Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
59.Menjalankan Rencana


__ADS_3

Setelah di nyatakan pulih dengan kondisi kandungan yang cukup sehat,Dokter mengijinkan Jeni pulang.Nathan dan sang ibu dengan setia menemani Jeni,sementara Tania menunggu kedatangannya di rumah bersama beberapa pelayan.


Ketika sampai di kediaman Agatha,Jeni cukup terharu dengan sambutan Tania dan beberapa pelayan,yang memberinya ucapan selamat.Jeni begitu bahagia dengan apa yang dirinya terima,keluarga besar yang begitu menunggu kehadiran bayinya di dunia ini.


Tangis haru dan bahagia mengalir dari pipinya,Nathan tersenyum dan mengelus lembut bahunya.


“Terimakasih atas ucapan dan doa kalian,aku sangat terharu!”


Setelah menerima ucapan selamat Nathan membawa Jeni masuk ke dalam kamarnya,Jeni membaringkan tubuhnya di ranjang yang berukuran sang luas itu.sambil menatap sang suami yang entah mengetikkan apa di layar ponselnya.


“Sekarang ada benih cinta kita di dalam rahimmu,aku tidak ingin kau cemas atau memikirkan sesuatu yang tidak perlu untuk di ingat.kau tidak boleh stress!”


“Iya aku mengerti sayang!”


“Beristirahatlah,aku harus mengerjakan sesuatu.aku akan segera kembali!”


Nathan mengecup kening Jeni,dan keluar dari kamar menuju ruang kerjanya.terlihat Elios dan sofi telah menunggunya,Nathan duduk di sofa dan mengeluarkan ponsel Jeni.tampak ketegangan terlihat di wajah Elios dan Sofi,setelah mengetahui permasalahan yang akan mereka bicarakan.


“Kau sudah mengetahui dari siapa pesan tersebut?”


“Maaf Tuan Muda saya masih mendalaminya,kecurigaan sementara masih pada keluarga Nona Muda!”


“Kau harus memperketat penjagaan disekitar Toko Roti dan di luar,aku yakin mereka tidak akan turun tangan sendiri.untuk sementara ganti ponsel istriku,kau gunakan ponselnya untuk menerima dan mencari tau perkembangannya!”


“Baik Tuan Muda!”


“Bagaimana dengan Selena?”


“Nona Selena sudah meninggalkan Negara ini Tuan Muda,dan saya sudah memastikan keberangkatannya!”


Jika bukan ulah Selena,hanya ada satu kemungkinan pelakunya adalah ibu tiri dan adiknya,aku harus memastikannya terlebih dulu,dan jika terbukti mereka berencana melukaimu,aku akan menghancurkan keluarga sanjaya. 


“Kita tidak boleh lengah,sepertinya lawan kita cerdik Elios,singkirkan mereka yang terlihat mencurigakan!”


“Dan Kau Sofi,jangan pernah jauh dari istriku jika dia keluar dari rumah!”


“Baik Tuan Muda!”


Karena tidak mungkin aku mengurungnya selama 9 bulan di rumah,aku hanya harus memastikan semua aman untuk keselamatanmu.


Nathan mendesah,terlihat jelas kegelisahan di wajah tampannya.mmebuat Elios berpikir 10x lipat untuk mengawal keselamatan sang Nona,yang menjadi kehidupan baru untuk Tuan Muda.setelah selesai mendiskusikan,strategi dan menyusun rencana,Nathan meninggalkan ruang kerja menuju kamarnya.

__ADS_1


Terlihat sang istri yang terlelap,Jeni kini semakin suka tidur.Dokter mengatakan mungkin selama masa kehamilan,sikap Jeni akan berubah,karena itu baik dirinya maupun penghuni rumah lainnya,harus mengerti akan kondisinya.dan tentu saja Elios langsung mengambil tindakan cepat,mengenai hal tersebut.mengingat sang Nona sedang mengandung penerus keluarga Agatha,semuanya harus berjalan dengan semestinya.


***


Lara dan sang ibu terlihat gelisah menunggu  kedatangan sesorang,yang selama ini di percayai oleh Lara.dia adalah orang yang sama,yang selena bayar untuk mengintai Jeni.terlihat seorang pria tinggi dengan bahu lebar,mengenakan topi dan masker hitam,mendekati mereka.


“Apa dia orangnya?”


“Iya Ma,dialah yang sering  Lara bayar untuk mengintai Jeni.jadi dia orang yang terpercaya!”


Sang pria sedikit menunduk sebelum duduk di kursi yang berhadapan dengan Nyonya Andita dan Lara.mereka sengaja memilih taman sebagi tempat pertemuan mereka,dibanding kafe atau restoran.mereka tidak ingin terlihat mencolok,apalagi sang pria yang Lara kenal,tidak pernah melepas Topi dan maskernya itu.


“Ada apa sehingga anda meminta bertemu  denganku!”


“Aku punya pekerjaan baru untukmu!”


Lara mengeluarkan sebuah amplop,sang pria melirik sebentar kemudian menarik dan membuka amplop tersebut.keningnya mengerut,melihat tawaran kerja dari Lara.


“Aku ingin kau menghabisinya,atau jika kau kasihan padanya,buat dia menghilang dari Negara ini!”


“Cihh,,aku bukan seorang pembunuh Nona,pekerjaanku hanya memberi sebuah informasi,bukan menghilangkan nyawa seseorang!”


Sang pria mengeratkan giginya dibalik maskernya,dia ingin sekali merobek mulut kasar wanita yang duduk di depannya kini.  Wanita Egois yang watak dan perbuatannya sama seperti sang ibu.


