Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
138.Kecewa


__ADS_3

Rapat berjalan dengan baik tanpa adanya hambatan,pihak Nathan sangat berharap kontrak yang di buat kali ini membuahkan hasil begitu juga dengan rekan investornya,keduanya mengharapkan hasil yang maksimal.


“Nathan!”


Selly mendekati Nathan yang masih duduk di kursinya,dengan gerakan menggoda Selly meletakan kotak Cake di atas meja.Nathan mengangkat alisnya ketika melihat logo Toko di kotak Cake tersebut,Selly meletakan beberapa Cake di atas piring yang telah dirinya siapkan.


“Cobalah,aku membelinya khusus untukmu.apalagi setelah kau mencobanya,menurut beberapa orang rasa Cake nya sangat enak!”


Elios hanya menatap keduanya dengan datar,namun dalam hatinya ia menertawakan kebodohan Selly yang tidak mengetahui apapun tentang Nona Mudanya.Nathan mengambil salah satu Cake yang memang menjadi kesukaannya,dan melahapnya.Selly tersenyum puas melihat Nathan yang begitu menikmati Cake yang ia beli, Selly duduk dengan tenang memandang serta mengamati Nathan yang menghabiskan semua Cake yang ia bawa sampai habis tak tersisa.


“Apa kau sangat menyukai Cake nya?”


“Hmm,,Cake nya sangat lembut dan enak,aku suka!”


“Benarkah,kalau begitu benar kata orang-orang kalau Cake di Toko roti itu adalah yang terbaik!”


Nathan tersenyum tipis,ternyata Toko Roti sang istri begitu di sukai,bangga itulah yang kini dirinya rasakan.diaman saat pertama kali mereka bertemu,Jeni dengan tegas mengatakan jika dirinya menjual Cake yang enak.


“Besok aku akan membawakannya lagi untukmu!”


“Terimakasih tapi aku tidak ingin merepotkan mu!”


“Tidak sama sekali,aku senang bisa melakukannya untukmu!”


“Kau tidak salah mengartikan sikapku kali ini bukan?”


Nathan menyimpan gelas yang baru saja di gunakannya untuk minum,menatap Selly dengan dingin.senyum indah terlihat di sudut bibir Selly yang di poles dengan gincu merah terang.


“Apapun itu aku tidak perduli,aku suka melakukannya!”


“Terserah padamu,satu hal yang harus kau ingat aku menghabiskan Cake yang kau bawa bukan karena itu pemberian darimu.tapi aku menghargai usaha pemilik serta pembuat Cake yang enak ini!”


Setelah mengatakan apa yang ingin ia katakan Nathan meninggalkan Selly begitu saja tanpa mengucapkan terimakasih,Selly menatapnya dengan senyum sinis.

__ADS_1


“kau boleh bersikap seperti ini kepadaku sekarang ,suatu saat nanti akau akan membuatmu tunduk dibawah kakiku,serta memujaku!”


Kesibukan Nathan di siang ini membuatnya tak menghubungi  Jeni,namun Elios sebagai asisten yang selalu bisa di andalkan selalu memberi informasi kepada jeni tentang keberadaan Nathan.


“Apa jadwal kita setelah ini?”


“Kita ada pertemuan malam ini dengan Tuan Takagi di klub malam!”


“Kenapa harus di klub malam,kenapa tidak memiliki restoran atau tempat hiburan lainnya?”


“Maaf Tuan ,semuanya telah di siapkan oleh pihak Tuan Takagi sendiri!”


“Baiklah aku akan menghubungi istriku terlebih dulu!”


Suara dentuman music yang cukup keras membuat genderang telinga seakan pecah,namun para penghuni klub malam seakan tak perduli dengan hal tersebut.beberapa orang terlihat tak perduli dengan keadaan sekitarnya,hanya satu yang mereka pikirkan yaitu kesenangan.


Nathan mendesah kesal ketika menginjakan kakinya di tempat seperti itu,jika bukan karena sang rekan bisnis Takagi sedang berulang tahun dan membuat pesta di Klub malam,dirinya tidak akan menginjakan kakinya dengan sukarela di tempat seperti itu.


“Ruang VVIP?”


Apakah Nathan sedang menemui seseorang  di dalam sana? Tapi siapa?


