PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*"Takdir & Kehendak Tuhan"


__ADS_3

Setelah perjumpaannya dengan bunda **** wati selalu berpikir bagaimana caranya untuk bisa kembali ke alam tempat jiwa nya berasal.


Setiap malam wati selalu berlatih bersama ki ireng di bagian lain dari alam bumi ini.


Wati berlatih untuk menempa dirinya agar lebih kuat sampai dia merasa cukup pantas untuk kembali ke alam jiwanya berasal.


"Ki, apakah dengan kemampuan dan ilmuku sekarang sudah bisa kembali ke dunia jiwaku ini berasal ki?"


"Sebenarnya dengan kekuatan putri sekarang masih sangat berbahaya untuk kembali, dan untuk dapat kembali ke sana juga sangat sulit"


Ki ireng berkata benar karena untuk kembali kedunia asalnya maka wati harus menjadi lebih kuat lagi, karena dunia tempat jiwanya berasal adalah tempatnya orang orang sakti dan penuh tipu muslihat dimana hukum rimba berlaku, yang kuatlah yang berkuasa.


"Jadi bagaimana caranya agar aku dapat kembali ki?"


"Maafkan saya putri, karena saya juga tidak tahu dan semua lagi lagi tak lepas dari takdir dan kehendak Tuhan"


"Dimana ada keiklasan pasti akan ada petunjuk dari Tuhan, jadi akan lebih baik untuk menjalani semua kehidupan kita disini dengan lebih iklas"


Akhirnya wati harus mendengarkan banyak petuah dari ki ireng yang biasanya sangat jarang berkata kata.


"Baiklah ki ireng terima kasih untuk semua petuahmu sekarang aku harus kembali dulu, latihannya ki lanjutkan besok lagi"

__ADS_1


Saat wati kembali ke kamarnya, malam sudah hampir masuk subuh.


Karena merasa berkeringat seusai dari latihan, wati langsung mandi untuk membersihkan dirinya kemudian meminum pil dr ki ireng untuk memulihkan stamina nya.


Wati juga masih menyempatkan untuk sholat tahajud sebelum istirahat sebentar melepas lelahnya sambil menunggu waktu subuh.


Sudah hampir 2 tahun wati bekerja di kantor andre dan selalu saja ada yang berusaha mencelakainya, tapi andre tidak terlalu merasa khawatir karena dia tahu wati dapat melindungi dirinya sendiri.


Andre juga tidak ingin wati merasa terkekang di dekatnya karena terlalu protektif pada wati.


Wati mulai berangkat kerja mengendarai sepeda motor sendiri karena tidak mau selalu merepotkan andre untuk mengantar jemputnya.


Awalnya andre juga memberikan mobil kantor untuk fasilitasnya tapi di tolak oleh wati dan wati lebih memilih untuk dibelikan motor.


sapa wati ramah dengan tersenyum pada rekan rekan kerjanya.


"Wat nanti tolong kamu ke lapangan untuk mengiventaris semua property apakah sesuai dengan daftar atau masih ada yang belum datang"


begitu wati sampai di ruang kerjanya ternyata sudah ada andre yang langsung memberinya tugas ke lapangan.


"Ok bos, tapi apa aku boleh ajak breta bersamaku?, disana kan keseluruhan pekerjanya laki laki"

__ADS_1


"Ya kau boleh bawa breta bersamamu, jangan khawatir nanti aku juga akan kesana"


"Baiklah kalau begitu aku ke ruangan breta dulu"


wati pun berlalu meninggalkan andre untuk menemui breta di ruangannya.


tok..tok...tok..


Wati mengetuk pintu sebelum masuk ke ruang kerja breta.


"Hai...breta, hari ini kau ikut aku kelapangan, bos minta kita mengiventaris semua property yg masuk"


"Wah akhirnya tugas ke lapangan juga, pasti lebih seru dilapangan banyak penglihatan dari pada disini yang dilihat cuma kertas kertas ini"


celoteh breta panjang lebar menumpahkan semua kebosanannya selama di ruang kerjanya yang minimalis itu.


"Ya udah kita berangkat sekarang, berkicaunya nanti lagi ya breta manis"


"Oh iya..ganti sepatumu dengan platshoes agar aman"


wati mengingatkan breta agar tidak celaka seperti yang pernah dialaminya dulu waktu pertama kali kelapangan bersama andre.

__ADS_1


*Untuk semuanya maaf karena absen gak up lama


tapi mohon tetap vote dan likenya ya guys 👍😘*


__ADS_2