“Jika kau tidak mampu menghabisinya bayarlah orang lain untuk melakukannya,aku akan membayar mu dengan harga yang tinggi!”


“Kau tidak perlu takut,kami akan membantumu mendekatinya,dan membawanya padamu!”


“Apa rencananya Nona ?”


Nyonya Andita dan Lara tersenyum puas,mendengar ucapan sang pria.siapa yang akan menolak kekuasaan uang,jika uang sudah berbicara maka semuanya akan terselesaikan.


“Ini bayaran sementara untukmu,aku akan memberikannya setelah semuanya beres!”


Lara menyerahkan segepok uang yang terbungkus ke pada sang pria misterius,setelah menerima uang tersebut pria itu meninggalkan,ibu dan Anak yang tersenyum puas itu.


“Sebentar lagi kau akan menjadi Nyonya Agatha,kalaupun kau tidak menjadi Nyonya Agatha,yang paling penting disini adalah lenyapnya wanita sialan itu!”


“Benar yang ibu katakan,meski Tuan Nathan tidak melirikku sama sekali,aku hanya ingin melihat saudari tiri ku menderita.itu sudah membuat ku sangat puas,dan bahagia!”


“Haaahahaha,,,”

__ADS_1


Keduanya tertawa,membayangkan sesuatu yang nantinya akan menimpa Jeni.obrolan keduanya terdengar cukup jelas,oleh sang pria misterius yang menempelkan alat penyadap di dalam tas Lara,tanpa sepengetahuannya.Sang pria mengepalkan tangannya,dan begitu geram akan rencana kedua wanita ular itu.


Aku tidak akan membiarkan kalian menyakiti Nona ku,semua bukti perbuatan jahat kalian telah aku kumpulkan,sebelum kalian menyakiti Nonaku.kalainlah yang akan menderita terlebih dahulu.aku akan melindunginya,seperti halnya Nona yang selalu melindungi ku dari perbuatan jahat kalian padaku.


Semua rencana Lara dan sang ibu tertulis dengan jelas,mereka merencanakan berbagai rencana kejahatan dengan sangat apik.sang pria misterius akan  permainan yang dua wanita itu rencanakan.


“Ting!!


Bunyi pesan masuk ke ponsel Jeni dan Elios,dengan cepat Elios membuka dan membacanya.Elios meremas ponsel yang ada di genggamannya dengan penuh amarah.siapa orang ini,yang dengan berani mengirim pesan penuh ancaman kepada sang Nona Muda.


Sial jika Nona Muda membaca pesan ini,bisa jadi akan mempengaruhi keadaannya.apalagi sekarang Nona sedang hamil.ini tida bisa di biarkan,aku harus cepat bertindak.


Elios memasukkan ponselnya,dan mengganti ponsel Jeni dengan yang baru.yang hanya ada kontak anggota keluarga Agatha dan Renita sang sahabat,demi keselamatan sang Nona,Elios akan memastikan tidak ada lagi komunikasi yang terjalin antar sang Nona dengan keluarga Ayahnya.


Tiga hari berlalu sejak pesan ancaman itu di terima oleh Elios,meski Jeni sempat marah pada Nathan,karena ponselnya di ganti.namun karena ucapan Nathan dan Elios yang memberinya pengertian,akhirnya Jeni hanya bisa mengalah dan menuruti kemauan sang suami.


Jeni masih pergi ke Toko Roti dengan pengaman ketat,yang tidak Jeni sadari.semua itu dilakukan Elios dan Nathan,mengingat pesan bernada ancaman yang Jeni terima tanpa sepengetahuan Jeni itu.Jeni tidak membuat cake,dirinya hanya memeriksa keadaan Toko,dan mengecek beberapa hal yang harus selalu dia perhatikan.


Seorang pria misterius selalu mengawasi Jeni dari jauh,dia selalu memperhatikan Jeni dari kejauhan.wanita yang selama ini,selalu ingin dia lindungi.karena dulu dirinya tidak mampu berbuat apa-apa,hingga akhirnya dia mengambil pekerjaan yang beresiko,dengan bayaran mahal.agar bisa membantu sang Nona secara diam-diam.


“Ting”


Hello Nona Jeni,bagaimana harimu selama tiga hari ini,aku sangat merindukanmu.begitu juga dengan hasrat ku,yang ingin cepat-cepat mengirim mu kepada ibumu yang bodoh itu.


Pesan yang penuh ancaman Elios terima lagi,dengan cepat dia menghubungi anak buahnya.dan memastikan sang Nona Muda masih baik-baik saja.sofi yang menerima pesan dari Elios,bergerak dengan cepat.dirinya yang tidak pernah meninggalkan Jeni,dan terus menempel padanya membuat Jeni heran akan tingkahnya yang sedikit aneh.


“Apa yang kau lakukan sofi,kenapa kau terus mengikuti ku!”


“Ini perintah dari Tuan Muda Nona!”


“Ahh,,Tuan Muda memintamu mengikuti terus,bagaimana kalau aku ke toilet,akau akan mengikuti ku juga?”


“Jika itu di perlukan Nona,saya akan melakukannya!”


Jeni menganga mendengar jawaban sofi yang menurutnya tidak masuk akal itu,Jeni menggelengkan kepalanya pelan dan memilih mengabaikan keberadaan sofi.


Hah,,suamiku kenapa kau menjadi posesif seperti ini,aku bisa gila karena ulah mu.


Nathan yang membaca pesan ancaman itu semakin meradang,hati dan pikirannya menjadi tidak tenang.dia ingin secepatnya menangkap sang pelaku yang membuat pikirannya tidak tenang beberapa hari ini.


Aku akan menghancurkan mu,tunggu sampai aku menemukanmu bajingan,,

__ADS_1


__ADS_2