
Hembusan angin malam masuk melalui jendela yang tidak tertutup,dinginnya malam tidak mendinginkan hati Tania yang sedang panas.bayangan Elios mendekati seorang wanita yang tidak di kenalnya,terus terbayang di kepala Tania.beberapa kali Tania menarik dan menghembuskan nafasnya beberapa kali,mencoba mengusir dan menenangkan hati serta pikirannya.
Suara ketukan pintu membuat lamunan Tania buyar,di lihatnya sang kakak ipar yang sudah berdiri di hadapannya,tersenyum manis ke arahnya.Tania langsung berlari dan memeluk Jeni,yang sedikit terkejut.apa sebenarnya yang terjadi pada Tania,hingga Tania berubah sedikit aneh dari biasanya.Jeni menuntun Tania agar duduk di ranjangnya,dengan lembut Tania mengusap punggung tangannya,dan menatap mata indah yang mulai sayu itu.
“Ada apa,apa sesuatu terjadi?”
Tania hanya menggelengkan kepalanya dan menghela nafasnya,membuat Jeni mengerutkan dahi,tidak percaya dengan apa yang Tania ucapkan.
“Kalau kau tidak mau cerita padaku ya sudah,jangan memanggilku lagi di lain waktu,kau membuang waktuku tau!”
Tania mengangkat kepalanya yang sejak tadi menunduk,menggelengkan kepala dan menatap Jeni,dengan tatapan memohon.membuat Jeni yang tadinya mulai kesal,tertawa karena wajahnya yang menggemaskan.
“Katakan padaku,ada apa?apa Elios melakukan sesuatu padamu?”
Tania kelagapan,dan langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat,semakin membuat Jeni merasakan ada sesuatu yang terjadi di antara mereka.
“Kak ipar bagaima perasaanmu,ketika mengetahui kalau kakak ipar menyukai kak Nathan?”
“Jantungku berdebar-debar ketika berada di dekatnya,pikiranku dan tatapanku hanya tertuju padanya.meski beberapa kali aku mencoba melupakan dan melepaskannya,namun tetap saja kakakmu yang dingin itu memenuhi pikiranku!”
Jeni menceritakan apa yang dirinya rasakan sebelum dan sesudah jatuh hati pada Nathan,rasa itu seperti yang dirinya rasakan kepada Elios sekarang.sejak dulu dirinya begitu kesal dan membenci Elios,karena kepribadiannya yang dingin dan kaku.seperti robot yang hanya mendengar perintah sang kakak,namun beberapa kali bersama dan menghabiskan waktu bersamanya.sisi lain dari sosok Elios membuat Tania nyaman,dan sering salah tingkah di buatnya.
Melihat Tania yang hanya menunduk dan hanya mendengar ucapannya,semakin membuat Jeni penasaran,apakah selain Elios ada pria lain yang Tania sukai .misalnya Toni atau teman prianya yang lain,namun sepengetahuan Jeni,Tania hanya memiliki beberapa teman pria yang cukup dekat dengannya.
“Perlahan-lahan kau akan merasakan apa sebenarnya kau rasakan Tania,mungkin rasa saat ini belum jelas,dan mengambang.namun kau akan menyadarinya,jika dia mengacuhkanmu, atau mungkin sudah tidak memperdulikanmu.jika jantungmu akan berdetak setiap dekat dengannya,itu pertanda kau jatuh cinta padanya!”
__ADS_1
“Aku tidak jatuh cinta padanya,aku hanya kesal dan sangat marah padanya!”
“Berawal dari benci,lama-lama bisa jadi cinta Lho,,!”
“Kakak Ipar,,!”
Jeni tertawa karena merasa senang menggoda Tania,yang dia yakini sedang jatuh cinta,hanya saja Tania masih bingung dengan apa yang dirinya rasakan.hampir satu jam Jeni menemani Tania di kamarnya,hingga Nathan datang dan meminta Jeni untuk beristirahat.
“Bisakah Kak Nathan tidur sendiri,malam ini biarkan kakak ipar tidur bersamaku!”
“Aku tidak bisa tidur tanpa memeluk istriku,jadi jangan memintanya tidur bersamamu.sana tidurlah bersama ibu!”
“Maaf Tania,bayiku tidak bisa jauh dari ayahnya.aku suka tidur dengan perut yang terus di elus!”
“Hei keponakan kenapa kau manja sekali sih,tidak ingin berbagi denganku!”
“Kakak!”
“Sudah jangan bertengkar,kami tidur dulu ya,aku butuh istirahat.besok kita lanjutkan lagi,tidurlah!”
Tania mengangguk patuh dan memeluk tubuh Jeni,ada perasaan tidak rela yang dirasakan oleh Tania.Natahn tersenyum melihat keduanya yang begitu dekat,Nathan mengusap kepala Tania,yang mendapat tatapan tak suka dari sang adik.Nathan menjulurkan lidahnya,dan menggoda sang adik yang semakin kesal.semakin Tania marah,semakin Nathan senang.hingga senyum manis Tania membuat perasaan Nathan tak tenang,Tania semakin memeluk tubuh Jeni.meletakkan kepalanya di bahu sang kakak ipar dengan nyaman,Jeni yang tidak mengetahui apapun di antara keduanya,hanya membalas pelukan serta memberi sapuan lembut di punggung Tania.
