
Tanpa disadari oleh wati, ternyata ada sekelompok laki laki yang sebelumnya sudah memperhatikan wati dan mulai berbisik bisik yang akhirnya memutuskan agar beberapa dari mereka untuk mendekati wati setelah para pelayan menjauh dari wati.
"Salam kepada putri"
Kata mereka, yang serta merta mengejutkan wati dan langsung memutar pandangannya kesamping untuk melihat siapa sebenarnya orang orang yang sudah menyapanya ini.
"Ah!!... ternyata kalian, rupanya penampilanku ini masih cukup menarik perhatian, sehingga kalian pun langsung mengenaliku"
Kata kata wati yang terlalu tinggi menilai dirinya sendiri membuat sekelompok laki laki yang menyapanya itu memutar matanya malas, bahkan sebagian mereka yang hanya menunggu di mejanya pun langsung menutup mulutnya menahan untuk tidak tertawa.
"Sudah kembali ke meja kalian sana lakukan yang menjadi tugas kalian dengan baik jangan mengecewakan pelanggan, aku hanya sekedar lewat di desa ini dan berniat untuk bermalam disini"
Wati yang tidak mau menjadi perhatian karena didatangi oleh sekelompok laki laki itu langsung mengangkat tangannya menepuk udara untuk mengusir kelompok itu.
"Baiklah putri, kami kembali bergabung dengan yang lainnya"
kata salah seorang dari mereka sebagai perwakilan dengan menundukkan kepalanya memberi hormat lalu mereka kembali ke meja tempat rombongan mereka.
Setelah pelayan menghidangkan semua pesanan wati dan memberikan kunci kamar inap untuk wati.
Wati segera kembali melanjutkan menikmati santapannya yang sempat terganggu oleh kelompok laki laki tadi, setelah menyelesaikan makannya wati segera menghampiri meja rombongan yang tadi menyapanya.
"Siapa yang memimpin misi kalian saat ini?"
__ADS_1
tanya wati kepada mereka
"Saya yang memimpin misi saat ini putri"
jawab seorang pemuda yang dilihat dari postur tubuh dan wajahnya ditebak umurnya sekisaran belum ada tiga puluh tahun .
"Berapa orang dalam rombongan kalian saat ini?"
tanya wati lagi sambil menerima bangku yang ditawarkan oleh salah satu dari mereka.
"Semuanya ada tiga puluh orang putri"
"Hem....aku ingin lima orang ikut denganku, dan yang lainnya bisa melanjutkan menjalankan misi kalian sampai selesai"
Wati sengaja memilih lima orang anggotanya yang masih lajang karena itu tidak akan memberatkan mereka, berbeda bila dengan yang sudah berkeluarga tentu mereka akan rindu pada anak dan istrinya bila melakukan perjalanan jauh.
Wati juga meminta pemimpin kelompok itu untuk ikut dengannya dan menunjuk salah seorang dari mereka untuk menggantikan posisi pemuda itu sebagai pemimpin pengganti dari kelompok mereka.
"Kalian berlima siapkan diri besok pagi pagi sekali kita berangkat"
kata wati mengingatkan sebelum pergi meninggalkan mereka dan meminta pelayan untuk mengantarnya ke kamar inap yang sudah disewanya.
"Baik putri"
__ADS_1
Jawab mereka serempak.
Selepas kepergian wati, kelompok laki laki itu mulai membagi tugas siapa saja orang yang akan ikut dengan ketua mereka yang cantik itu.
Mereka juga menyusun rencana selama perjalanan misi mereka mengawal saudagar yang menyewa jasa mereka.
Sementara wati diantar oleh pelayan yang sejak awal melayani wati kesebuah kamar inap yang tidak terlalu besar.
"Bagaimana dengan bilik mandinya?, aku gerah sekali setelah perjalanan sehari penuh aku ingin mandi"
tanya wati pada sang pelayan.
"Didalam sudah disiapkan nona"
Jawab sang pelayan membuat wati bingung.
Pelayan yang mengerti kebingungan wati pun segera menjelaskan
"Karena nona sudah membayar lebih dari biaya yang seharusnya, jadi dari pihak pemilik penginapan merasa harus memberikan pelayanan yang terbaik untuk nona"
Jawab sang pelayan dan dibalas wati dengan anggukan.
*Rasanya author ngantuk berat saat ketik ni cerita, cukup satu bab dulu ya gaes, nanti disambung lagi, tetap semangat dan salam sehat selalu, jangan lupa tinggalkan jejakmu vote like komentππ tak lupa rate nya ya gaes*
__ADS_1
ππππππππππππππππππππππππππππππππ