Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
40.Bulan Madu


__ADS_3

Ketika hati,dan cinta telah bersatu yang ada dalam tujuan hidup adalah hanya saling melengkapi,dan saling membahagiakan pasangan masing-masing.


Nathan dan Jeni,menuruni tangga menuju ruang makan.terlihat kebahagian di wajahnya,senyumnya tak pernah lepas menghiasi wajahnya.sang ibu  yang melihat kedatangan sepasang manusia yang sedang jatuh cinta dengan tersenyum bahagia.berbeda dengan Tania,yang merasa kesal,ia yakin mulai sekarang dirinya pasti sulit membawa sang kakak ipar pergi nongkrong seperti biasanya.


“Kenapa dengan wajahmu?”


Jeni dan sang ibu melirik Tania yang hanya memanyunkan bibirnya,Nathan hanya mengangkat alisnya tanpa bertanya lagi.acara makan malampun mereka lewati tanpa drama.kini mereka berada diruang keluarga,Nathan dan Jeni duduk berdampingan di hadapan sang ibu,tak lama kemudian Tania datang dan langsung merebahkan kepalanya dipangkuan Jeni.


“Singkirkan kepalamu Tania!”,,Nathan melirik Tania yang hanya acuh pada perkataannya.


“Kak ipar,coba lihat ini?


Tania memperlihatkan isi ponselnya,yang terdapat beberapa fotonya.


“Wah bukankah aku terlihat cantik disitu,harusnya kau memberi tanda jika ingin mengambil gambar ku!


“Foto alami itu lebih cantik kak,dan kak Jeni  sungguh cantik.bahkan beberapa teman kampusku menanyakan mu?


Nathan menajamkan pendengarannya,sambil mengeram kesal.


“Apa yang mereka tanyakan tentangku?”


“Mereka bertanya,kakak sudah punya kekasih atau belum?


“Tania!!,,Mulai besok jatah uang jajan mu, kakak kurangi!,,ucap Nathan sambil mengangkat kepala Tania,dari pangkuan Jeni yang membuat Jeni sedikit terkejut.Tania langsung memeluk Jeni ,dan menjulurkan lidahnya pada Nathan.


“Aku yang lebih dulu memiliki kak Jeni,jadi aku lebih berhak,masalah uang jajan aku bisa memintanya pada ibu dan kak Jeni!,,


“Kau!..


“Sayang sudahlah”,,Jeni menjadi penengah antara kakak dan adik disampingnya.


“Tania,sana masuk ke kamar dan istirahat!,,Tania mengecup pipi Jeni sebelum meninggalkan ruang tamu.


“Jangan mencium,milik kakakmu Tania!”


“Bodo!”,,Tania berlari sambil menggoda sang kakak ,yang sudah menampakkan kekesalannya.Nathan bangun dari duduknya dan meninggalkan Jeni dan sang ibu begitu saja.


“Sayang tunggu!”


Jeni bangun dari duduknya,dan menyusul Nathan yang sedang marah.sang ibu hanya bisa tertawa menikmati perdebatan di antara ketiganya,tanpa dirasa butiran bening mengalir di kedua pipinya.rasa bahagia menyeruak dihatinya,ia merasakan hangatnya sebuah kelurga sekarang.


“Apa anda bahagia Nyonya?”,,tanya Pak Mul yang melihat sang Nyonya menangis.


“Iya,aku sangat bahagia Jeni membawa kebahagian ke rumah ini!”


“Semoga keluarga anda selalu bahagia Nyonya!”,,ucap Pak Mul tulus,yang di angguki oleh Nyonya Agatha.sementara di dalam kamar atas,Jeni sedang berusaha membujuk Nathan yang sedang kesal padanya.


“Katakan kenapa kesal padaku?


Nathan tak bergeming dan hanya duduk bersandar sambil memeluk sebuah bantal,Nathan memalingkan wajahnya dari Jeni.Nathan begitu kesal dengan ucapan sang adik,yang mengatakan Jeni memiliki banyak Fans itu.


“Sayang”,,ucap Jeni lembut,sambil mencium dan menggigit pelan telinga Nathan,yang membuat Nathan tidak bisa menahan hasratnya.Nathan menindih Jeni dan mengecupnya singkat.


