PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*"Taman Sari"


__ADS_3

Akhirnya dia berhenti dan menggandeng tangan ku dan mendekati seorang pedangang kerajinan perak.


"Gimana bro pesananku udah jadi belum"


katanya kepada pemuda yang menjual kerajinan perak itu.


"eh...ada ada...tunggu sebentar"


penjual itu langsung mencari cari dalam kotak yang berisi banyak macam kerajinan perak.


Tiba tiba dia mengeluarkan kantong beludru kuning dan memberikan nya pada herdi sambil berkata...


"Oo jadi ini cewek yang kamu pesenin itu bro"


katanya sambil tersenyum misterius.


"Hem...iya thank's ya bro"


sahut herdi sambil memberikan sejumlah uang padanya.


Lalu herdi menarik ku lagi kembali jalan menuju ke parkiran.


Kami melanjutkan dengan bermotor melewati beberapa jalan kecil yang akhirnya kami sampai dipelataran taman sari.


Motor diparkir tak jauh dari pintu masuk taman sari.


Kami berjalan masuk kedalam ruangan yang dikelilingi tembok tinggi.


Di depan kami ada kolam yang besar tapi kering tak ada airnya.


Ya inilah taman sari yang katanya kolam ini dulunya untuk para putri.

__ADS_1


Kami turun kebawah dan duduk ditangga pinggir kolam.


Kulihat ada beberapa turis manca negara yang berphoto ria.


Tiba tiba herdi mengambil kantong beludru kuning dan mengeluarkan dua gelang banggel perak lalu menarik tangganku dan memakaikan gelang itu.


"Cantik..."


"Digelang itu ada nama kita, aku sengaja pesan sepasang dan yang satu ini punyaku"


kemudian dia memakai gelang yang satunya lagi.


Aku perhatikan, memang benar di gelang ini sudah di ukir namaku dan nama herdi dengan ukiran yang cantik.


Aku tersenyum,


"Terima kasih" kataku pelan sambil menatap matanya.


tanya-nya terseyum sambil memandangku yang kujawab dengan anggukan kepala.


Tiba tiba dia memeluk ku erat,


"Aku senang kalau kamu suka, dan aku bahagia bisa dekat denganmu"


kata katanya membuatku salah tingkah dan malu.


Tiba tiba datang seorang turis memintaku untuk berphoto dengan nya.


"excuse me miss can I ask to take a photo with miss, i see you are very beautiful with this orange Javanese princess traditional dress, you really look like a princess "


( permisi nona, bolehkah saya berphoto dengan nona, saya lihat anda dangat cantik dengan pakaian putri traditional jawa warna oranye ini, anda benar benar seperti seorang putri)

__ADS_1


Kata turis itu panjang lebar yang membuat herdi dan aku bengong.


Karena jelas jelas aku masih memakai seragam sekolah.


Saat aku dan herdi masih terbengong tiba tiba turis itu langsung menggandengku dan menyuruh juru photo itu untuk memotret kami.


Herdi hanya tersenyum senyum lucu melihatku.


Setelah merasa puas berphoto dengan ku akhirnya turis itu pun pergi setelah berterima kasih.


"Aneh jelas jelas aku berpakaian seragam tapi turis itu bilang aku memakai baju oranye"


bisikku ke pada herdi tidak mau terdengar orang.


"Ha....ha....aku tidak bisa bayangkan saat dia melihat hasilnya kalau di photo itu kamu memakai seragam bukan baju yang dilihatnya saat tadi"


katanya sambil tertawa.


"Sudah ah aku laper, kita pulang yuk" ajak ku


"Nanti saja pulangnya kita cari makan dulu"


"Aku masih ingin berduaan sama kamu"


bisik nya, membuat muka ku memerah malu.


Kami berjalan keluar mencari warung makan disekitar perumahan komplek taman sari, karena herdi masih belum mau pulang.


Setelah kami makan di warung yang tak jauh dari taman sari tadi kami pun balik lagi kedalam taman sari, berjalan kearea dalam dan menyusuri banyak lorong lorong.


*Terima kasih untuk para readers atas bantuannya jangan bosen simak terus ceritaku dan jangan lupa untuk vote like nya ya👍😘*

__ADS_1


__ADS_2