
Bukan hal yang sulit bagi Elios, untuk bisa masuk kedalam apartemen milik Alex.Nathan melangkah memasuki Apartemen,mencari keberadaan Alex.bau alcohol mulai tercium,Nathan mengernyitkan melihat Alex tertidur di sofa dengan sangat menyedihkan.Natahn mendesah pelan,memerintahkan Elios untuk membangunkan Alex.
Beberapa kali Elios menggoyang tubuh Alex ,mencoba membangunkan Alex yang masih sedikit mabuk.Alex mencoba membuka kedua matanya,melihat dua kehadiran dua pria yang begitu dikenalnya.Alex tersenyum tipis,tanpa menghiraukan keduanya.
“Bersihkan dirimu,kita perlu bicara Lex!”
Suara dingin Nathan mengudara di ruangan,bagaimanapun dirinya memang harus bicara dengan Nathan.dengan tubuh sempoyongan Alex bangun menuju kamar mandi,bisa Nathan rasakan betapa putus asanya sahabatnya itu.Elios menghubungi seorang petugas apartemen,untuk membersihkan sisa kekacauan yang dilakukan Alex.
Sebesar apa kau mencintai jeni,sehingga membuatmu seperti ini.aku akan melakukan apapun untuk keluargaku,meski harus memusuhi mu sekaligus.
Aku berharap kau mengalah Alex,biarkan Nona bahagia bersama Tuan.kau tidak kaan bisa memisahkan keduanya,mereka saling mencintai,semoga kau melihat cinta tulus dimata keduanya.
Ruangan kembali bersih,karena telah di bersihkan oleh beberapa pelayan yang Elios minta.Alex keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk yang melilit pinggangnya,Alex berjalan santai,tanpa menghiraukan keberadaan Elios dan Nathan yang menunggunya.Alex masuk kedalam ruang ganti,dan memakai kaos serta celana kain.Nathan dan Elios masih diam,dan menyaksikan gerak gerik Alex.pria tinggi putih itu,melangkah ke patri membuka lemari pendingin dan mengambil tiga botol air mineral.Alex meletakkan dua buah botol air minum di meja,sedangkan satu lagi ia minum sampai habis.
Alex mendesah pelan,dan menyandarkan punggungnya di sofa,sambil menatap Nathan.keduanya saling menatap dengan tatapan yang rumit,Nathan menegakkan tubuhnya,serta mencondongkan sedikit tubuhnya ke depan.
“Apa kau baik-baik saja?”
Mendengar pertanyaan Nathan Alex tersenyum tipis,bagaimana Nathan masih perduli padanya.Alex menganggukkan kepalanya pelan.Nathan mendesah melihat sahabatnya itu.
“Jadi wanita yang kau ceritakan beberapa waktu lalu itu adalah istriku?”
__ADS_1
“Aku bahkan tidak tau,kalau dia adalah istrimu.yang aku tau dia adalah wanita yang bisa membuat jantungku berdegup kencang,wanita yang telah berhasil mengusik hatiku Nath.bahkan setelah aku mencari tau semua tentangnya,aku ingin melindungi serta memilikinya!”
“Apa menurutmu aku bodoh dan gila,karena mencintai istri orang.yah,,aku tidak menyalahkan pendapat kalian tentangku,aku memang gila!”
Alex tertawa renyah,dengan tatapan penuh kekecewaan.Natahn masih diam tak bergeming,sementara Elios mulai terlihat kesal.
“Dia istri yang aku cintai,selepas dari masa lalu kami dulu.sekarang kami saling mencintai ,dan saling membutuhkan satu sama lain.aku berharap kau melupakannya,jangan menyimpan perasaan lebih padanya.kau tau aku tidak akan tinggal diam,jika kau bertindak berlebihan!”
Alex Menatap Nathan dengan tatapan kecewa bercampur amarah,tatapan mencemooh serta mencela.
“Cinta katamu,kau bahkan pernah mengacuhkannya,bahkan memperlakukannya semau mu,bahkan dia hampir kehilangan nyawanya karena keegoisanmu.dan kau katakan mencintainya,omong kosong!”
“Kau begitu menyakiti serta melukainya,kau bahkan tidak layak di sebut suami brengsek!”
