PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*'Ratu Kencana Wungu"


__ADS_3

Arya refleks langsung menarik wajahnya kebelakang karena terkejut dengan ulah si gadis yang wajahnya tiba-tiba hanya berjarak beberapa jari dari wajahnya.


"Jangan suka mengagetkanku, dan jangan suka bersikap konyol seperti tadi pada laki laki manapun."


Seru Arya yang kaget dan juga jengkel dengan sikap si gadis yang terlalu absurt tadi bagi Arya.


"Kenapa? apa aku tidak cantik? apa kamu tidak suka padaku?"


Tanya si gadis yang tiba-tiba merasa sedih karena mengira Arya tidak menyukainya.


"Bukan seperti itu, kamu cantik dan manis, tapi tidak baik bersikap seperti tadi kepada laki laki manapun."


Jawab Arya mencoba menjelaskan.


"Baiklah aku tidak akan seperti itu pada siapapun, tapi hanya pada kamu Raden."


Kata si gadis lagi sambil menggoyang goyangkan tangan Arya yang entah bagaimana sudah dipeluknya.


"Eah.... jangan begini juga, tidak boleh sembarangan menyentuh orang yang tidak kamu kenal."


Kata Arya yang kembali kaget dengan ulah absurt si gadis, dan berusaha melepaskan lengannya dari pelukan si gadis.


"Emmm.... baiklah tidak akan sembarangan menyentuh orang yang tidak dikenal, tapi aku mengenalmu Raden sangat sangat mengenalmu."


Sahut si gadis sambil tersenyum manis dan tak mau melepaskan pelukannya dari lengan Arya.


"Hahhh.... terserah kamu sajalah, sekarang katakan siapa namamu?"


Arya merasa frustasi dengan sikap absurt si gadis, akhirnya hanya pasrah, terserah apa mau kamu gadis cantik kira-kira seperti itu yang dipikirkan Arya.


"Oh iya aku lupa kalo Raden belum mengenal namaku, perkenalkan aku si gadis paling manis dan imut namaku Niluh Kencana Wangi."


Si gadis mulai memperkenalkan dirinya sambil bertingkah centil memainkan rambutnya.

__ADS_1


"Baiklah Niluh nama untuk anak perempuan dari Bali, tapi Kencana Wangi itu adalah Kencana Wungu adalah nama seorang Ratu yang tangguh dan terkenal dengan ilmu pemikatnya, aku tidak yakin itu namamu."


Kata Arya saat mengingat arti dari nama yang gadis itu sebutkan.


"Katakan dengan jujur siapa namamu?"


Tanya Arya lagi, yang dijawab dengan senyuman menggoda dari si gadis.


"Ternyata Raden sangat pintar, wawasanmu sungguh luas, baiklah sekarang lihat diriku baik baik."


Kata si gadis meminta Arya untuk lebih memusatkan penglihatannya, dan saat itulah tiba-tiba si gadis sudah berubah pakaiannya menjadi warna ungu dan juga mahkota kecil diatas kepalanya, seluruh tubuh gadis itu diselimuti warna ungu.


"Kau.... bearti dirimu adalah Ratu Kencana Wungu yang legendaris itu."


Seru Arya histeris karena sedikitpun tidak pernah berpikir atau bermimpi akan bertemu sang Ratu Majapahit.


"Ya Raden setiap kelahiran demi kelahira aku selalu menemanimu menanti saatnya kita bisa kembali berjodoh lagi, hingga hari ini aku masih menunggu hari itu tiba."


Jawab sang gadis yang sudah merubah wujudnya menjadi Ratu Kencana Wungu.


Sahut Arya bingung.


"Tak perlu bingung Raden, bila sudah tiba saatnya kelak kau akan mengetahuinya, saat ini aku hanya ingin kamu tahu kalau aku ada dan selalu bersamamu."


"Ada hubungan apa diantara kita sebenarnya Ratu? aku benar-benar tidak paham dengan semua ini."


"Apa yang Raden rasakan saat pertama kali melihatku? perasaan apa yang Raden rasakan saat bersamaku?"


Tanya Sang Ratu sambil tersenyum menggoda Arya.


Sang Ratu bahkan tidak malu-malu untuk mendekat dan menggoda Arya, karena baginya Arya adalah takdirnya dan selamanya akan menjadi jodohnya sejak kehidupan yang lalu.


"Aku.... aku.... entahlah aku sendiri tidak tahu perasaan seperti apa, karena aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini."

__ADS_1


Jawab Arya berterus terang dan merasa malu pada dirinya sendiri.


"Aku adalah takdirmu Raden, dan kau adalah dharmaku, tunggulah aku akan hadir dengan ujud yang sempurna pada saatnya nanti."


Tiba-tiba ujud sang Ratu perlahan memudar tapi Arya masih sempat merasakan ada kecupan dipipinya.


Bersamaan dengan menghilangnya sang Ratu dari penglihatan Arya, saat itu pula Ki Ireng dan Ashlan muncul menghampirinya.


"Cah bagus apa ada yang menganggu mu barusan?"


Tanya Ki Ireng pada Arya, karena masih bisa merasakan aura yang di tinggalkan oleh Ratu Kencana Wungu.


"Tidak ada Ki, aku juga baru saja sampai."


Jawab Arya yang berusaha menyembunyikan perihal penampakan sang Ratu Kencana Wungu.


Walaupun Ki Ireng yakin jika sang Ratu tadi menghampiri Arya, tapi Ki Ireng bersikap seolah percaya dan tidak terlalu khawatir karena cepat atau lambat hal seperti tadi pasti akan terjadi."


Ashlan yang dari tadi datang bersama Ki Ireng hanya diam mendengarkan.


"Baiklah kita mulai sekarang latihannya, nah cah bagus untuk pemanasannya, kamu harus mengejar Ashlan dan berusahalan untuk bisa duduk diatas punggungnya."


Kata Ki Ireng memberikan aba-aba agar Arya berlari mengejar Ashlan dan berusaha hinggap di punggungnya.


Arya dan Ashlan mulai berlari, saat ini Ashlan berubah ke wujud aslinya yaitu seekor harimau putih yang sangat besar.


Ashlan berlari lebih dulu yang kemudian dibelakangnya Arya sedang mengejarnya dan berusaha untuk bisa lompat naik kepunggungnya.


Ashlan yang hapal dengan wilayah Merapi membawa Arya yang mengejarnya ke area area yang aman.


Setelah jauh mengejar, akhirnya Arya menemukan saat yang tepat.


Arya segera melompat ke punggung Ashlan.

__ADS_1


*Akhirnya hari ini outhor selesai juga update-nya ya gaes,setelah 3 hari absen, walau hanya bisa up 1 bab setelah 2 hari nulis, do'a kan semoga outhor bisa rutin up setiap harinya ya gaes. Ikuti terus ceritaku dan jangan lupa untuk tetap dukung author dengan vote like koment dan rate 😘👍*


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍


__ADS_2