Nathan menggerutu kesal,melihat sang adik.Ntahna melepas paksa pelukan di antara mereka,dan membawa Jeni kedalam pelukannya,sebelum meninggalkan kamar Tania.Jeni menolehkan kepalanya,tersenyum dan melambaikan tangan kearah Tania.
Dasar kak Nathan posesif,dulu dia tidak seperti itu kepada kakak ipar.kenapa sekarang jadi super cemburu seperti itu,padahal aku adiknya lho,,bagaimana jika dia tau ada beberapa orang teman priaku ,mengagumi kakak ipar.aku yakin sekali dia akan berubah menjadi serigala hutan,yang akan langsung menerkam,,
__ADS_1
Tania menghentakkan kakinya,dan naik ke atas ranjangnya.melemparkan dirinya di atas ranjang besar dan empuknya.tatapannya tertuju pada langit-langit kamarnya,bayangan Elios yang menciumnya tiba-tiba terbayang.membuat pipi Tania merona,Tania menggeleng dan mengusir bayangan itu dari kepalanya.memaksakan matanya terpejam,dan berharap setelah bangun esok pagi,dirinya melupakan apa yang pernah terjadi padanya dan Elios.
“Apa yang kalian bicarakan,sepertinya hari ini Tania aneh!”
“Aneh bagaimana,apa kau merasakan sesuatu!”
“Entahlah,aku hanya merasa aneh saja padanya.apa menurutmu kencannya bersama Elios lancar?”
“Entahlah,Tania itu memiliki teman pria lain sayang.dan kau tau beberapa kali Tania mengatakan,jika Elios itu bukan tipenya!”
“Jadi Elios kalah?Hah,,aku pikir mereka berdua akan cocok,setelah beberapa kali pergi bersama!”
“Dan aku pikir Sofi dan Rado memiliki hubungan sayang,keduanya terlihat dekat!”
“Benarkah,bagaimana kalau kita membuka biro jodoh!”
Keduanya tertawa bersama memikirkan hal-hal bodoh yang akan terjadi jika mereka membuka biro jodoh,untuk beberapa orang-orang sekitarnya.Keduanya naik di atas ranjang,Nathan mengelus perut Jeni yang mulai membesar.usapan lembut dari tangan Nathan memberi kenyamanan bagi Jeni,entah kenapa usapan dari tangan lebar dan hangat itu membuatnya tidur nyenyak.dan jika belum mendapatkan apa yang di inginkannya,Jeni tidak bisa tidur dengan nyenyak.seperti ada ikatan antara sang ayah dan anak tersebut.
Keduanya masih larut dalam obrolan-obrolan kecil,Nathan dengan senang hati menemani sang istri bercerita.melihat senyum serta wajah cantik sang istri,membuat hati Nathan tenang.hingga perlahan Jeni tertidur dalam pelukan Nathan yang hangat,entah sejak kapan Nathan merasakan cintanya terhadap Jeni semakin besar.dirinya tidak bisa jauh dari sang istri,Nathan juga merasakan dirinya begitu posesif terhadap sang istri,yang begitu banyak memiliki penggemar.
***
Dikamar gelap dengan penerangan remang,Elios menatap lampu yang menerangi kota dari apertemennya.di temani secangkir cokelat panas,Elios menyiapkan hatinya untuk kedepannya.melihat penolakan dari Tania membuatnya ingin mengakhiri persaannya.bukannya dirinya menyerah terhadap perasaannya,Elios mulai sadar posisinya yang tidak mungkin bisa mendapatkan cinta serta dukungan dari Nathan.
Meskipun dirinya adalah sekertaris kepercayaan,dirinya tidak ingin melampaui batas lagi.dirinya harus memposisikan dirinya sebagai bawahan,yang melayani dan menjaga keluarga Agatha.Elios tersenyum miris akan nasibnya,baru pertama kali dirinya merasakan jantung yang berdebar-debar,karena seorang wanita.namun kenapa wanita itu adalah adik dari tuannya sendiri,gadis manja yang selalu mengatakan kalau dirinya dingin dan kaku.dirinya bukan tipe pria idaman sang Nona,namun tetap saja hatinya tergerak oleh Tania.
__ADS_1
Aku harus melupakanmu Tania,aku harus mengubur cintaku ke dasar hatiku yang paling dalam.sekarang aku akan kembali fokus pada kebahagiaan Tuan dan Nona Muda,dan memastikan semuanya berjalan dengan baik.memastikan Nona Muda baik-baik saja,hingga Tuan Muda bisa bekerja seperti biasanya.
Elios menutup mata mencoba mengusir nama Tania dalam pikirannya,dan berharap ketika dirinya membuka mata di pagi hari,nama itu telah hilang bersama malam.