Elios berteriak lantang,hingga suaranya menggema di seluruh ruangan.Elios ingin menghajar mulut Alex yang mulai bicara ngawur,namun Nathan mencegahnya dengan satu gerakan tangannya.pikiran Nathan masih tenang,dan tidak ikut tersulut emosi seperti halnya Elios.Natahn sadar mungkin berat bagi Alex,menerima kenyataan pahit ini,namun dirinya harus menyadarkan sahabatnya itu.
“Aku tau kau marah,kecewa serta belum bisa menerima kenyataan yang ada.namun kau harus belajar menerima serta menghadapinya Alex,Aku memnag pria brengsek yang pernah menyia-nyiakan sebongkah berlian.tapi apakah kau tau,duniaku hampir runtuh dan hancur ,ketika harus menunggunya bangun dari koma berbulan-bulan lamanya!”
“Hatiku sakit ,hancur melihat wanita yang telah memberi warna pada hidupku harus terbaring lemah,selama berbulan-bulan.saat itu aku ingin mati,atau jika bisa aku ingin menggantikannya merasakan rasa sakit itu.banayka hal yang telah kami lalui,hingga cinta tumbuh dengan kuat di anatar kami.aku tidak menyalahkan cintamu pada Jeni,tapi cintamu berlabuh di tempat yang salah!”
Alex terdiam meresapi semua ucapan Nathan,sungguh dirinya belum bisa menerima semua kenyataan pahit ini.Alex terdiam tanpa dan menunduk,enggan melihat wajah Nathan serta Elios,yang memberinya tataan dingin.Natahn bangun dari duduknya,masih menatap Alex dengan tatapan rumit.
__ADS_1
“Tenangkan pikiranmu,coba kau cari jawabnya dari sudut pandang mu dengan kepala dingin.kau pria baik dan pintar,aku yakin kau tidak akan bertindak gegabah.aku pergi!”
Nathan membalikkan tubuhnya dan meninggalkan Alex yang masih menundukkan wajahnya,suar pintu tertutup,membuatnya tak bisa menahan air matanya.Alex pria tampan,berpendidikan kini terpuruk karena perasaannya hancur,hatinya begitu sakit.kenapa harus jatuh cinta pada seorang wanita yang bersuami.cinta pertamanya setelah sekian lama,harus berlabuh pada wanita cantik,lembut dan berhati mulia seperti Jeni.siapa yang tidak akan jatuh pada pesonanya,Alex menutup wajahnya dengan kedua tangannya.menangisi nasib cintanya,yang berakhir tragis.
Nathan mendesah pelan sambil memijat keningnya,kepalanya mulai pening.begitu rumit permasalahan yang di alaminya kali ini,Elios sesekali melirik Nathan dari kaca yang tergantung di depannya.
“Apa tindakan kita selanjutnya Tuan Muda?”
“Awasi saja dia,aku yakin dia tidak akan bertindak berlebihan.kau mengenalnya dengan baik,aku yakin kau tau apa yang harus kau lakukan selanjutnya!”
“Hah,,perketat keamanan Jeni,terutama di toko roti dan dirumah.aku tidak ingin terjadi sesuatu pada istriku!”
“Baik Tuan Muda!”
Nathan menyandarkan punggungnya,menutup kedua matanya,mencoba menenangkan pikirannya yang sedang kacau.dengan tenang Elios mengemudikan mobilnya menuju gedung Emperor Group,Wajah tegas serta dingin dari keduanya ,membuat aura di sekitar mereka seperti membeku.ketika keduanya mulai melangkah memasuki lantai ruangan,salah satu staf Elios menunduk dengan wajah pucat,serta ketakutan.Elios mengangkat sebelah alisnya,melihat stafnya yang berdiri gemetaran.
“Ada apa?”
“Tuan Elios,a,,ada nona Selena di ruang tunggu,kami sudah berusaha menahannya agar tidak masuk,bahkan salah satu petugas keamanan terluka karena perlakuan kasarnya!”
“Hanya satu wanita kalian tidak bisa mengurusnya,siang ini pergi ke bagian personalia,aku tidak memperkerjakan staf yang tidak bisa mengatasi maslah kecil!”
__ADS_1