Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
75.Tania Dan Elios


__ADS_3

Setelah di tinggalkan oleh sang kakak dan kakak iparnya,Tania serta Elios menuju pasar malam.Tania menarik uang cash dari kartu sang kakak,dirinya tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada.Elios melajukan mobilnya menuju pasar malam,hiruk pikuk pengunjung membuat Elios yang baru pertama kali berkunjung ke tempat seperti itu merasa tidak nyaman.namun karena melihat mata Tania yang begitu berbinar,Elios berusaha menyesuaikan keadaannya.


Tanpa Tania sadari,Tania menarik tangan Elios,memaksa Elios mengikuti langkahnya.Tangan yang untuk pertama kali di genggam oleh seorang wanita,membuat jantung Elios berdegup kencang.wajah Elios bersemu merah,namun Tania tidak menyadarinya.


Sial ada apa dengan jantungku,apa karena aku tidak pernah lari?sehingga jantungku berpacu cepat sekarang,kalau begitu aku harus berolahraga kembali.


Dengan langkah lebar Elios mengikuti langkah Tania,yang begitu lincah menghindari keramaian,serta tabrakan.matanya tampak berbinar melihat berbagai wahana,untuk pertama kalinya Elios terpana dengan senyum Tania.selama ini Tania yang dirinya kenal,hanya gadis cuek dan dingin terhadap semua orang,namun pendapatnya luntur ketika melihat senyum indah itu.


“Elios kau ingin menaiki wahana apa,mau naik baling-bilang tidak?”


“Apa Nona tidak takut menaiki wahana itu?”


“Aku tidak takut,jangan bilang kalau sebenarnya yang takut itu dirimu!”


“Tentu tidak Nona,kalau begitu ayo kita naik wahana itu!”


Elios tanpa ragu menarik tangan Tania,keduanya membeli dua buah tiket,dan menaiki wahana tersebut.perlahan wahana mulai berputar,Elios berusaha menahan dirinya agar tidak berteriak,namun keringat dingin mulai membasahi punggungnya.ocehan Tania sudah tak di dengar olehnya,setelah beberapa menit berlalu wahana pun berhenti.tampak Elios keluar dengan wajah memerahnya,rasa mual mengocok perutnya,Elios berusaha menahannya apa yang akan Tania katakan jika melihatnya muntah,bisa jadi dirinya akan menjadi bahan tertawaan gadis kecil itu.


“Seru bukan,bagaimana kalau kita mencoba wahana lain?”


“Kau saja aku lelah!”


“Baru juga satu wahana,kenapa sudah lelah.tapi tunggu kenapa wajahmu merah,kau demam?”


Dengan reflek Tania menempelkan tangannya di kening Elios,membuat Elios tersentak kaget.tatapan mata mereka bertemu,membuat Elios salah tingkah dan meninggalkan Tania dengan kebingungan.


“Ada apa dengannya,apa dia takut?.tidak mungkin manusia sepertinya bisa memiliki rasa takut,aku ada ide!”


Tania berlari mengejar Elios yang kini telah duduk di sebuah bangku,dia terlihat lelah namun Tania memilki energi besar malam itu.


“Bagaimana kalau Kita masuk ke rumah hantu?”


“Apa anda tidak merasa lelah Nona?”


“Hei,,kita baru mencoba satu wahana,sedangkan wahana di sini begitu banyak untuk kita coba,pokoknya aku ingin menaiki semua wahana disini!”


“Baiklah,aku akan mengikuti mu sekali lagi.tapi setelahnya bisakah anda menaikinya sendiri?”


“Baiklah,temani aku sekali lagi!”


Dengan terpaksa Elios mengikuti kemauan Tania,dengan sabar Elios membeli tiket masuk dan membawa Tania masuk ke rumah hantu.suara-suara menyeramkan mulai terdengar,Tania mulai merasa takut.Tania menggenggam tangan Elios dengan erat seakan takut,jika mereka terpisah.Elios tersenyum dalam malam,siapa sangka sang Nona kecil akan merasa ketakutan.

__ADS_1


Semakin mereka masuk kedalam rumah hantu,suasana semakin seram.orang-orang yang bersolek bak hantu mencoba menakut-nakuti pengunjung.teriakan demi teriakan terdengar,Tania yang begitu ketakutan tanpa sadar memeluk pinggang Elios.mendapat perlakukan manis dari Tania,membuat jantung serta wajahnya merona.hanya dirinya yang menyadari apa yang saat ini dia rasakan,sementara Tania berusaha mencari perlindungan dari tubuh kekar milik Elios. Beberapa menit mengitari rumah hantu,kini keduanya bisa bernafas lega,setelah berada di luar Tania belum menyadari apa yang dirinya lakukan.


“Sampai kapan kau, akan memelukku Nona?”


Tania tertegun mendengar ucapan Elios,dengan cepat dia mendorong tubuh Elios agar menjauh darinya.mendapat perlakuan kasar dari Tania,membuat Elios kesal.


“Bukannya berterimakasih,ini malah berbuat sebaliknya!”


“Bilang saja kalau kau mau mencari kesempatan bukan?”


“Yang memeluk saya itu anda Nona,bukan saya lho,,lagian jika takut dengan hantu,tidak perlu berpura-pura berani Nona!”


“Kau,,menyebalkan!”


