Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
117. Inilah yang sebenarnya!


__ADS_3

Keheningan terbentang di antara mereka,Nathan masih diam dan menunggu apa yang akan Selena katakan.namun sudah beberapa menit berlalu wanita itu bahkan tak mengucapkan sepatah kata pun,Nathan melirik Selena yang masih duduk dengan kepala menunduk.


“Apa ada yang ingin kau katakan,aku tidak memiliki banyak waktu untuk menemanimu Nona Selena!” ucap Nathan dingin tanpa  menatap Selena yang tertegun sambil menatapnya tak percaya.tak percaya karena Nathan memanggilnya dengan panggilan Nona Selena,bukan lagi Selena.


“Nathan,bisakah kau memanggilku seperti dulu saja tanpa embel-embel Nona!” Nathan mengangkat alisnya,menatap Selena yang menantapnya dengan wajah sendu.


“Kau adalah tamuku,dan aku harus bersikap sopan pada setiap tamuku!” Nathan mendesah pelan terlihat jelas bahwa dirinya ,merasa kesal karena selena membuang-buang waktunya.


“Jika kau tidak memiliki sesuatu untuk kau katakan sebaiknya kau kembali,aku memiliki banyak pekerjaan hari ini!” Nathan berucap ketus,membuat Selena mengepalkan tangannya.selena mengangkat kepala menatap Nathan dengan penuh tekad.


“Aku masih mencintaimu,dan aku bertekad kembali kesisimu!” ucap Selena tanpa ragu,Nathan mengangakt alisnya dan tertawa  kencang,membuat tubuh Selena menegang,aura yang tadinya tercipta diantara mereka cukup baik,kini menjadi suram.Nathan menatap Selena dengan tatapan dingin menusuk,Nathan menurunkan kakinya,mencondongkan sedikit tubuhnya dengan kedua tangan yang bertumpu di kedua kaki yang menyangga dagunya.


Aura yang keluar dari tubuh Nathan cukup mengintimidasi,membuat tubuh selena bergetar.bertahun-tahun berada disisi Nathan,Selena tak pernah menyadari sisi gelap Nathan yang sesungguhnya.


“Apa yang begitu membuatmu begitu percaya diri Selena,kau sudah mati bagiku.hanya satu wanita yang bisa menguasai hatiku,dan wanita itu adalah istriku.kebodohan apa yang membawamu datang menemuiku,dengan rasa percaya diri yang begitu tinggi?”

__ADS_1


“Tidak bisakah kau menilai serta melihatnya dengan mata kepalamu sendiri,bagaiamana keadaanku sekarang? Berhentilah bertindak bodoh,dan jauhkan semua rencana buruk yang ada dikepalamu itu.karena sebelum semua itu terjadi aku akan mengahacurkanmu berkeping-keping!” Nathan berucap dengan seringai mengerikan,membuat selena harus menahan nafas beberapa kali.melihat reaksi Selena yang ketakutan dengan wajah pucat,Nathan merasa senang namun tetap saja dirinya belum merasa puas.ingin sekali Nathan membuat Selena lari terbirit-birit karena ketakutan,namun semua keinginannya itu harus dirinya tahan sebisa mungkin.selena menatap Nathan dengan geram,bukan jawaban ini yang diirnya ingin dengar.kesempatan,Nathan memeberinya kesempatan itulah yang selena inginkan.


“Foto yang terpampang besar tidak menjamin sebuah kehidupan bahagia dalam pernikahan Nathan,kau bahkan menyembunyikan istrimu dari publik,apa kau malu mengakui Jeni sebagai istrimu?sebagai pria yang memiliki kekuasaan serta pengaruh penting dalam dunia bisnis,bagaimana mungkin tidak pernah membawa wanitanya ke dalam pesta,apa namanya jika bukan karena malu!” Selena berucap seakan mengerti tujuan Nathan,selena menyalah artikan sikap posesif Nathan sebagai bentuk rasa malunya kepada publik.Nathan mengut-mangut seolah membenarkan ucapan Selana,namun senyum mengejek yang begitu kental tak bisa Nathan sembunyikan.


“Aku pria pencemburu Selena,dan aku tidak suka berbagi.tidakkah kau tau itu!” Deg,ucapan Nathan sungguh menghujam,seolah-olah menyinggung dirinya pada masa llampau,yang menjalin hubungan dengan beberapa pria ketika bersama Nathan.wajah Selena Nampak pucat pasi,bibirnya tertutup rapat tanpa bisa mengutarakan pendapatnya.


“Aku menjaga privasi istriku,aku menjaga istriku dari mata serta tatapan para pria yang tak punya otak.tentu karena aku hanya ingin menikmati keindahan tubuh istriku sendiri tanpa ingin berbagi Selena,itulah aku.bahkan aku bisa melakukan apapun kepada mereka yang terang-terangan menatap istriku dengan penuh minat!” Nathan berucap lambat namun penuh penekanan,membuat tubuh Selena merinding.


