Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
96. Aku Jatuh Cinta


__ADS_3

Pagi ini Alex sangat tampan dengan balutan kemeja biru lautnya,yang di padukan dengan celana kain berwarna hitam.terlihat sederhana namun sungguh menawan,kaum hawa yang melihatnya.hari ini adalah hari dimana dirinya akan bertemu Jeni,dengan penuh semangat serta percaya diri yang tinggi,Alex melajukan mobilnya menuju Toko Roti langganan Jeni.


Hampir 30 menit Alex menunggu kedatangan Jeni,hingga sosok cantik dengan perut buncit mengalihkan perhatian Alex.jantungnya berdegup cukup keras,melihat penampilan Jeni yang begitu sederhana,namun sangat menawan.Alex mulai menyadari jika semua dress yang Jeni gunakan adalah Dress terbaik,dan buatan beberapa brand terkenal.cara Jeni yang berdandan serta memadupadankan warna sangat Alex sukai,semua yang Alex lihat beberapa kali tidak ada yang jelek dimatanya,semuanya begitu pas sesuai seleranya.


Jeni yang masih terlihat bicara dengan beberapa karyawan tampak ramah,dan selalu tersenyum.hingga diam-diam Alex mengambil gambarnya,senyum puas terukir di bibirnya karena berhasil menyimpan sesuatu yang sangat berharga menurutnya.hari itu Jeni tidak datang sendiri,dia datang seperti biasa bersama Rado dan Sofi.namun kali ini keduanya datang sedikit telat kedalam Toko,karena itu Alex bisa dengan mudah mendapatkan gambarnya.karena jika Sofi mengetahuinya,tentu hal yang sama akan dirinya lakukan pada Alex.


Rado dan Sofi terlihat masuk ke dalam toko dengan beberapa kardus di tangannya,semua itu adalah bahan kue yang Jeni siapkan untuk satu bulan kedepan.seperti biasa Jeni akan masuk kedalam tempat penyimpanan,sebelum akhirnya dirinya akan duduk dan menikmati cake di meja yang berada di sudut tokonya.Alex mengerutkan dahi melihat kepergian Jeni,namun dengan sabar dirinya menunggu Jeni keluar.


Kenapa dia masuk kedalam,bukankah yang bisa masuk kedalam hanyalah para pegawai serta pemilik Toko ini.lantas apa yang Jeni lakukan?,,


Beberapa menit kemudian Jeni keluar bersama Sofi,sementara Rado masih berada di dalam.senyum senang Alex terukir,melihat Jeni yang mulai mengedarkan pandangannya mencari tempat kosong.Alex mengangkat dan melambaikan tangannya,berharap Jeni melihatnya.Jeni tersenyum melihat keberadaan Alex di tokonya,Sofi yang melihat keberadaan Alex mulai merasa tidak tenang.Sofi akan selalu bersikap waspada kepada setiap pria yang mendekati Nona Mudanya,karena nyawanya di pertaruhkan disini.


Nathan selalu berpesan kepadanya dan Rado untuk menjaga sang Nona,terlebih lagi dari para pria hidung belang,yang mengangumi serta mencari perhatian istrinya.Jeni memang ramah pada siapapun,namun instingnya sebagai seorang wanita tentu saja kuat.dirinya akan menyadari gelagat seorang pria,yang mulai mencari perhatian atau hanya sekedar kagum padanya.


Melihat sang Nona akan melangkahkan kakinya menuju meja dimana Alex berada,Sofi menarik pelan tangan Jeni,membuat Jeni menolehkan kepalanya kearah Sofi yang terlihat sedikit tidak tenang itu.Jeni mengerutkan alisnya,melihat tangannya d tahan oleh Sofi.


“Apa ada sesuatu Sofi?”


“Nona sebaiknya berhati-hati,saya tidak menyukai pria itu.jangan terlalu lama berinteraksi dengannya,saya takut jika suatu saat Tuan Muda akan melihat anda bersamanya!”


Jeni diam dan berpikir sejenak dengan apa yang Sofi katakan,memang benar apa yang sofi katakan.suaminya kini adalah pria pencemburu,bagaimana jadinya jika sang suami melihatnya bersama pria lain,meski hanya duduk dan minum kopi bersama.

__ADS_1


“Aku tau apa yang harus aku lakukan Sofi,apa kau pikir yang mengawasi ku hanya kalian berdua.aku yakin suamiku masih menempatkan beberapa orang lagi selain kalian!”


“Tenanglah,aku bisa mengatasinya.lagi pula tidak akan baik jika aku langsung menjauhinya,dia juga sudah tau kalau aku sudah menikah.dan lihatlah perutku ini,apa kau pikir masih ada pra yang menyukai wanita hamil sepertiku!”


Ucapan Jeni membuat Sofi tertawa,meski begitu Sofi mulai mengkhawatirkan sang Nona.melihat Jeni yang mulai melangkah dan menjauh darinya,membuat Sofi hanya bisa mendesah pelan.


Anda tidak akan tau isi hati seseorang Nona,di lihat dari tatapan pria itu ,aku yakin dia menyukaimu Nona.bukan hanya sekedar suka tapi sudah ke hal lain,pria ini tidak sama dengan Toni Nona,,


Sofi mengedarkan pandangannya mencari Rado,yang sudah duduk di sebuah meja,yang berada di seberang meja Jeni dan Alex.Sofi dengan segera menghampirinya,wajah Sofi yang sedikit panik membuat Rado mengangkat sebelah alisnya,tidak biasanya Sofi bersikap demikian.


