
Saat wati terbangun dia merasakan kepalanya yang agak pusing begitu juga seluruh tubuhnya terasa remuk.
Dan wati tambah bingung saat merasa ada beban yang berat melingkar di atas perutnya dan betapa terkejutnya wati mendapati itu adalah tangan andre yang tertidur disampingnya sambil memeluknya
Wati menutup mulutnya untuk menahan agar jeritannya tidak keluar saat mendapati dia dengan pakaian andre ditubuhnya.
Dia juga melihat pakaian yang dipakaiannya semalam sudah berserakan dilantai begitu juga dengan pakaian dalam nya.
Tubuh wati bergetar hebat menahan semua emosi yang bercampur sedih kecewa marah menjadi satu dengan air mata yang mengalir deras wati.
Tapi wati tidak mau terlalu larut emosinya, dia segera melakukan gerakan tertentu kemudia cahaya yang sangat terang menyelimuti tubuhnya sebelum dirinya menghilang.
Saat andre bangun dia merasa sangat kebingungan saat mendapati wati sudah tidak ada lagi dikamarnya.
Dia mencari wati dengan kalut diseluruh ruangan dalam rumahnya, tapi tetap tidak menemukannya dan membuatnya semakin gelisah.
Dalam kegelisahannya dia langsung melajukan motornya dengan kecepatan yang tinggi menuju rumah wati.
Sesampainya di rumah wati, dia semakin gelisah karena bukan saja tidak menemukan wati tapi eyang putri juga ikut tidak ada dirumah.
Keterangan dari bik yati kalo dari pagi eyang putri tidak keluar kamar sehingga baru tahu jika eyang putri tidak dirumah saat andre datang untuk mencari wati.
__ADS_1
"Ach....wati....maafkan....aku...."
Andre langsung histeris meraung keras menangis dan menyalahkan dirinya sendiri sehingga membuat bik yati bingung menenangkannya.
"Seharusnya tidak seperti ini, seharusnya setelah ini kita akan selalu bersama, seharusnya setelah ini kau menjadi milikku seutuhnya untuk selamanya"
"Aku akan menikahi mu wati... hik...hik.."
"Aku salah hik...hik...aku memang bodoh ach......wati.....!"
Semua penyesalan tinggal penyesalan dan nasi sudah menjadi bubur.
Semua memang terjadi karena kebodohan andre yang tidak sabar menunggu yang tanpa dia ketahui sebenarnya wati sudah menerimanya dan siap bila andre akan meminangnya.
Andre benar benar berantakan, waktunya dihabiskan untuk menyiksa dirinya sendiri mengurung diri dan mabuk tak berhenti menyalahkan dirinya sendiri.
Saat dia sadar dari mabuknya dia akan langsung pergi mencari wati dan kembali dalam keadaan yang menyedihkan.
Andre juga melupakan semua pekerjaannya membuat herdi dan remond mulai curiga karena mereka juga tidak melihat keberadaan wati selama andre absen dari pekerjaannya.
Herdi segera menghubungi orang yang dibayarnya untuk membayangi wati untuk mencari tahu apa yang terjadi dengan andre dan wati.
__ADS_1
Dari orang suruhannya itu akhirnya herdi tahu kalau terakhir kali wati terlihat dibawa andre kerumahnya dan setelah itu wati menghilang tidak pernah terlihat lagi keberadaannya seperti ditelan bumi.
Sontak itu membuat herdi sangat emosional dia sudah membayangkan banyak hal buruk yang mungkin terjadi saat wati bersama andre dirumahnya.
Herdi segera melajukan mobilnya kerumah andre dan tanpa salam basa basi langsung memukuli andre.
"Katakan padaku apa yang sudah kau perbuat pada wati ?"
herdi terus memukul andre sambil terus bertanya tentang wati tapi andre hanya diam tidak menjawab dan juga tidak membalas semua pukulannya.
Dan itu membuat herdi semakin tersulut emosinya dan semakin menjadi jadi melayangkan setiap pukulannya dengan keras di setiap tubuh andre.
"Kau memang laki laki brengsek ******** "
"Cepat katakan dimana wati sekarang !!!"
teriaknya untuk terakhir kali yang hanya dijawab dengan ringisan tak berdaya andre
"Sekali ini aku tidak akan memberikan mu kesempatan saat aku sudah menemukannya"
katanya sambil berlalu meninggalkan andre yang sudah babak belur tergeletak dilantai dan entah masih sadar atau sudah pingsan.
__ADS_1
*Vote vote vote
like like like 👍😘*