Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
115.Kepergian Alex


__ADS_3

Alex tersenyum sendu menatap layar ponselnya,wajah cantik Jeni masih setia menghiasai layar ponselnya.Alex ingin membawa satu-satunya kenangan yang dia miliki tentang Jeni,dia berjanji akan menghapus foto itu ketika hatinya benar-benar siap melupakan Jeni.


Alex duduk di sebuah kursi tunggu,menunggu jam terbangnya.semua pekerjaanya dia kerjakan secepat mungkin,dan sisanya dia serahkan kepada anak buahnya.Nathan mengamati Alex yang duduk sambil menunduk,Nathan mendesah pelan sebelum akhirnya melangkahkan kaki mendekati Alex.


Kado yang ingin Alex berikan kepada Jeni,dia kirimkan melalui kurir ke kantor Nathan,semua itu Alex lakukan agar tidak melihat wajah sahabatnya itu.bahkan dirinya tak menyampaikan jam keberangkatannya,hingga Nathan meminta Elios mencari tau sendiri.


“Apa begini caramu memperlakukan sahabatmu?” Alex mengangkat kepala dan menoleh ke sumber suara,Nathan berdiri dengan tatapan yang tajam,seolah kesal dengan sikap Alex.”Apa kau akan pergi tapa berpamitan denganku?” sekali lagi Nathan berucap dengan nada sedikit tinggi,Alex hanya diam dan menatap sahabatnya tanpa tau harus menjawab apa.


“Nath..Aku..!” suara Alex tercekat di tenggorokannya,Nathan bisa memahimi maksud Alex pergi secara diam-diam,namun tetp saja hal itu membuatnya kesal sekaligus geram.Nathan melangkah dan duduk tepat di sebelah Alex,diam tanpa berucap hingga kehiningan membentang di anatara mereka.


“Setidaknya katakan padaku jam keberangkatanmu,hingga aku bisa mengantar sahabatku pulang.apa kau masih menganggapku sahabatmu?” Alex tersenyum kecut mendengar ucapan Nathan,sebenarnya dirinya sangat ingin menghindari Nathan untuk beberapa saat ,sampai hatinya benar-benar kuat menghadapi keduanya.


“Aku tidak ingin terlihat bodoh Nath,bahkan aku tak bisa menatap matamu!” Alex berkata jujur dengan apa yang dirinya rasakan sekarang.Nathan menatap Alex jengah,meski dirinya marah dengan apa yang terjadi,Natahn masih bersikap rasional dengan tidak menyalahkan cinta Alex.


“Ada yang ingin bertemu denganmu sebelum kau pergi!” Nathan berucap dengan penuh arti,membuat Alex mengerutkan dahi.Nathan menatap Alex dan memberi isyarat dengan dagunya, Alex mengikuti arah dagu Nathan.darahnya berdesir,jantungnya berdegup kencang mentap kehadiran seorang wanita yang memenuhi hatinya kini.Jeni tampil cantik dress kuning cerah,yang melewati lutut.senyuman lembut Jeni membuat Alex tak berkedip,Nathan tersenyum masam melihat tatapan Alex kepada sang istri.


“Apa kau akan pergi tanpa berpamitan padaku?kau bukan teman yang baik Alex!” Alex tersenyum dan membuang tatapannya,menyembunyikan kesedihan serta matanya yang mulai berkaca-kaca.Ntahn terus mengamati setipa perubahan di wajah Alex,pria itu benar-benar mencintai istrinya.


“Maafkan aku,aku tidak sempat mengabarimu karena ada urusan mendesak yang harus aku selesaikan!” Alex berucap dengan tenang,memberikan Jeni senyumana termanisnya.Jeni terkekeh pelan berjalan mendekati Alex yang kini telah berdiri di hadapannya,Jeni mengulurkan sebuah kotak beludru berwarna biru tua.Alex melirik Jeni,mengangkat sebelah alisnya seakan bertanya apa  isi di dalm Box itu.

