Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
37.Perjanjian


__ADS_3

Rasa marah dan kecewa yang Nathan rasakan, membuatnya tak bisa menutup mata,dia ingin mengakhiri hubungan antara ayah dan anak itu.hubungan yang dari awal, hanya menguntungkan sang Ayah, dan membuat sang Putri menderita.


Saat Nathan sedang memikirkan cara terbaik untuk istrinya, agar tak terluka lagi oleh kelakukan keluarga,yang tak menerima keberadaannya.Elios dan Tuan Sanjaya, memasuki Ruangan Nathan yang begitu luas.


“Tuan Sanjaya sudah ada disini Tuan Muda”,,ucap Elios sopan,Nathan membalikkan tubuhnya dan menatap sang mertua dan mempersilahkannya duduk.kini mereka duduk di sofa dengan kopi yang telah terhidang di atas meja.


Nathan menjamu Tuan Sanjaya kali ini,dia menatap lekat wajah Tuan Sanjaya, yang tidak memiliki kemiripan sama sekali dengan istrinya.mendapat tatapan lekat seperti itu, membuat Tuan Sanjaya salah tingkah.


“Maafkan atas kedatangan saya,yang mendadak dan tidak membuat janji terlebih dahulu Tuan Nathan”,,ucap Tuan sanjaya, memberanikan diri menatap Tuan Nathan.


"Katakan!",,ucap Nathan singkat.


“Saya mohon bantuan dari anda Tuan,meskipun anda belum sepenuhnya membatalkan kerjasama kita,namun hal itu telah membuat perusahaan saya terancam bangkrut!"


"Semua investor sedikit demi sedikit hengkang, dan membatalkan perjanjian secara sepihak.saya mohon bantuan anda, agar tetap berinvestasi dan berkerjasama dengan kami!


“Apa yang aku dapat jika aku kembali berinvestasi!"


Ucapan Nathan yang santai membuat Elios, sedikit mengerutkan dahi.Tuan sanjaya seketika terdiam, apakah dia harus memberikan Lara. sesuai dengan permohonan putri keduanya, yang begitu menginginkan Nathan. Jeni adalah putri yang sudah dia berikan sebagai jaminan,apakah Jeni membuat Tuan Nathan, merasa tidak puas.


Apakah aku harus memberikan Lara juga ,mungkin bisa karena Jeni selalu membuat masalah berbeda dengan Lara.


“Saya akan memberikan putri kedua saya Lara kepada anda,jika anda tidak puas dengan Jeni. karena saya tau putri saya Jeni, telah banyak membuat masalah untuk Tuan!'


Nathan mengeraskan rahang dan mengepalkan tangannya,mendengar ucapan Tuan Nathan,sedetik kemudian tawa Nathan menggelegar di ruangan tersebut.


“Jadi anda berfikir, saya akan membantu anda jika anda menyerahkan putri kedua anda begitu!"


Tuan sanjaya tampak kebingungan, dan tanpa pikir panjang,dia mengatakan apa yang dia ketahui tentang Lara yang memang jatuh hati pada Nathan.


“Sebenarnya Putriku Lara telah menyimpan hati kepada anda,hanya saja anda lebih memilih Jeni.jadi mau tidak mau,saya meminta Jeni menikah dengan anda!"


"Namun jika anda berkenan, anda bisa membawa Lara juga Tuan Muda!


“Jadi anda meminta saya,menikahi kedua Putri anda!"


Dan tanpa tau malu,Tuan sanjaya menganggukkan kepalanya.


"Bagaimana jika aku hanya memilih salah satunya, siapa yang anda inginkan menjadi istri saya, putri anda Jeni atau Lara!"


Pertanyaan yang menjebak Nathan lontarkan,dia ingin melihat sampai dimana Jeni,dimata sang ayah.sementara Tuan Sanjaya berfikir sejenak Jeni adalah putrinya yang suka membangkang, bahkan selalu menyulitkannya tidak seperti Lara yang selalu menurut dan membanggakan keluarganya.jadi dengan mantap dja mengatakan jika dirinya lebih memilih Lara, yang menjadi istri untuk Nathan.


“Jadi anda meminta saya menikahi Lara,dan menceraikan Jeni”,,ucap Nathan menahan emosi.


“iya Tuan,Lara lebih lembut dan juga penurut, dia tidak pernah membantah apapun yang saya katakan.dan saya yakin,dia tidak akan membuat masalah dan membuat Tuan malu! "

__ADS_1


“Jadi menurutmu, Jeni memalukan untuk keluargamu dan keluargaku”,,ucap Nathan semakin geram.


