
Elios mendesah pelan di sela-sela kesibukannya,hati serta perasaannya kacau.meski dirinya telah menyibukkan diri dengan berbagai pekerjaan yang menumpuk namun tetap saja,pikirannya tertuju pada sang pujaan hati yang terus mendiaminya.meski dirinya terus berusaha menjelaskan dan meminta maaf hati Tania seakan mengeras,sikapnya berubah sinis.hilang sudah tatapan lembut penuh cinta yang selalu dirinya dapatkan dari Tania,lenyap sudah harapannya untuk berdiri di samping Tania dengan wajah bangga.
Hampir sebulan ini hubungan keduanya bisa dikatakan tidak bisa di selamatkan lagi,Tania selalu keluar bersama pria muda yang ibunya kenalkan kepadanya,bahkan keduanya terlihat dekat dan mesra.Elios mengubur harapannya dalam dasar hatinya,Elios tersenyum kecut mengingat nasib cintanya yang kandas tanpa bisa di perjuangkan kembali meski Nathan telah memberikan izinnya,tetap saja kemungkinan dirinya dan Tania bersatu sangatlah tipis.dering telepon di samping mejanya membuyarkan lamunannya,dengan lemah Elios mengangkat sambungan telepon yang pastinya berasal dari Nathan.
“Keruangan ku sekarang!”
“Baik Tuan!”
Beberapa kali Elios menghirup dan menghembuskan nafasnya,menyiapkan diri secara professional di hadapan atasannya.Elios mengetuk pintu dan masuk keruangan Nathan setelah Nathan mempersilahkannya masuk.
“Bagaimana proses syuting iklan apakah bagian pemasaran telah menyelesaikannya?”
“Sudah Tuan,semua laporannya tertulis disini!”
Elios menyerahkan tablet yang berisikan laporan hasil kerja dari tim pemasaran,Nathan membaca dengan seksama semua yang tertulis di file tersebut .Nathan mengangguk-anggukkan kepalanya dengan pelan,semua berjalan sesuai keinginannya yang harus mereka tunggu adalah hasil akhirnya.
“Bagus,kalian melakukannya dengan baik aku berharap hasilnya memuaskan!”
Elios menundukkan sedikit kepala tanda hormatnya kepada Nathan,dengan kening sedikit mengerut Nathan menatap Elios dengan tatapan tajamnya.
“Apa kau bergadang dan tidak tidur dengan baik?”
“Tidur Tuan,hanya saja ada beberapa pekerjaan yang membuat saya harus bergadang dalam beberapa hari ini!”
“Hah,,jangan membohongiku Elios,kalian belum baikan?”
Elios menelan ludahnya dengan kasar mendengar pertanyaan dari Bos sekaligus kakak dari wanita yang di cintainya,Elios tersenyum mengingat nasib cintanya.
“Anda tidak perlu khawatir Tuan,mungkin tidak ada benang perjodohan yang terjalin di antara kami,meski saya telah berusaha dan berjuang memperjuangkan cinta yang saya miliki,tapi sepertinya harapan itu telah hilang di hempas badai.
“Jadi kau menyerah?”
“Saya menyerah setelah berjuang Tuan,saya tidak ingin memaksakan cinta seorang wanita untuk menerima cinta saya.seiring berjalannya waktu semua akan kembali ke tempatnya Tuan!”
Nathan mengangkat alisnya tak menyukai ucapan Elios yang begitu merendahkan dirinya sendiri.Nathan mendesah bangkit dari duduknya,melangkah mendekati Elios dan berdiri tepat di depan pria jangkung yang begitu setia kepadanya selama belasan tahun. Nathan menepuk pelan pundak Elios,yang sedikit terkejut akan perlakuan Nathan yang hangat kepada dirinya.
“Aku tidak hanya menganggap mu sebagai asistenku,aku juga sudah menganggap mu sebagai teman serta saudaraku.kita telah bersama bukan satu atu dua tahun Elios,tapi belasan tahun lamanya dan kita mulai terikat satu sama lain!”
