Proposal Cinta Sang Ceo

Proposal Cinta Sang Ceo
106. Ancaman Elios (2)


__ADS_3

Elios memberi tatapan dingin pada Alex,wajah yang biasanya bersahabat kini penuh dengan aura permusuhan.Alex yang masih di selimuti amarah mencoba menenangkan dirinya,agar tidak terpancing emosi Elios.dirinya juga begitu terkejut mendapati kenyataan yang pahit,bahwa wanita yang dicintainya,adalah istri sahabatnya.


“Kita bicarakan ini besok,aku lelah Elios tolong kali ini saja!”


Melihat wajah sendu Alex,Elios tak bisa berkata apa.Alex meninggalkan Elios yang menatapnya dengan marah,Alex tak menghiraukannya lagi.ia melangkah dengan kaki goyah menuju apartemennya,tidak memperdulikan apa yang akan Elios lakukan.malam ini hatinya sungguh hancur berkeping-keping,Alex menatap kosong lantai kamarnya.bayangan Jeni yang tersenyum lembut padanya,serta perlakuan Nathan yang penuh cinta memupuskan harapannya.


Bagaimana mungkin dirinya menghancurkan pernikahan sahabatnya sendiri,apalagi sebentar lagi anak mereka akan lahir.namun hatinya berkata lain,ia ingin memiliki Jeni sebagai miliknya.Alex menjambak rambutnya frustasi,Alex berteriak mengeluarkan amarahnya.tubuhnya terperosok kelantai,Alex menyandarkan tubuhnya ke ranjang,sambil menatap langit-langit kamarnya.sungguh malang nasib cintanya,yang harus berakhir menyedihkan seperti ini.diamana untuk pertama kalinya dirinya merasakan apa itu cinta,dirinya harus menerima kenyataan bahwa wanita itu sedang hamil.dan sekarang dimana dirinya telah mengetahui perjalanan hidup sang wanita,hingga pernikahannya,dimana dirinya memutuskan untuk merebut Jeni.hal tak terduga dirinya dapati,pria yang menjadi suami Jeni,pria yang susah payah ia cari,pria brengsek yang pernah mengabaikan Jeni adalah Nathan sahabatnya sendiri.


Alex bangun dari duduknya menuju mini Barnya,Alex mengeluarkan sebotol minuman beralkohol,menuangkannya di dalam gelas dan meneguknya sampai habis.Alex ingin melupakan kejadian pahit yang di alaminya malam ini,Alex tidak ingin mengingat senyum bahagia Nathan,semakin dirinya mengingat hal itu semakin dirinya merasa marah.Alex menghabiskan satu botol minuman keras beralkohol tinggi,hingga membuatnya mabuk dan mulai tak sadarkan diri.


Elios masih berdiri menatap apartemen berlantai 5 itu,tempat dimana Alex tinggal.perasaannya benar-benar kacau,bagaimana caranya menjelaskan kepada sang Tua Muda,yang terkenal pemarah serta pencemburu tersebut.namun dirinya tidak bisa menyembunyikan masalah ini lebih lama, Tuan Mudanya harus segera tau apa yang terjadi.Elios mendesah dan masuk kedalam mobil,menghidupkan mesin mobil lalu menjalankannya,membelah jalanan malam yang masih ramai dengan kendaraan yang berlalu lalang.


Sementara di rumah utama,setelah kepulangan Alex,Nathan merasakan ada yang aneh pada sahabatnya itu.apalagi sebelumnya melihat kedatangan Elios yang cukup tergesa-gesa,semakin membuatnya yakin kalau ada sesuatu yang terjadi pada keduanya.melihat sang suami yang masih melamun,dan belum mengganti pakaiannya,Jeni mengernyit bingung 


“Sayang,apa ada sesuatu.kenapa kau diam dan melamun?”


“Aku hanya heran dengan Alex ,kenapa dia begitu tergesa-gesa,padahal dia yang begitu memaksaku untuk membawa pulang ke rumah,dan mengenalkannya padamu!”


“Mungkin dia memiliki  urusan lain,seperti yang dia katakan sebelumnya sayang!”


“Aku penasaran bagaimana bisa kalian saling kenal?”


“Bukannya aku sudah mengatakannya tadi,saat kita berkumpul.jika ada yang ingin kau tanyakan katakan aku akan menjawabnya,secara terperinci!”


Nathan tersenyum senang mendengar ucapan Jeni,apapun yang ingin diketahuinya,bisa dirinya tanyakan kepada dua penjaga setia Jeni.Natahn memeluk tubuh Jeni dari belakang,membelai lembut perut yang semakin besar itu.


“Lusa adalah jadwal mu mengecek kesehatan dan baby,aku akan meluangkan waktuku untuk kalian,tunggu aku datang menjemputmu!”