“Selama ini dia selalu membuat saya malu, dengan tingkahnya yang sering keluyuran sampai tengah malam,bahkan main motor bersama para brandal!"


"Dan jika keluarga besar anda tau,pastinya membuat keluarga anda malu,serta pertemuannya yang secara diam-diam dengan mantan kekasihnya.yang mengakibatkan dia, mengalami kecelakaan!"


Sungguh Elios dan Nathan, tak habis pikir dengan jalan pikiran Tuan sanjaya,yang seolah begitu membenci Jeni.Nathan menahan emosinya agar tak menghajar lelaki paruh baya, yang menjadi mertua serta ayah dari wanita yang dia cintai.


“Jika aku mengajukan hal lain, apakah anda menyanggupinya”,,ucap Nathan tak mengalihkan pandangannya,sejenak Tuan Sanjaya berpikir dan kemudian menganggukkan kepalanya.


“Aku akan membantumu tapi dengan syarat! "


"Apa syaratnya Tuan Nathan?",, ucap Tuan Sanjaya tak sabar.


" Putuskan hubungan darahmu dengan JENITA STEVANIA,jangan pernah datang menemuinya.putuskan segala hubungan kalian,jika anda melanggarnya aku akan menghancurkan perusahaan anda sehancur-hancurnya!"


"Dan buang angan-angan anda, untuk menempatkan putri keduamu di keluargaku.dan ingatlah bisnis adalah bisnis, jadi aku akan tetap mengambil bagian ku,setiap bulannya sesuai perhitungan dan kerjasama kita!"


Nathan sudah menampilkan wajah geram,dan penuh amarahnya.Tuan sanjaya tertegun, mendengar syarat yang diajukan oleh Nathan. namun ketika dia melihat keuntungan dari persyaratan itu,dengan cepat dirinya menyetujui persyaratan yang diberikan Nathan.meski diliputi oleh rasa marah,Nathan meminta Elios menyiapkan perjanjian secara tertulis, dan dengan beberapa aturan yang Nathan tambahkan sendiri.


Tuan Sanjaya membaca isi perjanjiannya,keningnya sedikit mengkerut.


Isi perjanjian.


1.Jangan pernah mendatangi Jeni,tanpa ijin dari Nathan.


3.jangan pernah menyentuh Jeni,seujung rambut pun,,dan masih ada beberapa persyaratan lainnya.melihat Tuan sanjaya, hanya diam tanpa bersuara membuat Nathan geram.


“Jika anda setuju maka cepat tandatangani, dan jika anda keberatan dengan semua yang tertulis di sana,anda bisa angkat kaki dari sini!'


Tuan sanjaya dengan cepat menandatangani perjanjian tersebut,dan dengan cepat pula Elios mengambilnya dan menyimpannya.Tuan sanjaya, bangun dari duduknya ketika melihat Nathan bangun,dengan perlahan Nathan menghampiri Tuan Sanjaya. pandangan Nathan tak bersahabat, kilatan kemarahan terpancar jelas dimatanya.


Tuan Sanjaya berkeringat dingin ketika melihat tatapan itu,ruangan yang dingin karena pendingin udara,mendadak menjadi panas.Nathan menatap lekat Tuan sanjaya,sementara Tuan sanjaya hanya bisa menelan ludah dengan tubuh yang sedikit gemetaran.


Nathan mencondongkan kepalanya dan berbisik ditelinga Tuan sanjaya.


“Aku ingin sekali menghajar mu,bahkan ingin sekali membalas perlakuan kalian terhadap istriku!"


"Jika tanganmu,ataupun anggota keluargamu yang lain berani menyentuh wanitaku lagi, maka akan aku pastikan hidup keluargamu, dan perusahaan mu hancur!"


"Jadi berterimakasih pada Jeni,yang telah menolong kalian dari kehancuran.dan ingat nama jeni sekarang adalah, JENITA STEVANIO AGATHA Nyonya Muda keluarga Agatha!"


Nathan menegakkan tubuhnya,dapat dia lihat tubuh Tuan sanjaya, yang membeku dan gemetar. dia memberi kode kepada Elios, untuk membawa Tuan Sanjaya pergi dari ruangannya,dirinya begitu muak dengan sang mertua. yang begitu tanpa tau malu menjual putri-putrinya,Elios mengantar Tuan Sanjaya sampai dilobi.dan sebelum Elios meninggalkan Tuan Sanjaya,Elios mendekat sehingga membuat Tuan Sanjaya,mundur beberapa langkah untuk melindungi dirinya.


“Jika anda berani menyentuh Nona Muda kami, dengan tanganmu itu,aku yang akan memastikan tanganmu itu patah atau terlepas dari tubuhmu!"

