
"Kenapa bunda jadi salah tingkah didepan laki laki itu?"
arya memperhatikan ekpresi di wajah bundanya yang tiba-tiba terlihat aneh dan membuang muka ketika pria yang mengantri disamping mereka tersenyum pada bundanya.
"Dan kenapa wajah laki laki itu tampak tidak asing ya, seakan aku sering melihat wajahnya,siapa sebenarnya laki laki itu ?"
Arya berusaha mengingat ingat dimana wajah itu pernah dilihatnya tanpa sadar dengan rupa wajahnya sendiri.
Arya terus memperhatikan wajah pria yang sedang mengantri disampingnya itu.
Perhatian arya teralihkan ketika bundanya mulai meletakkan semua barang belanjaannya dimeja kasir sampai akhirnya selesai melakukan pembayaran.
Arya berjalan keluar dengan tangan yang penuh kantung belanjaan, sementara wati sibuk memesan taksi online dengan hpnya.
Tidak lama kemudian wati sudah pulang dengan taksi online pesanan nya.
Dan arya sudah melajukan motornya membelah jalan raya tapi dia tidak langsung pulang ke tokonya.
Arya mengikuti sebuah mobil hitam mewah, ya dia mengikuti pria yang sudah membuat bundanya bersikap aneh di depan kasir tadi.
Tidak lama arya melihat mobil hitam mewah itu berhenti di parkiran depan kafe*** tempat biasanya arya manggung.
"hem...kenapa laki laki itu ke kafe ini, aku harus tahu siapa dia dan apa tujuan nya ke kafe ini"
Arya terus memata matai pria itu, sampai tatapan nya menjadi serius dan mulai menajamkan pendengarannya saat dia melihat pria itu mendekat pada salah satu orang yang berpakaian serba hitam itu.
"Bagaimana apa kalian sudah menemukan pemuda yang bernama arya itu ?"
__ADS_1
"Maaf bos, kami sudah berusaha tapi masih belum ada informasi tentang pemuda itu, semua yang terkait dengan kafe ini tidak ada yang tahu tentang pemuda itu"
"Kenapa kalian bodoh sekali !! menemukan anak satu saja tidak bisa"
amarahnya meledak saat tahu kalau orang orangnya tidak ada yang bisa menemukan pemuda yang dicarinya.
Arya semakin curiga dengan interaksi antara mereka.
Lalu arya pura pura tidak sengaja menyenggol pria yang telah diikutinya mulai dari mereka di mall.
"Oh maaf tuan, saya tidak sengaja, apakah tuan baik baik saja?"
tanya arya berpura pura.
"tidak...tidak apa apa bukan masalah"
"Maaf tapi saya lihat tuan baru pertama kali mengunjungi kafe*** "
"hem..."
jawabnya singkat
"kalau saya boleh tahu, apa tujuan tuan ke kafe*** ini"
"Saya sedang mencari anak saya yang bernama arya"
katanya berterus terang membuat arya langsung terbatuk-batuk karena tersedak ludahnya sendiri karena terkejut.
__ADS_1
"apa kamu baik baik saja ?"
tanya pria itu curiga saat arya mendadak terbatuk dan ekpresinya berubah.
"ah...maaf saya masih banyak pekerjaan, saya permisi dulu tuan"
kata arya sambil terburu buru melangkahkan kakinya menuju keluar kafe.
Pria itu tidak bodoh, dia langsung mengikuti arya dengan cepat begitu menyadari keanehan dari ekpresi yang ditampilkan wajah arya saat dia mengatakan sedang mencari anaknya.
Mobil hitam mewah itu segera melaju kencang mengikuti arya yang pergi dengan motor nya.
Arya yang syok dan juga panik tidak sadar kalau ada orang yang membuntutinya.
Mobil hitam mewah itu berhenti tak jauh dari toko herbal wati dan mengawasi arya yang masuk kedalam toko herbal.
"Pemuda itu kenapa lama sekali ketoko herbal"
"apa dia sedang sakit ?,"
"Untuk membuktikannya lebih baik aku ke toko itu"
Pria itu segera keluar dari mobil nya dan menuju ke toko herbal wati.
Tanpa pria itu sadari sebenarnya dia sudah sangat dekat dengan kedua orang yang sedang dicarinya dan juga sangat dirindukannya.
*Apakah dia akan menemukannya, nah readers ikuti dan dukung terus author dengan vote dan like nya ya 👍😘*
__ADS_1