“Nathan aku minta maaf akan semua perbuatanku di masa lalu,aku tidak bisa melupakanmu dan mencari penggantimu,Aku..!” ucapan Selena terhenti ketika melihat tangan Nathan yang mengintruksinya untuk menghentikan ucapannya,Nathan memeringkan wajahnya menatap Selena tak suka.Nathan mendenggus kesal akan sikap keras kepala Selena.


“Berhentilah mengungkit masa lalu Selena,hiduplah dalam kenyataan.pergilah aku masih memiliki banyak pekerjaan!” Nathan bangun dari duduknya,beralih menuju meja kerjanya.


“kalau begitu matilah,karena kau tidak akan pernah memiliki diriku bahkan dalam mimpimu sekalipun!” Nathan berucap tegas,Selena tak percaya Nathan memintanya mati.demi membuat Nathan percaya pada ucapannya,tanpa pikir panjang Selena melemparkan cangkir tehnya,mengambil pecahan cangkir dan meletakkannya di pergelangan tangannya.


Nathan diam tak bergeming seolah menunggu apa yang selena lakukan,reaksi Nathan sungguh berbeda dari yang Selena harapkan.wanita itu berharap Nathan menghentikannya,dan memberinya kesempatan untuk membuktikan cintanya.antara ragu dan malu,Selena masih menunggu reaksi Nathan.

__ADS_1


“Kenapa berhenti,lakukan!” ucap Nathan dingin,Selena melebarkan kedua matanya.Nathan tersenyum tipis,duduk di kursi kerjanya mengambil satu berkas yang harus di periksanya.tidak mendapatkan perhatian Nathan,Selena memberanikan diri mengiris pergelangan tangannya.


“Ahhkk..” Selena meringis kesakitan karena luka yang dia dapat,Nathan melirik dan melihat Selena meringis dan menyentuh pergelangan tangannya.bukannya bangun dan menghampiri Selena,Nathan menekan introkom yang ada disebelahnya,memanggil Elios.


Elios masuk kedalam ruangan dan terkejut dengan apa yang dilihatnya,wajah Selena memucat dengan pergelangan tangan  yang terluka.


“Bawa wanita itu pergi,entah apa yang dia pikirkan, dia melukai diirnya sendiri!” Nathan berucap dingin tanpa melirik Selena,wanita itu terpaku dan tubuhnya hampir ambruk kelantai jika saja Elios tidak menangkapnya.


“Mari Nona Selena,jangan membuat kekacauan di ruangan ini!” dengan sopan Elios memapah tubuh Selena dan membawanya keluar dari ruangan Nathan.


“Elios” langkah keduanya terhenti,Elios membalikkan tubuhnya begitu juga dengan Selena,berharap Natahn berubah pikiran dan membantunya.”panggil petugas kebersihan untuk membersihkan darah itu,aku tak menyukai aromanya yang amis!” Nathan  berucap tanpa perasaan,jika sesorang yang memiliki kepekaan tingkat tinggi tentu akan menyadari arti ucapan Nathan yang sebenarnya.sindiran untuk Selena yang keberadaannya tidak di inginkan Nathan.


“Baik Tuan Muda!” Elios menunduk dan membawa tubuh Selena pergi dari pandangan Nathan,setelah pintu tertutup rapat Nathan tersenyum tipis dan menyandarkan tubuhnya,menerka apa yang akan Selena lakukan setelah ini.apakah wanita itu masih keras kepala,atau menyerah?namun yang pastinya Nathan yakin Selena tidak akan berhenti sampai disitu.


Elios memanggil petugas medis dikantornya untuk memberikan pertolongan pertama pada luka Selena,luka sayat yang wanita itu buat untuk menakut-nakuti Nathan.pria itu bahkan tak bereaksi apapun,malah membiarkannya melakukan hal gila itu.pertama kali dalam hidupnya selena tampak bodoh,Elios dengan cermat mengamati wajah wanita yang kini tampak pucat pasi itu.setelah memberikan perawatan sang petugas meminta ijin meninggalkan ruangan tersebut,Elios masih tenang dan memberikan Selena kesadarannya kembali.

__ADS_1


“Seharusnya anda sadar,bahwa anda bukanlah siapa-siapa sekarang.meski anda mati dihadapan Tuan Muda sekalipun,Tuan Muda tetaplah Tuan Muda.dia akan meninggalkan tubuh anda begitu saja,bukankah kejadian ini sudah menjawab posisi anda di hatinya? Jadi berhentilah bersikap bodoh Nona Selena!” Elios berucap tenang,namun tatapannya yang nyalang menatap Selena dengan tajam.


  


__ADS_2