Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
98. Dinner


__ADS_3

Nathan merogoh ponselnya dan menghubungi Elios,memintanya menyiapkan pakaian baru untuknya dan Jeni.seperti sudah tau akan yang terjadi,30menit sebelumnya Elios telah memesan pakaian untuk keduanya.tindakan Elios sungguh membuat Sofi kagum,tanpa di perintah,pria dihadapannya telah tau apa yang harus dirinya lakukan.Sofi menatap kagum Elios dengan mata berbinar,membuat Elios mengangkat sebelah alisnya.


“Kenapa kau menatapku seperti itu,apa ada yang aneh di wajahku!”


“Tidak bahkan anda sangat tampan sekertaris Elios,aku merasa kagum kepada anda.bagaiaman bisa anda tau apa yang Tuan Muda butuhkan,bahkan Tuan Muda belum mengatakan apapun kepada anda!”


“AKu sudah lama bersamanya,jadi aku tau apa yang dia inginkan,tanpa bertanya!”


“Apakah aku bisa seperti anda,bisa memahami dan mengerti keinginan Nona Muda,sebelum dia mengatakannya.aku ingin selalu berada di dekat Nona,dan menjadi kaki tangannya,membantu Nona serta mendampinginya!”


“Apa yang membuatmu begitu suka berada di dekat Nona Muda?”


“Dia tidak memandang kami sebagai bawahan,dia memperlakukan kami selayaknya teman dan keluarga.apa yang dia makan itu juga yang kami makan,bahkan di tempat umum sekalipun,kami tidak pernah dikenalkan sebagai bawahan.Nona sangat baik dan berhati mulia,serta wanita yang begitu hangat karena itu saya ingin selalu berada di sampingnya!”


Elios tersenyum mendengar ucapan jujur Sofi,Elios dapat melihat kejujuran di mata Sofi yang penuh ketulusan.ternyata begitu banyak yang menyayangi istri Tuannya,hingga dirinya harus bekerja secara ektra mulai sekarang.


“Karena Nona Muda mudah bergaul dan ramah terhadap siapa saja,kalian harus lebih berhati-hati.kalian harus memastikan keamanan Nona dengan baik,sifat Nona membuat banyak orang menyukainya terutama kaum pria.meski Nona sedang hamil,aura kecantikan Nona semakin keluar.itulah yang menyebabkan Tuan muda kadang khawatir membiarkan Nona keluar,jadi kalian harus lebih berhati-hati!”


Mendengar ucapan Elios terbesit keraguan di hati Sofi,apakah pria yang di temui sang Nona beberapa kali itu menyimpan perasaan kepada Jeni.ataukah hanya perasaannya saja,namun jika dilihat dari tatapan pria tersebut,dapat Sofi rasakan ada perasaan lain dalam tatapannya.


Apakah sebaiknya aku diam dan melihat dulu apa tindakan pria itu selanjutnya,aku yakin Rado sudah memperingatinya.aku yakin Rado tidak akan membiarkan pria tersebut bertindak lebih jauh lagi,,


Melihat Sofi yang diam dan tidak bergeming,membuat Elios mengangkat alisnya dan menatap Sofi penuh selidik.

__ADS_1


“Apa ada sesuatu yang terjadi?”


“Ah,,Tidak ,,tidak ada Sekertaris Elios!”


Sofi menjawab pertanyaan Elios dengan sedikit terbata-bata,Elios hanya menganggukkan kepala,dan melihat reaksi tubuh Sofi yang berkata lain.seperti ada sesuatu yang Sofi sembunyikan,membuat Elios ingin mencari tau.


Setelah melakukan kegiatan panas,keduanya mandi bersama.Nathan dengan telaten membantu sang istri membersihkan tubuhnya,dan memberi pijatan lembut pada punggung Jeni.setelah puas berendam dan membersihkan diri,Nathan membawa Jeni keluar dan membantunya mengeringkan rambut sambil menunggu pakaian yang Elios pesankan.suara ketukan pintu membuat Nathan menghentikan kegiatannya,dan melirik Jeni sekilas.


“Tunggulah disini,mungkin itu Elios yang datang membawa baju ganti!”


Jeni tersenyum dan mengangguk,Jeni mengambil handuk kecil di tangan Nathan,dan menggosok pelan rambut panjangnya yang masih basah.Natahn melangkah dan membuka pintu,terlihat Elios berdiri dengan 2 paper bag di tangannya.tanpa bertanya Nathan mengambil paper bag tersebut.


“Buat reservasi di restoran mewah,aku akan membawa Jeni makan malam romantis kali ini.carilah restoran yang memiliki tempat indah Elios!”


Nathan menutup kembali pintu ruangannya,ketika melihat tubuh Elios hilang dalam lift.setelah berganti pakaian keduanya tampak serasi dengan balutan sederhana,Jeni tampak manis dengan balutan dress yang melewati lututnya.meski sedang berbadan dua,kecantikan serta keanggunannya bisa dirasakan oleh orang di sekitarnya.


Rahang Nathan mengeras ketika melihat beberapa pasang mata pria,mulai menyoroti penampilan istrinya.Ntahan memberi tatapan mematikan pada karyawan yang dengan berani,dan secara terang-terangan mengagumi sang istri.Natahn melingkarkan tangannya di pinggang Jeni,memeluknya posesif.