__ADS_1
“Kejarlah kebahagiaanmu,menikahlah jika kau telah menemukan seorang wanita yang bersedia hidup bersamamu dalam suka dan duka.aku tidak ingin mencampuri urusanmu dengan Tania,kalian sama-sama dewasa,aku yakin kalian bisa mengambil suatu keputusan secara bijak!”
Nathan menepuk pundak Elios beberapa kali,membuat Elios terharu akan perlakukan Nathan yang begitu hangat.
“Terimakasih atas kebaikan anda Tuan!”
“Terimakasih karena sampai detik ini kau masih berada di sisiku!”
Keduanya tersenyum,dan tanpa Elios duga Nathan memeluknya dengan hangat.Butiran bening tanda kebahagiaan mengalir membasahi pipi Elios,untuk pertama kalinya Nathan memberikan kehangatan kepadanya.
“Jangan menangis,kau terlihat seperti perempuan!”
“Maafkan saya Tuan,saya sangat bahagia dan terharu!”
“Apa kau sangat bahagia mendapat pelukan dari seorang Nathan? Jika kau mau aku bisa memelukmu jika kau butuh pelukan!”
“Terimakasih Tuan,saya tidak ingin mendapat masalah dan di musuhi oleh Nona Jeni karena merebut anda!”
“Haahaha,,dia bahkan sudah membencimu sekarang!”
****
“Selly penampilanmu hari ini aneh,kau sedang melakukan trik apa lagi?”
“Ayolah,aku ingin membuat pengusaha kaya raya jatuh hati kepadaku,dan caranya adalah berpenampilan sederhana namun tetap berkelas !”
“Tapi ini bukan gayamu Selly,kau seperti sedang meniru gaya seseorang tapi siapa ya,,!”
Selly memutar kedua bola matanya ketika mendengar ucapan salah satu rekannya,yang masih sibuk dengan pikirannya.
“Pernahkah kau melihat istri dari Tuan Nathan? Penampilannya memang sangat sederhana namun sangat berkelas,di lihat dari segi manapun,dengan pakaian apapun Istri atasan kita sangat cantik!”
“Ahh,,Aku baru ingat,gayamu ini seperti Nyonya Jeni yah,,istri dari Tuan Nathan.kau tau setiap dia berkunjung kekantor kita dia tidak pernah berdandan mewah,bahkan sangat natural membuat aura kecantikannya semakin memukau.bahkan atasan kita memberi larangan lisan untuk tidak menatap istrinya,bukankah sangat romantis!”
Kegaduhan mulai terjadi ketika para rekannya menggosipkan Jeni,kesal,marah itulah yang Selly rasakan.bisa-bisanya dirinya dikatakan meniru gaya Jeni,dengan kesal Selly menggebrak meja dengan sangat kuat membuat para rekan kerjanya terkejut akan tindakan yang dirinya lakukan.
“Kau,,kau kenapa?”
__ADS_1
“Telingaku sakit mendengar ocehan kalian!”
Selly meninggalkan para rekan kerjanya,hatinya panas mendengar pujian yang di peruntukkan kepada Jeni.meski sebenarnya dirinya mengakui kecantikan Jeni,namun dirinya seolah menutup kedua matanya akan kenyataan yang ada di depan mata.
Selly melangkahkan kaki jenjangnya menyusuri lorong gedung berharap dirinya bisa bertemu dnegan Nathan secara tidak sengaja,senyum lebar merekah di bibirnya ketika kedua matanya menangkap bayangan Nathan dan Elios keluar dari Lift.
“Tuan Nathan!”
Nathan menghentikan langkahnya ketika suara manja terdengar di udara,Selly melempar senyum manisnya kepada Nathan,sang pria pujaan.
“Selamat siang,kebetulan sekali kita bertemu disini apakah anda ingin makan siang?”
