PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*"Jangan Pernah Melepaskan Ku"


__ADS_3

"Wati...wati..dengar aku minta maaf..., kau tahu aku sudah mencintai mu sejak lama"


"Setelah 5 tahun kehilangan mu, tadi...tadi aku ..tidak bisa mengontor diriku"


"Maaf kan aku wat...aku janji aku akan berusaha menahan diri, kumohon wat..."


kata katanya terus berucap memohon pemaafan dari wati.


Wati hanya bisa terisak karena syok mendapat perlakuan yang dianggapnya sudah diluar batas.


"Antar aku pulang"


katanya masih sambil terisak


"Jangan menangis lagi ya"


katanya lembut sambil mengusap air mata gadis yang dicintainya.


Andre lalu melajukan mobilnya.


Kembali ke parkiran resto


Dalam sebuah mobil hitam mewah tak jauh dari mobil andre.


Remond dengan wajah mengeras menahan amarah melihat semua yang dilakukan oleh andre pada wati.


"Ah...sialan berani beraninya ******** itu menyentuhnya, tunggu saja aku pasti akan menghajarnya"


katanya memaki sambil memukul kemudinya penuh emosi dan melajukan mobilnya dengan kencang.


Kembali mengikuti wati dan andre


"cup...cup...udah jangan nangis lagi dong wat, aku jadi bingung kalo kamu seperti ini"


"Aku gak mau nanti dimarahi eyang kalo eyang tahu kamu habis nangis"


"Udah ya say...jangan nangis lagi"

__ADS_1


"Atau jangan jangan kamu nangis karena minta dicium lagi ya ha..ha..."


kata kata membujuk wati tidak mempan maka dia ganti dengan merayu lagi.


Otomatis wati langsung melotot membesarkan matanya dan..


"Huwa...aaa...andre kamu ******** brengsek aku akan pergi jauh lagi biar kamu tidak bisa melihatku lagi seterusnya"


tangis ku semakin menjadi jadi dan mengumpatnya juga mengancamnya.


Tiba tiba andre langsung menepikan mobilnya, dia tampak syok mendengar kata kata wati yang akan pergi meninggalkannya lagi.


Dia menarik dan mengacak rambutnya.


"Akh...."teriaknya frustasi.


Dia berteriak lalu keluar dan menendang ban mobilnya.


Lalu dia duduk ditepi jalan sambil menyalakan korek membakar sebatang rokok lalu menghisapnya.


"Apa tidak ada sedikitpun tempat dihati mu untuk ku.."


"Maka aku akan belajar melepaskanmu"


katanya pelan sambil membuang sisa rokoknya.


Entah kenapa rasanya sangat sakit seperti ada luka yang sangat dalam saat mendengar dia mengatakan akan melepaskanku, aku merasa tidak rela.


Aku langsung turun keluar dari mobil lalu memeluknya dengan erat masih sambil menangis.


"Jangan pernah melepaskan ku, aku akan berusaha, beri aku waktu untuk menerima mu"


kataku berbisik ditelinga nya sambil memeluknya.


Aku bisa merasakan dia membalas pelukanku lalu membuat sedikit jarak sehingga kami bisa saling memandang.


"Jangan pernah lagi bilang akan pergi jauh meninggalkanku lagi, ok.."

__ADS_1


katanya lembut sambil menatap dalam ke mataku lalu mengusap air mataku.


Aku hanya menjawabnya dengan anggukan.


"Sekarang aku antar kamu pulang"


katanya kemudian membukakan pintu mobil untuk ku lalu dia berputar dan masuk lewat pintu sebelah.


Mobilpun kembali melaju menuju area perumahan di wirobrajan.


"Kapan kamu pindah dari sini ?, biar aku yang bantu"


"Aku rasa besok sudah bisa mulai mengangkut barang barang"


kataku singkat.


"Pindah kemana?, atau biar aku carikan rumah yang aman ya"


katanya sambil melirik ku.


"Tidak usah kami cuma pindah kerumah lama eyang di condong catur"


"Ok, besok jam berapa?"


katanya bertanya lagi.


"Mungkin lebih pagi, lebih enak jadi cepat selesai, rumah juga sudah dibersihkan"


kataku menjawabnya.


Tak lama kami sudah sampai di depan rumah tepatnya di kuantan regency wirobrajan.


"Bagaimana kau tahu disini rumah yang aku tinggali ?"


tanyaku menyelidik.


"Masih ingat yang pernah aku katakan dulu, gadis yang aku suka apa yang tidak aku tahu tentang kamu"

__ADS_1


katanya sambil tersenyum menatapku hangat.


*Ok readers dukung terus author dengan vote like nya ya👍😘*


__ADS_2