“Iya sayang,anak kita pasti senang karena Ayahnya selalu ikut menjenguknya!”


Mendengar kata jenguk,membuat Nathan menelan slavinnya.pikirannya langsung menuju ke hal lain,hingga Jeni merasakan sesuatu yang keras dibelakang bokongnya.Jeni tersenyum ketika menyadarinya,Nathan menenggelamkan kepalanya di ceruk leher Jeni.menghirup aroma vanilla yang keluar dari tubuh istrinya.


“Kau ingin menjenguknya?”


Nathan hanya diam dan menganggukkan kepalanya,Jeni membalik tubuhnya dan menatap wajah tampan Nathan,yang mulai kemerahan.Jeni mengusap lembut rahang keras Nathan,usapannya bagaikan sengatan listrik,yang begitu cepat menjalar ke tubuhnya.

__ADS_1


“Lakukan dengan lembut,jangan menyakitinya!”


Mendapat lampu hijau dar sang istri,Nathan langsung mencium Jeni dengan lembut,memberi serangan lembut yang menggairahkan.keduanya bergulat dalam gelombang asmara,Nathan meremas dan menikmati setiap inci tubuh Jeni,yang semakin berisi sehingga menambah gairah Nathan.kedua berlomba mencapai puncak kenikmatan,Nathan memperlakukan tubuh sang istri dengan lembut,agar tak menyakiti bayi mereka.setelah mencapai puncak kenikmatan masing-masing,Nathan menjatuhkan tubuhnya di samping Jeni,serta menyelimutinya.Natahn mengecup kening Jeni berulang kali,perlahan Jeni mulai terlelap.setelah memastikan Jeni tidur ,Nathan meraih pakaiannya dan menggunakannya kembali.Nathan meraih ponselnya,dan menghubungi seseorang .


“Temui aku diruang kerja,bawa serta mereka!”


Nathan menatap sang istri yang sudah terlelap,wajah cantik yang sedang tidur dengan damainya.Nathan mematikan lampu kamar,dan hanya menyisakan lampu remang,Nathan beranjak meninggalkan kamarnya menuju ruang kerjanya.


Nathan duduk di kursi kerjanya,sambil meneguk  sebotol air dingin.entah kenapa perasaannya sungguh tidak enak mala mini,suara ketukan pintu membuat Nathan  duduk dengan tegak.terlihat Elios datang membawa Sofi serta Rado,melihat tatapan Nathan yang begitu dingin,Sofi mulai berkeringat dingin serta ketakutan.dirnya tidak pernah berharap akan berakhir di ruangan ini,ruangan yang menurutnya keramat,ruangan yang di gunakan untuk mengeksekusi para penjahat.


Rado terlihat tenang,namun di dalam hatinya dirinya merasa gugup serta takut.untuk pertama kali dirinya berhadapan langsung dengan Nathan,selebihnya semuanya dengan Elios.Natahn menatap mereka satu persatu,mencari sesuatu yang mungkin ketiganya sembunyikan darinya.


“Di mulai dari kau!”


Nathan menunjuk sofi,dan menatapnya dengan dingin.membuat sofi menelan ludahnya dengan kasar,ia menautkan kedua tangannya dan maju selangkah dari kedua rekannya.keringat dingin mulai membasahi punggungnya,udara dingin di ruangan itu,tak mampu mengimbangi panas yang berasal dari tubuhnya.


“Ceritakan  secara terperinci,pertemuan Nona Muda mu dengan Alex!”


Deg,,ketiganya mulai gelisah,ternyata sang Tuan sudah mulai mencurigai gelagat Alex.dan mereka sangat menyesal tidak mengatakan,ataupun melarang sang Nona untuk berteman dengan sembarangan orang.dengan penuh keberanian dan penuh kehati-hatian,Sofi mulai menceritakan pertemuan keduanya.sampai peringatan sofi yang di berikan kepada Alex.sofi menceritakan semuanya tanpa melebihkan atau mengurangi,begitu juga dengan Rado yang mendapatkan gilirannya.semuanya Rado ceritakan secara gamblang,membuat wajah Nathan memerah,tangannya mengepal hingga terlihat pucat.Elios mulai menyadari akan adanya musibah setelah ini,Elios berusaha memutar otaknya,agar hubungan keduanya tidak rusak.


“Apa yang ingin kau katakan Elios,apakah tadi kau berlari sampai tersengal-sengal karena ingin mengatakan hal ini kepadaku?”


“Maafkan saya Tuan Muda,saya datang terlambat!”


“Brengsek,jadi wanita hamil yang membuatnya jatuh cinta adalah istriku.bagaiamana bisa dia sebodoh dan segila itu,mencintai wanita yang telah bersuami bahkan sebentar lagi akan melahirkan dan menjadi seorang ibu!”


