Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
136. Pernikahan Renita


__ADS_3

Nathan melingkarkan tangan kekarnya di pinggang ramping sang istri,mengecup pipinya beberapa kali membuat Jeni terkekeh geli.Jeni membalikkan tubuhnya,menyodorkan selembar undangan kepada Nathan yang di terima dengan alis mengerut.


“Renita!”


“Iya,sahabatku yang gila itu akhirnya meresmikan hubungannya ke pelaminan!”


“Hadiah apa yang harus akau berikan kepdanya,karena dia sangat berjasa bagi hidupku!”


“Apa yang telah dilakukan Renita kepadamu?”


Jeni menatap Nathan dengan bingung,Nathan hanya terkekeh melihat kebingungan sang istri.diraihnya tubuh Jeni kedalam pelukannya,mengecup pucuk kepala Jeni dengan lembut.


“Karena kekonyolannya aku bisa bertemu denganmu,aku bisa mengenal dan menikahimu.Dan jika bukan karena dirinya yang menemukanmu saat kecelakaan itu,aku tidak tau akan berakhir seperti apa kehidupanku!”


Jeni diam membeku mengingat kembali masa-masa sulit pernikahannya bersama Nathan,hingga kecelakaan yang hampir merenggut nyawanya saat itu.Nathan melonggarkan pelukannya menatap Jeni dengan tatapan penuh cinta,membelai pipi Jeni dengan penuh cinta.


“Jika aku bisa memutar kembali waktu yang telah kita lewati bersama,aku tidak ingin menjadi pria bodoh yang begitu menyakitimu,Aku terlalu bodoh dan naif saat itu hingga tidak menyadari perasaanku sendiri!”


Jeni mengecup sudut bibir Nathan,membuat senyum melengkung indah dibibirnya.perlakuan-perlakuan manis serta hangat dari sang istri semakin membuatnya tergila-gila pada wanita yang telah melahirkan seorang putra tampan untuknya.


“Saat itu aku bertekad membuatmu jatuh cinta kepadaku,dan sepertinya usahaku tidak sia-sia.pria  kaya dan seorang milyader ini kini menjadi milikku sepenuhnya!”


“Hahaha,,aku mengakuinya Nona Jeni,kau membuatku tergila-gila hingga aku merasa tidak ingin keluar Dari kamar ini!”


Jeni mencubit perut keras Nathan yang sudah mulai menghujaninya dengan kecupan-kecupan kecil di wajahnya,tawa bahagia membahana di dalam kamar yang penuh dengan kehangatan sepasang suami dan istri itu.


****


“Akhirnya sahabatku menikah juga!”


“Jeni!”


“Jangan berteriak dan jangan berlari nanti gaunmu kusut!”


Jeni tersenyum bahagia melihat penampilan sang sahabat yang begitu cantik di malam pernikahannya,Renita memeluk Jeni dengan penuh kerinduan.Dua sahabat yang jarang bertemu setelah keduanya memilki kesibukan serta hidup masing-masing.


“Aku turut berbahagia Ren,hiduplah sampai kakek dan Nenek!”


“Terimakasih telah datang,aku sangat merindukanmu!”


“Hei hentikan nostalgia kalian berdua, lihatlah wajah pengantinnya yang mulai mewek,bagaimana jika riasannya luntur kau tidak akan terlihat cantik lagi!”


“Kenapa kau membawa bocah menyebalkan ini!”


Tania memutar bola matanya mendengar ucapan Renita tentang dirinya,Jeni hanya tertawa melihat keduanya yang sebenarnya sangat dekat itu.


“Aku harus membawanya agar kesedihannya setelah patah hati terkurangi sedikit,kasihan dia jika harus menangis di sudut ruangan dengan diam-diam!”

__ADS_1


“Kakak ipar!”


“Kau patah hati Tania,siapa pria yang berani membuatmu patah hati, biar aku bantu kau membalas sakit hatimu itu!”


“Apaan sih!”


