
Geng Tania memasuki ruang Bioskop,terlihat beberapa pasang muda dan mudi serta penonton yang datang tanpa pasangan mereka.Film yang di pilih mereka pun berjendere Romantic,sangat cocok untuk mereka yang datang dengan pasangannya.Tania melirik kiri dan kanannya,ada perasaan iri di dalam hatinya,kenapa dirinya belum memiliki kekasih juga.diliriknya Sofi dan Rado yang mulai sibuk dengan dunia mereka,hanya dirinya dan sang kakak ipar yang datang tanpa pasangan.
Apa kak Nathan akan datang,apa dia sudah melihat foto yang aku kirim.jika melihat dari kecemburuan kakak yang super itu,aku yakin sebentar lagi dia akan datang.kenapa aku malah mengirimkan foto itu padanya,kesenanganku akan segera berakhir,,Hiks,,hikss aku lupa jika memiliki seorang kakak,yang lagi cinta mati pada istrinya,,
“Kau kenapa Tania,kenapa diam saja tidak seperti biasanya!”
“Lihatlah mereka kakak ipar,aku kapan memiliki seorang kekasih seperti mereka!”
Jeni melihat sekelilingnya,yang memang kebanyakan pasangan,Jeni mengerutkan dahinya melihat Tania yang terus merangkul tangan serta merebahkan kepalanya di bahunya.
“Memiliki seorang kekasih itu tidak enak Tania,hanya manis di awalnya saja,setelah itu semua akan terasa biasa saja!”
“Tapi aku ingin merasakannya kakak ipar!”
“Kenapa kau tidak pacaran dengan Elios saja,dia cukup tampan,pintar dan berkarisma!”
“Kenapa harus Elios dia sudah tua tau,lagi pula dia bukan tipeku!
“Lantas seperti apa tipe mu?”
“Pokoknya ada,hari ini kakak ipar harus terus bersamaku apapun yang terjadi!”
“Bukankah aku sudah bersamamu sekarang?”
“Pokoknya harus duduk bersamaku ya!”
“Iya,,iya sudah diam filmnya sudah mau dimulai!”
Mereka berempat menikmati cemilan serta minuman yang Rado beli,keempatnya terlihat asyik mengobrol,sampai kedatangan Elios dan Nathan tidak mereka sadari.Elios melacak keberadaan sang Nona dari ponselnya,serta menghubungi Rado secara diam-diam.dengan kekuasaan yang Nathan miliki dua kursi di sebelah Tania,bisa dengan mudah dikosongkan.melihat dua orang yang duduk di sampingnya bangun dan pindah tempat,membuat Jeni dan Tania kebingungan,pasalnya ruangan mereka sudah penuh dengan pengunjung.jika mereka bangun dan pindah,mereka harus duduk dimana pikirnya.
Tidak ingin ambil pusing dengan pengunjung lainnya,Jeni meneruskan tontonannya.dua pria tinggi menghampiri Tania,membuat jantungnya berdebar-debar,namun semakin kedua pria itu mendekat,Tania semakin mengenali keduanya,siapa lagi jika bukan sang kakak dan Elios.Tania ingin berteriak,namun dirinya tersadar jika mereka sedang berada di tempat umum.Nathan duduk dengan tenang di sebelah Tania yang masih melongo dengan kedatangan sang kakak yang sungguh di luar perkiraannya.
“Jika kau tidak ingin mendapatkan hukuman,maka bangun dan pindah ke samping Elios!”
Mendengar ucapan sang kakak dengan cepat Tania menggelengkan kepalanya,menolak permintaan sang kakak yang hanya membuatnya kehilangan waktu bersama sang kakak ipar.
“Pindah atau kakak akan memaksamu?”
Dengan terpaksa serta dengan rasa kesal Tania terpaksa bangun dan pindah tempat,melihat Tania yang bangun membuat Jeni menahan tangannya dan bertanya pelan,tanpa melihat pria yang berada di samping Tania.Rado dan Sofi hanya bisa tersenyum melihat kekesalan Tania.
“Kau mau kemana?”
__ADS_1
“Pindah disebelah pria penguasa ini!”
Tania menunjuk sang kakak dengan kesal,Jeni pun mengikuti arah dagu Tania.senyum tampan sang suami mengejutkannya,Tania dengan cepat bertukar tempat dengan Nathan.jadilah dirinya duduk bersebelahan dengan Elios.
“Selamat malam Nona Tania!”
Tania tidak menjawab sapaan yang Elios berikan padanya,dirinya kesal setengah mati terhadap sang kakak,apalagi setelah berada di dekat sang kakak ipar,kakaknya akan lupa diri.
Kenapa ucapan kakak ipar jadi kenyataan sih,sekarang aku malah duduk bersebelahan dengan Elios,pria kaku yang hampir sama dengan kak Nathan.tidak ada romantis-romantisnya,serta dingin ini.aku kesal padamu Elios,kenapa harus membawa kak Nathan kemari,hilang sudah hari kemerdekaan ku,,
Tania terus menggerutu di dalam hatinya,bahkan tanpa sadar dirinya memanyunkan bibir serta menarik-narik ujung tasnya,membuat Elios yang melihat itu tersenyum lucu.menurutnya Tania sangat menggemaskan,jika sedang kesal.