“Kau yang memintanya ya,jadi jangan salahkan aku!”


Pergulatan panas di antara keduanya terjadi,di malam yang dingin itu.hampir 1jam mereka menikmati indahnya cinta,dimalam yang dingin itu.Nathan memeluk erat tubuh Jeni yang masih polos dan hanya tertutup selimut.


“Aku Mencintaimu istriku!”


“Aku mencintaimu suamiku!”,,Jeni membalas pelukan hangat Nathan.

__ADS_1


“Kenapa kesal hari ini? "


Terdengar Nathan menghembuskan nafasnya,seperti ada sesuatu beban yang begitu berat di pundaknya.


“Aku tidak suka banyak pria yang mengomentari kecantikan mu,tidakkah mereka tau kalau kau itu milikku!


Astaga jadi hanya karena itu kau kesal,aku pikir aku telah berbuat salah lagi.memang komentar apa aku bahkan tidak bermain sosial media setelah menjadi istrimu.


“Komentar tentang foto apa sayang?”,,Jeni menatap lekat Nathan,yang menatapnya balik.serta mengusap pipinya dengan lembut.


“Fotomu yang memang teramat cantik hari,jadi aku meminta Elios menghapus semua foto yang Tania unggah!”


Ya tuhan apakah itu fotoku yang berpose sedikit centil,Tania foto apa yang kau unggah.


“Aku menghapus dan menyimpannya diponsel ku,hanya aku yang boleh menatapmu,tidak boleh ada pria lain!


Nathan mencium kembali bibir Jeni,seakan tiada habisnya dan seakan tidak pernah merasa puas mereguk kenikmatan.Nathan melakukan dan melakukannya lagi,hingga keduanya terlelap karena kelelahan.


Sinar matahari pagi telah masuk melalui celah-celah jendela,Nathan membuka matanya.ditatapnya sesosok wanita yang masih tertidur lelap dengan punggung polosnya,Nathan menatap kagum wajah polos istrinya yang masih terlelap.Nathan mengecup keningnya, dan meninggalkan Jeni untuk membersihkan tubuhnya.setelah mandi dan menggunakan pakaiannya Nathan keluar kamar dan menuruni tangga,sudah ada Elios yang menunggu dengan semua perlengkapan.


“Selamat Pagi Tuan Muda”,,sapa Elios penuh hormat.


“Apa semua sudah beres?”


“Iya Tuan Muda,kita bisa berangkat pagi ini!”


“Kita tunggu Jeni bangun,dia masih tidur!


“Baik Tuan Muda!,,Elios mengikuti Nathan ke ruang Makan ,sang ibu dan Tania yang melihat persiapan seperti akan liburan heran dan bertanya pada Nathan.


“Nathan kau akan pergi?”


“Lalu bagaimana denganku kak?


“Kau liburan bersama ibu!


“Kak Nathan!”,,Tania kesal dan memanyunkan mulutnya.


“Kenapa mendadak sekali?


“Nathan lupa Ma!”,,mendengar jawaban Nathan,sang ibu hanya geleng-geleng kepala.


Jeni membuka matanya perlahan,ia tak menemukan sosok suaminya.ia turun dari ranjangnya menuju kamar mandi dan membersihkan badannya yang terasa pegal.hampir 30menit Jeni melakukan ritualnya,Jeni keluar hanya dengan menggunakan Handuk yang menutupi sebagian tubuhnya.ketika suara pintu terbuka Nathan menoleh dan melihat pemandangan indah di pagi hari,wajah cerah dan segar sang istri.Nathan tersenyum dan menghampiri Jeni yang menggenggam erat ujung handuknya.


“Kau wangi sayang!”,,Nathan mendekatkan tubuhnya dan mencium tengkuk Jeni.


“Cepat pakai pakaianmu,sebelum aku makan!”,,Jeni berlari kecil,meninggalkan Nathan yang tertawa bahagia,karena berhasil menggoda Jeni.setelah lengkap dengan pakaiannya,Nathan membawa Jeni turun,sesaat Jeni heran dengan apa yang ia lihat.koper serta Elios telah menunggunya.


