Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
142. Mulai Dari Awal Lagi


__ADS_3

“Maafkan Aku,tolong maafkan aku!


Elios menatap Tania yang terlihat menyedihkan,hatinya sakit ketika wanita yang dicintainya harus menangis dengan begitu menyedihkan di depan kedua matanya.Elis mengulurkan tangannya,mengusap air mata yang  membasahi Tania.


“Kau tidak perlu meminta maaf,semua ini salahku,aku yang seharusnya meminta maaf padamu.semua sudah berlalu mari kita lupakan semuanya!”


“Aku tidak bisa melupakanmu,meski aku telah mencobanya.Aku mencintaimu Elios!”


Tania berucap dengan wajah sendu,tatapan penuh cinta yang ia tunjukan kepada Elios membuat pria itu sangat terharu.


“Aku juga masih mencintaimu,tapi kita berbeda kau adik dari atasanku sedangkan aku,,!”


Tania segera menutup mulut Elios dengan bibirnya,Tania mengecup lembut bibir Elios yang hangat.


“Aku mohon jangan ucapkan kata itu lagi,aku sungguh menyesal pernah mengatakannya,jika waktu bisa terulang kembali aku akan memilih menunggumu dengan sabar.tidak akan bersikap kekanak-kanakan dengan marah dan mengeluarkan kata yang tak pantas untuk di dengar!”


“Tolong maafkan aku,maafkan segala sikap egois serta keras kepalaku.Ayo kita hadapi kakak serta ibuku bersama-sama,kita berjuang bersama untuk mendapatkan restu mereka!”


Elios tersenyum lembut mendengar ucapan Tania yang di selingi isak tangisnya,Elios meraih tubuh Tania mendekapnya dalam pelukan hangatnya.memebiarkan Tania menumpahkan segala kegelisahan serta penyesalannya dalam tangisan pilunya.setelah puas menangis,Elios melonggarkan pelukannya menatap mata Tania yang sembab.


“Aku telah mengantongi restu kakakmu,dia sudah mengetahui hubungan kita sejak lama!”


“A,,apa,kakakku sudah mengetahui semuanya?”


Elios mengangguk pelan masih dengan senyum tipis di bibirnya,Elios memindahkan posisinya duduk tepat di sebelah Tania yang masih terkejut dengan apa yang ia dengar.


“Kenapa kau tidka mengatakan apapun kepadaku?”


“Aku berulang kali mencoba ingin mengatakan kepadamu,tapi kau keras kepala dan tidak ingin mendengar apapun dariku.jadi aku pikir restu yang aku peroleh sia-sia,dan aku merelakan mu dengan pria muda itu!”


Tania merasa kesal dengan penuh tenaga ia melayangkan pukulan beberapa kali ke dada Elios,berteriak dan mengatai Elios yang hany a diam menerima serangan Tania.Elios menahan kedua tangan Tania yang menyakitinya,tatapan mata mereka bertemu mengisyaratkan kerinduan yang dalam.Elios meraih tengkuk Tania,menenggelamkan bibir hangatnya dalam lautan kerinduan ke dalam bibir Tania.kedua mulai larut dalam kobaran api cinta yang mulai merasuki hati dan pikiran mereka,Elios meraih tubuh Tania menempatkannya dalam pangkuannya.


Nafas keduanya tersengal-sengal,sudah begitu lama Elios menahan kerinduannya agar tidak menyentuh dan menyeret Tania ke dalam pelukannya.


“Aku merindukanmu Tania,setiap kali melihatmu aku ingin mendekap mu dalam pelukanku.tapi aku harus menahannya dan mencoba mengubur perasaanku,namun aku tak bisa melakukannya Tania.semakin aku mencoba semakin aku tersiksa!”


Tania mengecup lembut kedua pipi Elios,tersenyum lembut menatap pria yang berhasil memporak-porandakan hatinya.


“Ayo kita mulai kembali semuanya dari awal,aku akan bicara pada kakak dengan jujur begitu juga kepada ibu!”

__ADS_1


“Kita temui mereka bersama,kita hadapi kakak dan ibumu bersama-sama.apapaun keputusan mereka,mari kita berjuang untuk hubungan kita ke jenjang yang lebih serius!”


“Apa kau melamar ku?”


“Jika iya,apakah kau akan menerimaku?”


