
“Bhukk,,,Bhukk” Nathan melemparkan semua bantal yang ada di sofa ke arah Elios,bukan tendangan ataupun pukulan yang Nathan berikan kepada pria yang telah membohonginya begitu lama.hanya lemparan kecil sebagai bentuk kekesalan Nathan.melihat Elios yang tidak memberikan reaksi apapun,dengan langkah kesal Nathan menghampiri dan memberi tendangan telak pada salah satu kaki Elios,sehingga pria jangkung itu meringis kesakitan.
“Itu hukuman kecil untukmu karena telah berani berbohong dan bermain denganku,jika aku mau aku benar -benar akan mematahkan salah satu kakimu.aku hanya tidak ingin Tania dan istriku memusuhiku,dasar laki-laki bodoh!” Nathan berucap dengan geram,Nathan menghela nafasnya dan menghempaskan tubuhnya di sofa empuk miliknya.
Tatapan matanya yang tajam terus berarah ke pada Elios yang bahkan tidak berani mengelus kaki yang di tendang Nathan,untuk meredakan sedikit rasa sakitnya.Elios masih berdiri menahan rasa nyeri di kakinya.
“Duduk!” Nathan meminta Elios duduk dengan suara tegas,tanpa membantah Elios duduk tepat di hadapan Nathan.dirinya bagaikan tersangka yang akan di adili di persidangan,dengan duduk di kursi pesakitan.keheningan membentang di antara keduanya,tidak ada obrolan di antara keduanya hingga Elios memberanikan diri memecah kesunyian yang terjadi di antara mereka.
“Maafkan saya Tuan yang tidak memiliki keberanian untuk mengatakan yang sebenarnya,maafkan atas kelancangan saya karena mencintai Nona Tania.kebodohan saya adalah tidak berkata dengan jujur dan menyembunyikan hubungan kami,namun saya akan memperjuangkan cinta kami Tuan,kami akan berusaha mendapatkan restu Tuan serta Nyonya!” dengan tegas Elios menyatakan keinginannya,Nathan tersenyum mengejek membuat nyali Elios semakin menciut.
“Jika kalian berencana memperjuangkan cinta kalian lantas kenapa kalian masih bungkam dan tidak mengatakan apapun kepadaku,sampai kapan kalian akan diam? Dasar pria bodoh,seharusnya kau berani mengambil tindakan dan memperjuangkan cintamu,tapi kau malah menjadi seorang pria pengecut.apa alasanmu menyembunyikannya dariku?apakah karena perbedaan derajat?sehingga kau bungkam seribu bahasa?” Glek,Elios menelan ludahnya dengan susah payah ucapan Nathan cukup menyentil hatinya,semua yang di katakan Nathan benar adanya dirinya terlalu pengecut untuk mengakui semuanya.
“Maafkan saya Tuan,saya tidak percaya diri meminta restu anda dan Nyonya.saya hanya seorang asisten yang tidak memiliki latar belakang keluarga terpandang,saya hanya seorang pria yatim yang tidak memiliki keluarga.namun dengan beraninya mencintai adik anda dan mengharapkan restu dari anda Tuan,namun perasaan saya kepada Tania tulus sejak dulu!” Elios menatap kedua mata elang Nathan,yang menatapnya dengan tatapan marah.Elios telah menyiapkan dirinya menerima semua makian serta amukan Nathan,bahkan jika dirinya di pecat sekalipun Elios akan memperjuangkan cintanya kepada Tania.
“Dasar laki-laki bodoh,berapa lama kau bersamaku?apa kau tidak mengenal watak Tuanmu dengan baik?kau sungguh membuatku kecewa Elios!” Elios tertegun mendengar ucapan Nathan,dalam pikirannya kali ini dirinya sudah pasti kehilangan pekerjaan dan di tendang dari sisi Nathan.
“Kenapa kau berpikiran sesempit itu tentangku,tidakkah kau merasa jika aku selalu memberikanmu sinyal serta kesempatan bersama dengan adikku? kau benar-benar bodoh!” Nathan mendesah dan menyandarkan punggungnya ke sofa,kening Elios mengerut mendengar ucapan Nathan yang tidak dirinya mengerti.