Elios membawa Nathan dan Jeni ke sebuah restoran mewah,sementara Sofi sudah pulang lebih awal,atas perintah Natahn.saat keduanya memasuki lobi hotel,seorang manajer dengan sopan menghampiri keduanya.setelah menunjukan tempat yang di pesan Elios,senyum cantik Jeni terukir di bibir manisnya,membuat Nathan puas akan kerja Elios.


Pemandangan kota yang begitu indah,bisa Jeni lihat dari restoran tersebut,belum lagi tatanan meja mereka yang di penuhi lilin semakin membuat suasana menjadi romantis.


“Sayang ,apakah hari ini kita sedang berkencan?”

__ADS_1


Pipi Nathan merona mendengar pertanyaan Jeni,wajah Nathan yang malu-malu sudah membuat Jeni puas,dan mengetahui jawabannya tanpa Nathan katakan.


“AKu menyukainya terimakasih,ini adalah kencan pertamaku yang begitu romantis!”


Nathan tersenyum puas mendengar ucapan Jeni,makanan mulai di hidangkan di atas meja,berbagai makanan lezat dan tentunya aman dikonsumsi oleh ibu hamil khusus Nathan pesankan untuk Jeni.dengan lahap Jeni menyantap semua jenis makanan yang terhidang di atas meja.setelah puas menikmati dinner mereka,Jeni mengeluarkan ponselnya dan meminta salah satu pelayan untuk mengambil gambar mereka.


Jeni tersenyum bahagia melihat gambar mereka, yang begitu romantis menurutnya.senyumnnya tak pernah lepas dari bibir manisnya,membuat Nathan tidak tahan ingin melahap dan ******* bibir merah merona alami milik Jeni.tanpa permisi Nathan yang sejak tadi menahan diri,dengan lembut mencium bibir Jeni.merasakan manis dari sisa jus yang Jeni minum,ciuman mereka berlangsung lama hingga Nathan melepas tautan bibrnya.membiarkan sang istri menghirup oksigen,sebelum bibir manis itu kembali dia rasakan.


****


Tania yang melihat postingan Jeni di akun medsos miliknya,melompat dan duduk dari tidurnya.matanya menyipit melihat foto romantis yang dipasang Jeni,Tania berteriak dan menendang bantal tidurnya,menyalurkan kekesalan yang dirinya rasakan.pantasa saja keduanya belum pulang samapi jam makan tiba,ternyata mereka sedang makan malam romantis.


Kakak ipar curang,kenapa tidak membawaku.kalaupaun kakak ipar ingin mengajakku,pasti kaka Nathan melarangnya.”jangan membawa gadis manja ini,,aku kan ingin menghabiskan waktu bersama istriku ,jadi kau jangan mengganggu”,,


Tania mendesah pelan,dan membanting tubuhnya kembali ke kasur empuknya.tatapannya menerawang kosong menatap langit-langit kamarnya,sekilas bayangan Elios terlintas di benaknya.sudut bibir Tania terangkat ,kemudian hilang lagi .Tania membenamkan wajahnya di bantal miliknya,mencoba menghilangkan bayangan Elios dari pikirannya.Namun usahanya sia-sia,bayangan Elios terus menari –nari di kepalanya.Tania bagun dari duduknya,dan mendesah pelan.


Apa yang sebenarnya kau pikirkan Tania,pria itu sudah mulai menjaga jarak darimu.dia mulai bersikap datar dan dingin padamu,karena permintaan bodoh mu itu.tapi kenapa aku merasa kehilangan seperti ini sih,apa aku menyukainya?,,tidak mungkin aku menyukai pria dingin itu,tidak Tania jangan terlena oleh pesoananya.masih banyak pria tampan dan muda di luar sana,aku harus semangat dan hilangkan pria dingin itu dari pikiran mu,,


Tania membanting tubuhnya kembali,memberi semangat pada diri sendiri untuk melupakan Elios.pria dingin yang beberapa hari ini mulai bersikap dingin,dan menjauh darinya.perlahan Tania menutup matanya,berharap esok dirinya akan bertemu dengan seorang pangeran,yang mencuri hatinya.


Setelah puas menikmati Dinner bersama,Nathan membawa Jeni kembali kerumah.kedaunaya terlihat begitu bahagia,Jeni menggunakan gambar mereka sebagai wallpaper ponselnya,sementara Nathan menggunakan foto cantik Jeni yang dirinya dapatkan dari sofi untuk memenuhi layar ponselnya.Elios tersenyum bahagia melihat keduanya,tidak ada hal yang Elios inginkan selain kebahagiaan keduanya.dalam perjalan kembali ke rumah,Jeni melihat sesosok pria yang sangat dia kenali.tatpan Jeni yang terus mengarah ke jalan membuat Nathan mengernyit bingung,ketika ditanya Jeni hanya mengatakan seperti melihat seseorang yang dia kenal.


Apakah hanya perasaanku saja atau memang itu dia,tapai apa yang dia lakukan malam begini di tempat seperti itu.apakah dia sedang menikmati jajanan pinggir jalan,,

__ADS_1


Jeni bertarung dengan pikirannya,menerka apa yang dilakukan Alex  di tempat itu.bebrapa menit lalu Jeni melihat Alex,berada di tempat itu.duduk sambil melamun,di sebuah kursi dengan latar pantai.Jeni menatap Nathan sekilas dan memberinya senyum,sebelum mendaratkan kepalanya di bahu lebar Natahn.menerima belaian serta usapan lembut, yang Nathan berikan pada kepalanya.


__ADS_2