__ADS_1


“Itu hadiah dariku untukmu,selama ini kau menjadi teman yang baik untukku,tolong terimalah!” Alex mengulurkan tangannya,menerima pemberian Jeni.sesaat Alex melirik Nathan yang masih diam disampingnya,seprti meminta ijin kepada Nathan untuk menerima haduah pemberian istrinya.


“Terimalah jangan membuat istriku menangis!” ucapan Nathan yang penuh candaan,membuat Jeni dan Alex tersenyum.pemberitahuan penerbangan terdengar cukup keras,Alex tersenyum lembut kearah Jeni mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan . tanpa rasa curiga Jeni mengulurkan tanagnnya,tangan halus lembut yang yang selalu membuat jantung Alex berdegup,setiap kali kulit mereka tanpa sengaja bersentuhan.Alex menatap Jeni dalam menarik Jeni berlahan,membawa wanita itu dalam pelukan hangatnya.


Elios dan Nathan sempat terkejut karena melihat perlakukan Alex kepada Jeni,namun Nathan berusaha menhaan rasa cemburunya,bebrapa menit kemudian Alex melepaskan pelukannya.


“Berbahgaialah,jika bajingan itu menyakitimu lagi hubungi aku,aku akan datang dan senang hati menghajarnya untukmu!” Jeni terkekeh pelan. mendengar ucapan Alex,Nathan memandang tak suka sahabatnya itu,ucapan Alex menyindir dirinya secara tidak langsung.Jeni mengusap lembut tangan Alex,dengan tatapan tulus.


“Temukanlah cintamu,aku yakin ada seseorang yang tuhan ciptakan untukmu,hanya saja kau belum menemukannya.berbahagialah disana,kau pria baik yang pernah aku temui Alex!” Jeni berucap dengan penuh ketulusan,Alex mengangukkan kepalanya pelan.mentaap Nathan dan memeluknya,tak lupa Elios.setelah berpamitan Alex meninggalkan mereka,ketiganya menatap punggung Alex yang kian menjauh dan menghilang di balik pintu masuk.


Nathan merangkul pinggang Jeni posesif,mengahadiahi keningnya kecupan-kecupan kecil.setelah memastikan pesawat yang Alex tumpangi telah terbang,Nathan membawa Jeni ke mobil dan membawanya ke kantor bersamanya.


Terimakasih Jeni,aku akan menyimpan hadiahmu ini dengan baik.berbahagialah,,


****


“Apa yang kau dapatkan?” Selena duduk dihadapan Rado dengan sikap tidak sabar,dirinya telah menanti beberapa hari.dan hari ni Rado akan memeberikan laporan hasil penyelidikannya,tanpa kata Rado memberikan satu amplop di atas meja,yang dengan cepat Selena buka.Rado mencermati setiap perubahan diwajah Selena,yang tadinya begitu berseri-seri kini menjadi suram.


“Jadi Jeni sedang mengandung?dan apa kau yakin anak yang berada dalam kandunagn Jeni itu anak Nathan?” pertanyaan yang terlontar dari mulut Selena,benar-benar bodoh dan ingin membuat Rado tertawa.Rado terkekeh pelan mentaap wajah Selena yang berubah pucat.

__ADS_1


“Jadi anda berpikir anak yang dikandung wanita itu bukan anak Tuan Nathan?lantas anak siapa yang dia kandung?Hahaha,,jangn bodoh Nona!” Rado menertawakan kebodohon Selena,dengan tatapan dinginnya.Rado ingin sekali merobek mulut Selena yang bicara seenakanya,jika bukan Tuan Nathan yang menghamili Jeni lantas siapa?seandainya saja Selena melihat dengan mata kepalanya sendiri,bagaimana sayang dan perhatianya Nathan kepada Jeni,mungkin Selena tidak akan berani berucap hal sebodoh itu lagi.


“Aku akan menemui Jeni!” Rado melebarkan matanya,giginya menggeretak,tangannya terkepal kuat dibawah meja.apa yang sebenarnya ada dipikiran Selena,hingga ingin bertemu dengan Jeni yang sekarang dijaga lebih ketat dari biasanya.