“Apa maksud ucapan anda Tuan?” Nathan menatap Elios kesal,pria di hadapannya ini sangat pandai dalam mengolah data ataupun pekerjaan lainnya yang dirinya tugaskan,namun sangat bodoh dan tidak peka dalam urusan perasaan.
__ADS_1
“Apa kau pikir aku sedangkal itu dalam menilai calon pasangan adikku?apakah menurutmu kekayaan adalah yang utama bagi kebahagiaan adikku? Bukankah harta bisa kalian cari,dengan kalian bisa bersama serta saling mendukung satu sama lain uang bisa kalian cari? Aku hanya ingin adikku bahagia,dan tentunya kebahagiaannya terletak pada siapa pria pilihannya!”
“Aku tidak menyangkal jika hidup itu butuh uang,tapi ingatlah materi bisa kalian cari namun kebahagiaan apakah bisa di beli.aku menunggu dengan sabar bahkan menekan egoku untuk menunggu kejujuran kalian,menunggu kapan kalian dengan berani dan lantang mengungkapkan hubungan kalian berdua,apa kalian pikir aku buta tidak bisa membaca sikap tubuh serta tatapan kalian berdua,aku tidak sebodoh itu Elios!”
“Maafkan saya Tuan!” Elios menundukkan kepalanya dengan dalam,menyesali keputusannya.
“Aku benar-benar ingin menghajar dan mematahkan kakimu,dasar pria bodoh.aku tidak melarang hubungan kalian,selama kalian masih berada di jalan yang benar dan tidak mengecewakanku,aku merestui hubungan kalian!” Kedua mata Elios melebar mendengar ucapan Nathan yang bagaikan angin segar di telinganya,Elios terharu kedua matanya mulai berkaca-kaca tidak menyangka jika Tuannya sudah mengetahui hubungannya bersama Tania.
“Terimakasih Tuan,terimakasih atas kepercayaan yang anda berikan kepada saya ,saya tidak akan mengecewakan anda!” Nathan berdehem,menyembunyikan perasaan bahagianya.
“Jangan menangis dan berterimakasih kepadaku,sana temui Tania dan katakan dengan lantang pada pria yang kini di temuinya,bahwa Tania adalah milikmu jika kau berani!” Nathan berucap sambil mengejek,membuat Elios sedikit malu akan sindiran yang Nathan berikan.
“Pergilah,aku tidak suka melihatmu galau dan tidka fokus pada pekerjaan.dan satu hal lagi,setelah mendapat restu dariku bukan berarti kalian bisa bermesraan ditempat umum jika aku melihatnya lagi aku akan melempar mu ke kolam!”
“Apa maksud anda Tuan?”
“Aku pernah memergoki kalian berciuman di dapur,dasar pria mesum!”
Wajah Elios bersemu merah karena malu,ingin sekali Elios menenggelamkan dirinya saat itu juga di kolam,namun ada hal yang lebih penting yang harus dirinya lakukan yaitu membawa Tania pulang dan dengan lantang mengumumkan kepada dunia,bahwa Tania adalah miliknya.tanpa permisi kepada Nathan,Elios meninggalkan ruang kerja Nathan dengan wajah memerah karena malu.melihat tingkah Elios yang salah tingkah membuat Nathan tertawa lepas.
__ADS_1
Dasar pria bodoh,aku bahkan sangat berterima kasih padamu karena mencintai adikku yang manja itu.tapi kau malah takut mengakui perasaanmu sendiri,aku kurangi poinmu 50 karena selama belasan tahun bersamaku ternyata kau belum cukup mengenalku.