Selly diam termenung memikirkan siapa orang yang Nathan temui,seorang pelayan terlihat keluar dari ruangan tersebut.Selly mulai mendekati dan melancarkan aksinya menanyakan semua yang ingin ia ketahui.semula sang pelayan sedikit ragu,namun ketika dirinya menyebut Nathan,sang pelayan langsung menceritakan siapa yang ada di dalam ruangan tersebut.


Selly tersenyum setelah mengetahui Nathan menemui Tuan Takagi,seorang produser yang menjadi salah satu rekan bisnis Nathan.Selly memperbaiki penampilannya,dengan gayanya yang elegan Selly memasuki ruangan VVIP bersama seorang pelayan yang membawakan minuman untuk para tamu yang berada di ruangan tersebut.


Tuan Takagi melihat kedatangan seorang wanita yang yang dia kenal sebagai model pendatang baru yang begitu bertalenta,tentu kedatangan Selly di sambut dengan sangat baik oleh Tuan Takagi.


“Selamat malam Tuan Takagi bolehkah saya bergabung dalam pesta anda?”


“Dengan senang hati Nona Selly,kedatanganmu memperlengkap pestaku,benar kan Tuan-tuan?”


“Iya itu benar!” Beberapa pria yang ikut hadir dalam ruangan itu membenarkan ucapan Tuan Takagi,namun tidak bagi Nathan yang justru mengacuhkan kedatangan Selly.semua yang ada di ruangan tersebut begitu menikmati minuman serta pesta,karena sedikit bosan dengan pestanya Selly ijin pergi ke toilet.

__ADS_1


“Sial kenapa susah sekali mendekati pria itu,kenapa dia begitu menjaga jarak.haruskah aku melakukan sesuatu?”


Tidak menemukan cara lain Selly semakin kesal,setelah merapikan hiasannya Selly kembali ke ruangan VVIP,namun ketika berada di dekat pintu Selly melihat seorang pelayan yang membawakan beberapa minuman serta segelas jus,Selly mengerutkan keningnya.


“Bolehkah aku tau jus itu untuk siapa?”


“Itu untuk Tuan yang memakai Jas mewah,yang duduk paling sudut Nona!”


“Oh,bisakah kau mengambilkan aku satu jus lagi,aku akan menunggumu disini 


Setelah kepergian sang pelayan Selly dengan diam-diam memasukkan obat perangsang di minuman Nathan.


Beruntung aku selalu membawanya kemanapun aku pergi, malam ini kau akan menjadi milikmu Nathan.


Selly tersenyum senang, tak berselang lama sang pelayanan kembali dengan segelas jus yang tadi Selly minta.


"Terimakasih banyak! "


"Sama-sama nona! "


Selly membiarkan sang pelayanan masuk terlebih dulu, setelah sang pelayanan kembali keluar dari ruangan VVIP barulah ia masuk. Selly melihat Nathan meneguk habis jusnya,Selly tersenyum puas melihat hal itu.


Dengan gerakan gemulai Selly duduk disamping Nathan, Elios hanya bisa diam dan mengamati Selly diam-diam. Beberapa menit kemudian Nathan merasakan panas di tubuhnya, rasa tidak nyaman dan sesak di bagian sensitifnya mulai ia rasakan. Melihat hal tersebut Selly langsung melancarkan aksinya, dengan mengusap lembut paha bagian kiri Nathan.


"Apa terjadi sesuatu? Wajahmu memerah? "


Nathan menahan hasratnya, yang dia butuhkan adalah sang istri. Nathan menatap Selly dengan tatapan dingin, dengan kasar Nathan menghempaskan tangan Selly.


Nathan beranjak dari duduknya dan keluar dari ruangan begitu saja di susul Elios, Selly tak tinggal diam ia bangun dan mengikuti kemana Nathan pergi. Dengan keadaannya yang seperti itu, selly yakin Nathan membutuhkan pelampiasan dan dirinya tentu siap dengan hal itu.


"Nathan acaranya belum selesai kau mau kemana? Biarkan aku menemanimu jika kau merasa bosan,Aku juga merasa bosan berada di dalam sana. Bagaimana kalau kita jalan-jalan! "


"Enyah dari pandanganku! "

__ADS_1


__ADS_2