Nathan benar-benar marah,Nathan mengamuk dan melempar semua yang barang yang ada di mejanya.sungguh dirinya tidak mengerti dengan jalan pikiran Alex,apalagi wanita itu adalah istrinya.


“Alex berusaha mencari tau tentang suami Nona Muda,dan dia tidak tau kalau Tuan adalah suami Nona.dia juga sangat terkejut Tuan,saya mengikutinya sampai di apartemennya Tuan!”


“Jadi menurutmu aku salah, karena menyembunyikan identitas ku sebagai suami jenita Stevano?”


“Tidak Tuan Muda,anda melakukan semua itu semata untuk melindungi Nona,jika para wartawan tau tentang identitas Nona yang sesungguhnya,semua akan rumit dan hal itu akan mengganggu kehidupan Nona nantinya.apalagi sekarang Nona sedang mengandung,jadi berbagai berita miring tentangnya atau anda,tidak baik untuknya dan anak anda!”


Nathan menghempaskan tubuhnya di kursi,menatap langit-langit ruangannya.Alex sahabat dekatnya,banyak hal yang mereka lalui.meski Nathan sangat marah,namun dirinya harus bicara dengan Alex dengan kepala dingin.

__ADS_1


“Aku akan menemuinya besok pagi,pergilah dan awasi terus pria itu!”


Elios memberi kode kepada sofi dan Rado untuk keluar dari ruangan,namun melihat Rado yang tidak bergeming,dan memilih tinggal membuat Elios dan Nathan mengerutkan kening.


“Apa ada hal lain yang ingin kau sampaikan?”


Rado mengangguk ragu,namaun dirinya tidak ingin kecolongan untuk yang kedua klaianya.kini keselamatan sang Nona Muda lebih utama,dari yang lainnya.


“Ini mengenai Nona Selena!”


Tubuh Nathan menegang mendengar nama Selena,begitu juga dengan Elios yang langsung menatap Rado dengan marah.


“Apa maksudmu menyebut nama perempuan itu disini!”


“Nona Selena telah kembali,bahkan dia menghubungi saya hari ini.menurut info yang saya dapat,kedatangannya kali ini untuk menyingkirkan Nona dan kembali pada anda.sepertinya dia menghubungi saya,untuk membahas masalah tersebut!”


Nathan menatap Rado dengan marah,pancaran kemarahan begitu jelas terlihat di matanya.


“Beraninya wanita ular itu berpikir seperti itu padaku serta istriku,aku tidak akan membiarkannya menyentuh istriku seujung rambutpun.jika dia berani melakukannya,bahkan membayar seseorang untuk melakukannya,maka hancurkan mereka menjadi abu!”


“Saya akan melakukan pertemuan dengan Selena,untuk mencari tau apa yang dia inginkan Tuan.tapi saya tidak boleh terlihat bersama Nona lagi,untuk menghindari kecurigaannya!


“Elios akan menempatkan penggantimu,aku ingin kau melaporkan apapun yang Selena rencanakan.kau harus berhasil,jika tidak nyawamu taruhannya Rado!”


“Saya mengerti Tuan Muda!”


Rado menunduk,dan meninggalkan ruangan yang menjadi panas karena amarah sang Tuan.


“Perketat penjagaan Jeni,jangan membiarkan keluar tanpa pengawasan.Wanita itu benar-benar ular,dia akan melakukan apa saja untuk dekat dengan kita.buatlah dia jera Elios!”


“Baik Tuan Muda,saya akan melakukannya!”


Nathan mendesah pelan,sungguh permasalahan yang dirinya hadapi kali ini sangat rumit.wanita masa lalunya datang kembali dengan penuh intrik,dan sahabatnya yang baru pertama kali mengenal cinta,harus jatuh hati pada istrinya sendiri.membuat Nathan tak bisa berfikir dengan jernih.Natahn kembali ke kamar,menatap wajah sang istri.perlahan Nathan naik keranjang dan memeluk tubuh sang istri,mengelus pelan perut buncit Jeni,yang memberikan jawaban atas setiap gerakan kecilnya.


“Apa kau mengenali Ayah sayang,lahirlah ke dunia ini dengan sehat,sempurna,dan selamat sayang.ibumu memliki banyak penggemar,dan itu sangat membuat ayah cemburu.apakah Ayah perlu mengurung ibumu di kastil,agar tak ada satupun pria yang mendekati ibumu?”

__ADS_1


Perut Jeni bergerak lembut,sesekali membuat Jeni mengeluh namun tak sampai membangunkannya.Nathan terkekeh pelan melihat reaksi keduanya yang cukup menggemaskan.Natahan mengecup pelan perut Jeni ,sebelum beralih kekeningnya.Natahan memeluk kembali tubuh sang istri,dan menyusulnya ke alam mimpi yang manis.


__ADS_2