Tania meninggalkan Elios yang tertawa renyah,kapan lagi dirinya bisa menggoda adik dari bosnya tersebut.meski demikian Elios terus mengikuti Tania,hingga keduanya memilih duduk dan menikmati es cup yang di belikan oleh Tania.


“Jika ada kakak ipar pasti lebih seru,kami pasti menaiki semua wahana itu malam ini!”


“Nona Muda sedang hamil,tidak mungkin baginya menaiki wahana yang membahayakan untuknya dan calon anaknya!”


“Iya aku mengerti,seandainya kami masih bisa seperti dulu lagi,akan sangat menyenangkan bagi kami.kau tau Elios,kami memiliki sifat dan hobi yang sama.sama-sama suka mencoba makanan baru,serta suka tantangan!”


“Contohnya?”


“Apa Nona Muda ikut balapan?”


“Tentu saja tidak,kami hanya menonton.kakak ipar bilang kita hanya boleh menonton pertunjukannya saja!” 


Jadi anda belum tau jika Nona Muda jago balapan,ternyata ada sisi yang tidak anda perlihatkan Nona Muda,,


Hari semakin malam,Elios tampak kelelahan mengikuti Tania,gadis yang memiliki energi besar di depannya belum merasakan lelah sama sekali.setelah beberapa kali mengeluh,akhirnya Tania mengakhiri petualangan malamnya.


“Kau tidak seru Elios,masa hanya begitu saja kau sudah kelelahan!”


“Maaf Nona banyak yang harus saya kerjakan setelah ini,dan saya butuh istirahat Nona!


“Jika sudah malam bukankah waktunya untukmu tidur,untuk apa lagi bekerja!”


“Jika saya bisa melakukan itu Nona,alangkah bahagianya saya!”


Apa Kak Nathan tidak memberinya waktu untuk istirahat,apa kak Nathan memaksanya kerja rodi?.tidak bisa di biarkan,Kak Nathan tidak boleh semena-mena terhadap bawahan,,

__ADS_1


“Kau tenang saja Elios,aku akan meminta kak Nathan untuk melonggarkan waktumu,dan memberimu libur.percayakan semuanya padaku,aku akan melakukannya sebagai ucapan terimakasih ku,karena kau telah menemaniku malam ini!”


“Terimakasih atas kemurahan hati anda Nona!”


Lakukanlah apa yang ingin kau lakukan,mala mini aku ingin segera pulang dan merendam tubuhku yang terasa letih ini dengan air hangat.


Setelah beberapa puluh menit mobil yang Elios kemudikan memasuki halaman rumah Agatha,beberapa pelayan menyambut kedatangan mereka.


“Selamat malam Nona Tania,semoga anda mimpi indah!”


Setelah memberikan salam kepada Tania,Elios segera meninggalkan Tania yang bahkan belum sempat membalas ucapannya.


Kutu kupret,aku bahkan belum menjawab salammu.tapi biarkan saja mungkin dia memang sangat kelelahan.


Dengan senyum bahagia Tania melangkahkan kakinya memasuki kediaman Agatha,melihat semua penghuni rumah tidak ada,Tania melangkahkan kaki menuju kamarnya.


Pasti mereka sudah pada tidur,tapi inikan baru jam 10malam.apa kakak ipar sudah tidur ya,atau aku samperin ke kamarnya saja?tidak,Kak Nathan akan berteriak seperti singa,jika aku mengganggu mereka.kalau begitu besok saja aku temui kakak ipar,,


Mengetahui Tania telah kembali Nathan tersenyum,dirinya sengaja menyuruh Elios menemani sang adik.agar Elios mengetahui bagaimana merepotkannya Tania,melihat sang suami yang tertawa kecil,membuat Jeni mengerutkan dahi karena penasaran.


“Apa yang membuatmu tertawa,apa ada hal lucu?”


“Mereka sudah kembali!”


“Maksudmu Elios dan Tania?”


“Iya,siapa lagi.aku ingin melihat wajah kesal Elios besok pagi,aku ingin dia merasakan kesal dalam menghadapi sikap Tania!”


“Tidak ada yang menyebalkan dengan sikap Tania,bahkan menurutku dia sangat menggemaskan,apalagi jika menginginkan sesuatu!”


“Tidak ada yang lebih manis darimu sayang!”


“Gombal!”


“Aku tidak gombal sayang,di mataku kaulah yang paling manis!”


Jeni tersenyum bahagia mendengar ucapan sang suami,tidak ada lagi sikap acuh,dingin dan kejam dari Nathan.semuanya terbalik 180derajat,Nathan sekarang yang begitu lembut,perhatian dan penuh cinta.bahkan Jeni sangat bersyukur karena di cintai oleh pria sepertinya.


Usapan lembut tangan Jen membuat Nathan terbuai,Nathan mengecup dan mencium bibir manis sang istri.ciuman manis mereka berlangsung beberapa menit,yang pada akhirnya di akhiri oleh Nathan sendiri.dirinya tidak ingin melampaui batas,mengingat sang istri yang sedang hamil muda.


Kehamilan Jeni merupakan anugerah serta hadiah terindah yang di berikan tuhan untuknya serta keluarganya,karena itu Nathan berusaha bersikap posesif demi menjaga keselamatan keduanya.memberikan rasa aman dimanapun Jeni berada,Nathan bahkan tak membatasi gerak Jeni.yang terutama baginya adalah kebahagiaan Jeni,sehingga kehamilannya akan berjalan lancar sampai hari persalinan tiba.

__ADS_1


 


 


__ADS_2