
Pagi ini setelah sarapan Nathan dan Elios berangkat ke lokasi pemotretan sesuai rencana sebelumnya,Jeni pun seperti biasa mengantar keberangkatan Nathan bersama sang buah hati.setelah memastikan mobil yang membawa suaminya menjauh,Jeni mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang.
“Lakukan sekarang!”
Jeni menatap ponsel di tangannya,tatapan matanya kembali menatap jauh ke depan dimana mobil sang suami sudah tak terlihat lagi.
Maafkan aku kali ini,aku akan melakukan sesuatu yang mungkin tidak kau sukai.tapi aku melakukannya agar wanita itu jera,dan tidak mengganggu keluarga kita lagi.
Setelah menitipkan sang putra kepada ibu mertuanya,Jeni meninggalkan kediaman Agatha untuk melakukan rencananya.Di damping sofi yang selalu setia menemaninya,Jeni menuju lokasi pemotretan yang menempuh jarak sekitar 1 jam.
Ditengah perjalanan Elios menerima kabar jika salah satu anak cabang perusahaan mengalami musibah,tanpa banyak pikir Nathan memerintahkan Elios untuk putar arah.meskipun Elios telah memberikan solusi untuk masalahnya,Nathan lebih memilih melihat anak cabang perusahaannya di bandingkan dengan melihat serta berada satu lokasi bersama Selly.
Setelah mendapat kabar bahwa Nathan putar arah,kini giliran Jeni menjalankan aksinya.Selly dengan semangat yang berkobar di hatinya telah duduk manis di dalam mobil,membayangkan akan berada satu lokasi bersama Nathan selama sehari,membuatnya merasa senang.perlahan mobil mulai bergerak dan melaju membelah jalan raya,yang padat akan kendaraan yang berlalu lalang.
Di tengah perjalanan mobil yang membawanya menuju lokasi tiba-tiba mati tanpa sebab,Selly yang menyadari mobil mati dan tidak bisa menyala mengeram kesal dan memarahi asisten serta sang sopir yang di nilai tidak becus dalam bekerja.
“Apa kau tidak memeriksa mobil ini sebelum berangkat?aku membayar mu mahal-mahal untuk menjaga fasilitas yang aku gunakan untuk membayar gajimu,aku tidak mau cepat carikan aku mobil lain yang bisa membawaku ke lokasi tepat waktu!”
“Akan aku usahakan Selly,tapi berhentilah marah-marah tidak ada gunanya dan itu hanya membuat kerutan di wajahmu semakin jelas!”
Selly melototkan kedua matanya,mendengar ucapan sang asisten yang begitu jujur apa adanya.lokasi yang jauh dari pemukiman serta kurangnya signal membuat mereka sedikit kesusahan,sang sopir berusaha melakukan apa yang ia bisa dengan memeriksa serta mengutak- atik kabel mobil berharap apa yang ia lakukan membuahkan hasil.
Sementara itu di lokasi pemotretan beberapa kru,produser dan Adi selaku fotografer telah menunggu kedatangan Selly yang terlambat 20menit lamanya.para kru serta Adi sangat tidak menyukai apa yang Selly lakukan,menurut mereka Selly benar-benar sangat tidak frofesional.lelah menunggu hampir 1 jam ,Adi dan kru memutuskan ingin kembali.
“Apa kalian butuh model?”
Suara lembut seorang wanita membuat mereka menghentikan kegiatan mereka,mata mereka melebar ketika melihat wanita cantik tersenyum dengan ramah.Adi tertegun dan sedikit terbawa suasana melihat paras cantik wanita di hadapannya,yang merupakan istri dari orang yang memeperkerjakannya.melihat sikap Adi yang begitu terlihat,Sofi berdehem membuat Adi mengalihkan tatapan matanya karena malu.
“Apa yang Nyonya lakukan di sini?”
Sang produser bertanya dengan sangat sopan,sambil melirik dan mecari keberadaan seseorang,siapa lagi kalau bukan sang suami Nathan.
“Suamiku tidak datang,ada urusan mendesak yang mengharuskan dia pergi.jadi untuk mewakilinya aku memutuskan ikut rombongan kalian,apakah kalian tidak nyaman dengan keberadaan ku?”
“Tidak Nyonya,saya malah sangat bersyukur atas kehadiran anda yang bisa menolong kami saat ini!”
“Adi,apa yang kau katakan!”
__ADS_1
Jeni tersenyum lembut mendengar ucapan Adi yang begitu jujur,Jeni sedikit mengetahui karakter Adi yang kuat karena itu Jeni mulai menyukainya.
“Jangan sungkan katakan padaku apa yang bisa aku bantu?”
“Jadilah model ku untuk hari ini!”
“Adi,kau ingin kita semua mati? Apa kau tidak ingat apa yang Tuan Nathan ucapkan!”
“Aku bersedia,tapi dengan satu syarat!”
“Nyonya,saya mohon jangan,kami masih sayang dengan pekerjaan kami!”
“Katakan apa syaratnya Nyonya?”
“Adi,,!”
Jeni tersenyum kembali mengagumi sikap Adi yang tegas dan berani,Jeni melangkah mendekati Adi menatap kedua mata Adi yang bening dan indah.jantung Adi berdegup kencang berada begitu dekat dengan Nyonya,sekaligus wanita yang begitu di puja oleh Nathan.wanita cantik dengan paras anggun ,yang begitu dijaga privasinya oleh sang suami.