__ADS_1


"Karena Nona Muda kami, sangat berharga bagi kami keluarga Agatha, dan jangan pernah main-main dengan ancaman Tuan Muda!”


Elios meninggalkan Tuan sanjaya, yang ketakutan,kakinya tak mampu menopang tubuhnya. tenaganya hilang, dia berjalan tertatih-tatih menuju mobilnya, saat sang sopir melihat keadaan tuannya dengan segera dia datang menghampiri dan memapah sang Tuan.


Setelah kejadian hari ini di kantor Nathan, Tuan Sanjaya kehilangan kepercayaan diri.dia begitu menjelek-jelekan Jeni, didepan Tuan Nathan,dia memijat kepalanya yang terasa begitu sakit. dia pusing memikirkan perusahaan, dan kata-kata Elios.saat sang istri melihat keadaan sang suami, yang begitu kacau ,dengan cepat dia datang menghampiri suaminya.


“Apakah ada masalah, kenapa wajahmu pucat Pa!"


Bukannya menjawab ,Tuan sanjaya hanya menghela nafas beratnya,dia memandang sang istri yang sebenarnya memiliki andil besar dalam menyakiti Jeni selama ini.


“Hari ini Papa datang menemui Tuan Nathan, dan kami sepakat membuat perjanjian! "


Sang istri menjadi sangat antusias, mendengar ucapan sang suami,dia berharap mendengar berita yang membahagiakan ,dan menguntungkan untuknya.


"Bagaimana hasilnya,apakah Tuan Nathan menerima permohonan Papa,dan menerima usul Papa untuk menjadikan Lara istrinya!”


serentetan pertanyaan dia berikan kepada sang suami,Tuan Sanjaya menggeleng lemah.


”Lalu maksud Papa perjanjian apa”,,Tanya sang istri yang mulai tak sabar,mereka tak menyadari Lara telah datang,ketika mendengar namanya disebut dengan cepat dia berlari kearah kedua orang tuanya.


“Apakah Tuan Nathan menerima Lara,sebagai istri keduanya Pa,atau dia akan menceraikan Jeni terlebih dahulu sebelum menikahi Lara”,,ucap Lara begitu antusias,sehingga membuat sang ayah semakin pusing.


“Dengarkan baik-baik,Papa telah membuat perjanjian dengan Tuan Nathan. yang isinya keluarga kita harus memutuskan hubungan dengan Jeni,dalam bentuk apapun!'


"Dan jangan pernah menyentuhnya, jika itu terjadi, keluarga kita akan hancur.dan kalian tau bukan,ancaman keluarga Agatha tidak main-main!"


"Jadi dengarkan dan ikuti perjanjian, yang telah Papa sepakati. jika kalian tidak ingin tinggal, di kolom jembatan!”,,ucap Tuan sanjaya tegas,membuat sang istri ketakutan.


“Jadi Tuan Nathan, tak menerima Lara sebagai jaminan!”


Tuan sanjaya tak habis pikir dengan pemikiran Lara,kenapa dia begitu ingin menjadi istri dari Tuan Nathan. apakah dia tidak tau perangai sang Tuan Penguasa.


"Jauhkan keinginanmu itu,karena kau tidak akan pernah bisa menggapainya. dan jika kau berani mengganggu Jeni, atau mengusik Tuan Nathan,kau tidak akan tau apa yang akan mereka lakukan padamu!”


Sang ayah pergi meninggalkan istri dan anaknya tersebut,Lara mengepalkan tangannya mendengar ucapan sang ayah yang meremehkannya.


Lihatlah aku, akan membuat Tuan Nathan bertekuk lutut dibawah pesonaku.


Sedangkan sang ibu hanya melirik sang putri, tanpa tau apa yang sebenarnya ada dipikirannya.


Ketika dalam perjalanan kembali ke rumah,Nathan memberi perintah kepada Elios,untuk memajang Foto pernikahannya bersama sang istri. dia ingin semua orang yang berkunjung ke kantornya, mengetahui siapa istrinya sebenarnya.


keesokan harinya sesuai dengan perintah sang Tuan,Elios membawa figura berukuran besar, kedalam ruangan Nathan. dia memajang figura yang berukuran lumayan besar ,tampak senyum Jeni menghiasi figura tersebut. senyum palsu yang terukir indah dibibir manisnya,senyum yang dulunya dia paksakan, kini menjadi senyum kebahagiaan.


Nathan begitu bahagia melihat senyuman indah itu sekarang,Nathan tersenyum puas karena pada akhirnya,cinta mereka telah bersatu dalam ikatan pernikahan dan cinta yang sesungguhnya.

__ADS_1



__ADS_2