini tidak akan terjadi lagi!"
Jeni mengangguk dan membenamkan kepalanya di dada bidang Nathan, mencari perlindungan di bawah tubuh kekar dan kuat milik suaminya.
Berita penemuan mayat di Rumah Tua, mulai memenuhi halaman berita baik di media online dan cetak. kematian Selly yang cukup tragis tentu membuat dunia hiburan terkejut, pasalnya mayatnya ditemukan dalam keadaan menyedihkan. desas desus bunuh diri karena malu membanjiri kolom komentar, Nathan yang tentu sudah mengetahui semuanya melarang Jeni menonton berita ataupun memegang ponsel.
__ADS_1
Saksi mata seorang wanita yang mengetahui kedatangan Jeni ke lokasi, yang merupakan salah satu kompolotan para preman juga telah di musnahkan oleh anak buah Elios. namun tidak dengan bayi yang mereka gunakan untuk menjebak Jeni, ternyata mereka hanya menyewa sang bayi. setelah pekerjaannya selesai wanita itu mengembalikan bayi tersebut kepada orang tuanya, dan saat itulah anak buah Elios bekerja dengan bersih, hingga tidak ada jejak sama sekali, yang bisa mengikut sertakan sang Nona Muda.