BUkannya menjawab pertanyaan Selly,Nathan membalikkan tubuhnya meninggalkan Selly yang tidak ingin menyerah.Selly terus mengoceh mengikuti langkah Nathan yang lebar sampai di pintu utama gedung. Menyadari Selly yang terus mengekorinya tanpa mau menyerah,Nathan membalikkan tubuhnya menatap Selly dengan dingin.
“Dasar wanita tidak tau malu,kau secara terang-terangan mengacak seorang pria yang telah beristri untuk makan siang,meski sudah beberapa kali mendapat penolakan?apa yang menjadi obsesimu sehingga kau membuang rasa malumu hanya untuk mendekatiku?.apakah diluar sana tidak ada target empuk yang bisa kau dapatkan,sehingga mendekatiku?”
“Glek”,,Selly menelan paksa ludahnya,lidahnya kelu untuk menjawab pertanyaan Nathan yang cukup menghujam dan menghinanya.Nathan melangkah mendekati Selly yang berdiri mematung,aura dingin yang menakutkan tiba-tiba membuat bulu kuduk Selly berdiri,takut? Itulah yang dirinya rasakan sekarang.
“Aku tida tertarik pada wanita sepertimu,kau dan kakakmu sama saja.jangan pernah mengganggu ketentraman keluargaku jika kau tidak ingin berakhir mengenaskan,ini peringatan pertama dan terakhir dariku.aku bukan seorang pria yang penuh belas kasih,jika kau ingin merasakan kemurkaanku maka cobalah,ketika saat itu tiba kau akan menyesalinya bahkan meminta ampun padaku pun percuma!”
Kening Selly mulai berkeringat karena ketakutan yang luar biasa,pria di hadapannya mulai menunjukan sifat aslinya tau mungkin sifat aslinya lebih kejam dari dugaannya.kedau kaki Selly terasa lemas dan tak mampu menopang berat tubuhnya,Nathan menatapnya dengan sinis meninggalkan Selly yang tampak pucat ketakutan.
Kakak,, pria seperti apa yang kau gilai,bahkan dia begitu menakutkan?.apakah aku harus mundur saja dari rencana ini,aku masih menyayangi nyawaku aku masih ingin menikmati kehidupan mewahku,,
“Apa wanita itu akan berhenti mengejar anda Tuan?”
“Jika dia tidak sebodoh kakaknya aku yakin dia akan menjauh,tapi jika sifatnya seperti kakaknya aku yakin dia akan merubah siasatnya.yang perlu kita lakukan sekarang hanyalah mengintai dan melihat apa yang dia lakukan!”
Elios mengangguk membukakan pintu penumpang bagi Nathan,Elios menyalakan mesin mobilnya dan melaju menuju kediamannya.Selly membasuh wajahnya yang pucat,ancaman Nathan masing terngiang-ngiang di telinganya.ancaman seorang pria penguasa kerajaan bisnis tentu tidak pernah main-main,apalagi Nathan dikenal dengan kebengisannya terhadap lawannya di dunia bisnis.
Sepertinya aku harus bermain cantik,jika aku tidak bisa mendekati Nathan secara langsung maka jalan satu-satunya adalah berteman dengan Bibi Agatha,dan menjatuhkan Jeni.dengan begitu pernikahan mereka akan hancur,dan aku bisa masuk kedalamnya secara perlahan-lahan.Yah,,aku akan mengubah strategi ku.
Selly tersenyum sinis melhat tampilan dirinya di cermin,taka ada satu pun pria yang menolaknya selama ini.namun ucapan Nathan yang mengatakan jika dirinya tidak tertarik terhadapnya membuatnya semakin tertantang untuk membuktikan bahwa dirinya layak untuk sang Milyader.
Jeni tersenyum bahagia ketika membaca undangan di tangannya,sang sahabat Renita akhirnya menggelar pernikahannya dengan sang pujaan hati.sahabat yang pernah menjerumuskannya pada perjodohan gila yang membuat dirinya berakhir menikahi Nathan.
“Apa yang membuat istriku senyum-senyum sendiri sampai mengabaikan kedatanganku!”
__ADS_1