Jeni tertawa dan membisikkan sesuatu di telinga Renita,membuat wajah sang pengantin terlihat pucat Karen terkejut dengan apa yang dirinya dengar.Renita menatap Jeni dengan rasa tidak percaya,Jeni hanya mengangguk membenarkan apa yang dirinya bisikan ke telinga sahabatnya. Tania mengerutkan keningnya melihat ekspresi Renita.


“Kenapa menatapku seperti itu?,Kakak ipar apa yang kau katakan padanya?”


“Kau berpacaran dengan Elios? Asisten kakakmu yang kaku dan dingin itu?”


“Hei jangan mengatainya seperti itu,yang kau lihat itu tidak sepenuhnya benar.dia terlihat dingin di luar tapi begitu lembut kepadaku!”


“Ohh,,jadi dia pria yang lembut ya,lantas kenapa kalian putus?”


“Berhentilah menggodaku,kau mau aku menghancurkan pernikahanmu!”


“Lihatlah adik iparmu itu,dia sama saja dengan kakaknya yang menyebalkan itu!”


“Pria menyebalkan itu suamiku Ren!”


“Iya,,iya aku tau Nyonya Nathan!”


Ketiga tertawa bersama,mengambil gambar sebelum janji pernikahan berlangsung.sebagai sahabat baik Jeni memberikan semangat kepada sang sahabat,music  mulai terdengar para tamu yang hadir ikut menyaksikan acara pemberkatan pernikahan sepasang kekasih itu.wajah bahagia terlihat jelas di wajah kedua pengantin itu,janji pernikahan berlangsung khidmat.Nathan menggenggam dan menautkan dengan erat jari jemarinya ke jemari Jeni,mengingat kembali pernikahan yang pernah mereka lakukan untuk yang kedua kalinya.


Sementara semua tamu terlihat bahagia,tatapan seorang pria hanya tertuju pada seorang wanita yang duduk tepat di sebelah Jeni.siapa lagi kalau bukan Elios,tatapan penuh kerinduan terlihat jelas di kedua matanya,menatap penuh rindu wanita yang sangat di cintainya.namun sang wanita begitu membentengi dirinya,tatapannya yang dingin membuat semua asa yang ada pada diri Elios hilang begitu saja.


“Jangan mengikuti ku lagi,aku tidak ingin bicara ataupun melihatmu tidakkah kau menyadari itu!”


Tania menyadari jika Elios mengikutinya,lubuk hatinya yang paling dalam begitu bahagia melihat wajah Elios,namun egonya yang tinggi masih menguasai hatinya.


“Tania,aku hanya ingin memastikan perasaanmu kepadaku,apakah sudah tidak ada tempat untukku di hatimu?”


Deg,Tania terdiam bingung akan jawaban yang harus dirinya berikan kepada Elios,jauh di dasar hatinya dirinya masih begitu mencintai Elios,masih dengan sikap keras kepalanya Tania membalikkan tubuhnya menatap Elios dengan angkuh.


“Tidak ada rasa apapun yang tertinggal di dalam hatiku,rasa itu telah hilang seiring waktu berjalan.jadi kau tidak usah mengharapkan apapun dari hubungan kita,toh hubungan kita telah berakhir!”


“Kau tidak ingin memberikan satu kesempatan kepadaku seperti halnya kakakmu yang memberiku satu kesempatan untuk membuktikan perasaanku kepadamu?”


“Jangan membawa nama kakakku dalam hubungan kita,bagaimana dia bisa tau hubungan kita sedangkan kau masih kukuh pada pendirian mu untuk tidak mengatakan apapun kepada keluargaku!sudahlah Elios,aku tidak ingin memancing kerumunan disini dengan perdebatan kita.hubungan kita telah berakhir,jadi bersikaplah seperti bawahan kepada adik atasannya!”


Sakit itulah yang Elios rasakan lagi kali ini,setiap ucapan yang keluar dari bibir Tania serasa menghujam tepat di dadanya.Elios menganggukkan kepala dengan wajah yang tersenyum hangat,membuat perasaan Tania campur aduk dengan rasa sesal dan bingung.