“Sayang ,Kau akan pergi?”,,Nathan hanya tersenyum menatap Jeni.


“Kita akan berangkat bulan madu!”,,Jeni menolehkan kepalanya menatap Nathan.


Bulan madu?, ya tuhan bahkan aku tidak pernah berfikir untuk menikmati liburan ,dan sekarang bulan madu?wow sungguh Tuan penguasa.ucap Jeni dalam hati.


Nathan dan Jeni berpamitan pada sang ibu dan Tania,yang terus merengek ingin ikut liburan.namun Nathan menolaknya,ia tau sang adik tidak akan membiarkannya menikmati waktu berdua bersama Jeni.dengan terpaksa Nathan menjanjikan liburan Tania bersama Jeni setelah mereka kembali dari bulan madu.Mobil yang membawa Nathan dan Jeni meninggalkan kediaman Agatha.


“Jangan manyun terus,berdoalah setelah kepulangan mereka dari bulan madu,kakak ipar mu hamil!


“Benar yang ibu bilang,bagaimana nanti hasil perpaduan, antara wajah kak Nathan yang dingin dan kak Jeni yang manis!,,Tania mengkhayalkan bagaimana rupa keponakan yang akan nanti ia miliki.


“Jangan menjelekkan kakakmu seperti itu,dia dingin tapi tampan!”,,

__ADS_1


ibu meninggalkan Tania,yang kehilangan imajinasinya ketika mendengar ucapan sang ibu.


Tiba di bandara,Nathan serta rombongan berangkat ke negara XX ,untuk menikmati bulan madu selama seminggu,setelah pernikahan yang hampir setahun mereka lalui.


“Kau belum sarapan,apa kau tidak lapar?


“Belum,aku ingin menikmati perjalanan ini!”,,Jeni merebahkan kepalanya di dada bidang Nathan,menikmati belaian lembut yang Nathan berikan dikepalanya.Jeni teramat bahagia,ia tak menyangka akan mendapatkan cinta yang begitu besar dari sang suami.sejak sadar dari koma,Jeni tak mengingat atau berusaha mencari tau,tentang keluarganya lagi yang dia tau keluarganya telah bahagia.


Hampir 2 jam penerbangan  yang mereka lalui,tepat pukul 3sore waktu setempat .mereka menginjakan kaki di Negara XX,Jeni yang memang untuk pertama kalinya menginjakan Kaki di luar negri begitu bahagia,senyumannya tak pernah lepas dari bibir manisnya.membuat Nathan menjadi kesal karena beberapa pria sempat melirik Jeni.yang terlihat anggun dan cantik sore itu.


Nathan membawa Jeni ke villa yang telah dipesan oleh Elios beberapa hari lalu,Villa pilihan Elios memiliki tempat yang paling baik,di antara villa lainnya.Jeni bisa melihat deburan ombak dari dalam kamarnya dan itu sangat di sukai oleh Jeni,beberapa kali Jeni mengucapkan terimakasih, dan mencium Nathan karena rasa bahagia yang ia rasakan.Nathan begitu menikmati ekspresi wajah Jeni,terasa beban di pundaknya terangkat.Jeni berlari-lari kecil dipinggir pantai,menikmati deburan ombak yang mengenai kakinya,sambil menggenggam tangan Nathan.hal itu tak lupa di abadikan oleh Elios,yang ikut bahagia merasakan kebahagiaan yang di rasakan sang Tuan.


Malam ini Nathan dan Jeni  menikmati makan malamnya,dibawah sinar rembulan yang begitu mendukung suasana romantic.setelah menikmati makan malam,Nathan mengajak Jeni berdansa menikmati alunan music yang merdu,keduanya terbuai dengan suasana malam.tak ada satupun pengunjung ke villa tersebut,karena Elios telah menutup Villa tersebut.Elios ingin sang Tuan Muda benar-benar menikmati waktunya bersama Nona Muda.karena besar harapan para penghuni rumah keluarga Agatha,akan kehadiran anggota baru yang mereka nantikan.