“Apa ada sesuatu yang mengganggumu?”


“Bisakah kau singkirkan pria itu,setidaknya buat dia menjauh dari Nona.persaanku mengatakan Jika pria tersebut jatuh cinta pada Nona,pria itu bukan hanya mengagumi Nona.tapi ada perasaan lain yang dia rasakan!”


Rado menatap Alex dari jauh,melihat bagaimana Alex menatap Jeni yang sedang fokus pada buku di tangannya.instingnya pun mulai merasakan hal aneh pada Alex,tatapan Alex penuh dengan kelembutan serta tersirat sebuah perasaan yang besar di sana.


Sial aku kecolongan,jika tau seperti ini aku tidak akan membiarkan pria itu mendekati Nona.tapi ini pertemuan mereka untuk yang ketiga kalinya ,apakah iya pria itu jatuh cinta pada Nona?,,


Rado menatap kembali wajah Alex,mencari kebenaran di wajah yang kini terlihat bahagia itu.Rado mengepalkan tangannya,bagaimana dirinya bisa tidak menyadari hal  tersebut.


“Aku akan bicara dengan pria itu setelah ini,jadi kau bawa Nona pulang lebih awal.dan jika Nona bertanya tentangku,katakan saja aku sedang melakukan  suatu pekerjaan!”

__ADS_1


Sofi menganggukkan kepalanya,mereka harus memberi peringatan kepada Alex,jika tidak semua tidak akan terkendali jika sampai sang Tuan mengetahuinya.terlihat Alex dan Jeni sangat menikmati obrolannya,Alex menceritakan tentang pengalamannya bagaimana dirinya bisa menyukai buku.Jeni menjadi pendengar yang baik,bahkan sesekali bertanya tentang buku-buku yang Alex baca.


Hampir Tiga Jam keduanya mengobrol,hingga Rado memberi instruksi kepada Sofi untuk membawa Jeni kembali kerumah.suara notif di ponsel Jeni membuat obrolan keduanya terhenti,Jeni memeriksa ponselnya.pesan yang masuk dari sofi,yang mengatakan jika suaminya akan pulang lebih awal hari ini.karena akan ada tamu yang kaan di bawa ke rumah mereka.  


“Aku harus kembali Alex,akan ada tamu yang berkunjung kerumahku.jadi aku harus pulang dan membuat persiapan!”


“Apakah aku juga bisa bertamu kerumah mu,dan mencicipi masakan mu Jeni?”


“Tentu aku harus meminta ijin suamiku terlebih dulu Alex,dan jika suamiku mengijinkannya,aku akan menghubungimu.dan terimakasih atas bukunya Alex,aku akan membacanya!”


Jeni tersenyum lembut sebelum meninggalkan Alex,yang hanya melamun di tempatnya.Alex mulai tersadar dari lamunannya,namun tubuh Jeni sudah menjauh dan  hilang di balik pintu kaca toko.Alex mendesah pelan karena kebodohannya,bisa-biasanya dirinya melamun karena terpesona kan senyuman Jeni.hal yang seharusnya tidak boleh dirinya lupakan dan dia lewatkan,yaitu meminta nomer ponsel Jeni.Alex mengacak rambutnya dengan satu tangannya,merutuki kebodohannya.hal itu tak luput dari pengamatan Rado,hingga dirinya bisa memastikan bahwa sang Nona tidak boleh bertemu Alex lagi.


Sementara di mobil,Jeni merasa ada sesuatu yang tertinggal,membuat Sofi tersenyum.


“Rado sedang melakukan suatu pekerjaan Nona,jadi kita akan kembali ke rumah berdua saja!”


“Sofi bisakah kau mengantarku ke kator suamiku,aku ingin melihatnya.tapi sebelum itu,kita beli buah dulu!”


“Tentu saja Nona,dengan senang hati!”


Jeni tertawa pelan mendengar jawaban Sofi, yang begitu menggelitik di pendengarannya.perlahan mobil yang membawa mereka, melaju pelan menuju kantor Nathan.sementara Rado masih berada di toko roti,mulai mendekati Alex yang masih duduk sambil melapun.menyadari seseorang menghampirinya,Alex menolehkan kepalanya dan melihat seorang pria tinggi jangkung telah berdiri tepat di hadapannya.

__ADS_1


Tanpa basa-basi Rado mendaratkan bokongnya di kursi ,dan berhadapan dengan Alex.mendapat tatapan dingin dari seorang pria asing,tentu membuat Alex mengerutkan dahi dan bertanya-tanya tentang siapa gerangan pria yang kini duduk di hadapanya.keduanya saling memberi tatapan mengintimidasi,Alex bahkan terlihat begitu tenang mengahadapi Rado.jika orang lain bisa dipastikan nyalinya akan langsung menciut,mendapat tatapan mengerikan dari Rado.auranya yang begitu dominan,membuat siapa saja yang berhadapan dengannya kocar-kacir.


“Jauhi wanita itu,sebelum anda menyesal!”


__ADS_2