“Sebelum aku kembali pada posisiku yang sebenarnya,ijinkan aku berbicara sebagai seorang pria .Aku pernah sangat mencintaimu,dan berharap menghabiskan sisa hidupku bersamamu.namun ucapanmu menyandarkan ku akan posisi serta derajatku,terimakasih untuk hari-hari bahagia yang pernah kau berikan kepadaku!”


“Mulai detik ini,saat ini anda hanyalah Nona dari adik atasan yang harus saya hormati.tolong maafkan saya Nona Tania jika ada perlakuan saya dan tindakan saya yang mengecewakan!”

__ADS_1


Elios membungkukkan sedikit tubuhnya sebagai rasa hormatnya kepada Tania,membuat tubuh Tania mematung akan perlakuan Elios yang di luar perkiraannya.


“Udara di luar dingin Nona sebaiknya anda masuk,jangan membuat Tuan Muda serta Nona Jeni mencari keberadaan anda,selamat malam!”


Elios membalikkan tubuhnya meninggalkan Tania yang masih berdiri mematung di tempatnya,kedua kakinya terasa lemas hingga membuatnya hampir terjatuh.sikap Elios yang kembali dingin padanya hanya dalam beberapa menit membuat perasaannya kacau,hingga tanpa Tania sadari butiran bening mengalir begitu saja membasahi pipinya.


Tania menutup wajahnya dengan kedua tangannya,ia tidak bisa menahan tangisannya lagi.Jeni yang tidak melihat keberadaan Tania menjadi sedikit khawatir,Jeni bernafas lega ketika melihat Tania mulai melangkah mendekatinya.


“Kau darimana saja,aku mencari mu!”


“Aku keluar menghirup udara malam!”


“Tunggu,apa kau menangis?”


Jeni menata kedua mata Tania yang sedikit sembab,Tania menggeleng pelan .


“Hanya kemasukan debu,tadi angina malam sedikit kencang!”


Jeni mengerutkan kening melihat keanehan pada diri Tania,namun Jeni mengabaikannya ia menarik tangan Tania dan membawanya masuk ke aula.pesta pernikahan yang begitu mewah dan sempurna,tawa bahagia dari kedua belah pihak berbaur menjadi satu,setelah memberi kado pernikahan Jeni dan Nathan pamit meninggalkan pesta.


“Sayang,Hadiah apa yang kau berikan kepada Renita?”


“Aku memberinya liburan ke hawai!”


“Wow itu menakjubkan!”


“Apa kau tida ingin liburan,kita bisa pergi jika kau mau!”


“Aku ingin sekali,tapi nanti setelah Raditya berumur satu tahun!”


“Kenapa harus menunggu satu tahun sayang,kita bisa pergi sekarang Elios akan mengatur keberangkatan kita!”


“Aku kasihan pada putra kita,aku takut membawanya naik pesawat!”


“Kita akan menggunakan pesawat pribadi sehingga putra kita merasa nyaman!”


“Kau memiliki pesawat pribadi?” 


Nathan mengangkat alisnya mendengar pertanyaan istrinya,apakah sampai detik ini sang istri belum mengetahui sama sekali seberapa besar kekayaannya? Elios yang mendengarnya pun hanya terkekeh pelan,melihat kepolosan istri Tuannya.sepertinya sikap polos serta sederhana dari Jeni lah yang membuat Nathan semakin jatuh cinta kepadanya.


“Jangankan pesawat pribadi Nona,jika anda ingin membeli kapal pesiar Tuan Muda pasti membelikannya!”


Jeni menganga tak percaya baru beberapa hari lalu dirinya berbicara omong kosong kepada Selly tentang kapal pesiar,hanya untuk membuat Selly panas tapi ternyata sang suami bisa membelikannya.


“Wah,,ternyata suamiku benar-benar seorang milyader!”


“Kau baru menyadarinya?”

__ADS_1


Jeni menganggukkan kepalanya membuat Nathan dan Elios tertawa,tapi tidak dengan Tania yang mendengus kesal akan sikap sang kakak yang mulai pamer.


  


__ADS_2