Keesokan paginya Nathan membawa Jeni pergi jalan-jalan,menikmati indahnya kota di negara tersebut.Jeni tampak leluasa dan berbaur dengan cepat di antara warga di kota tersebut.membuat Nathan takjub,ternyata sang istri cukup jenius.ketika salah seorang pemuda tampan memberikan Jeni setangkai bunga,dengan cepat Nathan menerimanya,dan mengatakan jika Jeni adalah istrinya.setelah kejadian tersebut Nathan membelikan Jeni topi dan masker untuk ia kenakan.


“Sayang untuk apa semua ini?


“Untuk melindungi wajahmu,dari tatapan para pria penggoda!”,,ucap Nathan ketus,sambil memakaikan topi dan masker kepada  Jeni.


Apa dia pikir hanya aku yang ditatap seperti itu?,apa dia tidak sadar tatapan para wanita yang begitu mendamba padanya.


Dengan kesal Jeni melepas masker yang ia kenakan,dan memakaikannya pada Nathan.


“Aku juga tidak ingin, wajah suamiku dinikmati oleh perempuan lain!”


Jeni meninggalkan Nathan dengan kesal,sementara Nathan masih diam terpaku mendengar ucapan Jeni.


"Apa dia sedang cemburu sekarang,Jeni cemburu?,, tanya Nathan pada dirinya.


Nathan tersenyum bahagia,karena Jeni merasakan hal yang sama seperti dirinya,Nathan berlari dan memeluk Jeni dari belakang.aksi kejar-kejaran di antara keduanya pun terjadi.Elios yang menjadi pengikut setia,selalu berada beberapa meter dari sang Tuan,dan selalu mengabadikan momen bahagia sang Tuan Muda.


Nathan membawa Jeni berbelanja,Jeni membeli beberapa gaun yang ia inginkan, Nathan dengan jahilnya menyelipkan sebuah lingerie ketagihannya.mereka berdua benar-benar menikmati waktu Negara yang menurut Jeni teramat indah itu.makan malam tiba Nathan membawa Jeni kesebuah restoran yang teramat mewah,kini mereka berada dilantai paling atas sehingga pemandangan malam dapat mereka nikmati dari atas gedung restoran tersebut.setelah menikmati makan malam yang romantis,tiba-tiba semua lampu padam,dan detik berikutnya.


“Happy Birthday My Wife And Will You Marry Me!”,,semua lampu menyala kembali,Nathan kini telah berjongkok dihadapan Jeni dengan sebuah cincin yang begitu cantik.Jeni terpaku dengan apa yang Nathan lakukan.


“Aku tidak melamar mu,dan menikahi mu dengan baik,namun sekarang dengan segenap jiwaku,aku ingin memiliki dan menjagamu! "


Jeni meneteskan air mata bahagianya,ia tak mengira akan mendapat hadiah terindah di ulang tahunnya kini.


“Mulai sekarang,kita akan merayakan ulang tahunmu bersama-sama!"


Jeni tak bisa mengucapkan sepatah katapun,ia terisak dalam tangisnya.


“Will You Marry Me?”,,


“Yes!”,,Jeni mengulurkan tangannya,dan Nathan menyematkan cincin berlian nan indah di jari manis Jeni,Nathan memeluk Jeni yang kini menangis bahagia dalam pelukannya.


Terimakasih tuhan,engkau telah mengirimkan seorang pria yang begitu berharga untukku dan hidupku.aku akan mencintainya dengan segenap jiwa dan ragaku.Jeni


Terimakasih Tuhan,Engkau telah mempertemukan kami,dan mengikat kami dalam sebuah ikatan pernikahan.aku berjanji di hadapanmu,aku akan mencintainya dengan segenap jiwa dan ragaku.Nathan


Elios tanpa sadar meneteskan air mata bahagia,melihat adegan romantis dan mengharukan di hadapannya.tak sia-sia kerja kerasnya untuk menyiapkan segalanya.


“Kapan kau menyiapkan semuanya?”


“Aku seorang Penguasa,apapun bisa aku lakukan!”


Nathan mendapatkan cubitan kecil diperutnya,karena ucapannya yang membuat Jeni kesal, namun di detik berikutnya keduanya tertawa bersama dan saling memeluk.


__ADS_1


__ADS_2