Tanpa menjawab pertanyaan Elios,Tania mengalungkan kedua tangannya ke leher Elios.mencium lembut bibirnya,keduanya kembali menikmati kebersamaan mereka.


*****


“Nona apa kita akan berkunjung ke kantor Tuan?”


“Hmm,aku membawakannya makan siang!”


“Biak Nona!”


Kedua wanita yang berada di satu mobil yang sama menuju kantor Nathan,salah satu petugas keamanan yang mengetahui kedatangan Jeni menyambutnya dengan sopan.setelah sedikit berbasa- basi Jeni melangkah menuju Lift khusus yang hanya bisa di gunakan oleh Nathan,melihat Jeni yang bisa leluasa menggunakan Lift khusus membuat Selly yang berada di lantai yang sama dengan Jeni merasa kesal.


Wanita itu bisa dengan bebas keluar masuk perusahaan,tunggu sebentar lagi Selly kau akan menggantikan posisi wanita  itu.


Bukannya ke ruangan sang suami,Jeni melangkahkan kaki jenjangnya ke beberapa bagian lantai.selama menikah dengan Nathan Jeni tidak pernah menginjakan kakinya di kantor milik suaminya,tatapan matanya tertuju pada keramaian dimana seorang Fotografer sedang memberi instruksi kepada modelnya.


Ketika berniat mengambil gambar,layar kamera tanpa sengaja menangkap bayangan Jeni yang berdiri dengan kedua mata tertutup,sang fotografer tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.dengan diam-diam ia mengambil beberapa gambar Jeni yang terbentuk secara alami,Jeni bukan hanya cantik.Dia memiliki tubuh yang tinggi dengan postur tubuh ideal,dengan kulit putih mulus dan rambut panjang hitam indah yang tergerai semakin menonjolkan penampilannya.


Sang Fotografer tersenyum puas akan hasil yang ia dapatkan,belum pernah dirinya mendapatkan model yang cantik  natural,belum lagi setiap ekspresi yang ia berikan terlihat begitu nyata dalam gambar yang ia dapatkan.


“Aku akan menemui produser dulu,kalian lanjutkan dulu dan mulailah persiapannya!”


Dengan wajah senang sang Fotografer meninggalkan semua krunya,mencari keberadaan sang produser dan mengatakan ide cemerlangnya.


“Apa yang kau lakukan disini,apa kau juga salah satu model yang terpilih?”


Jeni menolehkan kepalanya ketika suara yang begitu ia hapal  mengganggu indera pendengarannya,Selly berdiri menatapnya tak suka.Jeni mendesah dan menatap lurus ke depan,dimana ia bisa menikmati pemandangan kota serta gunung di belakangnya.


“Aku hanya kebetulan lewat dan entah kenapa tertarik saja untuk mampir,dan menikmati indahnya pemandangan dari atas sini!”


“Aku pikir kau adalah salah satu model yang mereka pilih!”


Jeni tersenyum tipis mendengar ucapan Selly,yang seolah takut dan tidak terima akan keberadaannya.

__ADS_1


“Apa kau takut bersaing denganku?”


Selly melempar tatapan benci dan tak sukanya mendengar ucapan Jeni,yang menurutnya terlalau sombong itu.


“Aku tidak pernah takut padaku,dan jika dugaanku benar mari kita bersaing dengan sehat.kita buktikan kemampuan kita disini!”


“Sebenarnya aku ingin sekali Selly,namun kau tau suamiku bukan.Dia tipe pria pencemburu,dia tidak akan membiarkan kecantikan istrinya di nikmati oleh banyak mata.dan hal itu sangat merepotkan!”


“Tenanglah aku tidak akan menggeser posisimu dalam model deretan model tercantik di ruangan ini,tapi bekerjalah secara professional dengan menggunakan kemampuanmu sendiri tanpa mencari bantu loncatan di luar sana!”


Setalah menepuk pelan punggung Selly,Jeni meninggalkan wanita itu dalam kemarahan.ucapan Jeni begitu menyentil harga dirinya,beberapa ucapan Jeni bisa di bilang ada benarnya.kemampuannya tidaklah sama seperti sang kakak Selena,selian berpenampilan cantik sang kakak merupakan wanita pintar serta wanita yang memiliki segudang talenta,namun sayang sang kakak begitu bodoh dalam menentukan jalan hidupnya dan berakhir mati dengan mengenaskan.