Mereka begitu menikmati cerita film yang bernuansa romantis serta penuh komedi itu,kecuali Tania. Dirinya sama sekali tidak menikmati film yang di tontonya hari ini,pikirannya kacau karena marah dan rasa kesalnya.terlihat Nathan yang begitu senang karena secara tidak langsung,bisa menikmati kencan bersama sang istri,begitu juga dengan Rado yang mulai melakukan pendekatan dengan Sofi.Melihat Tania yang terlihat kesal,Jeni berusaha mendekati sang adik ipar,yang begitu terlihat senang beberapa jam lalu.
“Kau kenapa Tania?”
“Kakak ipar setelah ini pergi bersamaku yah,biarkan kak Nathan bersama Elios!”
“Kau mau membawa kakak ipar mu kemana lagi,bukankah kalian sudah bermain seharian ini?”
“Iya,tapi kakak merebut kesenanganku ketika ingin menikmati film romantis tadi!”
“Ingat jika kau mengunakan kartu kakak untuk hal aneh,kakak akan menghukum mu!”
“Aku akan menghabiskan isinya!”
“Lakukan saja,jika kau bisa mempertanggung jawabkan nya nanti!”
“Kakak ipar,suamimu sungguh kesal!”
Jeni tertawa lucu melihat suami dan adik iparnya yang selalu bertengkar karenanya,demi menyenangkan hati sang adik ipar,Jeni melepas genggaman tangan Nathan.membuat sang Tuan penguasa kebingungan.
“Aku lelah dan ingin beristirahat,besok setelah kau pulang kuliah kita pergi ke salon,aku ingin melakukan perawatan pada kakiku yang terasa pegal!”
“Benarkah,kau dengar itu kak Nathan.besok kakak ipar milikku,jangan mengganggunya seperti hari ini,aku jadi tidak menikmati filmku!”
“Nonton film romantis itu bersama kekasihmu Tania,bukan kakak iparmu!”
“kak Nathan!”
Nathan tak menghiraukan teriakkan kekesalan yang dilontarkan Tania padanya,Nathan ingin segera pulang agar sang istri bisa beristirahat.Rado serta Sofi tentu mengikuti sang Tuan Muda,sementara Elios harus menunggu Tania terlebih dulu.
__ADS_1
“Kita akan kemana Nona!”
Mendengar pertanyaan Elios,mengingatkan Tania akan kehadiran Elios di sampingnya.dengan malas Tania menatap Elios dari atas sampai bawah,pria yang cukup tampan serta berkarisma,seperti yang kakak iparnya katakan.hanya saja sifatnya sama-sama menyebalkan seperti sang kakak,Elios pria pendiam nyaris tak bicara jika tidak perlu,sikapnya yang begitu cuek serta wajah datar yang selalu dia perlihatkan membuat Tania tak melihat hal istimewa darinya.
Apanya yang tampan,pria di hadapanku ini sangat cuek.jika aku pacaran dengannya,aku bisa mati makan hati karena harus menahan kesal setiap hari.lihatlah dia,tak pernah sekalipun dia tersenyum padaku kakak ipar,jadi menurutku dia tidak tampan dan tidak cocok untuk jadi kekasihku,,tapi tunggu apa yang aku pikirkan,tidak,,tidak,,pergi dari kepalaku,,
Tania mengusir pemikirannya sendiri,membuat Elios mengerutkan dahi akan tingkahnya yang cukup aneh.meski penasaran Elios mencoba menyembunyikan rasa penasarannya,tingkah Tania yang menggemaskan membuat sudut bibir Elios terangkat,namun Tania tak memperhatikannya.
“Kita akan pergi kemanan Nona?”
“Kau pernah ke pasar malam Elios!”
“Belum pernah Nona!”
“Kalau begitu ayo kita pergi ke pasar malam,kau pasti akan menyukainya.seperti aku yang langsung menyukainya,ketika kakak ipar membawaku untuk yang pertama kalinya!”
“Nona Muda yang membawa anda ke pasar malam?”
“Iya,waktu itu kak Nathan belum cinta mati padanya,sekarang jangankan ke pasar malam,curhat pun aku tidak bisa jika sudah berada di rumah.kak Nathan benar-benar menyebalkan!”
“ Bukankah itu baik Nona,Tuan Muda seperti manusia normal sekarang.dia sudah banyak tersenyum dan bicara!”
“Bagiku tidak,kakakku masih tidak normal di mataku!”
“Bisa anda jelaskan Nona,agar saya bisa memahaminya!”
“Kakakku sama tidak normalnya dengan dirimu,sama-sama menyebalkan!”
Tania meninggalkan Elios dengan kesal,sementara Elios diam dan tersenyum melihat kekesalan Tania.dengan langkah lebar dirinya mengikuti Tania yang sudah berdiri di samping pintu mobil.
“Kenapa anda belum masuk Nona?”
“Pintunya masih di kunci Elios!”
“Maaf Nona saya lupa,silahkan masuk Nona!”
Tania menghentakkan kakinya beberapa kali untuk menyalurkan kekesalannya,Elios hanya tertawa kecil,karena telah berhasil mengerjai sang Nona kecil.dengan wajah kesal Tania masuk ke dalam mobil,menutup pintu mobil dengan keras membuat Elios berhenti dari kegiatannya memasang sabuk pengaman.
Tidak kakaknya tidak juga dengan adiknya,keduanya memiliki tempramen yang menakutkan.anda sangat hebat Nona Muda bisa menaklukkan keduanya dengan sangat mudah,saya sangat salut dan kagum dengan karisma anda,,
__ADS_1