“Kau tau bukan reaksi suamiku saat melihat wajahku terpampang jelas di setiap gambar yang kau ambil,aku ingin kau mengambil dari sudut yang berbeda!”
Adi mengerutkan dahinya mencoba mencari tau apa arti ucapan Jeni,Adi menatap Jeni dengan alis terangkat.
“Tepat sekali,aku ingin orang-orang penasaran dan tentunya tidak akan pernah mengira jika itu aku bukan,begitu juga dengan suamiku.meski dia akan marah ketika mengetahui semuanya,setidaknya dia tidak akan marah seperti saat dimana kau memperlihatkan wajahku dengan jelas!”
Adi terdiam mendengar ucapan Jeni,Adi mulai berpikir keras.objek sempurna berada di depan mata dan inilah yang yang dirinya inginkan,tanpa berpikir panjang Adi menganggukkan kepala dengan tegas .Jeni tersenyum dan memulai aksinya,Jeni mengganti pakaiannya dengan gaun putih yang telah di sediakan oleh penata busana.setelah di poles dengan sedikit make up tipis,Jeni semakin cantik dan anggun.
“Mari kita mulai!”
Jeni dengan anggun dan percaya diri mengikuti setiap arahan yang Adi berikan,bak model professional Jeni bergaya dengan sangat apik dan begitu natural.Adi mengambil setiap gambar dengan sudut berbeda,3 macam gaun Jeni gunakan hari itu dan semuanya terlihat sempurna.sang produser bahkan begitu puas akan semua hasil gambar yang Adi peroleh,setelah menyelesaikan pemotretannya Jeni kembali mengenakan gaunnya.
Tepuk tangan yang meriah Jeni terima begitu ia muncul,semua kru begitu senang dengan kerja keras sang Nyonya muda,istri dari atasan mereka.
“Terimakasih atas kesempatan yang telah kalian berikan kepadaku,aku percaya kepadamu produser,dan begitu juga padamu Adi!”
“Terimakasih atas kepercayaan anda Nyonya!”
Sofi menganggukkan kepala pelan,pertanda semuanya berjalan sesuai rencana.Sofi juga telah memeriksa semua gambar yang Adi ambil,tak ada satupun dari gambar yang Adi ambil memperlihatkan wajah sang Nona Muda.
__ADS_1
“Apa rencana anda selanjutnya Nona?”
“Membuatnya marah tentunya,dan memberinya sedikit pelajaran karena telah berani menjebak suamiku!”
Jeni tersenyum dan memasuki mobil,meninggalkan lokasi sebelum Selly datang.Dan tidak berselang lama sebuah mobil butut datang menuju lokasi,beberapa kru merasa heran akan mobil yang datang.semua mata tertuju pada kedatangan mobil tersebut,Selly turun dari mobil dengan wajah kesalnya.
“Selly!”
“Kenapa kalian menatapku seperti itu,seperti melihat hantu saja!”
“Apa yang kau lakukan,kenapa kau bisa menaiki mobil butut ini?”
Sang produser mendekat dan bertanya dengan sedikit kebingungan,wanita berkelas seperti Selly tidak mungkin rela menaiki mobil bobrok jika bukan karena terdesak.
“Mobilku mati di tengah perjalanan,dan naasnya lagi tidak ada satupun perumahan atau mobil yang lewat dikawasan ini,karena itulah aku tidak setuju kemari!”
Beberapa kru yang mendengarnya hanya memutar bola matanya jengah,mendengar ucapan Selly.melihat semua perlengkapan telah dimasukan ke tempatnya,Selly mengerutkan kening.
“Apa kita tidak akan melakukan pemotretan,kenapa kalian sudah berkemas?”
“Kami sudah selesai melakukan pemotretan !”
“Apa,,apa maksudmu?lantas siapa yang menjadi model utamanya?”
“Seorang wanita cantik yang berparas anggun,yang tentunya sangat professional dibandingkan dengan model yang terpilih,yang telah membuang waktu kami yang berharga!”
“Siapa modelnya,katakan padaku siapa modelnya?”
Adi bahkan tidak mendengarkan ocehan Selly yang marah dan memaki mereka,Adi meninggalkan Selly begitu saja.tidak mendapatkan jawaban dari Adi ,Selly beralih mendekati produser.
“Katakan?”
“Kau akan tau nanti,kami juga tidak mengenalnya,sebaiknya kita kembali!”
Selly tidak terima dengan apa yang ia dengar,kemarahan di hatinya mulai memuncak.melihat para kru mulai meninggalkan lokasi mau tidak mau dia mengikuti salah satu mobil kru,marah,kecewa itulah yang ia rasakan saat ini.
Aku sungguh tidak terima dengan perlakuan kalian,tapi siapa wanita yang menggantikan ku?
__ADS_1
Selly mencoba menanyakan kepada salah satu kru,namun jawabannya masih sama.mereka tidak mengetahui siapa wanita yang menjadi model mereka hari ini.seolah semuanya telah bekerja sama untuk menutup mulut,hingga tak ada satupun dari mereka yang membuka mulut.