Selly melangkah dengan kesal ke ruang ganti,mencoba menahan serta meredam segala emosi yang kini ia rasakan.bagaiamanapun juga dirinya telah berusaha dengan keras hingga sampai di tahap ini,sedikit lagi jika dirinya berhasil meraih penghargaan model pendatang baru namanya akan melesat begitu saja.


Sementara di ruang meeting produser bersama beberapa beberapa staf,pemegang saham serta Elios dan Nathan sedang mengadakan pertemuan mendadak.melihat kedatangan pria yang bertubuh sintal itu,Nathan mengangkat alisnya Karena tak biasanya seorang fotografer akan ikut terlibat dalam rapat,kecuali sang fotografer di butuhkan keberadaannya dalam pendapatnya.


“Maaf atas kelancangan saya Tuan Karena dengan berani mengganggu jalannya rapat kalian,namun saya sebagai seorang fotografer ingin menyampaikan sebuah saran yang mungkin bisa kalian diskusikan setelahnya.saya telah menemukan seorang model yang begitu natural dalam setiap gambarnya,model yang jarang sekali ada atau bahkan auranya tidka dimilki oleh sembarang orang!”


“Saya dengan yakin menyampaikan dan berani menyampaikan hal ini,karena menurut saya model ini akan memberikan kontribusi yang besar pada iklan produk anda!”


Sang produser menelan ludahnya dengan kasar,melirik beberapa kali kea rah Nathan yang terlihat sedikit tertarik dengan apa yang di ucapkan oleh Fotografer pilihannya.


“Tunjukan padaku siapa orangnya,jika yang kau ucapkan benar kami bisa mendiskusikannya lagi!”


DEngan senyum yang mengembang di wajahnya,pria bertubuh sintal itu menyambungkan kameranya ke perangkat computer hingga sebuah gambar besar mulai terlihat di layar besar.seorang wanita yang berdiri dengan pose anggun terpampang di layar,bukan hany asatu namun ada beberapa foto yang cukup mengagumkan.


Sang produser serta beberapa staf yang ikut hadir di ruangan tersebut menatap takjub dengan mata mereka yang tidak berkedip sedikitpun,mereka dengan nyata dan terang-terangan mengangumi kecantikan wanita tersebut.Elios beberapa kali melirik sang Tuan yang kini sudah memperlihatkan aura gelapnya,bagaimana tidak wanita yang ada di layar besar itu adalah sang istri.


Nathan mengepalkan kedua tangannya,menatap tak suka kearah para pria yang menatap penuh puja gambar sang istri.beberapa orang termasuk para pemilik saham tidak ada yang mengenali istri Nathan, hanya beberapa orang staf yang tak sengaja bertemu dengan Jeni yang mengetahui, Jeni adalah istri dari pemilik gedung tersebut.


“Dimana wanita ini sekarang,maksudku apakah wanita yang di layar ini mengizinkanmu mengambil gambarnya atau kau secara diam-diam mengambil gambarnya!”


“Wanita itu ada disini Tuan,dan mohon maaf saya mengambil gambarnya secara diam-diam.melihatnya yang berdiri dengan anggun membuat saya secara spontan mengambil gambarnya,dan saya pikir wanita tersebut adalah salah satu model anda!”


“Dan dari sekian model yang ada,saya menyarankan wanita ini menjadi model utama menggantikan Nona Selly!”


Ucapan sang Fotografer membuat beberapa di antara mereka mengangguk setuju,ada yang menilai jika Selly terlalu menonjolkan wajah yang tebal akan make up,serta aura yang SElly berikan tidak senatural Jeni.berbagai pujian tentang istrinya semakin membuat darah Nathan mendidih,ia tidak ingin kecantikan sang istri di nikmati oleh khalayak,cukup dirinya yang menikmati serta memilki kecantikan sang istri.


“Hapus foto itu sekarang,aku bilang hapus foto-foto itu sekarang!”

__ADS_1


Mohon maaf untuk keterlambatan updatenya yang tidak tepat waktu,sekali lagi saya mohon maaf untuk para pembaca setiaku.terimakasih atas dukungan kalian,yang selalu memberiku motivasi untuk melakukan dan menyuguhkan cerita yang lebih menarik lagi.terimakasih atas kesabaran kalian dalam menunggu episode demi episode selanjutnya,semoga kerja kerasku bisa membuat para pembaca sekalian merasa senang.salam hangat🙏☺☺


__ADS_2