
Wanita dengan paras cantik, namun mengerikan seperti seorang badut di mata Nathan, kini berdiri dengan senyuman sejuta wattnya.Nathan masih diam tak bergeming melihat keberadaan Selena, yang bisa dengan mudah menerobos masuk keruangan tunggu. Jika Selena berani masuk ke ruang kerjanya, tanpa permisi tentu Nathan tidak akan setenang ini.
Elios mengepalkan kedua tangannya, geram dengan kinerja para bawahannya yang tidak bisa di andalkan. Belum selesai masalah dengan Alex, kini masalah baru muncul lagi. Kedatangan Selena kekantor, membuktikan bahwa Selena berani menentang dirinya.
Dengan senyum menawan berharap Nathan akan senang melihatnya, Selena berjalan lambat, sengaja agar Nathan bisa melihat perubahan dalam dirinya.
"Kita bertemu lagi Nathan, bagaimana kabarmu? "
Nathan tak berucap, ataupun membalas sapaan Selena. Membuat Selena malu dan merubah gaya bicaranya, meski begitu Nathan masih menatapnya dengan tatapan yang rumit.
Nathan menegakkan tubuhnya, sambil berucap tegas, membuat Selena pucat.
"Jika wanita ini tidak memiliki kepentingan apapun dengan ku, kau bisa mengusirnya pergi Elios. Hari ini kita memiliki banyak agenda, kau urus wanita ini, pastikan wanita ini tidak membuat masalah ditempat ku! "
__ADS_1
Tubuh Selena kamu mendengar ucapan dingin Nathan, bukannya sambutan hangat, selayaknya teman atau mantan kekasih, Nathan seolah tak menganggap kehadirannya. Melihat Nathan yang ingin beranjak, Selena dengan marah berteriak kepada Nathan.
"Inikah caramu menghargai ku, sebagai mantan kekasihmu?. Aku datang secara baik-baik, untuk menanyakan kabarmu Nathan. Setidaknya tanyakan bagaimana kabarku, atau membalas sapaan ku? "
"Jika kau ingin dihargai, setidaknya kau juga harus menghargai peraturan di kantorku. Tidak seenaknya bertindak, apalagi melukai karyawan ku, aku bisa saja menuntut mu!"
Tanpa menoleh Nathan meninggalkan ruang tunggu, menuju ruangnya. Elios melirik Selena dengan geram, tatapannya benar-benar membuat Selena gugup. Namun Selena berusaha tenang menghadapi Elios.
"Jika anda tidak memiliki kepentingan lagi sebaiknya anda pergi Nona. Sebelum saya memanggilkan pihak keamanan untuk menyeret anda, keluar dari gedung ini!"
" Bisakah kau sedikit saja ramah padaku, aku bahkan tidak memiliki masalah dengan mu, tapi kau sungguh pria menyebalkan Elios! "
"Saya tidak perlu pendapat anda Nona, saya hanya melakukan apa yang Tuan Muda inginkan. Dan saya harap anda tidak pernah melakukan ini lagi, tapi jika anda mengulanginya lagi, saya tidak bisa berjanji bahwa anda masih bisa keluar dari gedung ini dengan wajah cantik! "
__ADS_1
"Kau,, dasar brengsek, aku akan membuat perhitungan denganmu Elios, aku tidak akan takut lagi padamu! "
"Itu lebih baik lagi Nona, dengan demikian saya tidak akan menahan diri lagi! "
Sialan dia mengancam ku lagi seperti biasa, tapi kali ini aku tidak akan takut padanya. Aku harus bisa melawannya, bahkan jika bisa menyingkirkannya, akan mempermudah jalanku mendekati Nathan,,
Dengan wajah penuh amarah, Selena meninggalkan gedung emperor. Dirinya sudah menyangka jika Elios akan bersikap dingin padanya, tapi tidak dengan Nathan. Bahkan tadinya ia sempat berharap, jika Nathan akan tersenyum ketika melihat kedatangannya.
Dengan wajah angkuh, Selena keluar dari ruang tunggu, melewati beberapa staf yang sempat berdebat, bahkan ia lukai. selena tersenyum sinis melihat para staf Nathan, menundukkan Kepala ketika melihatnya. membuatnya puas dan berbangga diri.
******
Hai pembaca setia "Proposal Cinta Sang Ceo"malam ini hanya bisa abdate sedikit. ada beberapa hal yang harus thor selesaikan sejak kemarin, hingga thor tidak sempat menulis. mohon maaf sekali lagi, mohon dukungannya agar next thor bisa abdate lebih. 🙏🙏🙏
__ADS_1