Dengan langkah tergesa-gesa Elios melangkah memasuki area kafe,selama perjalanan Elios terus berdoa agar kedua manusia yang kini bertemu masih berada di kafe tersbut.beberapa kali Elios mencoba menghubungi ponsel Tania,namun ponsel Tania tidak aktif dan semakin membuat Elios frustasi.dengan nafas sedikit terengah-engah kedua mata Elios menangkap sepasang muda-mudi yang duduk dengan berhadapan,Elios tidak memungkiri jika pria yang Tania temui cukup muda dan tampan.
Elios menetralkan debaran jantungnya,dengan langkah ringan dan lebar Elios menghampiri meja Tania.kedatangan Elios cukup membuat Tania terkejut berbeda dengan sang pria yang menatap bingung Elios.
“Elios!” Tania tidak percaya dengan apa yang dilihatnya,pria yang dicintainya berada di depan matanya tapi untu apa?bahkan Elios tidak berani mengungkapkan hubungan mereka,lantas apa tujuannya datang ke kafe?
“Maaf Nona,saya diminta oleh Tuan Nathan untuk menjemput anda dan membawa anda pergi secepatnya dari tempat ini!” Elios berucap dengan nada sopan,Tania menatap Elios tak suka.jadi kedatangannya atas perintah sang kakak dan bukan karena inisiatifnya sendiri?menyadari hal itu Tania semakin kecewa akan sikap Elios.
“Katakan kepada kakakku kalau aku akan pulang bersamanya,setelah makan siang kami akan pergi ke bioskop,ibu juga sudah mengetahui kemana kami akan pergi jadi kau bisa kembali dan menemui kakakku!” Tania menatap Elios dengan tatapan dingin,bisa Elios rasakan tatapan marah serta kecewa di dalam mata Tania, Elios tidak mungkin mengatakan tujuannya di hadapan laki-laki itu.melihat sikap keras kepala Tania,kesabaran Elios bear-benar di uji.
Tania bahkan tidak memperdulikan keberadaan Elios,Tania acuh dan menikmati makan siangnya bersama pria muda di hadapnnya.habis sudah kesabaran Elios,api cemburu mulai berkobar dihatinya melihat sang kekasih tersenyum dan bersikap manja di hadapan pria lain,meski Elios sadar jika Tania bersikap seperti itu sebagai bentuk protes dan kekecewaannya terhadap dirinya.
“Hentikan sikap keras kepalamu dan ayo kita pulang!” Elios berucap dingin membuat Tania menolehkan kepala dan menatapnya,Elios mengacuhkan Tania dan menatap pria muda di hadapannya dengan tatapan tajam.”dan kau,jangan pernah mendekati wanitaku lagi.jika aku tau kau menemui atau bahkan menghubunginya lagi,aku tidak akan segan-segan mematahkan kakimu!”
Elios meraih pergelangan tangan Tania,membawanya keluar dari kafe tersebut dengan hati yang panas.makian serta pukulan yang Tania berikan pada tangannya tidak membuatnya menghentikan langkahnya,yang ada dipikirannya adalah membawa Tania jauh dari kafe serta pria muda menyebalkan itu.melihat pasangan kencannya dibawa pergi begitu saja,sang pria hanya bisa menelan kekecewaannya.bahkan dirinya tidak berani menatap kedua mata Elios,bagaimana mungkin dirinya melawan dan menghentikan aksi Elios membawa Tania pergi.
“Lepaskan tanganku,kau tidak bisa bersikap semuanya kepadaku.aku bukan kekasihmu atau adikmu,aku adalah Nona Muda mu!” Ucapan Tania seperti angin lalu di telinga Elios,dengan sedikit memaksa Elios mendorong tubuh Tania masuk kedalam mobil dan menguncinya.Elios membawa mobilnya menelusuri jalanan yang sedikit ramai,Elios membawa Tania ke pinggiran kota tempat keduanya sering menghabiskan waktu bersama.setelah mobil terhenti,Tania dengan cepat keluar dan berjalan menjauhi Elios,Elios menghela nafas lelahnya dia mengejar dan meraih tangan Tania,membuat wanita itu memberontak dan mencoba melepaskan diri dari Elios.
__ADS_1
“Aku mencintaimu Tania!”