“Apa yang akan anda lakukan jika bertemu dengannya?” Rado melontarkan pertanyaannya,membuat Selena mengerutkan dahinya dengan dalam.”Bukan urusanmu,yang jelas aku ingin memastikannya sendiri!” selena bicar dingin,sambil menatap foto Jeni yang tersenyum bahagia disamping Nathan.ada rasa cemburu serta iri,yang menyeruak kedalam hati Selena.seharusnya dirinyalah yang berada di posisi itu bukan Jeni,seharusnya  dirinya yang mendapat perhatian serta kasih sayang Nathan,dan bukan Jeni.semua kenyataan itu membuat Selena mengeram marah serta kesal dengan kebodohannya.


“Jangan pernah melakukan hal bodoh Nona,jangan membuat diri anda menderita dengan melakukan tindakan berbahaya.karena anda tidak ingin mendapatkan amukan mengerikan dari Tuan Nathan bukan?” Rado berucap dengan penuh penekanan yang mengancam,Selena mengerutkan kening menatap Rado dengan bingung,tak mengerti akan maksud ucapan pria yang duduk dengan tatapan dingin didepannya.


“Aku tidak mengerti maksudmu!” Rado menipiskan bibrnya,tersenyum mengejek kearah Selena,yang menunggu jawabannya.”Apa anda ingat dengan Lara?” Deg,jantung Selena berpacu lebih cepat mendengar nama Lara.wanita yang merupakan adik tiri Jeni,serta wanita yang pernah bekerjasama dengannya untuk memisahkan Jeni dan Natahn.


“A..apa yang terjadi padanya?” suara Selena sedikit bergetar,mmebuat Rado tersenyum tipis nyaris tak terlihat.perasaan Selena mulai dilanda cemas,tidak mungkin sesuatu terjadi pada wanita itu,karena yang Selena tau keduanaya adalah kakak beradik.melihat raut wajah Selena,Rado bisa memastikan jika wanita yang duduk di hadapannya,tidak mengetahui apapun tentang yang terjadi pada Lara.kesempatan ini di gunkan sebaik-baiknya oleh Rado,agar Selena tidak berani bertindak berlebihan.


“Jadi anda tidak tau apa yang terjadi pada Nona Lara?” Selena dengan cepat menggelengkan keplanaya,menatap Rado dengan rasa ingin taunya yang besar.Rado memberi tatapan mengerikan,membuat Selena menelan ludahnya dengan kasar.


“Wanita itu mati ditangan Tuan Nathan,karena mencoba membunuh istrinya!” wajah Selena pucat pasi,mendengar ucapan Rado.tubuhnya bergetar ketakutan,apakah benar yang dikatakan Rado tentang Nathan?Selena menggelengkan kepalanya,tak percaya dengan apa yang Rado ucapkan.semua itu mungkin dilakukan Rado agar dirinya tidak melakukan tindakan berlebihan,namun membunuh?Nathan tak mungkin melakukannya.melihat Selena yang tidak percaya pada ucapnnya,Rado tersenyum tipis dan menyadandarkan punggungny adi kursi.mengamati setiap ekspersi yang Selana perlihatkan.


“Anda pasti tidak percaya jika Tuan Nathan bisa melakukannya bukan?itu tandanya anda tidak mengenal beliau dengan baik,karena jika anda mengenalnya,anda tidak akan berani bertindak macam-macam!” ucapan Rado yang penuh penekanan serta peringatan mmebuat tubuh Selena bergetar.


Aku berharap dengan kenyataan ini anda tidak akan melakukan tinadakan bodoh yang berakibat fatal,seperti yang Nona Lara dan ibunya alami.seharusnya anda hidup dalam damai,tanpa mengusik ketenangan Tuan Muda Dan Nona.karena jika nada berani menyentuh  Nona Muda bahkan seujung rambutnya saja,anda akan merasakan kemurkaan Tuan muda yang tidak akan terkendali.  

__ADS_1


__ADS_2